Kalina terjebak dalam situasi yang tidak menyenangkan ia di undang untuk menghadiri pernikahan sahabatnya. Namun kenyataannya malah berbalik dia harus menggantikan sahabatnya yang tiba-tiba menghilang dalam acara pernikahan nya sendiri.
Akankah Kalina menerima pernikahan itu ??
Akankah seorang Abimanyu jatuh cinta pada wanita yang bukan tipenya ???
Instagram
nietta_28
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nietta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 27 KEMBALI KE RUMAH
Kalin sangat bersalah akan kejadian semalam, ia tidak merasa enak hati pada suaminya itu. Harusnya Kalin melakukan kewajibannya sebagai seorang istri, namun Kalin merasa takut kejadian saat akan di perlakukan tidak baik oleh Om nya tiba-tiba saja muncul di pikiran Kalin.
Melihat suaminya yang sedang memasang dasi di lehernya, Kalin menghampirinya untuk membantu suaminya tersebut.
" Biar aku bantu pasang dasinya."
Abi melihat istrinya akan membantunya memasang dasi pada lehernya. Kalin mendekat pada Abi, kakinya sedikit berjinjit, karena tubuh Abi yang lebih tinggi darinya. Kalin pun memasangkan dasi pada leher suaminya itu, setelah selesai iapun tersenyum pada Abi.
Melalihat senyum istrinya Abi pun langsung memeluk Kalin dengan erat.
" Maafkan aku." Ucap Abi
" Aku harusnya yang minta maaf, Bi." Mata Kalin sudah mulai berkaca-kaca oleh air mata yang ingin keluar dari matanya.
Mereka pun saling berpelukan dengan erat, dan tak ingin saling melepaskan satu sama lainnya.
" Dua hari lagi, kita pulang ke rumah kita." Bisik Abi pada Kalin.
" Kenapa, di sini juga aku merasa nyaman, Bi."
Abi pun melepaskan pelukannya dari tubuh Kalin. Ia melihat mata Kalin yang sudah di penuhi air mata.
" Aku ingin kita memulai semuanya dari awal, saling mengenal satu sama lainnya. Dan yang pasti aku tidak mau kehidupan rumah tangga kita dalam keadaan senang atau sedih orang lain tahu, termasuk Mama. Aku ingin kita berjuang berdua saja, kamu mau kan, sayang ?" Abi mengelus pipi Kalin.
" Baiklah, aku akan menurutimu kalau itu yang terbaik untuk pernikahan kita."
" Aku tidak mau kamu merasa bersalah atas kejadian semalam, kita bisa melakukannya pelan-pelan." Abi tidak mau Kalin terbebani akan kejadian semalam yang menolaknya.
" Terimakasih Bi, kamu mau menerima aku apa adanya."
" Aku yang harusnya terimakasih sama kamu, sayang. Karena kamu mau menikah dengan aku."
Mereka berdua pun kembali berpelukan dan setelah itu mereka pun turun ke bawah untuk sarapan.
Setelah selesai sarapan Abi pun mengutarakan keinginannya untuk kembali ke rumahnya yang kemarin sempat di tempati oleh ia dan istrinya.
" Ma, dua hari lagi aku dan Kalin akan kembali ke rumah kami."
Mendengar ucapan Abi yang akan pindah ke rumah mereka lagi, membuat Mama Abi sedih.
" Kenapa kalian tidak tinggal di sini saja, sama Mama, sayang." Raut wajah Mama Abi terlihat sangat sedih karena anak dan menantunya akan meninggalkannya.
" Ma, kami ingin belajar mandiri. Abi harap Mama bisa mengerti atas keputusan Abi dan Kalin."
" Baiklah, kalau itu menurut kalian yang terbaik. Mama akan mendukungnya."
Dengan berat hati Mama Abi menerima keputusan anak dan menantunya untuk tidak tinggal bersamanya.
Setelah selesai sarapan Abi pun pergi untuk bekerja, Abi meminta Kalin untuk sementara tidak bekerja dulu sebelum mereka pindah rumah. Dan Kalin pun menuruti keinginan suaminya itu.
Kalin yang tidak di perbolehkan kerja untuk sementara waktu oleh suaminya itu, iapun mengerjakan pekerjaannya di rumah, agar saat dia masuk kerja tidak terlalu banyak beban pekerjaan yang harus dia kerjakan.
***
Pagi-pagi Kalin dan Abi sibuk merapihkan barang-barang mereka ke dalam koper, hari ini mereka akan kembali ke rumah mereka yang sempat beberapa bulan mereka tempati.
Setelah sarapan pagi, Kalin dan Abi pun pamitan pada Mama Abi, wanita paruh baya itu sangat sedih. Namun iapun tidak mau menghalangi kepergian anak dan menantunya untuk belajar mandiri dalam rumah tangga mereka.
Setelah sampai di rumah mereka, Kalin pun langsung membereskan barang-barang mereka yang ada di dalam koper mereka.
Sementara Abi setelah sampai di rumah, ia langsung masuk ke ruang kerja dan mengerjakan pekerjaannya yang ia bawa pulang.
Tanpa terasa waktu sudah menunjukan jam empat sore, Kalin pun langsung pergi ke dapur untuk mempersiapkan makan malam mereka berdua.
Walaupun ada Asisten rumah tangga, Kalin ingin menyiapkan makan malam mereka berdua sendiri, tanpa bantuan Asisten rumah tangga, seperti yang di inginkan Abi, memulai dari awal hubungan mereka. Maka Kalin pun ingin belajar menjadi istri yang baik.
Setelah selesai menyiapkan makan malam Kalin pun beranjak menuju ke ruang kerja Abi.
Kalin membuka pintu, ia melihat suaminya sedang sibuk bekerja tanpa menyadari kehadirannya.
" Bi, sibuk banget ya ?" Mendengar suara istrinya, Abi pun langsung melihat sumber suara tersebut, ia melihat istrinya sedang berjalan ke arahnya. Abi pun tersenyum.
" Sebentar lagi mau selesai, ada apa memang ?"
" Tadi aku memasak buat makan malam untuk kita, kalau kamu sudah selesai mengerjakan pekerjaannya kita makan malam bersama."
" Baiklah, tunggu sebentar lagi. Aku akan membereskan pekerjaanku dulu."
Abi pun membereskan pekerjaannya, setelah itu ia pun beranjak pergi ke ruang makan. Abi melihat Kalin Sedang duduk sambil menunggunya.
Kalin yang melihat suaminya menghampiri dan duduk di sebelahnya, ia pun langsung mengambil makanan untuk Abi di piring yang sudah ia siapkan. Abi menikmati makanan yang di buat istrinya itu.
" Ternyata kamu pintar masak ya." Memuji makanan istrinya. Abi tidak menyangka kalau istrinya itu pintar memasak.
" Kamu suka ?" Tanya Kalin
" Ia, aku suka masakan kamu."
" Kalau kamu suka, aku akan sering membuatkanmu makanan." Ujar Kalin.
Abi pun tersenyum senang mendengar istrinya akan sering membuatkannya makanan.
Usai makan malam Kalin dan Abi pun langsung ke kamar mereka. Abi pun mandi lalu memakai pakaian tidurnya.
Karena saking lelahnya mereka pun merebahkan tubuh mereka berdua di atas ranjang. Abi melihat istrinya yang sedang sibuk bermain handphone Abi pun langsung memeluknya dengan eratnya.
Kalin yang sedang sibuk bermain handphone pun langsung meletakkan handphonenya di atas nakas, lalu membalas pelukan suaminya itu.
Ia melesakkan kepalanya di atas dada Abi, tangannya melingkari pinggang suaminya. Terasa nyaman sekali itu yang di rasakan Kalin.
Menciumi ujung kepala istrinya yang sedang memeluknya. Abi merasa tenang saat Kalin memeluk nya. Mungkin Abi sudah merasakan perasaan yang tumbuh di hatinya untuk istrinya itu.
" Tidurlah. . ." Ucap Abi
"Hmm. . ."
Kalin pun memejamkan matanya berusaha untuk tidur, ia merasa nyaman saat Abi terus menerus mengelus punggungnya. Seperti seorang ayah yang sedang mengelus anaknya. Kalin makin lama makin terlelap dalam tidurnya.
Merasakan nafas istrinya dengan teratur, Abi yakin istrinya sudah tidur dengan pulas, ia pun menciumi istrinya dengan lembut dan sayang.
" Terimakasih, kamu sudah hadir di dalam hidupku, kamu adalah wanita yang mengajariku sebuah kekuatan dan kesabaran yang luar biasa, sayang." Abi terus menciumi ujung kepala Kalin, lalu iapun berpindah menciumi pipi Kalin penuh sayang.
Sampai kapanpun Abi tidak akan melepaskan istrinya dia akan terus selalu berada di samping istrinya. Abi berjanji pada dirinya sendiri. Dan janji itu sudah terpatri di hati dan kepalanya. Setelah Abi puas menciumi istrinya iapun ikut tertidur sambil memeluk istrinya tersebut.
~ Happy reading ~
Jangan lupa like favorit komen dan vote
Buat para reader biar aku tambah semangat nulisnya, mohon dukungannya dengan cara Vote. Kalian bisa vote di bawah sinopsis cerita, Vote dengan poin gratis kecuali koin.
Terimakasih atas dukungan kalian atas novel ini. 🙏
Follow Instagram
annie_nietta
suamimu baik loh, meskipun menikah tanpa cinta dan dadakan. tp dia memoerlakukan kamu dgn baik.
kamu blm tau aja para istri kontrak atau istri pengganti lainnya diperlakukan sprti apa sama suaminya (di awal, walau akhirnya bucin sih). mereka dihina, disiksa dak kadang direndahkan harga dirinya dgn membawa wanita masa lalu suaminya.
suamimu nih baik pake banget tau. awas nyesel loh ya...
walaupun sedang marahan, seharusnya ttp melayani sprti biasanya....ini ga mau lagi nyiapin baju kerja dan ngambilin makan.
ntar kalau ada pelakor, ngreog....
terus ngemis² minta balikan sama abi demi anak....
segitunya banget, lagaknya ga suka sama kalin buat nutupin perasaan sukanya kan.... ckckck