Elara tumbuh sebagai putri tunggal dari pemimpin organisasi mafia paling kejam di negeri ini. Dididik dengan kekerasan dan dicengkeram doktrin psikopat oleh ayahnya, ia terpaksa mengenakan topeng apatis dan minim empati.
Saat berusia 14 tahun, dalam sebuah misi untuk menghabisi geng lokal, takdir mempertemukannya dengan seorang remaja laki-laki yang tengah dikeroyok.
Bukannya takut melihat aksi kejam Elara, pemuda itu justru jatuh cinta pada pandangan pertama dan dengan sukarela menawarkan dirinya untuk masuk ke dalam dunia hitam organisasi demi bisa bersamanya.
Tahun demi tahun berlalu. Remaja laki-laki itu kini telah tumbuh menjadi pengawal pribadi Elara yang paling tangguh dan tepercaya. Tanpa mengetahui rencana pengkhianatan Elara.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyline Scribe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25: HUKUM EFISIENSI CIEL VANCE
Bagi Ciel Vance, bergabung dengan Ouroboros bukanlah tentang kesetiaan pada sebuah dinasti mafia, melainkan tentang kepuasan dalam menghadapi kekacauan. Sebagai mantan perwira yang membelot menjadi tentara bayaran, ia terbiasa melihat dunia sebagai variabel risiko.
Kehidupan sehari-hari Ciel di kediaman utama sangat kontras dengan pembunuh lapangan seperti Ren atau bajak laut seperti Kaelen. Ciel adalah pria yang terjadwal.
Setiap hari pukul lima pagi, ia sudah berada di area latihan luar ruangan, berlari sejauh sepuluh kilometer sebelum menghabiskan waktu tiga jam berikutnya untuk membedah citra satelit rute penyelundupan internasional di tabletnya.
Kantor faksi logistik barat kini diubahnya menjadi pusat komando militer. Dinding-dindingnya dilapisi layar kaca transparan yang menampilkan pergerakan kontainer-kontainer Ouroboros di seluruh belahan dunia secara 𝘳𝘦𝘢𝘭-𝘵𝘪𝘮𝘦.
"Efisiensi adalah satu-satunya hukum yang kuakui," ucap Ciel dingin suatu sore, ketika ia memecat—dan memerintahkan penahanan—tiga manajer pelabuhan lama warisan Silas hanya karena mereka terlambat memperbarui manifes pengiriman selama empat menit. Bagi Ciel, keterlambatan empat menit adalah celah bagi radar bea cukai untuk mengendus kargo mereka.
Hubungan Ciel dengan Julian Vance—yang memiliki nama belakang sama meski tidak ada hubungan darah—adalah simbiosis mutualisme yang berbahaya. Julian menyediakan algoritma enkripsi militer dan pintu belakang ke sistem satelit global, sementara Ciel mengeksekusinya menjadi pergerakan fisik yang tanpa cela di lapangan.
Namun, Ciel bukanlah orang bodoh. Ia tahu Julian adalah sosiopat yang senang memanipulasi orang. Setiap kali Julian memberikan pembaruan kode sistem, Ciel akan membedahnya kembali baris demi baris, memastikan tidak ada "pintu jebakan" yang dipasang Julian untuk menyabotase jalurnya. Ciel menghormati kecerdasan Julian, tetapi ia memercayai Julian sama seperti ia memercayai granat yang pinnya sudah lepas.
Namun, teka-teki terbesar bagi Ciel tetaplah Elara.
Setiap minggu, Ciel harus menghadap langsung ke ruang kerja Elara untuk memberikan laporan. Ciel, yang biasanya mampu mengintimidasi jenderal militer dengan tatapan abu-abunya yang tajam, selalu merasa "telanjang" di hadapan Elara.
Wanita itu tidak pernah memuji efisiensinya. Elara hanya membaca lembar metrik dengan jemari lentiknya, lalu memberikan instruksi baru yang jauh lebih ekstrem dan berbahaya.
Ciel mengagumi Elara secara profesional.
Tentu saja, posisi Ciel yang sering berinteraksi dekat dengan Elara untuk membahas rute logistik tidak luput dari perhatian Dante.
Dante memperlakukan Ciel berbeda dengan cara ia memperlakukan Kaelen yang arogan atau Julian yang provokatif.
Dante tahu Ciel adalah ancaman profesional yang sangat kompeten. Setiap kali Ciel membentangkan peta digital di depan Elara dan tubuhnya condong beberapa inci mendekati meja Elara, Dante yang berdiri di belakang kursi Elara akan meletakkan tangan kanannya di atas gagang senjata.
Ciel, dengan insting militernya yang tajam, selalu bisa merasakan hawa membunuh dari Dante. Namun, sebagai seorang profesional, Ciel memilih untuk mengabaikannya. Ia memandang Dante sebagai "sistem pertahanan fisik" Elara yang sangat efisien—sebuah variabel yang harus dihormati agar tidak mengganggu jalannya operasi.
"Laporan kuartal ini selesai tanpa satu pun anomali, Nona Elara," ujar Ciel pada suatu malam, menutup tabletnya dan membungkuk di depan meja Elara.
Elara mendongak, "Pertahankan angka ini, Ciel. Ingat, satu saja kontainer tertangkap oleh otoritas luar, aku akan menganggap jalurmu cacat."
Ciel menyeringai tipis, "Otoritas luar tidak akan pernah menemukan celah itu, Nona."
Saat Ciel berbalik dan melangkah keluar, matanya sempat beradu sekilas dengan mata Dante yang menatapnya tajam. Ciel hanya mengangguk tipis, lalu melanjutkan langkahnya.
Nggak bisa nebak endingnya 💪💪
qu rasa nanti hadir laki" yg melebihi mrk smua
juliaaan👍👍
takut nii
semangat kak💪💪
bikin penasaran
kenapa feeling ku bilang ini sad ending yaa🤔🤔
semangat kak💪💪
sebenarnya apa niat dia yaa 🤔
jangan bilang ini belum kemampuan elara yang sebnernya..