Novel Ketigabelas💛
Kirana adalah seorang ibu tunggal dengan satu orang anak perempuan yang masih SMP. Suatu hari, Sienna, putri dari Kirana, bersama dengan teman-temannya dan didampingi oleh sang ibu, datang ke sebuah konser boy group asal Korea Selatan, Stray Kids.
Tanpa sengaja Kirana bertemu dengan Hyunjin, center dari grup idola tersebut dan secara ajaib mereka saling jatuh cinta. Segala kerumitan terjadi setelahnya. Namun bukannya membuat hubungan mereka berakhir, hubungan Kirana dan Hyunjin malah terjalin lebih kuat.
Bagaimana kisahnya? Apakah akhir bahagia akan Kirana dan Hyunjin dapatkan?
Unofficial Soundtrack: Always Love (D4vd ft. Hyunjin)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lalalati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26: Di Ruang Ganti
Rok yang Kirana kenakan sudah berada di pinggangnya karena Hyunjin menariknya ke atas. Segitiga pengaman miliknya pun sudah tergeletak di lantai. Benda perkasa milik Hyunjin terhentak memasuki area terdalam yang terletak diantara kedua paha Kirana.
Kirana bersandar pada tembok, satu lututnya berada di pinggang Hyunjin dan disangga oleh tangan sang idol. Kedua bibir mereka sibuk beradu mengimbangi kepuasan yang mereka rasakan di bawah sana berusaha agar segera tiba di titik yang nikmat itu.
Hingga Hyunjin mempercepat hentakkannya. "Aku akan keluar..."
Kirana terkesiap saat dirinya merasakan kedutan luar biasa, rasa yang dicarinya sejak awal penyatuan itu akhirnya ia rasakan. Dalam hitungan menit mereka berhasil berada di akhir yang nikmat itu bersama-sama.
Hyunjin mengistirahatkan keningnya di kening Kirana dengan nafasnya yang masih terengah-engah.
"Aku sangat merindukanmu, Babe," ujar Hyunjin.
"Aku juga," sahut Kirana. "Kau harus segera bersiap lagi. Waktuku hanya lima belas menit."
"Kau benar. Baiklah." Dikecupnya bibir Kirana sebagai tanda selesainya aktivitas panas itu. Kirana membetulkan rok jeans yang dikenakannya, juga Hyunjin membetulkan kembali celananya.
Ia berjalan menuju meja rias dan mengambil lip cream. "Bantu aku memakainya."
Mereka pun duduk di sofa sambil Kirana mulai memoleskan lip cream itu ke bibir Hyunjin. "Maaf ya, make up mu jadi berantakan," ujar Kirana.
"Tidak, Babe. Aku senang karenamu make up ku jadi berantakan."
"Kau ini." Kirana tersipu. "Kita masih bisa melakukannya nanti saat di hotel. Kita malah melakukannya di sini. Apa tidak apa-apa?"
"Salahmu sendiri kenapa membuatku rindu," ujar Hyunjin dengan nada yang manja. "Apalagi besok kita akan berpisah."
"Benar juga..." Tiba-tiba Kirana merasa sedih.
"Babe, bisakah kau ikut aku tour dunia?" tanya Hyunjin sangat berharap.
"Tour? Maksudnya aku ikut denganmu dan Stray Kids Konser di berbagai negara?" Kirana tak bisa membayangkan.
"Bulan depan tournya dimulai. Bisakah kau ikut?"
"Aku tidak tahu. Aku tidak mungkin meninggalkan Sienna dan toko rotiku. Tapi aku akan memikirkannya. Beri aku waktu ya?"
"Baiklah, pikirkan baik-baik dan kabari aku."
"Tapi tidak apa-apa? Bagaimana dengan member lain jika aku ikut?"
"Tidak apa-apa. Selama ini, beberapa member juga sering membawa pasangannya ketika tour. Saat tour seperti itu adalah kesempatan kami memiliki waktu bersama pasangan kami. Karena saat di Korea semua itu sulit dilakukan. Ada banyak sasaeng yang membuat kami khawatir. Jadi itulah kenapa aku tidak ingin memintamu ke Korea karena itu terlalu beresiko."
"Baiklah aku paham. Aku akan benar-benar memikirkannya dan mengabarimu. Yang jelas aku tidak bisa berjanji."
"Tidak apa-apa, Babe. Nanti kalau kau ternyata tidak bisa ikut aku untuk tour keliling dunia, berjanjilah kau akan mengusahakan datang di salah satu konser saja."
"Kalau itu aku rasa aku bisa menjanjikannya. Minimal pada satu konsermu, aku akan datang."
"Setidaknya kau berjanji untuk datang pada satu konserku, aku senang. Terima kasih," ucapnya.
Kirana mengecup bibir Hyunjin. "Aku harus segera pergi. Nanti managermu yang menyeramkan itu menggerutu padaku lagi."
Kirana beranjak namun Hyunjin menarik tangan Kirana hingga ia duduk lagi di sampingnya. Ditariknya tengkuk Kirana dan menciumnya lagi.
Setelah beberapa saat, Kirana menjauhkan bibirnya. "Kau harus menggunakan lip creammu lagi."
Tepat saat itu ponsel Kirana berdering. "Sienna menelepon." Kirana mengumumkan. Ia pun menyambungkan teleponnya. "Halo, Princess."
Hyunjin sedang menggunakan lipcreamnya sendiri, saat tiba-tiba Kirana berteriak. "Apa? Kamu ada di Paris?!"