Pernikahan terpaksa ini sungguh menyakitkan..
Apalagi jika benih cinta mulai muncul secara sepihak..
ah begitu sakit rasanya..
Tapi aku harus kuat, Aku tak ingin membuat banyak hati kecewa karena sikapnya padaku..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PSH - 27
Hari berganti...
Fely tengah melakukan sarapan pagi bersama Rey..
"Kita berangkat bareng, kamu pulang akan di jemput supir" kata Rey sambil menelungkup kan sendok di atas piring
"gak usah, Aku bisa sendiri.. lagi pula itu akan mengundang banyak pertanyaan temen-temanku kalo mereka tau aku di jemput supir" kata Fely meluapkan kekhawatirannya
"Apa gak ada temen yang tau kalo kita sudah menikah?" Tanya Rey, dengan cepat Fely mengangguk ...
Rey Langsung melihat jemari Fely...
Dia kan sudah melepas cincin pernikahan kita, pantas teman nya gak ada yang tau....
Fely juga menelungkup kan sendok nya...
"Aku sudah selsai " kata Fely memecah lamunan
"Pagii sayang" ucap Seseorang membuat Fely dan Rey terkejut sambil berbarengan menoleh ke arah sumber suara
Ngapain dia datang... Batin Rey
yaa Fika datang, langsung menghampiri Rey, menempelkan kedua pipinya bergantian ke pipi Rey..
Tatapan sinis tak suka juga tertuju pada Fely kala itu...
huh merusak moodku saja... Batin Fely
" permisi aku duluan" kata Fely beranjak pergi ke arah luar... Rey masih mematung diam tanpa ekspresi..
Isteri dan Pacar... Akhhhh!!!!!
"kamu ada apa kesini?" Tanya Rey sambil memegang jemari kekasihnya yang masih berdiri di samping nya...
"kangen sayang..." kata Fika sambil bergelendotan dengn Rey saat Rey berdiri
"aku harus segera ke kantor, ada meeting.. ayo!" ajak Rey pada Fika lalu Fika bergelendotan sambil mengimbangi langkah Rey
Dari balik tembok Dapur
Astagfirullah den... apa yang Aden lakukan itu sangat melukai hati non Fely..
Yaa Allah lindungi Non Fely, kuatkan hatinya, tegarkan jiwanya...
***
Fely menuju kampus dengan menggunakan sebuah ojeg online untuk sampai di kampusnya tepat waktu..
Hatinya sangat kacau melihat Rey mendapat pelukan, ciuman di pipi dari wanita lain..apalagi wanita itu terlihat sangat modis, seksi dan yang jelas Rey mencintainya...
haaahh kenapa aku harus repot-repot memikirkan nya.. Masa depanku masih panjang! Untung saja pernikahanku dengannya hanya keluarga super inti yang tau... hemm
***
Fely duduk di dalam ruang ujianya sambi menunggu jam di mulainya ujian, tiba-tiba posnelnya bergetar menandakan panggilan masuk...
hallo selamat pagi, dengan Nona Felysia?
Iya pagi... betul dengan saya sendiri...
Nona, saya Risca dari Riproperty.. saya ingin memberi informasi bahwa nona di beri kesempatan untuk bertemu dengan Presdir kami terkait dengan kerjasama yang akan di lakukan...
Maaf kerjasama apa?
Apa nona belum menerima email dari pihak kami? Nona berhasil memenangkan lomba desain yang di adakan kampus nona dan perusaahan kami...
yaa Tuhan, maaf mba memang benar adanya jika saya belum membuka email saya..
baik, kalo begitu kami tunggu Nona di Cafe horizon, pukul 13.00 di ruang VIP yang kami pesan atas nama Rico, bagaimana?
ah iya baiklah kalo begitu... terimakasih mba atas informasinya...
yaa Sama-sama, selamat Pagi
Pagi....
Fely tersenyum lebar, ia sangat bahagia mendapat kabar tersebut..
"benarkah aku akan mendapatkan uang itu? ah syukurlah setidaknya aku bisa menggunakan uang itu untuk usaha" Fely berbicara sendiri dengan pelan... hatinya tak bisa lagi mengungkapkan kebahagiaan, bahkan rasa sakit karena Rey dan Fika sirnah seketika karena kabar baik itu...
***
"Fellyyyyyy" teriak suara yang Fely kenal, memecah lorong kelas
"Astagfirullah Nay!!! kamu bikin orang-orang sinis liat kita... "omel Fely
"Rara mana?" Tanya Fely tidak menangkap sosok Rara dari pandangannya
"belum datang, eh btw selamat yaa, ciyyye dapat 100 juta nihhh" ledek Nayla
"hah? apa maksud mu? " Tanya Fely heran
"loh kamu ga baca di Mading? Felysia memenangkan juara satu" Kata Nayla seolah membacanya
"Serius? pantes Mau aku disuruh ketemu CEO nya"
"serius? kapan? diamana?"
"Hari ini jam makan siang di cafe horizon" kata Fely
"hah serius? berduaan?
"gatau sih, aku di telfon emba-emba, mungkin sekertarisnya" kata Fely jujur
"mau gue temenin nanti?"
"hemm gaperlu, aku sendiri aja... nanti aku kabari kabari baiknya yaa" kata Fely bahagia
****
like komen vote!