NovelToon NovelToon
DI KEJAR CINTA MAS DUDA

DI KEJAR CINTA MAS DUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Wanita Karir / Duda
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: inirindu

Kehidupan Selia yang penuh dengan warna menjadi rumit semenjak pertemuannya dengan seorang laki-laki bernama Franz,pasalnya laki-laki berusia tiga puluh tahun itu memiliki perasaan cinta yang menggebu-gebu sejak pertemuan pertama mereka. Namun Selia tidak ingin terburu-buru menikah,meski ia juga memiliki teman laki-laki yang begitu dekat dengannya.
Tujuan hidupnya hanya satu ingin membanggakan orang tua tunggalnya dan memberikan hidup yang lebih bahagia kepada ibu dan adiknya itu,namun apakah Selia dapat mewujudkan mimpinya itu? atau justru cinta dan ambisi yang akan menang?
Simak terus ceritanya dan jangan sampai ketinggalan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inirindu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA GILA

Mobil berhenti disebuah butik ternama dikota itu,Selia turun dan Eric memintanya untuk segera masuk. Para staf disana begitu ramah menyambut kedatangannya

"Selamat siang nona,maaf butik kami hari ini tutup karena ada tamu khusus" ucap seseorang staf yang menghampiri Selia

"Maaf mbak,saya diminta kemari oleh seseorang"

"Sebelumnya atas nama siapa?'

"Saya Selia"

"Oh nona Selia,maafkan saya karena tidak mengenali nona. Silahkan,tuan Franz sudah menunggu anda diruang fitting VIP. Mari saya antarkan"

Selia berjalan menuju ruang fitting yang berada dilantai tiga,begitu lift berhenti ia melihat lorong yang begitu mewah dan staf itu berhenti didepan sebuah pintu

"Silahkan masuk nona"

Selia masuk dan melihat salah satu ruangan yang mewah didalam butik terkenal yang hanya orang-orang tertentu saja yang bisa datang kemari,ia melihat Franz berdiri tak jauh darinya sedang merapikan jas yang ia pakai dibantu oleh seorang perempuan.

"Hai,kamu sudah datang" sapa Franz

"Kita harus bicara Franz" jawab Selia yang masih berdiri

"Bisa tolong tinggalkan kami sebentar?" ucap Franz pada semua staf yang ada diruangan itu

Setelah semuanya keluar sekarang hanya ada Selia dan Franz disana,dengan tenang laki-laki itu mendekati Selia

"Ada apa Selia?"

"Kamu tidak bisa seenaknya mengatur kehidupanku,kita kenal baru saja dan tiba-tiba kamu membuatku menikah denganmu. Ini semua tidak masuk akal"

"Lalu kamu mau bagaimana?"

"Batalkan semua rencana lucumu ini"

"Lucu? Semua undangan sudah disebar,bahkan segala persiapan sudah hampir selesai. Keluarga kamu sudah menerima apa yang diperlukan,sekarang kamu sebut ini lelucon? Setuju atau tidak dalam waktu tiga hari kita akan menikah Selia"

"Enggak,aku sama sekali tidak memiliki perasaan apapun ke kamu. Apa kamu mau hidup bersama orang yang tidak memiliki sedikitpun rasa cinta ke kamu?"

"Bagi saya itu tidak masalah,selama saya cinta dan suka maka saya akan berusaha untuk mendapatkannya. Sekarang lebih baik kita bersiap untuk prewed setelah itu kita akan test food dan masih banyak lagi"

"Aku gak mau...!!"

"Selia,kamu milih para staf yang bantu kamu ganti baju atau saya?"

"Gila kamu...!!"

"Masukkk" teriak Franz

Lima orang staf masuk dan tiga diantaranya membawa Selia untuk bersiap,setelah semua selesai mereka membawa Selia kembali ke hadapan Franz. Dengan gaun putih berekor panjang Selia benar-benar terlihat seperti princess,tatapan Franz tak bisa berpaling dari perempuan dihadapannya itu. Ia tak menyangka bahwa sebentar lagi ia akan berhasil mempersunting perempuan yang begitu ia dambakan.

"Kamu terlalu cantik Selia" ucap Franz

"Fotografer sudah ready diruangan pemotretan tuan" ucap salah satu staf

"Baik,bantu calon istri saya kesana"

"Baik tuan"

Staff membawa Selia menuju ruang pemotretan yang ada di butik tersebut,dengan Franz yang berjalan di depannya membuat Selia mustahil untuk kabur. Begitu tiba diruangan itu,fotografer segera meminta agar keduanya bersiap,namun bukannya pose romantis Selia justru membuat jarak diantara dirinya dan Franz. Dengan profesional fotografer mengarahkan keduanya agar lebih dekat,dengan canggung Selia hanya maju selangkah menuju Franz. Merasa jengkel,Franz menarik pinggang Selia sehingga tubuh mereka saling menempel. Fotografer tidak mau menyia-nyiakan momen tersebut dan segera mengabadikan hal itu dilensanya.

"Apa-apaan sih Franz..." protes Selia

"Sudah ikuti saja biar cepat selesai" jawab Franz

Setelah beberapa gaya,fotografer meminta agar mereka lebih dekat dan mesra seperti berpelukan atau salah satu dari mereka melakukan kissing. Namun hal itu di tolak mentah-mentah oleh Selia,karena ia merasa hal itu tidak perlu dan cukup sampai disini saja. Akhirnya Selia kesal dan berniat mengakhiri sesi foto tersebut, namun secara mengejutkan Franz menarik tangan Selia dan membuatnya jatuh kedalam pelukan laki-laki dengan tinggi seratus delapan puluh sentimeter itu. Dengan cepat pula ia mencium bibir Selia yang masih tertegun dengan kelakuan Franz,ia hanya bisa diam dan tidak menyangka hal itu terjadi begitu cepat. Flash kamera sekali lagi mengabadikan momen tersebut sekaligus membuat Selia sadar hingga mendorong tubuh Franz menjauh darinya.

"Gila ya kamu,berani-beraninya" teriak Selia setelah melayangkan sebuah tamparan tepat di pipi kanan Franz

Semua orang yang ada diruangan itu terkejut dan tak menyangka jika Selia akan melakukannya, merasa kecewa karena ciuman pertamanya dicuri begitu saja Selia memutuskan meninggalkan ruangan itu. Staf hendak mengejarnya namun dicegah oleh Franz dan meminta agar diberikan waktu untuk berbicara berdua,ia melihat Selia masuk ke ruang ganti dan menyusulnya. Saat tiba disana Selia semakin marah melihat Franz yang justru sudah ada dibelakangnya

"Mau ngapain kamu? keluar... saya mau ganti baju" ucap Selia dengan nada marah

"Kita masih ada satu pemotretan lagi" jawab Franz

"Masa bodo dengan pemotretan konyol itu,aku tidak pernah meminta semua ini"

"Selia,demi apapun jangan buat saya marah"

"Kamu pikir sekarang aku tidak marah? setelah apa yang baru saja kamu lakukan"

"Saya minta maaf soal itu,saya benar-benar tidak paham kenapa kamu bisa semarah ini hanya karena soal ciuman yang singkat itu"

"Apa? hanya? singkat? itu first kiss me. Kamu tidak tahu betapa berharganya itu bagiku?"

"Jadi selama ini kamu tidak pernah melakukannya?"

"Kamu pikir aku perempuan apa? jangan karena kamu banyak uang bisa melakukan apa saja,beri aku waktu dua hari dan akan aku kembalikan uangmu itu. Aku tidak pernah sudi menikah dengan laki-laki seperti kamu yang hanya bisa memerintah dan berbuat sesukamu hati"

Setelah mengatakan itu Selia masuk ke ruang ganti dan menutup tirainya,beberapa saat kemudian ia keluar dan mendapati Franz masih berada ditempat yang sama. Dengan kesal Selia meletakkan gaun yang ia kenakan tadi keatas sofa yang tak jauh dari tempat Franz berdiri,lalu pergi meninggalkan ruangan itu kemudian pulang. Saat tiba di lantai bawah ia segera memesan ojek online dan pergi meninggalkan butik tersebut. Perasaannya campur aduk,ia bingung harus bagaimana mendapatkan uang empat puluh juta dalam waktu dua hari,sekarang yang ia punya hanya dua puluh termasuk sisa uang dari Franz. Ia mencoba menghubungi pak Aryo dan memberanikan diri untuk meminjam uang tersebut,namun karena panggilannya tidak mendapatkan jawaban akhirnya Selia memutuskan untuk kembali ke kantor dan membicarakan langsung perihal ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!