NovelToon NovelToon
Pelangi Cinta Shafiya

Pelangi Cinta Shafiya

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Contest / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Office Romance / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:734.6k
Nilai: 5
Nama Author: shakila kanza

Shafiya Alifa gadis manis dan shalehah yang terlahir di keluarga sederhana. Kerja kerasnya yang tinggi menjadikan ia karyawan di sebuah perusahaan besar. Namun siapa sangka itu awal dari hujan ujian hidup baginya. Pertemuan dengan Fatih menjadi awal mendung baginya. Namun yakinlah tidak semua hujan itu buruk, akan ada pelangi setelahnya. Warna warni perjalanan cinta Shafiya hadir di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shakila kanza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tahi lalat

Mentari bersinar menerobos kaca jendela, Fatih tengah menguyah sarapannya, Shafiya membelikan makanan di luar dan membantu Fatih untuk makan.

" Ak... " Fatih memberi kode jika makanan di mulutnya sudah kosong.

Shafiya menyendok makanan dan menyuapkan ke mulut Fatih. Fatih memakan makanannya dengan lahabnya.

" Ah... rasanya begitu nikmat. Seandainya setiap hari seperti ini. " Batin Fatih.

" Kapan Papa Anda kesini ? " Tanya Shafiya.

" Paling nanti jam 10 Fiy... " Jawab Fatih sambil menggunyah.

" Lama sekali... " Gumam Shafiya.

" Maaf ya Fiy... Aku jadi merepotkanmu. " Kata Fatih.

Shafiya hanya mengangguk sambil tersenyum lalu kembali menyuap makanan pada Fatih.

" Duh... Manisnya... " Batin Fatih

" Bagaimana aku tidak merindukan senyum itu... " Batin Fatih lagi.

Merasa diperhatikan oleh Fatih Shafiya merasa risi dan malu , Shafiya menundukan wajahnya.

" Kenapa dia memandangku seperti itu sih... aku kan jadi malu... " Batin Shafiya.

Namun Fatih masih saja memandangi Shafiya lekat-lekat, membuat Shafiya semakin merasa malu.

" Aist... bisa ndk sih tak memandangku seperti itu. " Gerutu Shafiya dalam hati.

Merasa membuat Shafiya malu justru Fatih semakin memandang Shafiya lekat-lekat.

" Bisakah Anda berhenti memandangiku." Kata Shafiya pelan lalu mengambilkan tisu memberikan pada Fatih untuk mengelap bibir Fatih yang sedikit belepotan.

Fatih mengambil tisu dari tangan Shafiya dengan tangan kirinya, lalu mengusap bibirnya perlahan.

Mata Shafiya terkejut saat melihat tahi lalat di punggung tangan Fatih. Shafiya langsung teringat pada mimpinya waktu itu.

" Tahi lalat itu, seperti di mimpiku, Ah... rupanya Fatih yang ada di mimpiku itu. Mungkinkah dia benar-benar jodoh yang Allah kirim untukku? " Batin Shafiya masih lekat memandangi tahi lalat di punggung tangan Fatih.

" Fiy.... Aku haus... " Ucap Fatih sambil tersenyum manis.

" Ah baiklah, tunggu sebentar... " Shafiya menaruh piring di meja dan mengambil gelas berisi air putih untuk Fatih, lalu membantu Fatih untuk minum.

" Terimakasih Fiy... " Kata Fatih.

" Sama-sama... " Kata Shafiya sambil tersenyum kecil.

" Fiy... jangan sering-sering tersenyum... " Kata Fatih.

" Kenapa...? " Tanya Shafiya bingung.

" Nanti aku tambah meleleh... " Kata Fatih sambil nyengir sedikit menggoda Shafiya.

" Aist... Apaan sih... " Gerutu Shafiya dalam hati pipinya memerah karena malu.

Fatih yang melihatnya terkekeh kecil, lalu tersenyum dan menyandarkan badannya ke belakang.

" Maafkan aku atas kesalahanku dulu padamu ya Fiy... " Ucap Fatih tulus.

Hati Shafiya sedikit sesak mengingat itu, namun dia berusaha tersenyum kecil sambil mengangguk.

" Aku janji akan memperlakukanmu dengan baik. Aku mencintaimu... sangat... " Kata Fatih sendu dan penuh keseriusan.

Shafiya hanya diam kepalanya mengangguk dan mengulas senyum sedikit, ada getaran dalam jiwannya yang dia rasakan saat mendengar perkataan Fatih.

***

Shafiya sedang membantu Fatih minum obat, namun tiba-tiba pintu ruangan terbuka, nampak Pak Putra dan Deni masuk sedikit tergesa. Namun saat melihat Shafiya dan Fatih kedua orang tadi tersenyum lega.

" Assalamuallaikum... " Kata Pak Putra.

" Walaikumsalam... " Jawab Shafiya dan Fatih Kompak.

" Wah... kalian Kompak sekali... " Goda Pak Putra sambil tersenyum.

Fatih tersenyum bangga sementara Shafiya tersenyum kecil lalu menunduk karena malu pipinya memerah.

" Bagaimana keadaan Anda Pak Fatih? " Tanya Deni.

" Seperti yang Kau Lihat... Aku baik karena suster Shafiya selalu merawatku dengan baik. " Kata Fatih berbangga sambil bergurau yang membuat Shafiya semakin malu.

" Bagimana kondisi Pak Putra sekarang? " Tanya Shafiya mengalihkan obrolan.

" Alhamdulillah Nak... Papa baik, sudah sembuh... " Jawab Pak Putra.

" Saya sangat ikut bahagia mendengarnya Pak. " Jawab Shafiya sambil tersenyum.

" Karena Anda dan Pak Deni sudah di sini, saya mau ijin pulang... " Kata Shafiya.

" Ah... baru juga ketemu Papa... kenapa terburu-buru sekali...? " Pak Putra ingin mengobrol lama.

" Ah... Maaf Saya belum mandi, sudah dari semalam Saya di sini, Saya mau bersih-bersih diri dulu dan mau mampir ke Cafe sebentar... " Kata Shafiya.

" Wah... jadi semalaman kamu nemenin Fatih? " Tanya Pak Putra antusias.

" Iya Pah... " Fatih yang menjawab.

" Wah... Papa berterimakasih sekali ya nak Shafiya... " Kata Pak Putra

" Sama-sama Pak... ya sudah saya permisi dulu " Kata Shafiya.

" Anda cepat sembuh ya... " Kata Shafiya pelan setengah berbisik pada Fatih.

" Tentu... Aku ingin segera sembuh... " Jawab Fatih sambil mengedipkan sebelah matanya menggoda Shafiya, yang di godapun sedikit sebal namun tetap saja pipinya memerah.

" Kau naik apa? " Tanya Fatih

" Ojek... " Jawab Shafiya.

" Ah... jangan... Den tolong kau antar dia ya..." Kata Fatih.

" Baik . " Kata Deni.

" Pulanglah hati-hati salam untuk Kakek dan Nenek ya... " Kata Fatih.

Shafiya mengangguk lalu mengambil barang-barangnya.

" Assalamuallaikum..." Katanya sambil membuka pintu, Deni mengikutinya dari belakang.

" Walaikumsalam... " Jawab Fatih dan Pak Putra bersamaan.

***

Diruangan itu tinggal Pak Putra dan Fatih keduanya tengah asik mengobrol dan nampak bahagia.

" Pah... Fatih akan menikah, Shafiya sudah menerima lamaranku. " Kata Fatih ceria, matanya berbinar-binar.

" Benarkah, Papa tidak salah dengar? " Pak Putra tampak terkejut namun raut bahagia menghiasi wajahnya.

" Iya Pah... ini serius... Fatih ingin segera sembuh dan segera menikah dengannya . " Kata Fatih meyakinkan.

" Ah... Papa benar-benar bahagia... harapan Papa memiliki mantu seperti dia akan terkabul... " Ujar Pak Putra bahagia.

" Kapan Kamu akan menikahinya? " Tanya Pak Putra.

" Jika Kakiku sudah bisa jalan Pah... dan tanganku sembuh" Kata Fatih sedikit ada rasa sedih melihat kakinya.

" Fatih sebenarnya ingin menikah dalam waktu dekat ini, tapi tangan dan kakiku belum sembuh... " Lanjutnya lagi.

" Sabar Fatih... Ini ujian bagimu..." Kata Papanya sambil menepuk pundak Papanya.

Fatih mengangguk namun lamunannya sudah ke Shafiya, membayangkan bersama gadis itu selamanya.

"Ketika Aku ingin menggapaimu ada saja hal yan membuatku susah memegangmu cinta... " Batin Fatih , matanya memejam dan mulutnya berkali-kali menguap. Akhirnya pun Fatih tertidur dengan banyak harapan ia gantungkan pada Shafiya.

.

.

.

.

.

Aku mencintaimu, sungguh...

Cintamu mengajariku sabar dalam ujian

Cintamu menjadi obat bagi sakitku...

Tetaplah di sisiku, sekarang nanti dan sampai mati.

___Al Fatih Putra ___

Hay... dukung terus karyaku ya teman-,teman...🙏

1
DESNELLY
semoga kedepannya bosnya jatuh cinta 🤣🤣,,,baru tahu rasa 😄😄
Setio Ningsih
bagus
Syahrial
buat cerita baru aja thor
Syahrial
semoga fatih berjodoh dg shafiyah ya thor....😍😍😍
noza
WOWWWWWW NOVEL NYA LUAR BIASA BAGUS👍👍👍
echa purin
👍🏻
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
ngambek...
merajok tuee..
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
Fatih yg di pikirannya...
restu sudah didapat tidak ada yg merintangi...
tinggal hati yg belum mantap
Yuliati Soemarlina
emang fiya orangnya ngeyel n keras kepala..kadang bikin kesel juga
Yuliati Soemarlina
fiya udah cukup umur..udah lulus kuliah juga...namanya itu istri egois..suami lirik wanita lain baru mewek...
Yuliati Soemarlina
fiya kok manggi fatih klo tdk tuan..anda yg lebih sopan dong ke calon suami..
Yuliati Soemarlina
fiya nasibmu blm beruntung..ada yg mencintai dg tulus..saudara sepupu..saudara sesusu..
Yuliati Soemarlina
bayangan yg lewat sepertinya fatih....
Yuliati Soemarlina
smg yg terbaik keputusanmu Fiya..dapat jodoh terbaik..
Yuliati Soemarlina
fstih malang nian nasibmu..sehari ini ditampar 3 org...smg perjuanganmu berhasil ...
Yuliati Soemarlina
sesungguhnya fatih itu baik..hanya trauma oleh kelakuan ibunya...
Yuliati Soemarlina
fatih kamu menggunakan kekuasaan seenakmu..ceo yg tdk punya adab
Yuliati Soemarlina
2 pilihan yg sulit..fiya mencintai alif tapi ibunya alif tdk merestui..fatih ayahnya baik n merestui..anaknya semau gue..tinggalkan saja ke 2 nya fiya..dari pd hidup menderita...
Yuliati Soemarlina
fiya gadis tangguh tdk tergiur dg harta..jarang ada wanita seperti itu...adanya di dunia halu..😄
Yuliati Soemarlina
fatih semena mena..hargailah fiya..tdk semua mslh dapat disekesaikan dg uang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!