NovelToon NovelToon
Prisoner Of Love

Prisoner Of Love

Status: tamat
Genre:Paksaan Terbalik / Menikah dengan Musuhku / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:58.5k
Nilai: 5
Nama Author: Irda Irwan

Menikah atau masuk penjara!

Sebuah pilihan sulit di berikan kepada Alana. Haruskah dia menikahi laki laki asing tanpa cinta?


Tapi jika dia tidak mau, penjara sudah menantinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irda Irwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27: Tolong Jangan sakiti Killian!

"Jangan ikut campur! " ujar Derek mengingatkan. Dia tahu tahu sudah berada di sebelah Killian.

****

Adya membawa Alana ke kamarnya . Dia menurunkan gadis itu di atas kasur. Lebih tepatnya, melemparkan nya di atas kasur.

Sekalipun Adya menjatuhkannya ke atas kasur yang empuk, tetap saja Alana merasa kesakitan.

"Anda mau apa? " tanyanya ketakutan ketika melihat Adya membuka baju kaosnya. Seketika rasa sakit di tubuhnya hilang.

"Menurutmu? " balas Adya sambil naik ke atas ranjang.

"Bagaimana jika kita tuntaskan malam penganten baru kita yang tertunda itu? Aku masih ingat kamu sangat menginginkan nya, " sambungnya.

Wajah Alana seketika memerah. Dia merasa malu dan juga marah karena di ingatkan pada malam itu.

Malam yang membuat dia merasa terhina. Saat itu dia sampai memohon agar Adya melakukannya tapi dengan arogannya laki laki itu menolaknya lalu menghinanya dengan mencari perempuan lain.

"Aku tidak mau! " tolak Alana tegas.

"Jika anda berani menyentuh aku seujung kuku, aku menendang testis anda sampai anda impoten! " ancam nya.

"Hah! " sergah Adya marah. "Kamu berani? Kamu berani! " tandasnya tambah marah saat melihat Alana mengangguk.

"Sepertinya kamu tambah berani setelah kedatangan pacar lama, " sambungnya.

"Siapa duluan yang mencari perempuan lain! " balas Alana.

Heh, jangan di kira aku lemah, geramnya dalam hati.

"Kamu tidak hal untuk membantah, " tandas Adya sambil mencengkram dagu Alana.

"Ingat, kamu menjadi istriku sebagai pembayar hutang ayahmu. Bukan karena aku cinta padamu! " sambungnya dingin.

"Bagaimana jika aku bisa membayar hutang ayahku? Apakah anda akan melepaskan aku? " tanya Alana.

"Haha... " Adya tertawa. "Kamu punya uang 100 milyard dolar? " ujarnya mempertanyakan.

"Sekarang belum, " aku Alana.

"Tapi aku yakin bisa melunasi hutang itu! " lanjutnya percaya diri.

Apa dia akan meminjam uang laki laki itu? gumam Adya menebak nebak.

Aku akan menyuruh Derek untuk menyelidiki nya, dia membatin.

"Lihat saja nanti, " ujar Adya enggan. Dia tidak ingin berjanji. Takut Alana benar benar bisa melunasi hutangnya!

"Percakapan kita sudah selesai, " putus Alana sambil menepis tangan Adya dari dagunya.

"Saya mau keluar, " katanya.

"Aku belum izinkan! " tukas Adya sembari menarik tangan Alana. Gadis itu terlentang di atas kasur.

"Aku mau kamu, " sambungnya sambil menempelkan bibirnya ke bibir Alana.

Hei, dia pikir dia siapa? Seenaknya saja memaksakan kehendak, geram hati Alana.

Dia mengigit bibir Adya dengan kuat, sampai akhirnya laki laki itu melepaskan ciumannya.

Adya meraba bibirnya yang terluka.

"Saya bilang tidak, ya tidak! " geram Alana keras hati.

Dia benar benar tidak ingin di sentuh oleh Adya.

Perempuan ini semakin berani. Tidak boleh di beri hati, Adya membatin.

"Jangan pikir, kamu bisa kembali pada laki laki itu setelah menikah dengan aku! " tukasnya tegas.

Dia meletakkan tubuhnya di atas tubuh Alana lalu menekannya dengan kuat sampai Alana tak bisa melawan.

"Kamu mau apa? " tanya Alana ketakutan.

"Aku mau lihat apakah setelah malam ini pacarmu akan tetap menerima kamu, " tandas Adya dengan wajah gelap.

"Dia akan tetap menerima aku, bagaimanapun kondisi aku, " balas Alana menantang.

"Let see, " kata Adya dingin. Amarahnya sudah memuncak. Sudah naik ke atas kepala.

"Kamu mau ap... " Alana tidak bisa menyelesaikan kalimatnya karena bibirnya sudah di tutup oleh bibir Adya.

Berbeda dengan malam penganten kemaren, kali ini Adya melakukannya dengan kasar. Dia tidak memperdulikan penolakan dari Alana.

Dia benar benar sangat marah membayangkan Alana telah menduakan nya dengan laki laki lain!

Saat dia akan menembus pertahanan Alana, dia kaku sesaat.

Gadis ini masih perawan! batinnya kaget. Bukankah dia pernah punya pacar? Apa yang mereka lakukan selama pacaran?

Hatinya mulai berperang . Hati yang hitam bak demon berkata, Lalu kenapa kalau dia masih perawan? justru jika dia tidak perawan lagi laki laki itu pasti akan meninggalkan nya!

Sementara hati yang putih suci laksana malaikat segera mengingatkannya, jika kamu memaksa dia berhubungan int*m , kamu adalah laki laki bejad!

Dia menatap Alana. Gadis itu menutup matanya kuat kuat. Kentara sekali gadis itu tidak menginginkan nya.

Seumur hidupnya, dia tidak pernah memaksa seorang perempuan pun untuk berhubungan int*m dengannya.

Mereka semua dengan sukarela melemparkan diri dalam pelukannya.

Seharusnya, melihat gadis itu yang nyata nyata tidak menginginkan nya, bir*hi nya akan padam bukannya malah membuat dia semakin berhasrat.

Hasratnya tak bisa di tahan lagi, dia pun menembus pertahanan Alana.

Alana berteriak kesakitan.

Hati Demon bertepuk tangan.

Adya merasa bersalah. Terlebih saat dia menembakan 250 juta spermanya ke dalam indung telur Alana, gadis itu meneteskan airmata.

"Terima kasih, " kata nya setelah dia selesai satu jam kemudian. Dia mencium kening Alana dengan kasih sayang. Kemudian dia turun dari atas ranjang.

Ini pertama kalinya dia merasakan perasaan bahagia setelah selesai berhubungan int*m.

"I hate you! " teriak Alana membuka mata. Bola matanya yang berwarna hijau berpendar penuh kemarahan.

Adya tidak menjawab kebencian Alana. Dia merasa bersalah karena telah memaksa gadis itu.

"I hate you, you hear me? " teriak Alana berapi api.

Dia ingin memukul Adya. Ingin menendangnya. Tapi badannya terasa sakit. Terutama di bagian inti. Perih.

"Kamu istirahat saja, " kata Adya tidak meladeni kemarahan Alana. Dia cukup tahu diri sebagai penyebab kemarahan gadis itu.

"Aku tidak akan berhenti berteriak sampai semua orang tahu kamu seorang pemerkos*, " teriak Alana keras sampai urat lehernya nyaris putus.

"Percuma saja kamu berteriak, seluruh kamar di lantai ini sudah aku booking atas nama aku, " balas Adya santai.

"Turuti aku, " lanjutnya dengan suara rendah. Sangat mengintimidasi.

"Jika tidak, aku tak akan memberi ampun padamu di tempat tidur! " ancam nya.

Alana langsung terdiam mendengar ultimatum Adya.

Sekali saja rasanya mau mati. Apalagi berkali kali, geramnya dalam hati.

Adya membuka kopernya yang terletak di samping ranjang. Dia mengambil sehelai baju kaos lalu memakainya.

"Tolong jangan sakiti Killian. Please, " kata Alana memohon.

*****

Mau tahu lanjutan kisah Alana dan Adya?

lanjut Bab 28 ya kakaaak🥰

1
anindya cintya
ceritanya bagus
anindya cintya
mantap
anindya cintya
keren
anindya cintya
sama,bc ulang jg
Aci Cupi
akhir cerita yg memuaskan
istrinya Bo qinggang
senyum profesional ya grieta
istrinya Bo qinggang
ada yg kagum pd derek
istrinya Bo qinggang
keren ceritanya
MUmu
queen of tears ya thor
MUmu
kaget ga tuch?
MUmu
penjelasannya mantap , thor. jadi tau nama virus yg menyerang daun kekuningan
MUmu
ada d mana grieta?
MUmu
kenapa tuh Alana bentar2 sadar, bentar2 pingsan
MUmu
aku pernah mengalaminya. Waktu itu d dalam pasar, tau2 pandangan gelap, keluar keringat dingin lalu bum.. aku pingsan
MUmu
jadi paham sedikit bahasa Finlandia😆
MUmu
tawa karier😆
MUmu
kasian dokter Vina bete
MUmu
tuspin ini kalo ga salah tukang kebun d rmh adya ga see
anindya cintya: iya bener
total 1 replies
MUmu
kecele dong ah
MUmu
punya rencana apa Killian
istrinya Bo qinggang: rencana mau bawa Alana pergi
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!