NovelToon NovelToon
Gadis Cerewet Dan Pria Dingin

Gadis Cerewet Dan Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:874.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Queen Izzah

Novel ini adalah sambungan dari novel sebelumnya yang berjudul "Gadis gengsi dan Pria cuek"

Novel ini mengisahkan seorang gadis bernama Syafa, yang menurut Bian sangat cerewet dan ribet.

Dan juga mengisahkan seorang pria bernama Bian yang juga menurut Syafa, pria itu sebenarnya adalah es yang dikutuk menjadi manusia

Seperti kisah mereka? Yuk kepoin cerita mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Izzah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencuri pandang

Mila yang baru saja menghampiri Reza melihat heran pada Syafa yang ada disana. Lebih heran lagi karna ada Bian

"Bian? Kok ada disini?" Mila lebih tertarik untuk bertanya langsung pada Bian

Bian tidak menjawab. Dengan tampang dinginnya, ia hanya terus menatap Syafa yang juga kini tengah melihat dirinya

"Ehem. Bian disini sama kami kak" Susi memilih menjawab agar seniornya itu tidak merasa diabaikan

"Oh. Terus dia?" Mila menunjuk Syafa

"Dia adeknya teman gue" jawab Reza

"Oh ia? Teman yang mana?" tanya Mila

"Syifa. Teman kelas gue"

"Syafa. Ayo!" seru Gita yang tiba-tiba menghampiri dan menarik tangan gadis itu

"Bentar dulu Git" tahan Syafa, "Kak Reza. Kemarin Syafa kemarin ngellow akun Kak Reza. Tapi kakak belum folback"

Bian dan Susi begitu terkejut mendengarnya Syafa yang seperti itu. Terlebih bagi Bian. Ingin sekali rasanya pria itu menarik paksa tangan Syafa

"Oh yah? Nama akun loh apa?" Reza merogoh ponselnya di saku celana

"Queendy Syafayla" sahut Syafa dengan semangat

Reza menoleh sekilas pada Syafa lalu tersenyum dan kembali fokus ke ponselnya "Bahkan nama akun loh juga mirip sama kakak loh"

Syafa hanya tersenyum. Ia begitu senang meski di belakangnya ada seseorang yang siap menyantap dirinya dengan omelan

"Muka loh juga mirip sama kakak loh" ujar Reza yang sudah kembali menyimpan ponselnya

"Hmm. Ia sih banyak yang bilang gitu" sahut Syafa

"Kalian dekat?" cetus Mila tiba-tiba

"Ngga kok. Sebelumnya pernah ketemu dia sekali di pernikahan teman gue" jawab Reza

"Oh" Mila mengangguk-angguk

"Dia.... Pacar Kak Reza?" tanya Syafa dengan hati-hati

"Dia.... "

"Bukan. Gue bukan pacarnya Reza kok. Kita cuma teman" Mila dengan cepat memotong ucapan Reza hingga membuat pria itu mengernyit heran

Mila mencuri pandang pada Bian yang tampak acuh namun tetap menawan baginya

"Syafa?" seru Susi dari belakang

Syafa menoleh ke belakang "Oh ia. Kak, Syafa duluan yah? Nanti Syafa nyapa kakak di DM" ucapnya sebelum ia pergi bersama yang lainnya

Reza tertawa pelan yang merasa lucu dengan tingkah adik temannya "Lucu juga dia" gumannya

"Jadi kenapa loh kesini?" Mila membuyarkan lamunan Reza

***

Sepanjang perjalanan sampai mereka sampai. Bian sama sekali tidak mengeluarkan suaranya sepatah kata pun. Sementara Syafa tidak berhenti berceloteh dengan penuh bahagia. Susi bahkan tidak banyak menanggapi ucapan Syafa yang tengah berbunga-bunga saat ini

"Ayo masuk" Niko membuka pintu kamarnya dan mempersilakan yang lain masuk

"Makasih"

Mereka pun masuk ke kamar yang tidak terlalu besar itu. Susi sejak tadi memperhatikan perubahan wajah Bian dan Syafa

"Duduk disini Bi" Syafa menepuk-nepuk karpet di sampingnya

Bian tidak menghiraukannya. Ia lebih memilih duduk di dekat Niko dan di samping Susi. Alasan terbesar ia tidak mau duduk disana karna ada Icha

"Bi" seru Syafa yang mengerutkan alisnya

"Sya" tegur Susi yang melirik Icha. Syafa seketika mengerti dan tidak lagi memaksa Bian

"Oh ia Sya. Kak Reza itu bukan sih? Yang dulu juga sama Kak Syifa?" Icha kembali membuka pembicaraan mereka yang sempat terhenti tadi

"Ia. Tapi itu dulu. Sekarang udah ngga" jawab Syafa dengan cepat

"Santai dong Sya. Kan Icha cuma nanya" ledek Gita

"Tau nih. Tapi kalau diliat-liat cakep juga" ujar Icha

"Jangan macam-macam loh Cha" ancam Syafa

"Macam-macam apa? Kan gue cuma bilang dia cakep" ketus Icha

"Gue tau yah isi otak loh" hardik Syafa

"Udah dong bahas itu terus dari tadi" sergah Susi

"Oh ia. Kalian mau makan apa? Biar sekalian gue beliin" tawar Niko sebagai pemilik kamar itu

"Apa aja deh. Kan habis makan juga paling tidur" balas Icha

"Ha?" mereka semua menjadi kaget

"Maksud loh apa?" Syafa mendelik tajam pada Icha

"Maksud gue. Istirahat. Emang habis makan nanti kalian ngga mau istirahat?" jelas Icha

"Oh"

"Mau gue temenin ngga?" Gita menawarkan diri untuk menemani Niko

"Ngga apa? Ntar gue ngerepotin" ujar Niko

"Ngga apa-apa dong. Harusnya malah kita yang ngomong gitu" sahut Gita

"Ia benar. Ayo Cha mau ikut ngga?" Susi memiliki siasat

"Boleh. Loh mau ikut ngga Sya?" balas Icha

"Gue.... "

"Syafa kan lagi ngga enak badan. Jadi Syafa disini aja bareng Bian" Cetus Susi yang langsung menjawab sebelum Syafa melanjutkan ucapannya

"Ya udah. Gue disini juga aja deh" tukas Icha

Susi mengode Gita untuk membantunya membujuk Icha "Ayolah Cha. Cepetan" Gita menarik paksa tangan Icha keluar dari sana

"Woyyyyy. Santai" seru Icha yang harus menyeimbangkan tubuhnya karna tarikan Gita

"Loh baik-baik disini yah Sya bareng Bian. Gue sama yang lain keluar bentar" ucap Susi sebelum keluar dan kembali menutup pintu kamar tersebut

Hening

Hening

Setelah kepergian teman-teman mereka. Tidak ada yang memulai percakapan. Baik itu Syafa maupun Bian. Aura canggung menghampiri mereka padahal keduanya tidak pernah merasakan canggung seperti itu

Bian menghela napas dan meraih ponselnya. Ia memainkan ponselnya dan sama sekali tidak menoleh ke arah Syafa. Bahkan jarak mereka lumayan jauh

Syafa sudah tidak tahan berdiam terus seperti itu "Bian. Kok diam aja sih?" tegurnya

Bian tidak menggubrisnya. Syafa kesal namun tetap penasaran "Bian" serunya

Syafa menghampiri Bian dan duduk didekatnya "Bian" ia menggoyangkan lengan pria itu "Bian kenapa sih? Kok diam aja?"

"Syafa" tegur Bian yang menepis tangan gadis itu

"Yah loh kenapa? Kenapa tiba-tiba diam?" Syafa cemberut dan membuat Bian akhirnya mengalah

"Ngga apa-apa. Cuma capek. Gue mau baring" Bian mencari bantal untuk dijadikan alas tidur kepalanya

"Tidur disini aja" Syafa menawarkan pahanya pada Bian "Karna suasana hati gue lagi baik sekarang" ucapnya dengan wajah yang berseri-seri

"Ngga usah" tolak Bian dan lebih memilih menjadikan tangannya sebagai bantal

"Malah ditolak. Dasar loh sok cakep" seru Syafa yang tiba-tiba kesal

"Emang siapa yang bilang gue jelek?" sahut Bian dengan percaya diri

"Sombong amat"

"Bukan sombong. Tapi fakta"

"Haaahhh. Terserah loh Singa"

"Jangan suka ngomong sembarangan" Bian menendang kaki Syafa

"Apa sih? Siapa yang ngomong sembarangan? Ngaco. Terus loh ngapain nendang-nendang kaki gue?" Syafa balik menendang kaki Bian

"Loh yang mulai juga"

"Ngaco. Loh tuh yang mulai"

"Sya? Bisa ngga. Jangan ribet sehari aja" pinta Bian dengan kesal

"Bi. Bisa ngga. Ngga ngajakin gue ribut sehari aja" Syafa membalas ucapan Bian

"Ini nih" karna geram, Bian bangun dan mengapit kedua pipi Syafa dengan satu tangannya "Kalau gue ngomong jangan di balikin"

"Biaaaaannnnn" Syafa berteriak namun tertahan dengan tangan Bian yang mengapit pipinya

*

*

*

Terima kasih untuk semua dukungannya 😍 Jangan lupa like dan beri tipnya ❤

1
Sabiya
Gue suka banget Ama ceritax
Sri Kaprianis
suka😘
Aquine: semangat bacanya ✊🏻✊🏻✊🏻
total 1 replies
SyaLmaida Hermani
cerita nya bikin semangat😍
Aquine: yeay. makasih
total 1 replies
RAMA. co
Lumayan
Aquine: terima kasih
total 1 replies
Della Arie cindy
gak ada cerita tentang anak2nya thor?
Della Arie cindy: perlu thor
total 2 replies
Yuni Puspitasari
oke
Yanda Ajja
semangat kk💪😀😀
Aquine: semangat bacanya
total 1 replies
Millati
hadeh..gt aja pada nggk tau...
Aquine: wkwkwkk. sabar
total 1 replies
IThinkThatILoveYou
pengen nangis terharu
Aquine: hehehe
total 1 replies
IThinkThatILoveYou
nah kan syafa kalo org bilang jgan ngeyel. ntar nyesal. bakal diculik tuh hahhhh, padahal uda 3 kali loh baca ttp juga panas dingin bacanya😭😭😭💞
Aquine: waduh. borong smpe berkali-kali tuh bacanya 😅😍
total 1 replies
mila
makasih thor udah buat novel yg bagus banget,yg dari awal baca sampai alhir bikin kita baper terus,ga ada konflik yg berat2...suka bgt sama novrel ini...semngat terus ya thor di tunggu karya2 nya yg lain....lpi u thor🥰🥰🥰🥰
Aquine: huaaaa... makasih 😍😍😍😍
total 1 replies
mila
novel nya bagus banget thor ..i lpo u thor🥰🥰🥰🥰
mila
seru thor...lpoe deh buat thor🥰🥰🥰🥰
mila
kayak nya dulu mega suka sama.bian tapi bian nya ga sukq,jd kayak cinta bertepuk sebelah tangan...gitu gak thor🤭
Aquine: tebak dong wkwkwkk
total 1 replies
mila
bian kayak ny suka sama syafa🤩
MASIH HIDUP
aku mak mau masuk di grup wa cuman engga tau cara masukny kalau di grup mangatoon
MASIH HIDUP: maaf mak lambat 4 tahun balasannya /Sob//Sob/
total 2 replies
MASIH HIDUP
belum pacaran ajah udah bikin baper ke bangetan
MASIH HIDUP
yaa Allah pergi kemana jodoh kuu otor bikin baper
Ken12
Kenapa Bab nya nggak sampai Kak Risa dan Kak Viona lahiran dan Suga juga. Tapi nggak apa apa. Makasih Emak Novel seru banget aku
nyakin ini Link, Vote nya pasti bakal banyak banget.
Aquine: jadi panjang banget entar. hhhee
total 1 replies
Novianti Ratnasari
ma seriuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!