NovelToon NovelToon
Wasiat Dari Mama

Wasiat Dari Mama

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Defani Zulfa

Mungkin bagi sebagian orang hal ini aneh, namun bagiku ini memang nyata. Aku anak ketiga dari empat bersaudara. Entah itu keberuntungan atau kesialan. Sejak dari kecil mama selalu melarang dan menyuruh aku ini itu. Ketika aku memprotes perintah mama, ia selalu bilang "Lakukan saja perintah mama kalau kamu tidak mau terkena musibah,".

Awalnya aku tak percaya dengan kata mama, namun semakin aku beranjak dewasa aku mulai paham dengan kata-kata mama. Aku menyesal, kenapa aku baru sadar akan kata-kata mama disaat musibah itu datang. Ya aku tidak melakukan perintah mama ketika aku telah menyelesaikan studi ku. Seharusnya aku ikut mama dan papa pulang, namun aku membantah perintah itu.

Hingga suatu hari, keputusan ku itu menyebabkan mama jatuh sakit. Sebelum mama pergi untuk selama-lamanya, ia berwasiat kepada ku untuk menikahi perempuan pilihannya sesegera mungkin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defani Zulfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C-26

Nabila

Perasaan ku semakin lama semakin kacau. Aku merasa akan terjadi pada diriku. Tapi aku tidak tahu apa.

Sepulang nya aku dari dalem. Aku bergegas ke asrama, dan ke kamar. Segera ku bereskan beberapa pakaian ku. Sedangkan sahabatku yang lagi tidur-tiduran sambil bercerita memandang ku aneh.

"Bil, Lo mau kemana kok baju Lo masukin tas sih." tanya dina

"Iya bil, Lo mau pulang ya. Emang ya boleh, ikut dong." tanya Hasna

"Aku juga mau ikut" sahut Nurma

"Gue gak pulang, tapi mau ke Surabaya." jawab ku sambil berkemas

"Surabaya...... Ngapain....." jawab mereka kompak dan sambil terik yang membuat beberapa teman ku menoleh dan beberapa ada yang mendekati ku

"Gak tau juga, Abah yang ngajak. Eh iya, Lo tadi mau ikutkan. Ayok, "

"Serius lo" tanya Nurma

"Iya lah, kalau gak gitu Lo aja yang ikut kesurabaya. Gimana mau gak"

"Bil, di suruh cepat sama Abah. Dah di tunggu di depan dalem." kata temenku yang baru masuk kamar

"Oh ya, gue duluan ya. Titip absen ya, gue pamit. Assalamualaikum....." ucapku sambil bergegas keluar

"Wangalaikumsalam..... " jawab mereka

Abah dan dok.Gilang sudah menunggu di depan dalem. Ketika melihat ku, mereka bergegas menuju mobil dan mengajakku masuk. Barang yang aku bawa tidaklah banyak, sehingga aku tetap membawa nya. Tidak ku taruh di bagasi.

Selama perjalanan aku hanya diam. Sedangkan Abah dan dok.Gilang berbincang-bincang yang tak aku hiraukan. Karena aku masih bingung dengan keadaan ini. Kenapa juga tiba-tiba gue di ajak.

Setelah masuk kab. Madiun dok.gilang bertanya tentang arah rumah ku. Ku tunjukkan arah rumah ku.

Dan Sesampainya kami di rumah. Ternyata bapak dan ibu sudah menunggu kami. Sedangkan mbakku tidak ada, ku pikir dia masih kuliah. Kami juga hanya bertukar kabar sebentar. Lalu kami pamit ke ibu. Sedangkan bapak ikut dengan kami.

Dan setelah ada bapak, aku merasa cukup tenang. Setidaknya aku gak harus memikirkan bagaimana nanti aku disana. Karena tidak ada satu pun yang ku kenal. Walau Abah bersama ku, tapi aku juga tidak mungkin akan merepotkan Abah.

Setelah perjalanan yang panjang akhirnya sampai juga. Tapi kita tidak langsung kerumah sakit. Kami singgah di sebuah rumah yang cukup besar dan terlihat mewah. Kami di persilahkan masuk oleh dok.gilang.

Rumah ini cukup besar dan terdapat banyak kamar. Akupun mendapatkan satu kamar yang lumayan besar menurut ku. Ku letakkan barang ku di meja. Karena sudah sore dan badan ku terasa lengket. ku bersihkan diriku di kamar mandi yang ada di dalam kamar tersebut.

Setelah solat isya kami diajak kerumah sakit. Kami berangkat berlima, karena seluruh keluarganya dok.gilang berada di rumah sakit. Kami mengendarai mobil yang di kemudikan oleh supir. Butuh waktu satu jam sampai di rumah sakit.

Dok.gilang berjalan terlebih dahulu. Dan kami hanya mengekor. Setelah berada di depan sebuah kamar, dok.gilang berhenti. Dia seakan menahan sesuatu. Setelah merasa dirinya kuat , perlahan dia buka pintu kamar tersebut. Ada banyak orang didalam, yang kupikir mereka adalah keluarganya dok.gilang.

"Assalamualaikum...." ucap kami

"Wangalaikumsalam...." jawab mereka

"Alhamdulillah nak akhirnya kamu kemari juga" jawab seorang laki-laki, ya dia adalah papanya dok.gilang

"Bagaimana keadaan mama pa" tanya dokter.gilang

"Gi...... La...... Ng........." suara seseorang orang yang terbaring di atas ranjang

Tanpa menunggu perintah, dok.gilang mendekatinya

"Iya ma, ini Gilang" ucap dok.gilang

Seakan dunia milik berdua, anak dan ibu itu berbicara tanpa memperhatikan bahwa ada banyak orang di ruang tersebut. Kami pun hanya mencuri dengar dan memperhatikan mereka. Beberapa saat kemudian, dok.gilang memanggil ku untuk mendekati mamanya.

"Bisakah kamu temui mama saya" tanya nya

"Iya" jawab ku dan mendekati mereka

Saat aku sudah ada di dekatnya. Tiba-tiba tanganku di pegang oleh mamanya. Dan dia juga meraih tangan anaknya. Kemudian dia menyatukan tangan kami. Dan berkata

"Menikah lah kalian. Sebelum mama pergi, mama ingin melihat kalian menikah" walau berkata sangat lirih dan terbata-bata. Namun aku cukup jelas mendengar permintaan itu. Dan jujur saja aku ingin menolak. Tapi entah kemana tenagaku, aku tidak bisa berkata apa-apa.

Setelah mama melepaskan tangan kami. Dok.Gilang mendekati bapak, dia meminta izin pada bapak untuk menikahi ku. Aku yakin bahwa bapak tidak akan setuju. Karena aku saja baru selesai ujian hari ini dan aku belum menerima ijazah. Mbakku juga belum nikah.

Namun pemikiran ku salah. Bapak menyetujui nya. Bagai di sambar petir aku mendengar jawaban bapak. Bahkan aku merasa tak sanggup untuk berdiri. Dengan segenap kekuatan ku, aku meninggalkan ruangan itu. Aku berlari tapi tak tahu tujuan.

Setelah lelah berlari, aku baru sadar bahwa aku sudah berada di taman rumah sakit. Ku mencari tempat duduk, dan duduk disana. Air mata ku ikut aku berlari. Mereka keluar dari mata.

Tiba-tiba ada seseorang yang duduk di sampingku. Tapi aku tetap dengan posisi ku dan tak menghiraukan nya. Cukup lama kami terdiam dengan pikiran masing-masing.

"Maafkan saya nak" ucap seseorang di sebelah ku

Akupun menoleh, dan melihat bapak di samping ku. Aku hanya diam tak ingin menjawab ucapan nya.

"Saya tahu kamu tidak ingin menikah saat ini. Tapi bapak yakin bahwa laki-laki itu bisa menjagamu. Abah juga setuju saat laki-laki itu minta restu padanya. "

"Tapi pak...."

"Saya mohon terimalah lamaran saya. Saya janji akan membahagiakan mu dan menjaga mu." ucap seseorang yang berada di depan kami.

Mereka pun berusaha meyakinkan ku. Abah juga ikut di pihak mereka. Setelah mendengar beberapa pernyataan dari dok.gilang. Akhirnya aku setuju untuk menikahi nya.

1
Dahlia Anwar
bukan gitu Thor nulis nya tolong di revisi
Wiji Bajay
mampir 😘
Micke Rouli Tua Sitompul
perempuan gila
Priskha
lama2 jd bosan bacanya
Anwar Sinurat
wahhh tikohnya buanyak jg iya thor
Desi Susanti
pakai gue aja thor.kalau sama teman.kecuali sm org tua apa yg d tuakan.
Desi Susanti
kayaknya bgs ni novel.semoga y thor.
Umi Machmudah
ceritanya sangat bagus
Nina Puji Handayani
kayaknya menarik, apalagi berhubungan sama pondok,aq suka
silvia🙋‍♀️
lanjut thor...kyknya seru nich
♡👿 [V]aM|P!R} 👿♡
lebih suka pengenalan visual nya dr pada ciri2 nx 😁
IntanhayadiPutri
Hy, aku udah mampir lagi tambah like dan jangan lupa mampir pake novel baruku 🙏

RAEL BELLA

Termiakasih🙏
IntanhayadiPutri
Hy, aku udah mampir lagi nambah like dan jangan lupa mampir pake novel baruku 🙏

RAEL BELLA

Termiakasih🙏
IntanhayadiPutri
Aku mampir nih kak, udah 5 like dan 5 rate juga.. jangan lupa mampir ya ke ceritaku

TERJEBAK PERNIKAHAN SMA

makasih 🙏🙏
sri mamaBima
awal cerita nikmati dulu bacax
Key
Bukan amin tp Aamiin..Krna slh huruf dh beda lg artinya
Wahda Mursalina
suka...
Andriyah Nurhidayati
iya ki meski masih muda dan baru lulus SMA paling gak tahu kewajiban istri thdp suami sebagai muslim, lha ini si Nabila kaya jebolan sekolah biasa aja nggak ada adabnya sama suami, yang realistis thor meski cuma di dunia novel, bsok lagi klo buat cerita jgn kayak gini
Wahda Mursalina
tegang
Andriyah Nurhidayati
Kok bosen ya bacanya ra ndang ketemu agak gak masuk akal cari jodoh berdasarkan mimpi dan feeling, walau cma crita novel logika dan realistis, ini th berapa thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!