NovelToon NovelToon
Tuan Tiada Tanding 2

Tuan Tiada Tanding 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

lanjutan novel Tuan Tiada Tanding

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mawar

Sementara itu di waktu yang sama, di sebuah rumah mewah, terlihat beberapa ajudan dengan pakaian biasa berjaga di berbagai titik.

Di dalam rumah tepatnya di dalam ruang tamu terlihat suherman mengenakan pakaian sipil biasa dia sedang duduk dengan sedikit gugup, karena dia sebentar sedang menunggu salah satu tokoh dunia bawah tanah.

Siapa sangka di gerbang masuk terlihat seorang aparat dengan tubuh penuh luka.

"To-- tolong antarkan aku kepada komandan! Musuh menyerang!" Ucapnya sambil terjatuh ke tanah.

Para ajudan yang melihat hal ini langsung memiliki tatapan yang mengeras.

"Ayo cepat tolong orang ini!"

Semua ajudan yang berjaga di situ langsung menuju ke aparat dengan baju compang-camping itu.

"Tidak! Tidak! Kalian jangan tolong aku terlebih dahulu, antarkan saja aku ke komandan, Psikopat Pengambil Wajah menyerang!" Ucap aparat itu.

Semua ajudan yang ada di tempat ini menelan ludah dengan ngeri, mereka semua sama sekali tidak menyangka rumor yang selama ini menghantui mereka tentang Psikopat Pengambil Wajah ternyata benar adanya.

"Ay.. ayo cepat bantu dia masuk!" Ucap Salah satu orang.

Dengan cepat semua ajudan membawa petugas ini ke ruang tamu. Setelah semua petugas ini masuk dengan cepat dia berlutut di arah Suherman.

"Dani mengapa keadaanmu seperti ini?" Jelas suherman kaget bukan kepalang ketika melihat salah satu anak buahnya terluka para seperti ini.

Dani menatap Suherman dengan ekspresi ketakutan, "ba-- bahaya Tuan! Psikopat Pengambil Wajah menyerangku!" Ucap Dani kepada Suherman sambil menunjukan luka sayatan di lengan dan tubuhnya.

Suherman langsung menegang.

"Tidak, jangan bilang kita semua akan menjadi target utama dia?" Ucap Suherman yang gugup.

"Komandan tidak ada waktu lagi! Cepat kita panggil semua orang ke sini untuk rapat mendadak!" Ucap Dani dengan tegas.

Wajah suherman tampak panik.

"Sialan, apa yang harus aku lakukan?! Aku takut!" Ucap Suherman dengan ekspresi gugup.

Suherman sendiri meskipun perwira menengah memiliki simbol melati di pundaknya, namun bagaimana pun juga dia hanyalah manusia biasa. Bukan orang dari dunia bawah tanah.

"Komandan, jangan terlalu banyak berfikir kumpulkan semua orang kesini sekarang!" Ucap Dani.

Suherman dengan cepat menganggukan kepalanya, dia mengambil ponselnya dan hendak mengirim pesan bahaya.

Namun sebelum dia berhasil melakukannya seorang wanita cantik nan muda berjalan memasuki rumah mewah ini.

Nampak sebilah pedang lengkap dengan seringnya terselip di pinggan wanita muda ini.

"Pak Suherman, jangan terlalu terburu-nurut seperti itu." Ucap Wanita itu. Seketika itu juga Suherman dan semua ajudan yang ada di sini terdiam dan langsung menatap ke arah wanita yang baru datang ini.

Cantik dan tampak mempesona itulah yang di pikirkan semua orang ketika melihat wanita ini.

"Nona Mawar!" Ucap Suherman yang kaget ketika melihat tamu yang dia tunggu akhirnya datang juga.

Dengan cepat Suherman berucap, "Nona, silahkan duduk di sini. Aku akan memanggil semua anak buahku untuk rapat! Psikopat Pengambil Wajah telah tiba dan hendak menyerang kita!" Ucap Suherman dengan panik.

Siapa sangka Nona Mawar masih tampak begitu tenang, " Pak Suherman, apakah anda lupa bagaimana trik yang di lakukan oleh Psikopat Pengambil Wajah ketika hendak membantai musuhnya?" Tanya Mawar.

Suherman terdiam sejenak untuk berfikir.

"Menyamar menjadi seseorang yang di percayai oleh korban?" Tanya Suherman.

Mawar tersenyum dan menganggukan kepalanya, kemudian mata mawar mengarah ke arah Dani.

Suherman juga ikut memandangi Dani. Dani bingung di pandangi Mawar, begitupun Suherman dia juga bingung mengapa Nona Mawar memandangi Dani?

Mawar terlihat memasang wajah kecewa ketika Suherman masih belum paham tentang kode yang dia berikan.

"Mengapa kamu tidak paham juga pak Suherman? Menurutmu bagaimana bisa orang biasa mampu bertahan dan melarikan diri dari serangan Psikopat Pengambil Wajah?" Tanya Nona Mawar.

Pak Suherman tersentak kaget, "mus--mustahil!" Ucap Suherman yang kini tahu kode dari mawar.

Dani juga tersentak kaget dia langsung mengelak, "ti-- tidak Nona! Saya bukan pelakunya! Saya hampir mati di serang Psikopat Pengambil Wajah!" Ucap Dani.

Mawar tersenyum, "Psikopat Pengambil Wajah sering mengambil wajah korbannya, kemudian menghampiri kenalan korbannya... kemungkinan besar anak buahmu ini sudah mati pak Suherman dan yang ada di depan kita saat ini adalah Maheswari sang Psikopat Pengambil Wajah!"

Buru-buru Dani mengelak, "nona saya Dani yang asli! Saya bukan Psikopat Pengambil Wajah!" Kemudian Dani menoleh ke arah Suherman ,"komandan saya adalah anak buah anda! Saya tidak mungkin berbohong!"

Suherman menjadi sangat bingung saat ini, siapakah yang harus dia percaya? Apakah Dani orang yang selama ini bekerja untukknya? Atau Nona Mawar murid dari Begawan Ontogeni?

Melihat suherman yang bimbang Mawar terlihat menggelengkan kepalanya dengan ekspresi kecewa, dia kemudian menghunuskan pedangnya yang ada di pinggang.

Sring!

"Akan aku tunjukan kepadamu!" Ucap Mawar sambil melesat ke arah Dani.

"Tidak! Tolong saya! Tolong saya Komandan!" Teriak Dani.

Suherman masih kebingungan, sementara Mawar tanpa ragu terus melesat dan tidak melambat sedikitpun menuju ke dani.

Ujung pedang mawar mengarah ke leher Dani.

"Tidaaakkk!!!" Dani menjerit ketakutan.

Namun sesaat sebelum pedang itu menyentuh leher Dani, Dani mengurungkan kepalanya dan langsung melompat mundur.

Bang!

Dani mendaratkan kakinya di atas lemari.

"Da...Dani!!" Ucap Suherman dengan ekspresi tidak percaya melihat anak buahnya tiba-tiba bisa menghindar dan seolah memiliki tubuh yang sangat kuat.

"Pada awalnya aku berencana untuk mengumpulkan semua orang kesini dan membantahnya dalam satu pertarungan, namun siapa sangka seorang pengacau datang!" Ucap Dani tidak bukan dani melainkan Maheswari.

Suherman langsung menyadari begitu mendengar suara Maheswari, "ka-- kamu bukan dani?"

Dani palsu mengabaikan Suherman, Dani palsu menatap ke arah Mawar. Secara perlahan wajah Dani mengelupas dan menunjukan wajah wanita cantik dengan bedak yang sangat tebal di wajahnya.

Suherman makin kaget ketika melihat hal ini.

Mawar tersenyum, "bagaimana Pak Suherman? Dugaan benar bukan?"

Pak Suherman dan para anak buahnya terlihat menghirup udara dalam, "Apakah ini wajah asli Psikopat Pengambil Wajah?" Pertanyaan yang sama menyelimuti hati mereka.

Semua orang mulai ketakutan saat ini.

Pedang yang di pegang Mawar mulai berpendar, jelas Mawar menyelimuti pedangnya dengan prana.

Maheswari sang Psikopat Pengambil Wajah menatap Mawar dengan tenang, "oh aku tau, kamu adalah Mawar salah satu murid dari Begawan Ontogeni." Ucap Maheswari dengan tenang.

Mawar tersenyum, "jujur saja aku bingung harus merasa terhormat atau terhina karena di kenal oleh penjahat gila sepertimu!"

"Namun harus aku akui, tebakan seratus persen benar, aku adalah Mawar murid Begawan Ontogeni!" Kemudian Mawar menatap Suherman, " Pak Suherman! Segera evakuasi semua anak buahmu!"

1
Pencuri Hati
upppp thorrrr....
Pencuri Hati
Maheswari mau nambah benjol di kepala kali😆
Rere Emon
/Drool/upp lagi kak thor
Jadi Orang
knp mc nya di buat tolol
Pencuri Hati
crazy up Thor....
brajamusti
yg banyak thorrr.. jangan males up nya
Pencuri Hati
lanjuttt
Pencuri Hati
up Thor 🙏
heru Rujak
receh
watno antonio
bagus
Arman Jaya
semangat...../Good/
Aqlul /aqlan
tetep smngt thor...merdeka...
Vinski Ambar01
semoga lekas diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas seperti dulu lagi.. aamiin
Eva Akmal
semoga lekas sembuh aamiin..
Pencuri Hati
Syafakallah semoga cepet sembuh 🤲
brajamusti
wah up nya cuma 1 uyy
Aqlul /aqlan
wah kabuuuurrrr.....lnjut tpi jngan kabur ya thor....
Lilis Khotimah
lg dong ceritanya
Aries Hikmal
💝
Aqlul /aqlan
hhhh...bolo sewu opo srewu tor...lnjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!