NovelToon NovelToon
Dicintai Dosen Tampan

Dicintai Dosen Tampan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Dosen / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:118.7k
Nilai: 5
Nama Author: nanlindia Lukita

Seorang mahasiswa yang harus berurusan dengan dengan Dosen yang dia anggap selalu membuat hidupnya semakin berantakan hingga keduanya sering berdebat hingga tanpa dia sadari Dosen itu menyukai mahasiswa itu hingga dia terus mengejar, hingga keduanya merasakan hal yang sama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nanlindia Lukita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27#*#*

  "Memang dia orangnya." bisik Tiara kepada ayahnya.

  Ekpresi ayah Tiara mulai pucat, beberapa dari mereka hanya terdiam. Sedari tadi tuan Aron menatap tajam kearah tiara dan ketiga sahabatnya.

  "Kita mulai pembicaraan kita hari ini , dan untungnya orangtua dari Airin sudah hadir." ucap Alex yang memulai pembicaraan penting hari ini.

  Alex pun menjelaskan dengan detail kejadian itu hingga orangtua dari mereka mulai protes.

  "Tak mungkin jika putri saya melakukan itu." ucap wanita tua itu yang tak terima dengan apa yang diceritakan oleh Alex.

  "Apa yang saya katakan ini memang benar." tiba-tiba saja tuan Aron menepuk tangan.

  "Plok... Plok...." semua orang menatap tuan Aron.

  "Bawa barang buktinya ." ucap om Aron yang memerintahkan Alex untuk menunjukkan bukti itu.

  "Baik tuan." Alex segera ambil laptopnya yang sengaja dia simpan beberapa bukti.

  Mereka langsung memperlihatkan beberapa gambar itu pada mereka semua, hingga mereka berempat diam membisu dicampur kaget kenapa ada gambar mereka disaat mereka ada dikantin.

  Orangtua dari mereka hanya terdiam dan rasa malu dari diri mereka masing-masing.

  "Bagaimana tuan dan nyonya?" tanya Alex pada mereka semua . Mereka hanya terdiam dan malu dengan perbuatan yang dilakukan anak mereka.

  "Apa kalian tetap mengelak dan tak mau tanggung jawab?" tanya tuan Aron pada mereka.

  "Maafkan putri kami tuan." pria itu memohon maaf pada tuan Aron.

  "Ayah, kenapa ayah malah memohon ." teriak Tiara pada ayahnya.

  "Lebih baik kamu diam." pria itu balik teriak pada putrinya. Sontak saja Tiara kaget dirinya dibentak oleh ayahnya.

  "Kenapa ayah bentak aku." Tiara tak terima dirinya dibentak. Ayahnya hanya terdiam dan lebih baik duduk.

  "Sepertinya sudah jelas jika siapa yang salah dan siapa yang benar." ucap Alex yang melirik kearah om Aron.

"Baiklah aku akan memaafkan kalian berempat tapi tidak untuk satu orang ini." ucap tuan Aron yang diam-diam melakukan sesuatu yang akan mengejutkan mereka.

" Pak Adi." pria itu langsung mengangkat kepalanya.

"Iya tuan." jawab pria itu, siapa lagi jika bukan ayah dari Tiara, Tiara yang mendengar sontak kaget.

"Jadi ayah kenal dengan pria itu." batin Tiara yang masih dilanda bingung.

"Kamu kerja dibagian keuangan bukan?" tanya tuan Aron pada pria itu.

"Iya tuan." jawab pria itu yang merasa kedua tangannya keringat dingin.

"aku akan memaafkan putrimu, Tapi sebagai gantinya kamu akan saya pecat ." jawab tuan Aron, reaksi pria itu kaget.

"Tidak tuan, saya mohon jangan." Pria itu terus memohon hingga pria itu berlutut didepan tuan Aron.

"Apa kamu tidak sadar diri setelah apa yang dilakukan putrimu itu?" tanya balik tuan Aron pada pria itu

Pria itu menatap tajam kearah putrinya, Tiara pun menundukkan kepala. Dia mengerti jika ayahnya sedang marah pada dirinya.

"Itu pilihan yang paling mudah yang saya berikan. Aku maafkan putrimu, tapi kamu saya pecat adil bukan." ucap tuan Aron yang santai menanggapinya.

"Tapi tuan itu tidak adil." ucap pria itu, tuan Aron menatap tajam kearah pria itu.

"Terserah kamu mau bicara apa, kalian semua harus bertanggung jawab." Tuan Aron melirik Alex dari arah samping.

"Baiklah tuan dan nyonya permasalahan ini sudah selesai silakan jika tuan dan nyonya ingin keluar dari ruangan ini." Alex mempersilakan mereka untuk keluar, tapi hanya satu orang yang masih tetap bertahan.

"Kami mohon tuan, jangan pecat saya." pria itu terus memohon.

"Aku sudah memaafkan anak anda, apa tidak cukup." ucap tuan Aron yang sedang menahan rasa marahnya.

"Tapi jangan pecat saya tuan." ucap pria itu yang terus memohon pada tuan Aron, tapi tuan Aron tak menghiraukan pria itu.

Tuan Aron segera berdiri dari tempat duduknya.

"Alex."

"Iya om." jawab Alex yang saat itu berdiri disamping om Aron.

"Om akan pergi dulu, ada pekerjaan kantor yang harus om selesaikan." pamit om Aron pada Alex.

"Baiklah om." jawab Alex yang mempersilakan om Aron pergi. Mereka tetap memohon pada tuan Aron, tuan Aron segera pergi dari ruangan itu.

Kini semuanya sudah selesai, Alex pun duduk santai ditempat duduknya.

"Akhirnya selesai juga." ucap Alex yang kini sudah bisa tenang. Berbeda lagi Tiara yang berdebat dengan ayahnya.

"Lihat apa yang kamu lakukan, gara-gara kelakuanmu ayah dipecat." pria itu begitu marah besar melihat putrinya berbuat ulah.

"Kenapa ayah menyalahkan Tiara, memangnya ayah kenal dengan pria itu?" tanya Tiara pada ayahnya.

"Ayah kenal, bahkan pria yang kamu maksudkan itu adalah atasan ayah diperusahaan. Apa kamu sadar apa yang kamu perbuat itu fatal." pria itu menatap tajam kearah putrinya,kini pria itu benar-benar marah dengan apa yang dilakukan putrinya.

Tiara spontan kaget dan tak percaya." itu tidak mungkin yah." ucap Tiara yang masih menganggap ayahnya berbohong.

"Terserah kamu mau percaya atau tidak, ayah benar-benar kecewa gara-gara kamu semuanya hancur." pria itu langsung pergi meninggalkan putrinya.

" Itu tidak mungkin." Tiara tak percaya jika wanita yang selama dia usik adalah putri dari atasan ayahnya.

Mereka bertiga mendengarnya pun sama kagetnya, ternyata wanita yang mereka usik bukan keluarga biasa.

Sontak saja mereka terdiam dan sedikit takut jika berurusan dengan wanita itu.

"Kalau sudah tahu begitu, aku tidak mau ikut campur lagi. Aku takut jika keluargaku hancur gara-gara menganggu wanita itu lagi." ucap salah satu dari mereka.

Satu-persatu dari mereka langsung pergi, kini hanya tinggal Tiara yang masih bertahan.

"Awas saja kamu Airin, akan ku buat kamu makin menderita." batin Tiara yang sudah kesal.

Ditempat lain

Airin duduk santai diruang tamunya dengan ditemani laptop didepan meja.

"Wah, Kelihatannya bagus juga." dia mengotak-atik beberapa rekomendasi film di layar laptopnya.

Tiba-tiba saja terdengar suara bel dari arah pintunya, Airin bergegas membuka pintu.

"Kalian." Airin kaget dengan kehadiran sahabatnya yang datang ke Apartemennya.

"Hallo Airin." mereka semua bergantian memeluk Airin.

Mereka semua masuk kedalam apartemen Airin.

"Bagaimana rin, apa kamu sudah sembuh?" tanya Mita yang masih melihat dibagian dahinya masih ada perban yang menutupi lukanya.

"Sudah sembuh, mungkin besuk aku akan masuk ke kampus." ucap Airin pada mereka bertiga.

"Jika kamu belum sehat jangan kamu paksa masuk dulu." ucap Nissa pada Airin.

"Itu betul rin, jika kalau belum sembuh kamu istirahat saja sampai kamu sembuh." ucap Lusi pada Airin sembari mengelus pundak Airin.

"Sudahlah kalian jangan khawatir begitu, aku sudah sembuh kok." jawab Airin yang tak mau membuat mereka khawatir.

"Kamu itu ya dibilangin susah sekali." ucap Mita yang hafal sifatnya Airin bagaimana.

1
Zulfa Ani arsyada
KBBI mu salah mbk/mas, kata sampai terulang dua kali
Qaisaa Nazarudin
Biasanya mana2 novel yg ku baca,Pasti setelah mengungkapkan pasti masa lalu baru nongol,dan ngotot mau balikan lagi,Biasanya gitu,Semoga yg ini gak ya..
Qaisaa Nazarudin
Wah kayaknya udah di rencanain awal2 ya pak Alex 🤣
Qaisaa Nazarudin
Mampir thor,nyimak..
Ari Randz
Luar biasa
Lembayung Senja
lanjut kk
Amore
waaa seperti nya hamil nih
Amore
ya masa cerita ninu ninu diruang Dosen 😂
Amore
ceritanya bagus, bacanya lebih santai gak banyak konflik, kata2nya tertata baik
karakter tokonya juga kuat
sisryrizky
bagus ceritanya
Lisa
mampir Kak
Reni Anjarwani
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
doubel up thor
4U2C
𝗯𝗲𝗿𝘂𝗻𝘁𝘂𝗻𝗴 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗮𝗱𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗽𝗲𝗿𝗵𝗮𝘁𝗶𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶 𝗽𝗮𝗸 𝗔𝗟𝗘𝗫 𝗴𝗶𝗻𝗶 𝗔𝗶𝗿𝗶𝗻,,𝗱𝗶𝗱𝘂𝗻𝗶𝗮 𝗻𝘆𝗮𝘁𝗮 𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗽𝗿𝗶𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗽𝗲𝗿𝗵𝗮𝘁𝗶𝗮𝗻 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵,,𝗮𝗱𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗽𝗿𝗶𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗺𝗯𝗶𝗹 𝗸𝗲𝘀𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻 𝘀𝗮𝗷𝗮,,𝗯𝗮𝗸 𝗸𝗮𝘁𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘁𝘂𝗮 𝗵𝗮𝗯𝗶𝘀 𝗺𝗮𝗱𝘂 𝘀𝗲𝗽𝗮𝗵 𝗱𝗶𝗯𝘂𝗮𝗻𝗴.
Reni Anjarwani
doubel up thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!