Terancam di D.O membuat Galang harus berhadapan dengan dosen super duper Killer yang malah membuatnya jatuh cinta!
Mampukah Galang menaklukan hati dosen killer pujaan hatinya?!
Jawabannya ada di cerita Novel ini, ikutin terus yah kelanjutan ceritanya.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berlayar ke Lautan Cinta
WARNING!!! 18+++++++
Adek-adek kecil skip duluu lah yahh! jangan ngeyel buat baca!!!
*******************************************
Malam menjelang.....
Gadis dan Galang baru saja menyelesaikan makan malam mereka, kemudian Galang mengajak Gadis untuk duduk diruang tengah sembari menonton film. keduanya lebih memilih untuk menonton Film komedi untuk hiburan malam ini, dan terlihat Galang dan Gadis lebih santai dan tidak kaku.
"Hahahaah lucu bangett sihh itu " ucap Gadis dengan tawa lepasnya saat melihat adegan yang menurutnya sangat lucu. Begitu juga Galang yang ikut tertawa lepas melihat kekonyolan yang dilakukan oleh pemeran film itu. Suasana begitu cair menjadikan malam itu terasa hangat.
Saat keduanya tengah asyik menonton, tiba-tiba pemadaman api dan sontak membuat Gadis menjerit dan memeluk Galang
"Aaaaaaaaaa" teriak Gadis yang sudah berada di pelukan Galang dan memejamkan matanya
"Gadis takut mas" ucap Gadis yang semakin erat memeluk Galang.
Galang pun tersenyum senang saat mendapat pelukan gratis dari Gadis
"Sering-Sering aja mati lampu, kalau endingnya seenak ini" kata hati galang.
Kemudian Galang meraba-raba lantai disampingnya untuk mencari ponselnya. Tak lama ponsel Galang ketemu lalu ia menghidupkan senternya
"Udah ada cahaya sayang" ucap Galang yang kemudian Gadis merenggangkan pelukannya dan melihat sedikit terang karena ada cahaya senter ponsel
"Iya mas" Jawab Gadis saat melihat Galang
"Kamu kenapa takut gelap?" tanya Galang
"Gadis pernah trauma mas, dulu Gadis pernah di bully sama temen-temen dan di kurung didalam gudang sekolah yang gelap. Dari situ sampai sekarang Gadis kayak trauma gelap" jawab Gadis
"Ohh gitu,,, tenang aja,, kan sdh ada mas, jadi kamu gak perlu takut, kamu bisa pelukin mas kapanpun dan selama apapun yang kamu inginkan" ucap Galang dengan senyum nakalnya
"Dih! apaa sih mas!" jawab Gadis yang kemudian memukul dada Galang pelan
Galang terus menatap Gadis dengan penuh hasrat, meskipun remang-remang tapi tidak membuat Galang kesulitan menatap wajah gadis dan menikmati keindahan didepannya. Gadis yang terus ditatap pun jadi baper dan salah tingkah sendiri. Lalu Gadis kembali memukul dada Galang dengan gemas
"Mas ngapain sih lihatin aku kayak gitu?! malu tau gak!!" ucap Gadis malu-malu
"Lagi lihat bidadari cantik" jawab Galang setengah menggombal
"Dasar tukang gombal!!" sahut Gadis
"Mas adalah pria paling beruntung karena bisa milikin kamu" ucap Galang dengan penuh perasaan
"Kok bisa?! aku kan judes mas, cerewet, killer lagi" ucap Gadis
"Kata siapa??" tanya Galang
"Yah kata semua orang. Apalagi kata mahasiswa di kampus" jawab Gadis
"Itu karena mereka tidak tau yang sebenarnya dirimu, hatimu lembut dan membuatku semakin mencintaimu" ucap Galang dan membuat Gadis tersipu-sipu. Andai saja lampunya terang, mungkin Galang bisa dengan jelas melihat merahnya wajah Gadis saat itu.
Tangan Galang pun mengusap usap perlahan punggung Gadis dan membuat gadis merasakan kehangatan dan glayeran aneh didalam hatinya. Ntah siapa yang memulai, kini keduanya tengah hanyut dalam manisnya kecupan. Galang pun semakin menggila dan membuainya dengan cinta.
"Masss,,,," ucap Gadis
"Apa sayang??" tanya Galang saat menatap Gadis
"Aku mencintaimu mas" ucap Gadis dengan tatapan penuh cinta
"Mas Gak denger sayang" jawab Galang yang begitu sengaja
"Aku... cinta .... sama kamu mas Galang.... Aaaa" Gadis menjerit saat Galang menggendongnya ala bayi koala
"Masss kita mau kemana??" tanya Gadis begitu kaget
"Bikin anak" jawab galang santai
"Hahahaha dasar otak mesum!" ucap Gadis yang kemudian menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Galang
Setelah sampai di kamar, Galang menurunkan Gadis di tempat tidur mereka, dan Galang masih berada diatas Gadis dan terus menatapnya dalam keremangan cahaya ponsel
"Mas serius mau buat anak sama kamu" ucap Galang saat menyingkirkan anak rambut Gadis
"Vulgar banget sih!" jawab Gadis
"Gak papa lah, kan dirumah ini cuma ada kamu dan mas. Jadi gak ada masalah kan?!" sahut Galang
"Memangnya mas mau punya anak berapa??" tanya Gadis
"Sekasihnya Allah aja nanti, yang jelas mas mau cetak dulu hehee" Ucap Galang setengah ngelawak
Gadis pun terkekeh mendengar ucapan Galang saat itu, diusapnya wajah Galang yang disana terasa geli karena ada bulu-bulu halus
"Miliki aku seutuhnya mas" Ucap Gadis dengan penuh cinta.
Galang tersenyum penuh kebahagiaan saat mendapat lampu hijau dari Gadis. Ia pun tidak menyia-nyiakan kesempatan emas itu untuk mendapatkan Gadis seutuhnya. Galang membuai Gadis, menyalurkan rasa cintanya sampai ke hati gadis yang terdalam. Galang ingin membuat Gadis merasakan betapa dalam dan besar rasa cinta kepadanya.
Sementara Gadis merasakan begitu bahagia karena dapat memberikan mahkota suci yang selama ini ia jaga kepada suaminya, pria yang mampu menaklukkan hatinya, pria yang sudah mengajarinya arti jatuh cinta. Meski keluar air mata, namun itulah airmata kebahagiaan Gadis. Kini kedua insan yang telah dimabuk cinta terus berlayar mengarungi luasnya samudra cinta,,,,,,,,,,,
Berharap setelah penyatuan ini kedua hati akan semakin menyatu dan mengikat kuat 💕
.
.
Biar Galang dan Gadis lanjutin kegiatannya, kita gak usah kepo ya😅
.
.
Mohon maaf 2 hari uni gak update yahh dears, karena 2 hari ada seminar full day jadi gak sempet buat nulis hehee.....
Terima kasih yang masih setia nungguin kelanjutan cerita uni😍 Love you full
Jangan lupa Like yah, komen yang banyak, Vote juga yang banyak😍
geo apa rio ya kn?
rakah.