NovelToon NovelToon
Cinta Ustadz Tampan Dan Gadis Mafia

Cinta Ustadz Tampan Dan Gadis Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: nurusysyifa

Apa jadinya jika seorang Ustadz mencintai gadis yang di anggap hanya gadis biasa tapi ternyata penuh dengan rahasia dan yang paling penting dia adalah seorang Mafia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurusysyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Ke Perusahaan Cabang

Sudah beberapa hari ini Tasya sudah kembali ke kontrakan Tante Nanik, karena merasa sudah terlalu lama ada di pesantren

pagi ini Tasya bergegas ke kantor seperti biasa, dan setelah itu dia akan ke kampus

Setelah dari kantor, Tasya hendak pergi ke

kampus Tasya sedang membereskan semua berkas-berkas yang sudah selesai dia kerjakan tiba-tiba Tania masuk keruangan nya

" Tasya tadi aku dapat telfon, katanya kamu di suruh ke pembangunan perusahaan cabang yang sudah 99 persen ,katanya penanggung jawabnya ingin bertemu dengan kamu untuk bicara tentang semua kelengkapan dan finishing nya, " ucap Tania memberi tau

" baiklah aku akan ke sana besok , bilang saja padanya aku akan ke sana besok " jawab Tasya

" beneran kamu mau pergi, bukankah kamu akan menikah satu minggu lagi, terus jarak ke sana kan jauh untuk perjalanan saja sudah tiga hari pulang pergi terus akan berapa lama kamu ke sana,, " tanya Tania

" iya sih, kakak benar tapi aku kan tetap kesana kalau nggak bagaimana nantinya " jawab Tasya

" emang kamu yakin pak Fahmi akan izinin kamu pergi " tanya Tania

" belum tau sih, tapi akan aku coba " jawab Tasya

" oh ya,? gimana keadaan perusahaan pak Fahmi sekarang " tanya Tania

" ya sudah berangsur-angsur membaik, " jawab Tasya

" syukurlah, "jawab Tania

" udah ya kak aku pergi dulu, " pamit Tasya

" baiklah " jawab Tania

Tasya pun bergegas untuk segera pergi ke kampus . tak butuh waktu lama Tasya sudah sampai di kampus dia pun ingin segera masuk namun jalannya di halangi oleh seseorang

" Hai cantik, boleh kenalan, " ucap orang itu yang sepertinya seorang pria

" maaf saya nggak ada waktu " jawab Tasya

" bukankah ini Vito mau ngapain dia, dasar adik sama kakak sama-sama tukang bikin onar " omel Tasya dalam hati

ya ternyata pria itu adalah Vito yang berusaha ingin mendekati Tasya

" ayolah sebentar saja, aku hanya ingin berkenalan dengan kamu, " ucap Vito

" maaf aku nggak bisa " jawab Tasya dan berlalu pergi meninggalkan Vito

" sebenarnya siapa gadis ini, dia seperti bukan gadis biasa, aku menjadi semakin penasaran dengan nya " batin Vito dan pergi meninggalkan kampus

setelah dua jam akhirnya mata kuliah Tasya selesai, Tasya tidak keluar dari kelas karena berniat untuk berbicara dengan Fahmi akan tujuannya untuk pergi ke perusahaan cabang

semua keluar begitu pula dengan Sasha dan Ika karena di minta oleh Tasya, dan hanya meninggalkan Fahmi dan Tasya

Fahmi berdiri dan berniat ingin keluar namun dia urunkan karena melihat Tasya yang masih di dalam, dan Fahmi pun mendekatinya dan duduk di bangku yang ada di depan Tasya

" Ana kenapa kamu nggak keluar, apa kamu nggak ke kantin " tanya Fahmi

" aku mau bicara sama bapak sebentar " jawab Tasya sembari menundukkan wajahnya yang tak mau melihat Fahmi karena malu

" mau bicara apa" tanya Fahmi

" begini pak, Ana di tugaskan oleh atasan Ana untuk keluar kota " ucap Tasya ragu

" berapa hari " tanya Fahmi

" mungkin empat sampai lima hari pak" jawab Tasya

" terus bagaimana dengan persiapan pernikahan kita Ana" ? tanya Fahmi

" aku janji akan pulang tepat waktu pak, " ucap Tasya

" apa nggak bisa yang lain Ana " tanya Fahmi

" nggak bisa pak semua menolak, dan hanya aku yang menjadi harapan satu-satunya pak" jawab Tasya

" aku hanya takut kamu kenapa-napa Ana " ucap Fahmi yang merasa khawatir

" aku janji akan baik saja pak, aku janji akan pulang secepatnya " ucap Tasya meyakinkan

sementara Fahmi terdiam sementara dan mencoba berfikir

" kalau begitu bagaimana kalau aku juga ikut pergi denganmu " tanya Fahmi

" nggak usah pak, kalau bapak juga pergi bagaimana persiapan semua di sini " tanya balik Tasya

" baiklah, tapi kamu harus berjanji akan cepat pulang, " ucap Fahmi yang akhirnya mengizinkan Tasya

" terimakasih pak" ucap Tasya

" kalau begitu aku minta nomor kamu" pinta Fahmi karena memang Fahmi belum pernah meminta nomor Tasya

" baik pak" jawab Tasya dan segera memberikan nomor HPnya

" kapan kamu berangkat " tanya Fahmi

" rencananya sih besok pak namun karena aku merasa lebih cepat lebih baik jadinya setelah kuliah aku akan berangkat " jawab Tasya

" baiklah nanti aku antarkan " ucap Fahmi

" baik pak, terimakasih sebelumnya " jawab Tasya

" Ana sampai kapan kamu akan panggil aku dengan sebutan bapak " tanya Fahmi

" em.... nggak tau sih pak" jawab Tasya

" bagaimana kalau mulai sekarang kamu panggil aku dengan sebutan lain " pinta Fahmi

" terus Ana harus panggil apa pak,? " tanya Tasya

" ya terserah kamu, yang penting bukan bapak " ucap Fahmi

" apa ya....? ucap Tasya sembari berfikir

" bagaimana kalau Mas atau Kak gitu " ucap Fahmi

" em... em.... Mas aja deh kayak nya lebih enak di ucapinnya " ucap Tasya

" baiklah, " jawab Fahmi

****

****"

Setelah dari kampus Tasya pulang ke kontrakan untuk mengambil semua perlengkapan yang akan di bawah dan tentunya di antar oleh Fahmi

mereka pun berangkat ke bandara setelah Tasya sudah selesai berkemas

" Ana.... " panggil Fahmi

" ada apa Mas " jawab Tasya

" saat pernikahan nanti kamu minta mas kawin apa,? tanya Fahmi

" terserah Mas aja, apa pun yang Mas kasih aku akan terima, " jawab Tasya

" apa kamu nggak menginginkan sesuatu apa gitu " tanya Fahmi

" nggak, bisa menikah dengan Mas saja itu sudah sangat berharga bagiku daripada semuanya " jawab Tasya

" apa kamu bahagia menikah denganku " tanya Fahmi

" aku sangat bahagia," jawab Tasya

" terimakasih Ana, " ucap Fahmi

" iya Pak sama-sama , pak sudah sampai aku pergi dulu " ucap Tasya

" iya, Hati-hati Ana, aku akan menunggumu " jawab Fahmi

" aku akan secepatnya datang untuk Mas Fahmi, assalamu'alaikum " pamit Tasya

" Wa'alaikumsalam, ... jawab Fahmi

" Ana cepatlah pulang aku akan sangat merindukanmu " batin Fahmi

setelah Tasya sudah tak terlihat Fahmi pun pulang dengan wajah lemas

***

*****

Setelah menempuh waktu kurang lebih satu hari satu malam Tasya telah sampai di kota dimana pembangunan perusahaan, perjalanan lebih cepat dari biasanya karena di jalan tak begitu ramai, sedangkan setelah turun dari pesawat Tasya sudah menyewa mobil untuknya, Tasya bergegas ke hotel untuk sekedar istirahat sementara karena setelah itu dia berniat akan segera pergi ke perusahaan

Setelah lelahnya hilang Tasya pun bergegas pergi ke pembangunan dengan mobil yang sudah ia sewa saat dia di sana. setelah sampai Tasya mencari seseorang yang namanya pak Doni dialah yang bertanggung jawab atas pembangunan perusahaan Tasya

" selamat sore pak, apa benar anda pak Doni " tanya Tasya

" iya benar, anda siapa ya"? tanya pak Doni yang memang tak tau Tasya

" aku adalah pemilik dari perusahaan yang sedang bapak bangun " jawab Tasya

" ma..... maaf Bu saya nggak tau, karena saya kira bukan Ibu, karena Ibu masih begitu muda dan sudah sesukses ini " ucap pak Doni

" nggak apa-apa pak, "jawab Tasya " terus gimana pak akan kelangsungan infrastrukturnya pak" tanya Tasya

Mereka pun berbicara semua yang harus di lakukan dan semua perlengkapan nya. setelah semua selesai Tasya bergegas untuk pulang ke hotel, namun saat di perjalanan Ana melihat ada sebuah kecelakaan , Ana pun menghentikan mobilnya dan bergegas menolongnya

" ibu.... ibu bangun ibu jangan tinggalin Adiba, " ucap gadis kecil kira-kira umur enam tahun itu

" dek... ada apa .? tanya Tasya

" tante tolong ibu Adiba tante " ucap gadis itu yang ternyata namanya adiba dan terus menangis

Tasya memegang pergelangan tangan wanita itu untuk memastikan apakah masih hidup atau sudah meninggal

" innalillahi wainnailaihi rojiun., ucap Tasya setelah mengetahui ternyata wanita itu sudah meninggal

" nggak tante ibu pasti masih hidup tante, ibu bilang nggak akan ninggalin Adiba " ucap Adiba dengan tangis yang keras

" sabar ya dek ikhlasin ibumu, biar ibumu bisa tenang " ucap Tasya

" kalau ibu pergi Adiba sama siapa tante, adiba nggak punya siapa-siapa, " ucap Adiba dan terus menangis

" terus dimana Ayah kamu " tanya Tasya

" ayah juga sudah meninggal tante, dan aku hanya punya ibu saja tante " jawab Adiba

tak terasa Tasya mulai meneteskan air matanya , Tasya jadi ingat akan dirinya sendiri yang ditinggalkan orang tuanya, dan membuatnya harus berjuang sendiri untuk hidupnya, Tasya memeluk erat Adiba

" tenanglah.... jangan menangis lagi kan masih ada tante, tante nggak masalah kalau adiba mau ikut tante " ucap Tasya dan terus memeluk Adiba

" tapi tante " ucap Adiba

" kamu nggak usah takut tante bukan orang jahat " ucap Tasya

" baik tante, adiba akan ikut sama tante " jawab Adiba

Tasya pun membawa Adiba ke hotel setelah selesai memakamkan ibu Adiba

" Adiba sayang, kenapa kamu masih sedih kamu masih kepikiran ibu" tanya Tasya dan hanya mendapat anggukan dari adiba

" sudah jangan sedih lagi, tante bisa gantiin ibu kamu, tante akan jadi ibu kamu mulai sekarang " ucap Tasya sembari memegang kedua tangan adiba

" apa benar tante " jawab Adiba

" iya benar, dan mulai sekarang kamu panggil tante Bunda Ok " ucap Tasya sembari tersenyum

" ba..... baik Bunda " jawab Adiba

" sekarang senyum dong " ucap Tasya

dan adiba pun tersenyum

" terimakasih Bunda, Adiba sayang sama Bunda " ucap Adiba dan langsung memeluk Tasya

" Bunda juga sayang banget sama Adiba " jawab Tasya

kring..... kring..... kring.....

tiba-tiba telfon Tasya berbunyi menandakan video call dari Fahmi dan Tasya pun segera mengangkatnya

" assalamu'alaikum Mas, " ucap Tasya

" Wa'alaikumsalam, bagaimana kabar kamu " tanya Fahmi

" aku baik, bagaimana dengan Mas Fahmi " tanya Tasya

"Alhamdulillah baik, bagaimana pekerjaanmu " tanya Fahmi

" Alhamdulillah sudah selesai, dan besok aku akan pulang " jawab Tasya

" syukurlah, kalau begitu cepatlah pulang, semua menunggumu, " ucap Fahmi

" baiklah, Mas Fahmi aku ingin mengenalkanmu dengan seseorang " ucap Tasya

" siapa Ana " jawab Fahmi

" sayang sinilah, mendekatlah dengan Bunda " ucap Tasya pada adiba, dan Adiba pun langsung duduk di pangkuan Tasya

" siapa dia Ana " tanya Fahmi

" dia adalah Adiba mulai sekarang dia akan menjadi anak ku" ucap Tasya

" maksudnya " tanya Fahmi penasaran

" iya Mas dia akan menjadi anak ku, karena dia sudah tidak punya siapapun di dunia ini jadi aku Mengabdosinya apa Mas keberatan " tanya Tasya

" nggak... Mas nggak akan keberatan selama kamu bahagia " jawab Fahmi

" halo cantik siapa namamu " tanya Fahmi pada Adiba

" saya Adiba om" jawab Adiba

" kalau kamu panggil tante itu dengan sebutan Bunda, berarti Adiba harus panggil om dengan sebutan Abi ok sayang " ucap Fahmi lembut sementara Adiba langsung menatap Tasya seperti meminta persetujuan nya

" i... iya Abi,. " jawab Adiba setelah melihat Tasya

" anak pintar, sekarang Adiba tidurlah, Abi mau bicara sama Bunda " ucap Fahmi pelan

" baik Abi " jawab Adiba dan langsung pergi

"Mas apa Mas akan benar-benar menerimanya" tanya Tasya

" iya, aku benar-benar akan menerimanya " jawab Fahmi

" terimakasih Mas , " ucap Tasya

" sama-sama Ana, cepatlah pulang aku merindukanmu " ucap Fahmi

" aku juga, " semua akan terobati setelah kita menikah Mas " jawab Tasya

" kamu benar, sekarang istirahat lah" assalamu'alaikum calon istriku" ucap Fahmi

" Wa'alaikumsalam calon suamiku, " jawab Tasya

1
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru😃
Daffa Bintang
kok Adiba ny. gak ada cerita ny y bun
菲菲 Dwi L Arema
Mafia opo kui mbulet
Maryana Fiqa
cerita bagus banget,, entah sdh kesekian kalinya aku baca,, slalu suka👍👍👍👍
Maryana Fiqa
ustadz Fahmi sm ustadz Farhan tanya jawab lurus macam tol😀😀😀😀
Mami Pihri An Nur
Sharusnya jujur sj sm suaminya dn klrga, biar pihk suami dn klrga nya jua lebih Hati2 dn waspada
Mami Pihri An Nur
Alhmdulilah orng Tua ustad fahmi, sngt pngrtian dn bijaksana, tdk memaksakn kehendaknya sndri
Sulaiman Efendy
TU SEMUA GARA2 ARKA YG MMBANTU RIDWAN..
Sulaiman Efendy
MSH SAJA DISERAHKN KPOLISI, HRSNYA DIHABISI RIDWAN KMARIN.. NH KCOLONGN KN SI RAYYAN.. KLUARGA TASYA SLLU KTIPU DARI BLAKANG
Sulaiman Efendy
CMA LUCUNYA, TASYA YG HEBAT, TPI SLLU KCOLONGN, SLLU TRCULIK, INSTINGNYA GK KUAT.. SLLU TRBEKAB MUSUH, DN YG PLING PARAH SAAT DICULIK EVAN & RIDWAN, DN HAMPIR DILECEHKN EVAN & RIDWAN .
ORG YG HEBAT BELADIRINYA AKN MMPUNYAI INSTING YG KUAT JIKA ADA BAHAYA MNGANCAM, MSKI ITU SERANGN MNDADAK DARI BLAKANG, TPI TASYA SRING KCOLONGN. DARI VITO, JONES, DN TRAKHIR EVAN & RIDWAN.
AIRIN MMG HRS DILATIH KERAS AGAR JDI WANITA KUAT & TANGGUH, TPI LIAT JUDUL NOVEL CINTA UNTUK AIRIN, DITIAP BABNYA KYKNYA AIRIN MSH BLM TANGGUH, MSH KCOLONGN..
Sulaiman Efendy
AHKLAK & AGAMANYA BLM LO TES JOE.. BISA SHOLAT & NGAJI GK TU SI ARKA
Sulaiman Efendy
SI RIDWAN INI SDHLH DIA YG MAIN API DGN TASYA, SKRG GK KAPOK2, HAMPIR SAJA TU NYAWA KPONAKAN MELAYANG,,DIA TK TAU KLO FANI ADIKNYA NIKAH SAMA YOHAN,, DN DAPT ANAK SI DAVID
Sulaiman Efendy
CURIGA NI OTHOR JODOHIN ARKA DGN RISKA, GK ASIK BANGET, SCARA TK LGSUNG, SI ARKA YG TELAH BANTU SI RIDWAN.. KLO ARKA GK BNTU RIDWAN, TU RIDWAN SLAMANYA JDI GEMBEL DI LN SANA
Sulaiman Efendy
TERNYATA ARKA YG MNOLONG SI RIDWAN, TU ARKA KAYA BKN DRI HASIL KERJA HALAL, TPI KERJA HARAM
Sulaiman Efendy
TERNYATA ARKA ADA HUBUNGN JUGA DGN RIDWAN ANGGARA.
Sulaiman Efendy
BKNKAH RIDWAN SUDAH DIBUANG KE LUAR NEGERI, KLO DIA KMBALI BRRTI MMG NIAT BALAS DENDAM, HRSNYA DIHABISI TU RIDWAN & EVAN, SPRTI VITO, JONES & MIRA.. INILH KLO DIBERI AMPUNAN, MRK GK KAPOK2.
Sulaiman Efendy
ADA APA DGN PT ANGGARA, SIAPA BOSNYA...???
Sulaiman Efendy
SIAPA PELAKU PENEMBAKKAN OPA & OMA NYA RAYYAN & AIRIN.. APA MUSUH2 LAMA TASYA & JOE.. TPI BKNKAH MREKA SDH KOIT.
Sulaiman Efendy
YAA PASTINYA, SCARA ANAK MAFIA, PASTI AIRIN DILATIH BELADIRI JUGA..
Sulaiman Efendy
BETUL RIS, JGN SAMPE LO TRIMA ARKA, KCUALI DIA MAU BRUBAH, TAUBAT & HIJRAH..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!