NovelToon NovelToon
Sistem Kurir Super : Puncak Kekuatan Adalah Segalanya

Sistem Kurir Super : Puncak Kekuatan Adalah Segalanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Kenjiro Dominic

Kevin Sanjaya dulunya adalah seorang kurir Ojol pengantar makanan dengan kehidupan keluarga yang penuh dengan kemiskinan. akhirnya dia menemukan sistem pengantaran terhebat.

Sistem tersebut membuat dirinya bisa mendapatkan kekayaan dengan melakukan pengantaran makanan, bahkan wanita cantik pun beramai-ramai mendekatinya.

saat sistem bekerja, ulasan terbaik adalah prioritas atas segalanya. akhirnya kekuatan dan pengaruh telah ia dapatkan, namun tuntutan sistem akan semakin menekan.

bahkan kekuatan penguasa - penguasa akan dia lawan, juga wajah - wajah baru akan dia temui.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kenjiro Dominic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 : Aku Bertemu Orang yang Kukenal!

Di satu sisi, Okta dan Amar memperhatikan Vanesa dan Kevin dengan senyum licik. Sementara itu, pasangan tersebut bersiap menghampiri nenek yang duduk di kursi utama sebagai tuan rumah.

“Ini, Kevin, bawa ini.”

Vanesa menyerahkan tiga kotak hadiah yang sebelumnya ia ambil dari mobil, salah satunya berisi ginseng.

“Yang ini untuk nenekku, anggap saja darimu. Nanti kamu yang berikan langsung.”

“Dua yang lain untuk orang tuaku. Ini pertama kalinya kamu bertemu mereka, jadi tolong berikan juga.”

“Baik.”

Kevin mengangguk, menghargai perhatian Vanesa. Ia tersenyum hangat.

“Aku senang bisa memberikan apa pun yang disukai nenekmu.”

“Ini saja sudah cukup. Nenek pasti sangat bahagia melihat aku membawa pacar menemuinya.”

Dengan penuh harap, Vanesa menggandeng lengan Kevin dan berjalan mendekat.

“Nenek, Ayah, Ibu, ini pacar yang pernah kuceritakan, Kevin Sanjaya.”

Kevin menyerahkan hadiah dengan kedua tangan.

“Nenek, Om, Tante, ini pertama kalinya saya bertemu kalian. Mohon terima hadiah sederhana ini. Selamat ulang tahun, Nek. Semoga panjang umur, sehat selalu, rezeki melimpah, dan penuh kebahagiaan.”

Melihat Kevin yang tampan dan berwibawa dalam jasnya, nenek serta orang tua Vanesa tak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka.

“Cucuku akhirnya membawa pacarnya untuk bertemu nenek!”

Nenek itu menggenggam tangan Vanesa dan Kevin dengan penuh kasih.

“Kevin, Vanesa kami ini orangnya tegas dan berprinsip, itu sebabnya dia jadi polisi.”

“Itu memang bagus, tapi dia sering terlalu sibuk dan kadang keras kepala. Jadi kamu harus lebih sabar dan pengertian, ya.”

Mendengar itu, hati Kevin tersentuh. Ia teringat pada neneknya sendiri, memunculkan rasa haru yang dalam.

“Tenang saja, Nek. Saya akan bersabar dan memastikan Vanesa menjadi wanita paling bahagia di dunia.”

Meski hanya berpura-pura, kata-kata Kevin terdengar tulus sepenuh hati.

“Kevin…”

Hati Vanesa terasa hangat, matanya mulai berkaca-kaca.

“Bagus, bagus!”

Nenek itu tersenyum lebar melihat perhatian Kevin.

“Vanesa kamu ini badannya bagus, pinggang ramping, pinggul penuh—cocok sekali jadi ibu!”

“Nanti kalau kalian menikah, pasti hidup bahagia. Jangan lama-lama ya, nenek ingin segera menggendong cicit!”

Wajah Vanesa langsung memerah.

“Nenek, kenapa tiba-tiba bicara begitu? Aku dan Kevin belum sampai tahap itu!”

Nenek tertawa kecil sambil menepuk tangan Vanesa.

“Dasar anak ini, semua juga orang dewasa, tidak perlu malu!”

“Lagipula Kevin ini sukses, matang, dan tampan. Pria seperti dia jarang sekali!”

Para kerabat di sekitar ikut menimpali.

“Nek, Kevin tadi datang pakai mobil sport 400 Miliar!”

Nenek langsung mengangguk puas dan mengacungkan jempol.

“Kevin, kamu benar-benar hebat! Vanesa pasti akan hidup nyaman bersamamu!”

Kevin tersenyum, lalu merangkul pinggang Vanesa dengan penuh percaya diri.

“Nenek, tenang saja. Vanesa pasti akan sangat bahagia bersamaku.”

Nenek itu semakin senang, terus menggenggam tangan mereka berdua.

“Iya, iya, nenek percaya!”

Melihat Kevin bisa membuat neneknya sebahagia itu, hati Vanesa dipenuhi rasa haru dan syukur.

“Kevin, terima kasih…”

Namun, tepat saat itu!

Sebuah tawa keras terdengar memecah suasana.

Okta berjalan mendekat dengan senyum sinis, sambil menggandeng lengan Amar.

“Kevin, hari ini tidak antar makanan?”

“Apa?”

Semua orang terkejut, mulai berbisik-bisik.

“Maksudnya apa?”

“Tidak paham juga?”

Amar mencibir sambil menunjuk ke arah kevin.

“Yang bernama Kevin ini bukan pebisnis sukses—dia cuma tukang antar makanan, orang miskin biasa! Kalian semua sudah dibohongi!”

Begitu kata-kata itu terucap—

Seluruh ruangan langsung terdiam!

Semua mata tertuju pada Kevin!

1
Oktaviadi Ayu
S
Naga Hitam
okta
DD
typo Vanesa 🤣
Kenjiro Dominic: 😭😭😭😭😭
total 1 replies
dhani satria
update yg banyak bang
Kenjiro Dominic
nanti malam author Update 10 Bab yaaa... maaf pagi ini blum ada update🙏
Naga Hitam: makasih
total 1 replies
DD
typo nona Yati, Thor 🤣
Kenjiro Dominic: 🤣 maaf ngantuk jadi Typo dikit nggak ngaruh kan 🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!