Ryu Jin yang mendapatkan kesempatan kedua dari sang dewa untuk membalaskan dendamnya dan sekaligus mencari misteri tentang kehidupannya.
Berkah dewa yang menjadikan nya penakluk segala ras, pelindung bagi saudara nya dan pemusnah bagi musuhnya.
Legenda yang akan menggetarkan galaksi, memecahkan dimensi, merusak tatanan waktu.
Legenda yang akan menjadi raja diantara para raja, kaisar diatas kaisar, dan dewa bagi dewa itu sendiri.
Disinilah Legenda dari sang penakluk Ryu Jin dimulai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dewa Phoenix
"Maaf tuan Ryu, apakah anda benar-benar percaya bahwa kami bukan berasal dari dunia ini?" Tanya Jean.
"Ya mungkin kalian juga tidak akan percaya bahwa aku juga memiliki kesamaan dengan kalian" jawab Ryu sembari mengeluarkan sedikit energi Qi nya yang jauh lebih murni dari mereka.
Semua orang kaget melihat dan merasakan energi yang sama dengan mereka gunakan dimiliki oleh orang dari dunia lain dan lebih, energi tersebut jauh lebih murni dari mereka punya.
"A-apakah anda juga berasal dari dunia kultivator tuan Ryu" tanya Jean dengan hati-hati dan penuh hormat, karena Qi paling murni hanya dimiliki oleh beberapa orang di dunia kultivator dan itupun posisi mereka sangat mewah karen kekuatan Qi mereka lebih kuat 2 kali bahkan sampai 10 kali dari kultivator dengan energi Qi biasa.
"Hehehe.. biasa saja nyonya Jean. Aku tau disana mungkin energi Qi murni yang kumiliki ini akan menjadi dewa bagi kalian tetapi tidak di tempat ku, Qi seperti ini sangat lumrah ditemukan. jadi biasa saja" Ucap Ryu. "Dan lagi aku juga bukan berasal dari dunia kalian. Aku datang dari berbagai dunia dan mengapa aku bisa memiliki energi Qi? itu adalah rahasia ku sendiri. Jadi mohon tuan-tuan dan nyonya-nyonya semua mengerti" lanjutnya.
"A-apakah anda dari dunia para dewa?" tanya Jean sekali dengan ketakutan.
"Ahahah.. kurang lebih ya seperti itu" jawab Ryu dengan tawa nya yang mengisi ruangan itu. Kemudian ia mengeluarkan sayap dan aura Phoenix nya.
Angin kencang dan panas yang membara hampir memecahkan kubah formasi yang telah dibuat oleh Ryu untuk meredam auranya agar tidak sampai keluar.
"Terima hormat kami dewa Phoenix" Ucap semua orang sembari bersujud didepan Ryu.
"Hey darimana kalian tahu?" tanya Ryu kaget sembari menghilangkan tekanannya tetapi tidak dengan sayap Phoenix nya. 'Hua apa yang dimaksudkan oleh mereka?'. batin Ryu.
[Garis darah yang diberikan oleh dewa Phoenix yang menjadi tuan sebagai dewa Phoenix selanjutnya. Dan juga mereka merupakan pemuja dewa Phoenix yang taat, jadi mereka tahu bahwa tuan adalah dewa Phoenix itu sendiri. Jika tuan telah membuka 75% garis darah dewa Phoenix, tuan akan mendapatkan semua ingatan dewa Phoenix tersebut]
'Hmm.. ya walaupun sedikit membingungkan tetapi boleh juga. Aku memiliki pengikut di dunia kultivator dan aku juga bisa membuat pasukan antar dunia, Hehehe' batin Ryu dan tak lupa senyuman licik terukir di wajah tampannya.
"Maaf sebelumnya dewa kami tidak mengetahui bahwa ini adalah anda. Tolong beri kami hukuman agar hamba mu ini tidak menanggung rasa penyesalan yang amat besar" Ucap Jean dalam masih posisi sujud nya.
Ryu yang dari terpukau dengan penampilan kakaknya yang berubah drastis, tambah terkejut lagi saat mendengar bahwa kakaknya merupakan seorang dewa. Tetapi dia masih menahan rasa penasarannya karena tidak ingin mengacaukan situasi saat ini.
"Hmm.. ya kalian pasti tau bahwa aku berbeda dari dewa Phoenix sebelumnya bukan? aku tidak akan menghukum kalian, ya walaupun aku sedikit kurang senang dengan penyambutan kalian terhadap seorang tamu tapi tidak apa, setidaknya kalian masih bisa bersikap sopan terhadap orang asing" jelas Ryu.
"Ampuni kesalahan kami dewa, kami akan memperbaikinya dimasa depan" jawab mereka. Sedangkan Lu Feng dan Su Wen dari tadi berkeringat dingin karena telah berani menentang dewa yang selama ini ia sembah dan apalagi ia meminta untuk menjadi murid dewa tersebut, sama saja dia meninggikan derajatnya didepan sang penolong mereka.
"Oh Jean, bagaimana kalian bisa bertemu dan bahkan menyembah dewa Phoenix sebelumnya? walaupun aku tidak terlalu suka diperlakukan semacam ini tapi aku akan menghormati apa yang kalian lakukan" ucap Ryu.
"Terimakasih dewa, walaupun anda tidak suka tetapi ini lah cara kami untuk membalas kebaikan dewa Phoenix secara turun temurun. Dahulu sebelum leluhur kami merupakan kultivator yang sangat kuat bahkan mendekati para dewa nyata tetapi sebelum menjadi dewa, para iblis menginfasi dunia kami, mereka bersama para suku naga dan siluman memburu serta menghancurkan tempat kami" jawab Jean.
Kemudian ia melanjutkan, "Pada saat itu dunia kultivator memang dalam masa kehancurannya, para manusia bersatu untuk melawan bangsa iblis. Tetapi karena perbedaan kekuatan dan jumlah kami yang sangat besar, hanya kekalahan terus yang kami dapatkan"
"Bahkan para Kultivator yang kekuatannya hampir mendekati dewa pun tidak bisa berbuat apa-apa saat bangsa naga juga ikut membantu pertempuran. Kami hanya memiliki satu wilayah lagi untuk dipertahankan dan manusia yang berada di dunia kultivator saat itu mungkin tidak sampai ribuan, pada saat itu lah langit diterangi oleh cahaya ungu keemasan. Bangsa Phoenix yang dipimpin oleh raja mereka yaitu dewa Fenghuang"
Semua orang disana fokus dengan cerita Jean, karena sebagian dari mereka juga tidak tau cerita mengenai dewa yang mereka sembah. Ryu yang tidak mengerti pun juga ikut mendengarkan dengan hikmat.
"Dewa Fenghuang menemui para manusia yang tersisa pada saat itu, dan berjanji akan menolong mereka tanpa imbalan apapun. Hanya dalam waktu 3 hari, dunia kultivator bersih dari para iblis walaupun raja mereka hanya bisa disegel tapi itu cukup untuk membantu kami membentuk persiapan untuk melawan mereka saat kebangkitannya terjadi. Berbeda dengan bangsa naga dan siluman, banyak pasukan Phoenix yang menjadi korban, dan pada akhirnya perjanjian damai pun terjadi karena sudah banyak korban berjatuhan diantara ketiga pihak"
"Tunggu sebentar, sebelum kalian datang, kalian kan sedang berperang dengan bangsa iblis apakah bangsa naga dan siluman juga ikut membantu lagi?" sela Ryu.
"Sebagian bangsa siluman membantu mereka tetapi bangsa naga tidak mau ikut campur karena lebih mementingkan keselamatan anggota mereka" jawab Jean.
"Jadi sebelum kalian ditelportasikan kesini, apakah raja iblis nya sudah kalian segel?" tanya Ryu lagi.
"Sudah dewa, semua raja dari berbagai kerajaan bersatu untuk menyegelnya walaupun banyak dari mereka yang kehilangan nyawa, tetapi segel tersebut tidak akan bertahan lama karena hanya kami manusia yang menyegelnya berbeda dengan dewa Fenghuang Yeng menyegelnya dengan api ungu nya" Jawab Jean lagi.
"Aku yakin yang kalian segel itu hanya sebagian kekuatannya bukan?" tanya Ryu.
"Be-benar dewa jadi...ini gawat" jawab Jean.
"Yah mungkin sekarang sudah terjadi lagi gejolak disana, tetapi tenang saja menurutku perlu 30 sampai 35 tahun untuk raja iblis mendapatkan kekuatan nya yang setengah itu. Dan sudah berapa tahun kalian disini?" jelas Ryu.
"Mohon dewa pertolongannya, kami tidak akan bisa mengalahkan mereka sekali lagi, kami berada disini sejak 30 tahun yang lalu. Kami sangat memerlukan bantuan mu dewa" mohon Jean dengan sujud lagi kepada Ryu.
"Hmm kalian tenang saja, setelah urusan ku di dunia ini selesai aku akan kesana membantu kalian, dan apakah kalian ingin kembali ke dunia kalian sekarang atau ada yang perlukan lagi?" tanya Ryu.
"Semakin cepat semakin baik yang mulia, kami akan mengumpulkan semua kultivator terlebih dahulu" jawab Jean dan langsung memberi perintah kepada bawahannya untuk cepat bergerak.
"Aku akan membuat jalur antar dimensi sehingga kalian bisa kembali ke dunia ini lagi, tapi harus ada diantara kalian yang menguasai formasi ruang waktu karena didalam ruang hampa banyak yang tidak terduga akan terjadi. Dan untuk itu aku akan menunjuk kedua murid ku untuk itu" ucapnya.
"Ka-kami siap yang mulia" jawab mereka.
"Kalian berdua santai saja, walaupun aku dewa yang kalian sembah tetapi aku juga guru kalian dan kesini kalian" ucap Ryu. Kemudian menyentuh kening mereka untuk memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar formasi ruang waktu.
"Pelajari pelan-pelan dan juga jangan gunakan dijalan kejahatan" lanjutnya.
"Terimakasih guru, kami akan senantiasa mendengar nasehat guru" jawab mereka. walaupun mereka lebih tua dari Ryu, akan tetapi Ryu masih bisa bersikap profesional terhadap mereka dan juga tidak melupakan nasehat dari ayahnya untuk selalu menghormati orang tua.
"Dan untuk mu Jean, selalu menjadi pemimpin yang hebat dan bijaksana bagi mereka, walaupun kau perempuan itu tidak akan pernah merendahkan mu" ujar Ryu.
"Baiklah yang mulia" jawab nya
yg aku tau domain itu darea atau galaksi
hhhhh
kena kritik men
hehehehe😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈