cuma karna melawan orang tua.. aku di jodohkan sama ceo perusahaan terkenal.. tapi umurnya bertaut jauh dengan aku.
membuat ku frustasi, dan kesal.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
ini karya ku yang ke 2 di aplikasi ini, jangan lupa vote, like, komennya ya guys..
salam anatul💕💕
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anatul💕💕, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 26
Happy reading..
Enjoy update..
" lets start the game "
------------------------------------------
Sesampai nya di rumah.
Siska hanya bisa diam, ia takut melihat wajah suami nya saat ini, mereka masuk ke kamar mereka masing masing dengan diam.
Siska pov
Kamar Siska.
Aduh! Bagai mana ini? Apa yang harus gue lakuin coba?
Gue harus tanya sama siapa?
Mama? Tapi ntar kalo mama tau masalah ini bisa di omelin abis abisan gue!
Kalo papa? Aduh, apa lagi papa, bisa di ceburin got ntar gua, kan gk lucu.
Terus gue harus gimana ya lord?! Astaga! Bisa gila gue kalo gini, lagian lo kenapa mau mau aja sih di bawa ama Suga? Padahal lo kan dah punya laki Siska! Aisss...
Arin! Iya Arin, gue harus telfon dia sekarang.
Tut.. tutt..
" halo? "
" Ar, plis bantu gue "
" gue gk mau bahas yang tadi ya? Gue gk mau ikut campur masalah lo! "
" plis Ar, lo bantu gue cari ide untuk lunakin si es ya? Gue bingung sumpah! "
" kagak2 lagian salah lo sendiri, ngapain coba lo mau pergi sama Yoongi dah buntu apa otak lo? "
" plis Ar, gue gk tau harus gimana? "
" lo bicarakan baik2 ke dia, lo bujuk dia, sampe hati dia melunak "
" tapi tadi dia mau ngehukum gue, gimana ini?! Ntar gue mati muda gimana? Kan gk lucu "
" dah sinting ya lo? gk mungkin juga Alex lakuin itu ke lo pabo! Paling juga keperawanan lo ilang "
" asem! Gue gibang juga lo lama2, gue masih sekolah woy, mana berani dia lakukan itu "
" mana tau kan khilaf wkwk "
" sialan! Yaudah gue ke kamar dia dulu, do'a in gue sukses ok? "
" moga aja, kagak yakin gua soal nya "
" hm, thanks "
Tut.. tutt..
Saat ini gue yang salah, jadi gue harus berani minta maaf dan menerima semua hukuman nya.
Siska keluar dari kamar nya dan mengetuk pintu kamar Alex.
Tidak ada jawaban.
Hal itu membuat Siska makin merinding, pelan ia membuka pintu kamar Alex dan melihat sekeliling kamar.
Ternyata Alex sedang duduk bersender di kasurnya sambil fokus ke laptop nya, perlahan Siska mendekati Alex dengan langkah kaki yang gemetar takut.
" A' Alex "
Alex menutup laptopnya, menaruhnya di meja dan melepaskan kaca mata yang bertengger di hidung nya, lalu menatap Siska dengan tajam.
" apa "
" maaf.. "
Alex tersenyum miring mendengar perkataan maaf yang keluar dari mulut istrinya.
" aku serius lex, aku minta maaf, aku sudah seperti terhipnotis oleh nya, dulu kami saling menyukai dan selalu bersama sama setiap waktu, dan kebetulan saat itu ia datang ak- "
" apa? Ikut bersama nya dan meninggal kan suami mu demi dia? "
" gk lex, sebenar nya aku baru sadar perubahan sifat nya saat di bandara, dia kasar dengan ku dan pemaksa, aku sadar saat itu aku salah, aku ingin pergi dari nya tapi tangan ku di cengkram kuat, aku menangis dan.. "
" dan? "
" Arin dan Kak Dio datang, mereka membujuk ku agar jangan pergi tapi dia selalu menjawab mereka dengan tajam dan makin mencengkram tangan ku kuat "
" apa kamu tidak bisa melawan dia? Kenapa kamu bisa terfikir untuk mau ikut dengan nya? Sedang kan aku cemas memikirkan mu di kantor! Apa kamu tau itu? "
" maaf, aku gak akan ulang lagi "
" apa kamu punya masa lalu selain dia? "
" tidak, hanya dia "
" apa kamu benar2 sadar dengan kesalahan mu? "
" iya, maaf, plis maaf in aku lex, gue terlalu jahat sama kamu, kamu selalu sayang dan perhatian sama aku tapi aku tidak terfikir itu, maafin aku "
Air mata Siska menetes dengan sendirinya, ia sudah tidak kuat dengan sifat dingin dan aura mencengkam ini.
Alex melirik Siska yang meneteskan air mata nya, ia berdiri dari duduk nya dan mendekati Siska.
Alex langsung memeluk Siska dengan erat, meluapkan rasa takut yang ia derita sedari tadi, Siska terkejut kemudian tersenyum dan membalas pelukan suami nya itu.
Setelah beberapa menit mereka berpelukan Alex melepaskan pelukan nya dan menatap Siska dalam, Siska tersenyum melihat wajah suami nya itu tidak lagi menyeramkan dan terkesan lembut seperti biasanya.
" makasih "
" untuk? "
" mau maaf kan istri mu yang imut ini " ucap Siska sambil berpose imut.
Alex tersenyum, dan mencubit pipi Siska gemes, kemudian mengelus nya lagi melihat Siska yang merengek kesakitan.
" oh ya, kata nya kamu mau beri aku hukuman? "
" apa kamu mau hukuman itu? "
" eh, gak lah, cuma canda aja.. heheh.. "
Alex tersenyum lalu mendekatkan wajah nya ke wajah Siska, Siska tertegun.
Dekat, semakin dekat, dann...
Cup.
Siska memejamkan mata nya kuat ketika sadar benda kenyal itu mencium nya, hanya menempel saja kemudian dengan pelan Alex melumat bibir Siska dengan lembut.
(( shit! Kecolongan lagi gue :" ))
Setelah 10 menit, siska menepuk dada Alex karna sudah kehabisan nafas.
" hose hose... "
" itu hukuman mu sayang " ucap Alex tepat di telinga Siska.
Kemudian keluar dari kamar nya menyisakan Siska yang terpaku.
To be cauntinyue..
Salam Anatul 💕💕
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas