sehyla Bonanza terpaksa menikahi laki-laki yang tidak waras menurut nya entah apa yang terjadi sehingga dia bisa menikahi laki-laki yang sangat berpengaruh di negri ini bahkan di asia . Hidup sehyla semakin menderita saat dia tau bahwa laki-laki yang menikahinya adalah pria yang tidak mempunyai hati nurani.Tapi semua berubah saat dia tau seperti apa suaminya mencintainya bahakan terkadang dengan berlebihan .SEHYLA & ABDI
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lahsey putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membuat kue Tapi tidak jadi
Setelah EL pulang dari Toko nya dia menunggu Suami nya karna masik jam 16:00 dia bosen di rumah hanya ada para pelayan.
Karna EL bosen dia berencana membuat kue.
"Nona Anda mau apa di tempat ini."Ucap Bimo .
"Eh pak Bimo mengagetkan saja,saya hanya ingin membuat kue."
"Anda tidak perlu melakukan ini biar para koki yang membuat Anda menginginkan kue apa."
"Tidak usah saya bisa sendiri."
"Tapi Nona biar para koki membantu ya."
"Tidak kalian Diam dan lihat saja."Ucap EL mencegah agar para koki itu tidak membantu nya.
EL memang pandai membuat kue maka nya itu dia mempunyai toko kue saat ini.
Baru setengah pembuatan Tiba-tiba ada yang memeluk nya dari belakang.
"Kau sedang membuat apa Ha."Ucap abdi tiba-tiba.
"Astaga sayang kamu mengaget kan ku."
Loh dia sudah pulang kenapa pak Bimo tidak memberitau ku.ucap EL dalam hati sambil celingak celinguk mencari keberadaan Bimo.
"Kau sedang mencari siapa ?."tanya Abdi.
"Tidak ada sayang Maaf ya aku tidak mengetahui kalau kamu sudah pulang."EL membalik kan badan menghadap suami nya
"Beri aku ciuman sebaga ganti nya."
"Cepat kenapa diam saja."Lanjut Abdi sambil mendekatkan wajah nya.
"Sayang di sini banyak pelayan nanti saja ya."berbicara pelan.
Abdi melihat sekitar nya benar ada para koki di sekitar mereka.dia mengibas kan tangan nya dan benar saja dalam hitungan detik sudah tidak ada lagi orang lain di dekat mereka.
"Sudah kan cepat lah."
Cuup..EL mengecup bibir suami nya sekilas .
"Sudah ya."ucap EL .
"Apa aku saja tidak mersakan apapun sini biar ku tunjuk kan."
Abdi mencium bibir istri nya karna tidak dapat balasan dia menggigit bibir EL dan ciuman panjang pun terjadi.
"Ah sayang sudah ya kau kan baru pulang pasti capek kan."Ucap EL setelah menghentikan ciuman itu.
"Tidak juga Ayo kita lanjut kan di kamar."Menarik tangan EL tapi EL mengehentikan nya.
"Sayang ini kan masih sore."
"Tidak ada larangan melakukan nya di soreh hari kan."
"Tapi sayang aku sedang membuat kue saat ini Lihat lah."Ucap EL sambil menunjukkan pekerjaan nya sambil menunjuk kan kue nya yang baru separuh di adoni.
"Kenapa kau mengerjakan nya apa para koki tidak mau membuatnya kalau iya biar ku pecat mereka semua."Abdi kesal.
Loh loh kok jadi seperti ini sih.ucap EL dalam Hati
"Tidak sayang bukan begitu aku yang menyuruh mereka tidak membantu ku ."
"Bimo."Panggil Abdi.
Bimo yang di panggil langsung datang dan menghadap ke Tuan Muda nya.
Dia sudah tau kalau pasti Abdi akan Marah kalau Nona mudah nya mengerjakan sesuatu di dapur.Untuk apa memperkerjakan para koki propesional kalau istri nya yang melakukan pekerjaan di dapur maksud Abdi.
"Iya Tuan Muda."jawab Bimo.
"kenapa kau membiarkan Nona muda mu bekerja di dapur."bentak Abdi.
"Maaf Tuan Muda ini kesalahan saya membiarkan Nona EL ke dapur."ucap Bimo.
Apa sih cuman membuat kue saja kenapa dia ini heboh sekali.Ucap EL dalam hati.
"Panggil para koki itu."printah Abdi ke Bimo.
"Ba...".belum menyelesaikan ucapan nya sudah di potong oleh EL.
"Tidak Tidak Tidah usah pak Bimo."
"Sayang ayo kita ke kamar aku tidak jadi membuat kue nya."menarik tangan Abdi menjauh dari dapur.
Abdi menurut saja dia berjalan mengikuti istri nya dalam sekejap saja dia melupakan kemarahan nya tadi.
"Tuh kan dia sudah lupa sama kemarahan nya tadi pasti langsung cepat kalau soal begituan."EL berbicara sangat pelan saat menaiki tangga.
Abdi seperti mendengar tapi tidak tau apa yang di bicara kan istri nya itu dia menghentikan langkah nya saat di depan pintu kamar.
"Kau bicara apa kenapa bicara mu tadi pelan sekali aku bahkan tidak mendengar nya."
"Ti tidak sayang tidak ada."
"Baik ayo kau tadi yang memaksa ku ke kamar aku hanya menuruti mu."ucap Abdi sambil tersenyum nakal.
Abdi sudah melepas kan jas nya dan menggulung tangan kemeja nya sampai ke lengan dan mencapakan dasi nya ke sbarang Arah.
Dia sudah berda di atas EL dan menindihinya.
"Sayang kamu pasti lelah kan ayo sebaik nya kamu mandi Ayo biar ku siapkan Air."mencoba menyingkir suami nya yang sudah berada di posisi nya.
"Tidak kau jangan mencari cari alasan kau sendiri yang mengajak ku tadi aku hanya ingin mengabul kan ke inginan mu."sudah menyingkirkan pakaian EL.
Kenapa jadi aku sih sepertinya yang menginginkan nya dia ini pandai sekali memutar balikan ke ada an.Ucap EL dalam hati
Setelah melakukan kegiatan yang luar biasa itu mereka kini makan bertiga karna sisil sudah pulang dari kegiatan sekolah.
BERSAMBUNG....
semangat Thor 🙏🙏