21+ Harap Bijak yaaa
Kalau kalian mencari perempuan yang lemah dan menangis nangis mengemis cinta bukan disini tempatnya ya..
Tentang Seorang perempuan bernama nana.. dikhianati oleh pacar sekaligus sahabatnya tepat di hari pernikahannya.
Bagaimana kelanjutan kisah cinta nana?
Lalu dicky hadir setelah dengan bodohnya dion menyinyiakan nana. Bagaimana cara nana menyelesaikan para pengganggu ke depan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itsmebet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dion Tidak Berubah
Dion sepertinya selain menjadi pria yang pengecut dan pengkhianat juga adalah pembohong.
Ketika dion menemui orangtuanya lalu mengungkapkan bahwa dia di jebak, hal itu tidak sepenuhnya benar tapi juga todak sepenuhnya salah.
Benar bahwa dia dijebak oleh seorang perempuan yang mengaku ngaku hamil anaknya, padahal perempuan itu juga melakukan hubungan tidak hanya dengan dion saja.
Dan,
yang mengejutkan dari tutur kata dan kesopanan dion adalah, semenjak berkuliah dan dion memnag sangat terbatas menyentuh nana.. dion terjerumus oleh ajakan teman temannya. Sejak saat itu dion 'jajan' di luar tanpa pengetahuan nana dan keluarganya sekalipun.
Dion benar mencintai nana.. bagi dion nana adalah orang yang tepat untuk jadi istrinya.. tapi dion menutup mata bahwa kesalahan yang dilakukannya lebih fatal daripada mengakhiri sebuah hubungan secara sepihak.
Untung saja pernikahan belum digelar saat kebusukan dan tabiat asli dion terbongkar, walaupun awalnya nana sakit hati dan tidak rela penantiannya berakhir sia sia.. Tapi semenjak hari kegagalan pernikahan itu dan lagi..
saat kak saka dan kak dicky memberikan bukti seberapa kotor kelakuan dion selama ini, nana merasa jijik.. dan tidak lagi berharap apa apa.
Dion, terlalu menganggap bahwa nana sangat lugu dan akan menerima keputusannya atas nama cinta.. tanpa tau sebenarnya apa itu cinta.
Ahh dion..
***
Seperti saat ini, dion sedang berada di salah satu club langganan dion.. disana juga ada beberapa kenalan dan teman kuliahnya dulu.
Kejadian di toko kue nana beberapa minggu yang lalu, menyisakan penyesalan besar untuk dion.
Tapi untuk meninggalkan kesenangannya itu dion lebih berat lagi.
Bahkan karena frustasi dengan sikap nana selama ini, dion melampiaskannya dengan bermain main dengan banyak perempuan di club..
"Kenapa nana tidak memaafkanku? selama ini aku tidak melakukan kesalahan apapun?" racaunya sambil meneguk minuman beralkohol di hadapannya.
"Tidak.. tidak.. aku harus membuat nana kembali ke pelukanku hahah" gumamnya tidak terlalu jelas
"Nana tidak boleh menolakku.. tidak boleh.. nana milikkuuuu" teriak dion sambil memukul mukul gelas ke meja bar itu
"Kenapa lagi dia?" tanya salah satu teman dion
"Biasa.. udah seminggu dia makin gila, pusing biarin aja. Nanti kalau udah mau K.O kita antar ke apartemennya" ujar teman yang satunya dan diangguki yang lain
Sedangkan di tempat lain..
Kak dicky sedang di ruang kerjanya melihat dan mengecek laporan untuk meeting besok. Pandangannya teralih saat hp nya berbunyi
"dikk.. ini tambahan laporan untuk besok " isi pesan dari clara, teman satu kelas kak saka dan kak dicky saat SMA dulu. Kebetulan atau tidak, saat ini clara adalah karyawan di perusahaan Santoso di Divisi Keuangan.
Saat tidak berada di kantor, dicky tidak mempermasalahkan saat clara maupun saka memanggilnya dengan panggilan unformal.. dia bodo amat yang penting saat di kantor mereka tetap profesional.
Dicky sejak awal hanya dekat dekan saka dan devan.. Clara yang selalu di gadang gadang tercantik di angkatan mereka merasa pantas bersanding dengan dicky.
Padahal seringkali dicky menunjukkan rasa abai dan tidak perduli bahkan terkesan memberikan dingding pembatas antara dirinya dengan perempuan perempuan yang terobsesi padanya.
Clara, yang berasal dari keluarga berada membuat dirinya berada di atas angin.. dibandingkan perempuan di kelasnya clara adalah yang paling berpunya. Setara dengan kesombongannya.. Tapi semua berubah di depan dicky, Clara akan berubah jadi lembut dan penuh kepura puraan.
Yang aneh adalah, papa clara juga memiliki perusahaan di jakarta, tetapi clara memilih menjadi pegawai biasa di perusahaan milik keluarga Santoso.
Di beberapa kesempatan, clara sering mencari kesempatan sekedar makan siang atau nongkrong bersama dengan dicky dengan alibi.. Satu kelas saat SMA.
Sepertinya, obsesi yang dimiliki clara akan berbahaya bagi oranglain terutama bagi dirinya.
***
"Na.. gimana ? kak dicky menurutmu gimana?" tanya kiki saat bertemu nana. Kemarin mengantarkan nana ke kantor kak saka, jujur saja kiki sangat penasaran cara pacaran kakaknya.. apakah romantis seperti film film atau kaku seperti kanebo kering..
"Yah.. gimana, bi.. biasa aja ki" jawab nana gugup, karna diingatkan kiki, nana jadi teringat sama kemesuman pacarnya.. kenapa kak dicky sangat pintar berc*iuman? pikirnya
"Ih.. gak asik kamu na" kata kiki mengerucutkan bibirnya
"Ada ada aja deh kamu ki.. kak dicky kan kakakmu, kamu pasti tau bagaimana sifat kak dicky" kata nana mencoba mencari alasan..
"Iyasih.. kak dicky sangat cuek, entah siapa yang akan bertahan dengannya kalau bukan kamu na" anggukan kiki sambil membayangkan kakaknya tidak ada romantisnya
Aku yang gak tahan, dengan sikap manis kak dicky.. batin nana sambil senyum sendiri
"Eh.. tapi na, bukannya kalau orang pacaran panggilnya gitu sayang? beby? honey? yank gitu?? kok kalian ga romantis banget panggil kakak" ujar kiki lagi gemas dengan sahabatnya..
HAH?
"apakah harus?" cicit nana polos
"Iyalah.. biar beda gitu, kalian pacaran apa main rumah rumahan adek kakak?" sindir kiki makin semangat mengejek sahabatnya
Nana diam mencerna ucapan kiki.. nana menang sangat jarang mengucapkan kata manis bahkan panggilan sayang pada kak dicky.
Orang luar yang melihat mungkin akan tau bahwa kak dicky memiliki cinta yang bertepuk sebelah tangan, tapi nyatanya nana agak canggung menunjukkan rasa sayangnya selain pada keluarga dan kak saka apalagi.
Apakah harus? pikir nana lagi..
"Yee.. malah bengong, aku di anggurin" ucap kiki membuayarkan lamunan nana dan dibalas senyum cengiran saja oleh nana
BERSAMBUNG...
smg konfliknya g berat ya🤭