NovelToon NovelToon
Mr. Bodoh & Anak Genius

Mr. Bodoh & Anak Genius

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Tamat
Popularitas:102.1k
Nilai: 5
Nama Author: Dedek bian

Note : Harap baca dari episode 9/bagian yg sudah di revisi agar tak bingung. Terimakasih.

Season 1

Karena sebuah kecelakaan, adnan alvendra harus kehilangan kegeniusannya yang membuatnya di rawat oleh seorang gadis cantik. Hingga beberapa tahun kemudian gadis itu meninggalkannya dengan sepasang anak kembar yang genius!!

Akankah mereka terus hidup bahagia? atau sebaliknya? Ikutin terus kisahnya-!!

Season 2 (episode 87)

Kecelakaan yang membuatnya lumpuh dan istri yang meninggalkannya bersama selingkuhannya membuat nathan alvares lukyanova terpuruk dan memutuskan untuk mengasingkan diri dengan sang buah hati.

Namun suatu saat ia bertemu dengan seorang gadis yang hendak mengakhiri hidupnya. Dan berkat gadis itu juga nathan merasakan cinta yang benar-benar tulus darinya.

Akankah nathan bahagia dengan gadis itu? Atau malah gadis itu akan membuat nathan lebih terpuruk? Cus kepoin ceritanya.

Ga suka ceritanya? Skip. S1 dan S2 tidak terlalu bersangkutan, bisa kalian skip klo mau.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dedek bian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19 (Revisi)

Beberapa menit kemudian.

Mereka semua telah masuk ke dalam mobil. Para anak-anak menaiki mobil yang di supiri oleh supir keluarga grance sedangkan para orang tua termasuk adnan tentunya menaiki mobil yang di supiri oleh sopir axelo.

Meski awalnya nathan tak ingin berpisah dengan ayahnya yang sering bersifat childriss dan agak bodoh namun nathan hanya bisa pasrah dan menurut apalagi setelah mendengar penuturan para orang tua jika sang ayah bisa sembuh dan menjadi pria biasanya jika terus bergaul dengan orang-orang yang sama-sama dewasa.

Di sepanjang jalan Adnan memilih untuk diam saja karena tak mengerti dengan obrolan para grandma dan grandpa. Sehingga ia memilih untuk menikmati perjalanan yang menurutnya cukup indah dan menyenangkan. .

Selang 45 menit di perjalanan, mobil itu pun terpakir sempurna di depan sebuah restoran mewah dengan dekorasi yang cukup ilegan. Semua orang turun dari mobil mereka masing-masing dan berkumpul di depan pintu masuk.

"Wow baguc cethali lectolannya pacti mahal" celetuk tari yang mengagumi interior restoran itu. "Ayah-ayah itu baguc than? athu mahu deh puna lectolan thaya dini" lanjutnya pada sang ayah.

"Iya bagus banget , ayah kira sekarang ayah lagi masuk tipi deh" ujar adnan yang teringat dengan film yang pernah di tontonnya.

"Ayah suka?" tanya nathan pada sang ayah.

"Suka banget, nanti kalo ayah udah gede mau beli restoran yang kayak gini ah" ujar Adnan dengan mata yang berbinar-binar.

"Pffftt"

Semua orang tampak menahan tawanya masing-masing. Kecuali nathan dan vyano tentunya karena menurut kedua orang itu ucapan adnan sudahlah biasa di telinga mereka dan tidak ada yang lucu sama sekali.

"Kenapa gak sekalian udah tua aja om?" celetuk vyunda yang membuat semua orang tertawa lepas.

"Hahaha"

Mereka tertawa mendengar celetukan vyunda yang menurutnya sangat lucu. Sedangkan nathan hanya memutar bola matanya malas karena banyak sekali orang yang tidak bisa tahan untuk menertawai kebodohan sang ayah.

"Kalian hanya akan tertawa di depan restoran saja? Tidak akan makan kah?" tanya vyano yang cukup risih.

Nathan menoleh ke arah vyano seraya tersenyum tipis, karena hanya vyano saja yang tidak tertawa dengan ucapan adnan dan vyunda.

"Hahaha iya maaf, ayo masuk" ajak grandpa arka seraya berjalan duluan.

Keluarga itu pun mengikutinya masuk ke dalam restoran tersebut.

Namun saat di tengah-tengah perjalanan menuju meja mereka nathan menarik kemeja yang digunakan vyano membuat vyano langsung mensejajarkan telinganya dengan tubuh nathan.

"Terimakasih sudah memahami ayahku" bisiknya di telinga vyano.

"Bukan maslaah karena aku juga pernah mengalami itu" balas vyano seraya tersenyum tipis.

Nathan hanya mengangguk dan ikut mengejar keluarga mereka yang telah berjalan jauh di depan. Dengan cepat vyano juga menyamai langkahnya.

Mereka semua berjalan menuju private room.

Jika ditanya alasannya mengapa,, maka grandpa arka akan menjawab "supaya kita tak terganggu oleh pengunjung yang lain"

"Ailin ini ya ang di cebut plipat loom?" tanya tari pada Airin.

"Iya thali athu uga nda tau" jawab airin sambil cengengesan karena meski airin dan keluarga nya sering datang dan memesan private room, namun airin tidak pernah tahu tentang private room.

"Ich dacal thamu yaa" kesal tari sambil menoleh semua arah mencari orang-orang yang biasanya berlalu-lalang di situ. Namun hasilnya nihil.

"Abang to di cini nda ada olang apa thita agy di culik ya bang?" tanyanya pada sang abang yang duduk di sampingnya

"Hahaha"

Mereka semua tertawa lagi mendengar pertanyaan tari yang menurut mereka sangat konyol.

"Mungkin mereka nggak lapar jadi ga ada orang di sini" celetuk adnan yang membuat semua orang semakin tertawa kecuali nathan dan vyano tentunya.

"Duh kalian lucu banget sih ,, bahkan liat tuh bang gio yang biasanya jarang ketawa sekarang jadi ketawa-ketawa" ujar vyunda yang gemas sambil melirik sang abang yang tertawa padahal biasanya dia jarang sekali tertawa.

"Itu lucu banget loh yun, cuman nathan sama vyano doang yang bisa nahan tawa padahal abang aja gak bisa hahaha" ujar gio sambil memegang perutnya yang terasa sakit akibat tertawa.

"Emangnya thalian neltawain apa cih campe thetawa ditu? Thalo abang cih nda ucah di tanyain olang abang anaknya datal and jallang thetawa" ujar tari yang tak mengerti dengan orang-orang di depannya.

"Ngga kok gak ngetawain apa-apa" ucap vyunda yang mulai berhenti tertawa karena ingin berubah menjadi lebih baik.

"Udah-udah jangan ketawa mulu dong, mending kita pesan makan" lerai dika. "Pelayan" lanjutnya memanggil pelayan.

Seorang pelayan wanita pun menghampiri mereka dan mencatat pesanan mereka.

Tak berselang lama beberapa pelayan pun datang dengan hidangan di tangan mereka.

"Permisi tuan-tuan nyonya-nyonya dan tuan dan nona muda ini makanannya" ucap beberapa pelayan sambil menghidangkan makanan yang sebelumnya telah di pesan.

"Ah terimakasih ya" ucap grandma glaudi sambil tersenyum pada pelayan itu dan di balas dengan senyuman dari para pelayan.

"Makan dulu yuk nanti kita lanjutin ngobrolnya" ucap grandpa arka mengintruksikan kepada semuanya.

"Iya ayah, tapi tolong ayah dan ibu jangan suap-suapan di karena kami semua pada gak punya pasangan" celetuk el memperingati kedua orang tua nya karena mereka sering sekali tidak tahu tempat dan situasi ketika bermesraan.

Pipi grandma glaudi langsung memerah layaknya seorang anak muda yang sedang kasmaran sedangkan grandpa arka langsung terkekeh mendengar penuturan sang anak.

"Iya gak akan, yu makan"

"Celamat mathan" seru tari dan Airin berbarengan.

"Selamat makan" balas yang lainnya.

Semua orang langsung melahap makanan mereka masing-masing kecuali adnan yang tak tahu bagaimana cara menggunakan alat-alat makan yang berada di depannya karena biasanya adnan hanya menggunakan sebuah sendok saja atau langsung memakai tangan.

Di sela-sela makan, nathan melirik sang ayah yang nampak kebingungan. Nathan langsung bangkit dari tempat duduknya dan meminta vyano untuk bertukar tempat duduk karena kebetulan vyano lah yang duduk di samping sang ayah.

"Sini ayah biar aku ajarin cara makannya" ucapnya pada sang ayah.

Adnan mengangguk dan memperhatikan anaknya yang sedang mempraktekkan cara memakai daging beef.

"Coba ayah lakukan apa yang aku tadi praktek in" titah nathan pada ayahnya.

Lagi-lagi adnan mengangguk dan mengulang apa yang tadi di praktekan oleh anaknya.

Percobaan pertama Adnan gagal daging itu tidak mau terpotong.

Dan percobaan kedua juga gagal karena daging yang ditusuk nya terus jatuh ke dalam saus.

Dan percobaan seterusnya terus gagal hingga Adnan menyerah.

"Nda bisa nak" bisik adnan di telinga sang anak.

"Aku suapin aja ya yah" putus nathan seraya memiringkan tubuhnya.

Adnan hanya mengangguk patuh dan menyetujui apa yang di tawarkan anaknya. Toh mending malu daripada laper begitulah pemikiran adnan.

Bersambung~

1
Ari D Astuti
puyeng saya... episode 8 lanjutannya mana... kok nggak nyambung sama revisi 1
D.F: bentar, author baca dulu, author udah lupa:)
total 1 replies
hersita maharani
childish
hersita maharani
maaf thor, mungkin maksudnya steak, ya ?? 🙏🙏
D.F: iyupzz
total 1 replies
Audya
4 tahun ngajar di kampus? Emang lain ini anak...
Daniela Whu
thor jangan buat tari cedal dong
setiaman
semangat......
Nur Azizah Ramadhani
maaf autur kok Nathan beda keyakinan dengan orang tua nya, org tua Nathan nikah secara islam, kok Nathan nya nikah di gereja
🎯™ Irma Suryani 🦊⃫⃟⃤ BM√
Mmgx nathan pny brp adik?ga ngerti aq krn ceritax lgsg gede&menikah serta cacat.ceritain dong sesudah bunda&ayahx nathan menikah
P Cahya
kasihan
Herlina Rahman
lah kok nathan bisa lumpuh thor
Herlina Rahman: oh gitu thor sering2 update ya othor yg baik
total 2 replies
P Cahya
mau balas dendam aja harus pakai perkalian
P Cahya
bocil pada bucin
Alya Yuni
Kasian Nathan lumpuh
Suri Andi
lanjut dsni aja
D.F
Makasih ya yang udah mau komen apalah daya author tanpa kalian hehe🤭❤️. Oh ya author akan melanjutkan novel ini, kemungkinan season 2 (Pesona duda lumpuh) akan terbit tanggal 11. Semoga kalian suka sama ceritanya, happy reading ❤️
Herlina Rahman
lanjut dsni ja thor season 2 nya
Alya Yuni
Lnjut di sini aja Thor
prcintaan
Nathan dan Tari
blm tau nma kmbar 3
Alya Yuni
Lnjut thor
🎯™ Irma Suryani 🦊⃫⃟⃤ BM√
Lanjut disini aja thor
Alya Yuni
Anata jngn biarkn kembaramu brbuat ulah
amankn Adnan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!