NovelToon NovelToon
My Arrogant Prince

My Arrogant Prince

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Poligami / Berondong
Popularitas:308.4k
Nilai: 5
Nama Author: Wardah Rose

Tidur Pangeran Rayyan Muhannad Arnauth tak akan pernah nyenyak jika ia tak bisa mendapatkan seorang wanita yang menghantui mimpinya tiap malam. Bagaimanapun caranya ia harus bisa menjadikan wanita itu sebagai salah satu selirnya.

Selir? Bilqist sangat membenci status itu. Dia merasa tak jauh beda dengan wanita simpanan yang tak mempunyai status dan dihargai hanya bila tubuhnya mampu menjadi pemuas napsu sang pangeran.

Sampai tulang belulangnya mengering di gurun pasir pun Bilqist rela. Asalkan dia tidak akan pernah menjadi selir Rayyan Muhannad Arnauth.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wardah Rose, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Let her go

Ini adalah kali pertama Rayyan melamar seorang wanita dari keinginannya sendiri. Dan apesnya ini juga kali pertama dia ditolak. Dalam satu hari, ego Rayyan turun hingga ke palung terdalam, dua kali.

Rayyan yang tampak bingung merupakan hiburan bagi Zach. Kurang ajar memang, tapi siapa yang tidak emosi kalau anak perempuannya dipaksa menikah dengan orang yang tak dikenal. Meskipun dia adalah pangeran dari sebuah negara, tapi sikapnya lah yang membuat Zach tak bersimpati.

Namun, demi kesopanan dia meminta maaf kepada Rayyan. “Mohon maafkan putri saya. Dia memang sudah sangat mandiri sejak muda, terbiasa memutuskan keinginannya sendiri. Dan saya membebaskannya mengambil keputusan dalam hidupnya. Dia sudah dewasa dan tugas saya sudah cukup untuk membekalinya.”

Rayyan hanya bisa mengangguk menanggapi Zach.

“Saya berterima kasih atas bantuan Anda kepada putri saya. Kami bisa memberikan hal lain untuk membalas jasa Anda, tapi bukan dengan cara menikahkan Bilqist dengan Anda jika dia tidak mau. Pernikahan memang sesuatu yang sangat penting.”

Rayyan mengangguk kembali.

“Sebenarnya Bilqist anak yang simple. Dia sangat mudah diajak untuk bertukar pikiran, tapi dia mempunyai prinsip yang kuat. Jika ada yang tidak sesuai, dia tak ragu-ragu untuk menentangnya.”

“....”

“Maaf, Pangeran Rayyan dengan tidak mengurangi rasa hormat, kita harus meninggalkan kamar ini. Biarkan putri saya istirahat.” Zach sebenarnya masih ingin bicara dengan putrinya, tapi Bilqist kelihatannya sangat lelah, mungkin juga karena pengaruh obat jadi dia mengantuk. Dia berpamitan kepada Gwen untuk keluar mencari kopi. Sedangkan Al memasukkan laptopnya ke dalam tas ransel. Ia juga berpamitan kepada Gwen lalu mencium telapak tangannya.

Imran kemudian segera membuka pintu lalu menahannya sampai Rayyan, Zach dan Al keluar.

Imran kemudian mendahului mereka menuju ke lift khusus dan memencet tombol untuk mereka. Ia mempersilakan ketiganya masuk ke sana. “Saya ingin bicara lagi dengan Anda,” kata Rayyan.

“Oke,” jawab Zach.

Mereka kemudian menuju area parkir. Sebuah mobil SUV sudah siap mengantarkan Rayyan ke sebuah hotel yang dekat dengan rumah sakit.

Mereka sampai di kafe hotel itu. Rayyan mempersilakan Zach dan Al duduk. Al kembali lagi membuka laptopnya tapi sebelum ia mengetik kembali, ia bicara kepada Rayyan. “Sekitar lima menit lagi ada utusan dari Palang Merah Internasional yang akan menelepon ke saya. Apa Anda mau memberikan pernyataan tentang Bilqist? Karena dibutuhkan konfirmasi dari pihak negara Julunda.”

“Sejak kapan ....?” pertanyaan Rayyan tak rampung, dia mendapat jawabannya sendiri. Al mungkin saja sibuk mengetik dari tadi untuk mengirim email ke PMI. Rayyan kemudian mengangguk. “Baik. Imran bisa melakukannya.”

Al mengangguk, lalu kembali kepada laptopnya.

“Maafkan putraku, Al. Dia tidak banyak bicara saat dia fokus dalam suatu hal. Tapi kalau sudah bicara, dia seperti sebuah buku teks yang bisa bicara,” kata Zach sambil tersenyum.

Rayyan mengangguk dan mencoba paham apa maksud Zach.

“Baiklah, saya rasa sekarang adalah saatnya bicara antara lelaki,” kata Zach berikutnya.

Rayyan menyetujui permintaan Zach. Ia juga ingin bicara dengan calon mertuanya. Mungkin saja Zach berpihak kepada Rayyan dan membantunya.

“Jadi ... kenapa Bilqist?” tanya Zach.

“Kenapa, apa maksudnya?” Rayyan balik bertanya karena ia tidak paham.

“Kenapa kamu memilih Bilqist untuk kamu nikahi?” Zach memperingatkan Rayyan, “Ini pertanyaan penting. Pikirkan baik-baik jawabannya.”

Rayyan menimbang-nimbang apakah dia akan berkata jujur kalau Bilqist sudah dia impikan selama tiga tahun ini?

“Karenaa ... dia cantik,” jawab Rayyan tak meyakinkan.

“Al berapa jumlah wanita muda single yang ada di Julunda?”

“Sebelas koma dua puluh dua juta,” jawab Al tanpa melihat ke Zach.

“Dari sebelas koma dua puluh dua juta wanita muda single yang ada di Julunda, yang saya yakin banyak di antara mereka juga turunan ningrat seperti Anda, apa tidak ada yang cantik?” tanya Zach lagi.

“Cantik, tentu saja.” Rayyan tak menampik kenyataan.

“Saya tahu putri saya cantik. Bahkan Bilqist pun tahu kalau dia cantik. Tapi kalau hanya hanya ingin menikahi Bilqist karena dia cantik, dia akan tersinggung. Anda butuh alasan lebih dari itu untuk membuat Bilqist mau menerima lamaran Anda. Apalagi ditambah Bilqist sudah sangat tersinggung karena kata-kata Anda.”

“Tersinggung?” tanya Rayyan tak mengerti.

“Anda bahkan tak tahu kalau telah menyinggung harga diri Bilqist?” Zach membelalak. “Anda hidup di dunia mana, sih?”

“Saya benar-benar tidak paham. Katakan kata-kata saya yang mana yang menyinggungnya?”

Zach mengulum bibirnya sambil mengerutkan dahi. Pembicaraan mereka terinterupsi oleh pelayan yang membawakan pesanan mereka. Setelah pelayan itu pergi, Zach mulai bicara lagi.

“Anda menganggap Bilqist bisa dibeli dengan perhiasan, pakaian, atau istana. Hal itu membuatnya tersinggung. Seakan-akan dia adalah wanita cantik biasa yang akan silau dengan itu semua. Seolah-olah Anda hanya akan membuatnya seperti pajangan. Wanita cantik di dalam istana yang mewah. Dia bukan boneka yang bisa Anda dandani seperti kemauan Anda.”

“Tapi ... tapi saya bukan bermaksud seperti itu. Saya tahu dia wanita yang pintar. Dia seorang dokter. Saya sudah lihat sendiri profilnya ....” Rayyan berhenti di tengah-tengah kalimatnya.

Tepat pada waktu itu ponsel Al berbunyi. Dia kemudian memberikannya kepada Imran yang sudah siap memberikan keterangan tentang Bilqist. Al dan Imran duduk di meja yang lain. Sedangkan Zach dan Rayyan melanjutkan pembicaraan mereka.

“Sewaktu Bilqist lahir, saya membeli tambang berlian sebagai hadiah untuk istri saya. Saya tahu dia orang yang rasionalis. Dia mungkin berkomentar bahwa kenapa berinvestasi sebanyak itu karena bisnis di Amerika masih merintis dan belum stabil. Saya tidak bisa langsung cerita kalau saya membelinya untuk hadiah baginya. Setelah tambang itu berhasil dan sukses, saya baru cerita. Sewaktu Bilqist berhasil lulus menjadi dokter, tambang itu kami hadiahkan kepadanya. Anda tahu bagaimana reaksinya?”

Rayyan tak tahu harus berkomentar seperti apa. “Senang mungkin?” jawabnya ragu. Dia tidak pernah memberi seorang wanita dengan hadiah sebesar itu. Istri-istrinya diberi perhiasan dan pakaian sutra saja sudah sangat senang. Meskipun hadiah-hadiah itu adalah pilihan para asistennya, bukan dia sendiri yang memberi. Itulah kenapa Rayyan sangat shock ketika Bilqist mengatakan kalau dia akan memberi Rayyan sebuah tambang berlian asalkan dia tak memperistrinya.

Belum pernah ada, seorang wanita yang berani ‘membayar’ Rayyan seperti itu. Hanya Bilqist seorang.

“Tidak. Dia bingung katanya, ‘Dad, aku lulusan dokter bukan bisnis, tambang itu buat Kak Al saja.’ Tapi pengacara kami sudah mengalihkan kepemilikan ke namanya jadi dia tidak bisa protes.

Saya bekerja dengan baik hingga perusahaan keluarga kami merajai pasar properti di Asia dan Amerika. Bilqist berhasil masuk ke tim peneliti penting di Eropa dan mendapatkan hasil dari jerih payahnya sendiri. Sebelum usia tiga puluh tahun, kekayaannya termasuk orang nomer lima di Asia Tenggara."

"Tunggu," kata Rayyan dalam hati. "Imran lupa menyebutkan data itu pada profil Bilqist. Kalau tidak, mungkin aku tidak akan semalu ini."

"Anda lihat? Bilqist sudah berlimpah kekayaan sejak kecil, dia tak pernah silau dengan itu. Jadi kalau Anda berpikir kalau bisa ‘menyogoknya’ dengan harta, itu cara yang salah.”

Rayyan memijat pelipisnya.

“Lepaskan dia,” pinta Zach.

“Apa?” Rayyan semula berpikir Zach akan membantunya dengan mengatakan semua itu. Memberikan tips agar Bilqist mau menerima lamarannya karena dia adalah orang yang paling mengerti tentang Bilqist, tapi ternyata ....

“Sebagai seorang ayah, saya tidak tega dia menjadi seorang istri keempat. Mendengarnya saja saya sudah seperti patah hati. Apa Anda tega memperlakukan wanita seistimewa Bilqist menjadi boneka pajangan bahkan nomer keempat?”

Rayyan cukup paham akan kekhawatiran Zach. “Tapi saya selama ini selalu bersikap adil kepada istri-istri saya,” sanggah Rayyan.

“Tidak, saya tahu bagaimana lelaki. Kita juga punya hati yang kadang bisa condong kepada sesuatu hal atau seseorang. Anda hanya bisa berusaha, tapi hati wanita serapuh gelas kaca. Jika sudah pecah tak bisa disatukan kembali. Jadi saya mohon pada Anda, lepaskan Bilqist.”

_________

 

lagi pengen nyanyi

Let it goo!

Let it gooo!

udah bisanya itu aja 😂✌️gak hapal Bund

1
Dewi Djordan
bakal di up g nih atau selesai sampai dsini ?( nanya dgn nada lembut)
Dewi Djordan
bggussssss
Mey Kusrini
hadeeeh
Mey Kusrini
saya suka Al bobol wifi
Mey Kusrini
salam saya pembaca baru pengen langsung skiming aza
Mey Kusrini
ga sabar mau melihat matanya😂
Mey Kusrini
Luar biasa
Erni Fitriana
keren👍🏾
buna
muhannad tuh apa😭
Eskael Evol
keren banget
Eskael Evol
keren thor syukron doa nya🙏
Nuning Setiyawati
ini gak ada ending nya ya thor
novi taurusita
selalu setia menanti kak
Dian Kartika Dewi
hai author. sehat2 ya . kapan lanjut cerita. udah lama nungguin lanjutannya. semoga segera update ya.
bank sha one
aku nunggu up nya othor tayangkuuuh
Babo Saram
ini tidak ada kelanjutan'a ya?
Dewi Djordan
cerita yang sangat menarik,alur y bagus,, tapi sayang up y lamaaa bangetttt,rasanya udah 1 tahun lebih nunggu
Fitri Octawaty
jangan lama lama lanjitin cerita,aku penasan ini🤔🤔🤔
Verdut Ndut
thor kpn up lg suwiii nya torrr 😩😩😩
novi taurusita
karyanya yang bagus sekali, suka dengan tokoh dan alurnya. tak bosan-bosannya untuk melihat up selanjutnya. semangat kakak semoga sehat selalu😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!