NovelToon NovelToon
SYSTEM ERROR

SYSTEM ERROR

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Crazy Rich/Konglomerat / Murid Genius / Teen School/College / Persahabatan / Sistem
Popularitas:73.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: penulis amatir

Novel System dengan kearifan lokal

Genre: Super System, drama, romance, persahabatan, komedi.


System model apaan ini?

Layar kosong tidak ada misi ataupun hadiah pemula.

Tidak ada poin atau mall untuk membeli barang.

17 tahun Eno menunggu sampai system hidup bahagianya aktif tapi yang dia dapati hanya System yang error.

Cuma lampu bercahaya biru yang kedap-kedip di layar dan sudah tidak ada apa-apa lagi.

Eno yang sempat Jumawa dengan membuat list perusahan mana yang akan dia akuisisi, dengan Sistem nya yang Error list itu berubah menjadi list belanjaan ibunya.

Eno dari jumawa berbuah menjadi merana.

Tapi apa benar System Eno error?

Pertanyaan itu hanya bisa kalian jawab setelah membaca novel ini.

Novel System dengan komedi khas dari Penulis Amatir (Kalau kalian sudah baca preman campus pasti sudah mengerti)

Novel System dengan bumbu komedi romantis, persahabatan dan keluarga.

Note: Edan up tiap hari!! 🔥 🔥 🔥

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon penulis amatir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NAOMI VS LEONA 2

Hening dan mencekam suasana saat ini yang ada di kelas 12a SMA Harapan.

Tanpa berkata-kata Naomi menampar pipi Leona dengan sangat keras.

Tidak ada lagi ekspresi wajah imut atau sikap genit seperti yang ditunjukkan Naomi beberapa saat yang lalu di depan Eno.

Yang ada sekarang hanya raut wajah merah marah yang nampak di wajah cantik cewe blasteran Indonesia-jepang itu.

"******!". Naomi mengumpat yang membuat semua orang terkejut dan umpatan itu sudah pasti dia tujukan kepada Leona cewe blasteran Indonesia-China yang baru saja dia tampar.

Leona tidak mengira Naomi akan berani menamparnya di depan banyak orang dan mendengar perkataan yang merendahkan itu emosi Leona juga langsung terpancing.

"Plak!". satu tamparan kembali melayang dan mendarat mulus lagi di pipi dan itu adalah Leona yang kali ini membalas tamparan dari Naomi.

"*****!". Leona mengumpat dengan lebih elegan karena menggunakan bahasa inggris.

"Wah!". Semua orang terkejut lagi dan kali ini sambil mulutnya terbuka tidak menyangka Leona akan membalas tanpa rasa takut.

(Ding: apakah host ingin mengaktifkan kemampuan mata X Ray sekarang? Cukup berucap dalam hati "X Ray on" maka kemampuan akan aktif dengan sendirinya dan jika ingin mematikan cukup katakan "X Ray off")

Suara system terdengar lagi dengan tutorial cara menggunakan hadiah yang baru saja Eno terima.

System Error gila! loe gak liat situasi sekarang seperti apaan? Eno mengumpat dalam hati dan segera mundur satu langkah menjauh dari Naomi dan Leona.

Suasana semakin mencekam dan moment di depan Eno sudah seperti adegan horor yang ada di film.

"Berani ya kamu!". Naomi melotot tajam sambil memegang pipinya yang habis mendapat cap 5 cari Leona.

Naomi segera mengangkat tangannya lagi ke udara dan segera melayangkan tamparan menuju pipi Leona untuk yang kedua kalinya.

Leona tidak bodoh kali ini dan tidak akan diam begitu saja menerima tamparan dari Naomi.

Dengan cepat tangan Kiri Leona naik dan menangkap tepat di pergelangan tangan Naomi yang masih di udara.

Leona mencengkram erat di sana dan Naomi langsung terkejut tidak percaya.

Tanpa menunggu di saat Naomi masih dalam mode terkejut, Leona tidak mau basa-basi lagi.

Dengan tangan kiri yang memegang pergelangan tangan kanan Naomi, tangan kanan Leona yang bebas segera terbang ke depan.

"Plak!". Tamparan kedua dari Leona mendarat mulus di pipi Naomi dan dari suara yang di timbulkan pasti tamparan itu sangat menyakitkan.

Naomi berteriak histeris dan marah, Naomi sudah tidak bisa lagi mengontrol emosinya dan dengan tangan kiri dia langsung meraih rambut panjang Leona dan menjambaknya.

Para penonton tidak menduga acara yang semula hanya pertunjukan Naomi di depan Eno dan dengan tidak tau malu meminta kartu nama Marchel Harsono.

Sekarang berubah menjadi acara tampar menampar dan dengan cepat berubah lagi menjadi acara jambak menjambak dan cakar mencakar antara kecantikan no 5 SMA Harapan Leona melawan kecantikan no 6 Naomi.

Eno mulai khawatir karena situasi sudah sangat tidak kondusif saat ini, Naomi dan Leona sudah seperti 2 kucing betina yang lagi berantem merebutkan ikan asin.

Dengan cepat Eno menarik Ujang untuk menjauh, sementara Ujang hanya diam karena matanya masih terpaku ke dada Naomi.

Bukannya melerai tapi semua siswa yang menonton malah bersorak riuh dan itu membuat siswa lain berdatangan lagi, penasaran apa yang sedang terjadi.

Teriakan demi teriakan menggema di kelas 12a, ada yang bersorak memberi semangat dan ada pula komentator dadakan yang menyiarkan pertarungan fisik antara Naomi dan Leona.

Sebagian murid yang merekam juga terus ikut bersorak.

Siswa laki-laki yang melihat peluang segera membuat taruhan dengan siswa lainnya.

Suasana semakin tidak terkendali saat ini Leona dan Naomi semakin brutal saling Jambak dan cakar.

Helai demi helai rambut indah keduanya mulai berjatuhan di lantai.

Dengan susah payah Eno keluar kelas membelah kerumunan massa dengan tangan yang memegang dan menarik Ujang.

Eno bernafas lega saat sudah berada di luar dan menjauh dari kelasnya.

"No kenapa kita keluar sih? Pertunjukan masih berlangsung itu". Ujang yang tersadar berada di luar ruangan segera ingin berlari masuk Lagi.

"Gila ya loe!". Eno menarik tangan Ujang cepat untuk menghentikannya.

"Iya gua bisa gila jika melewatkan pertunjukan itu!". Ujang mencoba melepaskan tangan Eno yang memegangnya.

"Udah jangan menghampiri masalah, ayo kita cepat ke kantin Bu Sum dan membayar hutang". Eno langsung menyeret Ujang.

"No lepas No, gua belum merekam dada Naomi di dalam otak". Ujang memelas tapi Eno tidak peduli.

Jika dia dan Ujang berada terus di sana pasti akan mendapat masalah juga, biarkanlah para orang kaya berbuat semau mereka dan orang miskin seperti dia dan Ujang memang seharusnya menghindar.

Eno terus membawa Ujang untuk menuruti tangga dan dari bawah terdengar suara beberapa langkah kaki berlari, Eno langsung menarik Ujang mepet ke tembok memberi jalan.

Ternyata itu adalah 2 guru BK dan 2 staf sekolah yang berlari menuju lantai 3.

Mereka sempat melirik Eno tapi terus saja naik karena ada murid yang melapor jika terjadi perkelahian antara Naomi dan Leona.

"Tu loe liat kan Jang? Jika kita masih tetap di sana pasti bakalan jadi kambing hitam, karena orang miskin seperti kita ini selalu menjadi korban dari perseteruan para orang kaya". Eno menasehati Ujang lagi.

"Biar mau jadi kambing hitam atau kambing jantan gua rela No asal mendapatkan bahan". Ujang masih kekeh ingin naik lagi.

"Bahan matamu! Ayo pergi!'. Eno kembali seret Ujang untuk turun ke bawah.

...***...

"Leona?! Naomi?! Berhenti kalian berdua!". 4 orang dewasa menerobos kerumunan siswa dan segera melerai Naomi dan Leona yang sudah berantakan.

Rambut keduanya acak-acakan baju lusuh dan lecek dan wajah yang lecet akibat saling cakar.

Semua murid terdiam dan ingin segera kabur dari lokasi.

"Kalian semua diam di tempat!". salah satu guru BK paling killer bernama Pak Amin berteriak lantang dan keras membuat para murid terdiam seketika.

"Pak Arif tolong sita semua hp murid yang ada disini, saya tidak mau nama sekolah kita tercoreng jika ada video yang tersebar". Pak Amin sudah mengantisipasi sejak awal tentang segala kemungkinan.

"Kalian semua serahkan hp kalian semua dan jangan ada yang melawan". Pak Arif mengancam dan segera mengambil hp dari tangan murid satu persatu.

Para murid tidak ada yang berani membatah karena mereka tau akan mendapat masalah jika mereka melakukan itu dan jika mereka menyebarkan video yang mereka rekam pasti ada kemungkinan mendapat hukuman dari sekolah, SMA Harapan sangat ketat dan selalu menjaga nama baiknya.

"Ini untuk sementara akan kami sita dan kalian bisa mengambilnya besok siang di ruang Bk, sekarang kalian bubar!". Pak Arif membubarkan para siswa.

2 staf yang ikut datang terus memegang Naomi dan Leona yang nafas mereka berdua masih tidak teratur akibat pertarungan sengit tadi.

"Naomi! Leona! Ikut saya ke ruang BK sekarang!". Pak Amin langsung bersikap tegas.

1
¢oller
kok gak pernah update lagi
dhani satria
mambu duduh pindang.....
dhani satria
Lumayan
dhani satria
Biasa
Bima Sakti
Lumayan
Stephen (Phoenix dalam celana)
ah elah author edan, ini udah dua taon ampir gak ada update nih novel, cepetan update novel ini author edan.
Stephen (Phoenix dalam celana): males thor pen si Eno aja
total 2 replies
Akta Fernanda S
👍👍👍👍👍
Nandang Roso
sangat menghibur
Comenk Bg
nah kan ini novel gua aku cari mc kalem , lebih seru dari pada mc aktif
cahaya
pelajaran matematika itu adalah pelajaran jebakan yang diawal mudah dan yang akhir menyulitkan
lucky girl
good
Chien
mantap
Mas Aria
mana up nya thor...yg satu ga beres yg ini ga jelas jadinya hadeuhhh
RMYAN'S
ketemu novel yang seru tapi lagi dan lagi hiatus hadehh😔😔
Dapit kaputra
nama yang di kasih orang dulu emang agak aneh aneh
Gunawan Saputra
lanjut Thor seru ceritanya
Bisma
Luar biasa
Cat's
othornya error juga kayaknya
Mas Aria
sy selalu suka ceritamu thor pasti beda sama yg lain sy suka sama kosa katanya yg santai
Alghifarrie
koid kah kamu thor??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!