Larisa Nicolas a.k.a. Larisa pemilik S'V Company perusahaan terkaya no.1 di dunia. Larisa adalah seorang leader dari Blood Sweet yang disegani dan ditakuti diseluruh dunia dan sering disebut sebagai Queen of racing yang terkenal dimana-mana. Larisa tinggal bersama Oma dan Opanya yang ada di Korea, ia juga memiliki sahabat yang memiliki sifat berbeda-beda. Larisa juga sering disebut dengan Ice Queen memiliki sifat yang dingin,cuek dan kejam. Larisa memiliki tiga kepribadian ganda, pertama Axcel kepribadian yang bersifat seperti iblis dia akan membunuh siapa saja tanpa pandang bulu meskipun perempuan atau laki-laki dia akan tetap membunuh orang yang menghalanginya, kedua Angel dia memiliki nama yang artinya malaikat tapi dia bukan malaikat dia adalah seorang iblis dia akan membunuh orang yang mengganggunya tapi sifat Angel tidak seperti Axcel yang sangat kejam dia masih memiliki hati yang baik dan terakhir adalah Zee kepribadian Larisa yang terakhir ini memiliki sifat yang tomboy, baik dan kadang-kadang dia itu jail tapi bila dia sedang marah dia akan menjadi monster yang menyeramkan.
Jangan lupa follow✨
Vote✨
And comment✨
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adisa Argani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 26 ~Bahaya~
🏥🏥🏥🏥
Rumah Sakit.
Selama menunggu antrian sadari tadi mereka berdua menjadi bahan omongan ibu-ibu disana tapi mereka mah stoberi mangga tomat sorry bodoh amat.
"Ibu Larisa Nicolas dipersilahkan masuk" Panggilan seorang suster kepada Larisa.
Saat ini Larisa sedang berada di dalam ruangan yang serba putih dengan seorang dokter didepan mereka.
"Ada gejala apa ibu Larisa??" Tanya dokter tersebut.
"Perut istri saya sakit dok setelah melakukan hubungan suami-istri" Jawab Steven tanpa ada rasa malu.
"Baiklah mari kita periksa dulu" Ucap dokter tersebut sambil menuntun Larisa menuju bankar. Setelah memeriksa Larisa dokter tersebut menuntun Larisa kembali ke tempat duduk.
"Baiklah ibu Larisa kandungan anda baik-baik saja tapi karena anda melakukan hubungan suami-istri kandungan anda terkena goncangan jadi diharapkan untuk sementara ini anda dilarang melakukan hubungan suami-istri sampai usia kandungan anda menginjak 5 bulan" Setelah memperjelaskan dokter tersebut memberikan resep obat untuk menghilangkan rasa nyeri di perut.
Setelah memeriksa Larisa dan membeli obat mereka berdua berniat langsung pulang ke mansion. Selama perjalanan pulang hanya ada perdebatan yang dibuat oleh Steven.
"Kan tadi dokter udah bilang kalau gak boleh melakukan hubungan suami-istri" Ucap Larisa.
"Masak kayak gitu sihh, berarti aku harus puasa selama 4 bulan" Balas Steven sambil memanyungkan bibirnya.
"Iyalah makanya jadi orang jangan napsuan ini adalah karma, karma real" Ucap Larisa sambil tertawa terbahak-bahak.
⛪⛪⛪⛪
Mension.
"Assalamualaikum.... Larisa yang cantik, cupol, manis, menggemaskan dan rajin menabung comeback.... Yuhuuu red carpetnya mana" Teriak Larisa saat sampai didalam mansion.
"Et dah mulut kok macam toa" Balas Steven sambil berjalan menuju ke pintu masuk mansion.
"Woii nape lu diem-diem baek? sakit gigi yak??" Tanya Steven saat melihat Larisa yang diam mematung di depan pintu masuk mansion.
"Ngapain lo kesini?" Tanya Larisa dengan nada dinginnya.
"Bagaimana bisa dia ada disini??" Batin Larisa saat melihat seseorang yang sedang duduk manis diruang tamu.
"Hai swety apa kau tak merindukanku?" Tanya orang tersebut sambil berseringai.
"Kalau lo gak ada keperluan keluar dari mansion gue" Ucapku dengan nada dingin.
"Oke-oke aku akan keluar, tapi akan ku pastikan kamu gak akan bisa keluar dari perangkap aku swety" Setelah dia ngomong kek gitu dia langsung pergi.
"Tadi siapa yangg? Kok dia manggil kamu swety? Apa jangan-jangan kam--"
"Dia Dave orang yang terobsesi sama aku, bukannya aku pernah ceritakan sama kamu?" Tanyaku ke Steven.
"Ooo...ya aku ingat! Yang kamu harus hati-hati sama dia dan kamu harus selalu ada di sisiku because you are mine" Ucapnya sambil memelukku possesive.
Larisa POV end.
Author POV.
Setelah kejadian dimana Dave datang ke mansion milik Larisa, Steven mulai possesive kepada Larisa saat Larisa pergi Steven harus ikutlah, saat Larisa turun tangga aja harus digendong sama Steven alasannya kasihan dede bayinya.
Dasar manusia bucennn~ author
Yeee sirik bae lu Thor dasar jomblo~ Larisa-Steven
Sorry ye gue bukan jomblo tapi gue itu single, beda jauh cuy single itu prinsip jomblo itu nasib!!~ author
Udahlah jangan banyak bac*t kalau jomblo mah jomblo aja😏~ Steven
Gak ngurus cocotmu aku~ author
#plakk#abaikan
"Sayang.... Aku ke supermarket dulu ya sama Sakila" Kata Larisa sambil berjalan kearah pintu mansion.
"Aku juga mau ikuttt" Teriak Steven dari arah tangga.
"Astaga kan aku cuma ke supermarket, orang aku ke sananya sama Sakila" Ucap Larisa kepada Steven.
"No way, pokoknya aku harus ikut titik gak pakek koma gak pake spasi gak pake tanda tanya tanda kutip sama tanda seru" Balas Steven dan hanya diiyakan oleh Larisa.
"Iyain ajalah kasihan" Balas Larisa dan Sakila barengan.
🎵🎵🎵🎵
Supermarket.
Saat ini mereka bertiga sudah sampai di supermarket dan langsung memilih-milih barang yang diperlukan untuk di mansion.
"Yangg bukannya susu kamu sudah habis ya?" Tanya Steven saat melewati rak-rak susu ibu hamil.
"Iya susuku gak salah udah habis" Jawab Larisa kepada Steven.
"Ya udah kamu mau susu yang mana? coklat, stroberi, atau vanilla?" Tanya Steven sambil memilih-milih susu ibu hamil.
"Hmm.... Apa ya?? Coklat aja lah, aku pengen coklat" Jawab Larisa dan setelah itu mereka pergi ke kasir.
"Ris ini langsung pulang aja yah capek gue" Kata Sakila saat mereka sudah keluar dari supermarket.
"Iya gue juga dah cape--" Kata-kata Larisa terpotong saat ada seseorang yang menabraknya.
"Aawww" Ringis Larisa.
"Eh sorry ya gu- loh swety? Kamu gak papa kan?? Ya ampun maafin aku ya swety aku gak tau" Ucap Dave sambil membantu Larisa, tapi sebelum ia membantu Larisa berdiri ada sebuah suara yang menghentikannya.
"Lepasin tangan lo dari Larisa" Ucap Steven dengan nada dingin sambil membantu Larisa berdiri.
"Lo gak berhak karena lo bukan siapa-siapanya" Ucap Dave kepada Steven.
"Gue berhak atas segalanya because she is mine" Balas Steven dengan penuh penekanan disetiap katanya.
Author POV end.
Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘
Next story......🧐🧐🧐🧐
Happy Reading....😊😊😊😊
maaf kalau salah/kurang teliti baca tapi kayaknya emang orang yang baik semua nya sih itu visualnya✌️
bener atau salah yha Thor😁✌️