Seorang Duda yang sangat tampan,tapi dia mempunyai masalalu buruk ,dia juga telah kehilangan seorang Istri dan seorang anaknya.Duda itu bernama Aditiya Pradana.
Seorang gadis muda yang sedang menuntut ilmu di negri singa,dia adalah Tiwi Maharani,gadis mandiri dan pintar.
"Jangan biarkan rasa cinta ini tumbuh untuknya ya Tuhan,Aku tidak pantas untuknya"Adit.
"Kenapa rasa cinta untuknya tidak bisa hilang di dalam hatiku Tuhan,Aku mohon padamu Tuhan,jika dia jodohku dekatkanlah,tapi kalau dia bukan jodohku tolong jauhkan dia dari ku dan hilangkan rasa cinta ini untuknya"Tiwi.
Akankah Tiwi dan Adit bersatu,dan apakah kaka Tiwi dan Ibu Tiwi akan merestuinya kalau sampai mereka jadian,yuk kita langsung baca aja ceritanya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ada Yang Komen SW Tiwi
Tiwi dan Ibu menuju rumah sakit di antar supir,karena Kak Alvin tidak bisa mengantarnya,sedang Kak Kay tidak ikut juga ke rumah sakit ,kata Kak Alvin nanti sore mau langsung ke rumah Rara bersama Kay.
Sampai di Rumah sakit Tiwi jalan dengan cepat karena tidak sabar ingin bertemu dengan kedua anak kakanya.
"Ibu buruan dong,,?"kata Tiwi yang berhenti berjalan karena Ibunya tertinggal jauh,dan Tiwi juga ngga tau kamar rawatnya ,makanya berhenti.
"Iya tunggu,,Ibu kan ngga bisa jalan cepat,"Tiwi lalu menuntun Ibu agar bisa jalan bareng.
Sampai di depan ruang rawat Rara,Tiwi.langsung masuk kedalam tanpa ketuk pintu.
"Kakaaaa,,,"kata Tiwi sambil masuk ke dalam.
"Adekkk,,,"Tiwi langsung memeluk Rara.
"Aduh dekk,,jangan kenceng kenceng sakit,"
"Eh iya kak maaf,,"sambil melepaskan pelukanya.
Lalu Tiwi bersalaman dengan Kaka iparnya,suami Rara yang sedang makan makanan yang ibu bawa.
"Selamat ya kak udah jadi papah,dua lagi,,"kata Tiwi setelah berjabat tangan.
"Iya,,kamu juga selamat yah jadi ante lagi,,"Tiwi tersenyum sambil mengangguk.
"Kak dede kembarnya mana,?"tanya Wiwi ke Rara.
"Bentar lagi datang,biasanya jam 10 mereka akan nen,,"Tiwi lalu duduk di sebelah Rara sambil mengobrol.
"Gimana kuliahnya,lancar,,?"
"Lancar dong,,"
"Udah punya pacar belum,,?"
"Udah,,"
"Serius,,tapi kok jawabnya lemes gitu kaya ngga semangat,,"
"Tiwi lagi bimbang sama bingung Kak,,"
"Bimbang ,,Bingung,,kenapa emangnya,,?"
"Tiwi kan punya pacar dia orang brazil dan Tiwi sebenarnya ngga begitu suka padanya,Tiwi kasihan padanya karena dia sangat baik makanya Tiwi menerima dia jadi pacar,tapi sampai saat ini Tiwi tetap susah untuk menyukainya Kak,sekarang Tiwi malah ketemu sama orang yang dari dulu Tiwi suka kak,gimana dong,,,"
"Keren kamu dek dapet bule,,Bisa perbaiki keturunan tuh,,"
"Apaan sih kak,,seriusan ini kak,,"
"Haha,,iya iyaa,,,trus kamu bingung harus gimana gitu,,"Tiwi mengangguk.
Lalu suster datang dengan membawa dua anak Rara,Tiwi langsung bangun dan melihat mereka.
"Sus Dokter sudah datang belum,,?"tanya Bimo.
"Sudah Pak,,"
"Oh iya makasih,Saya akan menemuinya,"
"Silakan Pak,,"
"Sayang Mas ke Dokter dulu bentar yah,,"Rara menjawab Iya.
Rupanya Bimo mau bertanya tentang Rara,karena siang ini Rara dan dua bayinya akan pulang.
Lalu satu bayi di bawa ke Rara untuk di nenin,sedang yang satu di gendong Ibu.
"Bu,,Tiwi mau gendong dong,,"kata Tiwi.
"Bisa ngga gendongnya,,?"
"Bisa ,,sinih coba,,"
"Kamu duduk gih,nanti Ibu bantu,,"
Tiwi duduk di sofa,dan Ibu dengan pelan meletakan bayinya ke gendongan Tiwi.Tiwi langsung bisa menggendongnya.
"Bu,,tolong fotoin Tiwi dong,,"
"Ah ibu mana bisa,,"
"Bisa ,,tolong ambilin hp Tiwi dong Bu,,"Ibu mengambilkan hp Tiwi di meja,lalu memberikan pada Tiwi.
"Ini Bu tinggal tekan yah,,"Ibu pun menurut lalu memfoto Tiwi.
"Ini coba lihatlah,,"Ibu memberika hpnya pada Tiwi.
Lalu Tiwi tersenyum senang karena hasil jepretan Ibu bagus bagus.
Rara sedang memberi nen yang kakanya,berat si dede bayi sudah nambah,,sekarang terlihat montok.
Lalu Tiwi yang mau melihat bayi si kaka sedang nen,Tiwi lalu bangun dari duduknya dan mendekati Rara.
"Awas Dek pelan gendongnya,,"
"Iya kak,,Tiwi juga tau ,,"
"Sakit ngga kak kalau di nemin gitu,,"
"Pertamanya sakit,tapi sekarang udah ngga,,"Tiwi mengangguk.
Lalu si kaka dah selesai,sekarang gantian yang dedenya.si kaka di gendong Ibu,lalu si dedenya di ambil oleh suster untuk di berikan pada Rara.
Tiwi lalu kembali ke sofa dan mengambil hpnya,Tiwi memilih foto yang paling bagus untuk di buat SW.
Tiwi sudah dapat yang paling bagus ,lalu memasangnya di SW.
Sekitar 3 menit ada yang komen dengan SW Tiwi yang sedang nggendong bayi.
"Cantik dua duanya,,,,"
Jangan lupa like komen dan votenya,trimakasih...