Fb : Wulandari
Ig : mommy_mikayla
Squel Terpaksa Menjadi yang ke 2.
#Bijaklah dalam membaca.
Ini kisah dari KEYRA ANDIRA MAHENDRA putri pertama dari pasangan Andin Arindra dan Kenan Mahendra.
Keyra gadis cantik yang berusia 18 tahun, dengan terpaksa menikah muda dengan seorang pengusaha muda yang bernama Pasha Wiliam Smith yang usianya sudah 27 tahun. Keyra TERPAKSA menikah karena dirinya tidak mau melihat perusahaan yang di kelola oleh ayahnya (Kenan Mahendra) mengalami kebangkrutan.
Pasha menikahi Keyra secara SIRI saja alasannya Pasha tidak mau sampai rekan-rekan bisnisnya ada yang mengetahui kalau dirinya sudah menikah. Apakah alasan Pasha masuk akal?
Sanggupkah Keyra menghadapi Pasha yang terlihat baik, ramah ternyata malah sebaliknya?
Keyra juga selalu di perlakukan buruk oleh mertuanya. Kedatangan Keyra di keluarga SMITH tidak disambut baik.
Penasaran sama kisah Keyra?
Hanya di Terpaksa Menikah.
Rate : 21+
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TM~27
"Tapi Mas Pasha jangan bilang sama Keyra kalau Mas Pasha tahu dari Hana. Pokoknya Mas Pasha cari alasan apa kek biar Keyra itu percaya," sahut Hana.
"Ok! Kamu tenang saja Hana. Saya tidak akan kasih tahu sama Keyra kalau kamu yang sudah memberitahu keberadaannya," kata Pasha. Pada akhirnya sekarang Pasha mengetahui di mana keberadaan Keyra. Kali ini Pasha janji tidak akan menyakiti hati Keyra lagi. Tidak akan membuat Keyra merasa kecewa.
"Terima kasih Hana," kata Pasha dan di anggukan oleh Hana.
Pasha pun segera bergegas ke tempat di mana Keyra berada.
"Keyra cuman kamu satu-satunya harapanku. Adelya wanita yang aku cintai ternyata dia licik dan penghianat. Keyra, entah kenapa hidupku sepi tanpa kamu. Entah rasa apa ini? Keyra, kamu jangan pergi lagi dariku. Aku harap kamu bisa membantuku. Walaupun nantinya kamu harus di madu."
~
Malam sudah tiba. Malam ini hujan cukup deras. Keyra di kejutkan dengan suara ketukan pintu di arah luar. "Siapa malam-malam bertamu?" Keyra merasa bingung karena setau Keyra dari Hana kalau tempat ini jarang ada orang yang berkunjung.
Klek
Keyra membuka pintu rumah.
"Siapa?" tanya Keyra karena Pasha saat ini sedang membelakangi Keyra.
Pasha memutar tubuhnya hingga kini Pasha saling berhadapan dengan Keyra, "Hallo istriku sayang. Boneka mungilku. Akhirnya dengan bantuan para detektif handal suruhanku. Dengan secepat kilat kau bisa menemukan kamu," sahut Pasha seraya mencolek pipinya Keyra.
"Apaan sih colek-colek emangnya aku sabun colek," ketus Keyra.
Pasha meraih kedua tangan Keyra. "Maafkan aku," lirih Pasha.
"Gak ada kata maaf bagimu," ketus Keyra. "Ngapain sih masih mencariku hah? Belum puas untuk membuat aku kecewa." Keyra menepis tangan Pasha.
"Sana pulang! Adelya calon istrimu itu lebih membutuhkan kamu," kata Keyra yang selalu buang muka.
Pasha tiba-tiba saja bertekuk lutut di depan Keyra. Pasha kembali meraih tangan kiri Keyra, "Entah masih ada kata maaf atau enggak. Yang pasti kedatanganku kesini cuman ingin meminta maaf kepada istriku. Aku sadar, kalau aku ini sudah kemakan sama permainan aku sendiri. Keyra, tanpa sadar kalau aku itu mencintai kamu."
Deg~
Keyra sangat terkejut dengan pengakuan Pasha kalau Pasha mencintainya.
"Bohong! Pasti Tuan hanya merayuku," kata Keyra dengan angkuhnya.
Susah banget sih merayu si boneka kecilku. Dia kok bisa tahu kalau aku lagi merayunya. Baiklah, aku akan merayunya kembali. Aku emang belum mencintainya. Tapi aku tidak mau jauh darinya. Aku butuh Keyra saat ini. Siapa tahu kan cinta itu muncul kalau sering bersama.
"Tuh-kan diam! Udah ketebak kalau Tuan itu lagi modusin Keyra. Mana ada dalam waktu singkat bisa membuat Tuan Pasha jatuh cinta. Mana ada. Pasti ini akal-akalan Tuan Pasha untuk kembali menyakitiku. Sudahlah, sana pulang. Jangan ngomong cinta kalau emang gak cinta!" tegas Keyra.
Pasha bangkit, kini Pasha berdiri tegak. Pasha menyepitkan kedua matanya. Pasha kini mulai bingung untuk merayu Keyra. Pada akhirnya, Pasha meraih tubuh Keyra hingga kini Keyra kembali dalam pangkuannya. Pasha membawa Keyra masuk kedalam mobilnya.
Keyra terus manyun dan terlihat sekali kalau dirinya sangat kesal.
"Key, Adelya ternyata penghianat. Adelya menjalin hubungan dengan Faris. Ternyata, mama pura-pura sakit untuk menekan aku agar menikah dengan Adel. Faris dan Adel berencana untuk mengambil semua harta kekayaan keluargaku," jelas Pasha.
"Lalu apa hubungannya denganku?" kata Keyra yang masih sinis dan buang muka.
"Aku akan tetap menikah dengan Adelya. Aku akan masuk kedalam permainannya."
"Oh! Ya sudah. Talak saja aku," pinta Keyra. Hati Keyra semakin kecewa mendengarnya.
Pasha meraih wajah Keyra agar menghadapnya, "Keyra, aku tidak akan menceraikan kamu. Aku menikahi Adelya cuman bohongan."
"Bohongan? Maksudnya?" tanya Keyra penasaran.
Kemudian Pasha pun berbisik menceritakan rencana yang akan Pasha lakukan.
"Percayalah Key. Kali ini aku tidak akan mengecewakan kamu. Aku butuh kamu, aku butuh dukungan dari seorang istri," kata Pasha memelas lirih.
"Istri? Jadi Tuan sudah menganggap aku istri?" Keyra mulai berbunga-bunga. Namun, sebisa mungkin Keyra menutupi rasa senangnya itu di depan Pasha. Keyra terus saja pasang wajah cuek dan ketusnya.
"Perjanjian 3 bulan itu batal Key! Aku sangat yakin kalau sekarang aku sudah jatuh cinta tanpa harus menunggu waktu 3 bulan." Pasha mulai merayu Keyra. Pasha terus akan meyakinkan Keyra kalau dirinya sudah jatuh cinta. Padahal itu semua bohong. Pasha cuman ingin Keyra membantu dirinya untuk membuat Adelya cemburu.
Keyra tidak menyahut. Keyra masih bersikap acuh.
"Apa perlu aku keluar dari mobil, terus aku hujan-hujanan lalu aku berkeliling sekitar pendesaan ini, lalu aku berteriak-teriak I Love You Keyra agar kamu percaya."
"Menarik juga," kata Keyra dengan tersenyum tipis.
"Maksudnya?" tanya Pasha.
"Iya, katanya Tuan Pasha mau keluar dari mobil. Terus mau hujan-hujanan dan berlarian sekeliling pendesaan ini sambil berteriak-teriak kalau Tuan mencintaiku. Ayo Tuan, Keyra sudah tidak sabar. Dan Keyra akan mengikuti Tuan. Nanti penjaga Vila ini yang menyetir mobilnya."
Kya~
Pasha langsung menelan salivanya secara kasar. Padahal Pasha iseng saja ngomong seperti itu. Tidak serius ingin melakukan itu.
a delay ngk jelas aja, udh matre, tatakan lendir beikas aja bikin jijei