NovelToon NovelToon
Menikah Karena Perjodohan

Menikah Karena Perjodohan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:25.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anjana

Kisah yang menceritakan perjalanan hidup seorang gadis yang tinggal di panti asuhan, Qinan namanya. Qinan adalah putri yang terbuang dan dibesarkan di panti asuhan. Kemudian Qinan diasuh oleh janda yang mempunyai satu anak.

Dipanti asuhan Qinan mempunyai sahabat lelaki dan perempuan yang bernama Tiara dan Zio. Qinan harus berpisah dengan sahabatnya karena mereka diasuh oleh orang tua angkatnya masing masing. Namun nasib Qinan berbeda dari sahabatnya, Qinan harus menghadapi konflik batin yang bertubi tubi dan Qinan harus merelakan kebahagiannya untuk menggapai impiannya. Hingga harus merelakan cita citanya demi membalas budi orang tua asuhnya. Meski berat, Qinan tetap mengabulkan permintaan ibu asuhnya untuk menikah dengan lelaki tampan dan kejam yang bernama Angga Wilyam. Meski Angga banyak dikagumi oleh wanita wanita cantik namun Angga tidak meresponnya. Angga tetap pada pendiriannya wanita hanya mencintai harta dan tahta bukan kesetiaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anjana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan#2

Akhirnya Wanita itu ikut pulang bersama Ferdi, didalam mobil berubah menjadi hening dan Ferdi pun mencoba untuk membuka suara.

"Ngomong ngomong tadi aku belum mengenal nama kamu," ucap Ferdi membuyarkan lamunan.

"Oh ya, aku lupa perkenalkan namaku Tiara," jawab Wanita itu dengan menyebut namanya.

"Oooh Tiara... nama yang cantik seperti orangnya." Ucap Ferdi memuji.

Sedangkan Tiara tersipu malu di puji, karena selama di Amerika Tiara tidak begitu akrab dengan seorang laki laki, Tiara hanya berteman dengan Zio sahabatnya sejak kecil.

"Oh ya Kak Ferdi sudah menikah?" tanya Tiara dengan sebutan Kakak.

"Aku belum menikah, kenapa memang," jawab Ferdi.

"Tidak apa apa Kak, takutnya kalau sudah punya istri nanti Tiara disangka yang tidak tidak." Ucap Tiara.

"Kamu sendiri kenapa tidak meminta pacar kamu untuk menjemput." Tanya Ferdi basa basi.

"Tiara belum mempunyai pacar Kak," jawab Tiara pelan.

"Tidak percaya wanita cantik seperti mu belum mempunyai pacar," ucap Ferdi penasaran.

'Kenapa sampai aku nanyain tentang pacarnya, bodoh nya aku ini.' Gumam Ferdi dengan garuk garuk leher yang tidak gatal.

Tidak terasa sudah sampai di didepan pintu gerbang rumah Tiara, mobil Ferdi pun memasuki halaman rumah Tiara. Ternyata Rumah Tiara juga megah rupanya juga dari keluarga berasa, pantas saja sedikit manja. Fikir Ferdi.

"Aku langsung pulang aja ya Tia," ucap Ferdi.

"Mampir dulu sebentar Kak, soalnya Tiara harus bilang sama Mama kalau tadi Kak Ferdi yang mengantar pulang. Tenang saja Mama ku baik, tidak bakal dapat omelan nya." Sahut Tiara.

Ferdi pun akhirnya ikut masuk ke dalam rumah Tiara, karena tidak ingin terjadi masalah, jadi Ferdi nurut saja sama Tiara. Meski dengan perasaan yang tidak enak.

Tiara pun langsung masuk rumah dan memanggil Ibu nya.

"Ma... Tiara sudah pulang.. " ucap tiara sambil lari dan memeluk Ibu nya.

"Sayang..... kamu sudah pulang... maafkan Mama ya sayang, tadi Mama benar benar capek." Jawab Ibu Tiara dan mencium pipi putrinya dengan perasaan sangat bahagia karena putrinya sudah kembali.

"Oh ya Ma," tadi Tiara pulangnya diantar oleh seseorang. Ayo Ma, Tiara kenalkan sama Mama." Ucap Tiara.

Tiara dan Ibu nya pun menemui Ferdi yang sedang duduk di ruang tamu.

"Ferdi..." ucap Ibu nya Tiara kaget.

"Tante Mia..." ucap Ferdi kaget.

Ferdi maupun Ibu nya Tiara sama sama kaget karena sudah lama tidak berjumpa.

"Kamu Ferdi, kan?" ucap Mama Tiara.

"Iya tante aku Ferdi, Bagaimana kabar nya tante?" jawab Ferdi.

"Kabar tante baik Fer,kok kamu bisa kenal sama Tiara," ucap Mama Tiara.

"Tadi pas Ferdi mau jemput Papa ketemu Tiara sedang menunggu tante, dan kebetulan karena Papa tidak jadi pulang Ferdi mengajak Tiara untuk pulang bareng tante," jawab Ferdi.

"Oooh fikir tante kalian sudah saling kenal." Ucap Mama Tiara.

"Kalau gitu Ferdi pamit pulang langsung ya tante, Tiara aku pulang ya, soalnya dirumah tidak ada orang." Jawab Ferdi sembari pamit untuk pulang.

"Terimakasih ya Kak Ferdi, sudah mau mengantar aku pulang, kapan kapan boleh kok main kerumah." ucap Tiara.

"Iya Ferdi, jangan lupa sering sering main ke sini ya, karena Tiara tidak ada teman nya untuk keluar." Ucap Mama Tiara.

"Baik tante, kapan kapan Ferdi main kesini lagi,kalau begitu Ferdi pamit tante,dan tiara aku pulang ya,"Jawab Ferdi.

Ferdi akhirnya pulang dengan perasaan campur aduk, karena tidak menyangka bertemu dengan putri nya sahabat dari Ayah nya.

Diperjalanan pulang Ferdi selalu terbayang bayang wajah Tiara.

'Ada apa dengan perasaanku, kenapa aku mikirin Tiara terus,padahal waktu sama Qinan biasa biasa saja, tapi ini kok aneh. Aaaaah tidak tidak, aku belum menemukan adik perempuanku, ya kalau sedang bahagia, kalau sedang menderita bagaimana? kakak macam apa aku ini fikir orang lain.' Gumam Ferdi sambil memukul setir.

Ferdi pun sudah sampai dirumah, didalam kamar Ferdi merebahkan diri di tempat tidur dan menatap langit langit kamar hingga tertidur lelap.

***

Di rumah Tuan Wilyam.

Qinan yang sedang sibuk dengan laptop nya, sedangkan Angga yang sibuk dengan ponsel nya.

" Suamiku.." ucap Qinan kelu.

Aaaah kaku bener aku ngomongnya.

Guman Qinan risih.

"Hmmmm..." sahut Angga dengan Dehem.

"Hari ini aku ingin ke Panti Asuhan, apakah kamu mengizinkanku?" pinta Qinan gugup.

"Ada perlu apa kamu ke Panti." tanya Angga.

"Aku ingin menyumbangkan sebagaian hasil kerjaku." Jawab Qinan.

"Apakah kamu tidak ingin mengajak ku?" tanya Angga balik.

"Tentu saja aku sangat senang jika kamu mau ikut dengan ku ke Panti Asuhan." Jawab Qinan senang.

"Baik lah, bantu aku bersiap siap." pungkas Angga.

'Semoga aku bisa mengobati rasa rinduku dengan ibu Reni dan yang lainnya.' Gumam Qinan.

Qinan dan Angga sudah selesai bersiap siap untuk berangkat dan tidak lupa untuk izin dengan Ayah mertua.

"Kalian rapih sekali mau kemana?" tanya Ayah Angga.

"Angga dan Qinan mau pergi ke Panti Asuhan Pa," jawab Angga.

"Wah... anak Papa sudah berani tampil beda nih," goda Ayah Angga.

"Apa apaan sih Pa, Angga hanya tidak mau Qinan nanti lupa pulang." Jawab Angga beralasan, sedangkan Qinan hanya melirik ke arah Angga, dan Ayah mertuanya hanya senyum senyum menatap Angga dan Qinan.

"Iya sudah kalian berdua hati hati, salam buat pemilik Panti Asuhan." Ucap Ayah Angga.

Kini Angga dan Qinan sedang berada diperjalanan kedua nya saling menatap luar jendela masing masing tanpa suara.

'Ada apa dengan Qinan, kenapa tiba tiba ke Panti Asuhan, apakah ada seseorang yang di rindukan nya? atau ada teman dekatnya. Aaah mengapa aku memikirkan nya.' Gumam Angga.

'Aku berharap aku bisa melepas rasa rinduku dan bisa menghilangkan kepenatan ku.' Gumam Qinan.

Mobil Angga telah sampai di halaman Panti Asuhan. Semua yang berada di dalam keluar dan menyambut kedatangan Angga. Qinan yang sedang berada didalam mobil bingung, kenapa anak anak keluar semua. Fikir Qinan tanpa melihat belakang mobil yang ditumpangi nya lebih dari satu.

Qinan turun dari mobil dan bengong.

"Qinan..." ucap Ibu Reni dan memeluknya. Tanpa sadar Qinan sudah dipeluk oleh Pemilik Panti Asuhan yang tidak lain adalah Ibu Reni.

Sedangkan Angga melihat kedekatan Ibu Reni dan Qinan sangat lah akrab dan seperti orang tua nya sendiri. Angga hanya diam duduk di atas kursi roda. Ibu Reni pun Kaget melihat keadaan Angga.

"Tuan muda..." ucap Ibu Reni mendekat.

"Bibi..." jawab Angga.

"Apa kabar nya Tuan..? kenapa Tuan bisa jadi seperti ini?" Ucap Angga dengan perasaan sedih melihat kondisi Angga yang memprihatinkan.

"Kabar Angga baik,dan Bibi pa kabar nya?" sapa Angga. Sedangkan Qinan juga bingung kenapa Ibu Reni bisa mengenal Angga Suaminya.

"Bu, Qinan mau bicara sesuatu, apakah Ibu ada waktu?" tanya Qinan.

"Tentu saja, ayo masuk Tuan, dan sekretaris Zein. Ibu tadi bikin kueh kesukaan Qinan , ayo masuk dan cicipi." Ajak Ibu Reni.

Oooh rupanya Qinan sudah menghubungi terlebih dahulu, pintar sekali dia sampai sampai kueh kesukaanku tidak dipesankan. Awas saja kamu Qinan, gumam Angga kesal.

Angga dan sekretaris Zein duduk dan mencoba melihat kueh yang berada di meja, Angga pun kaget melihat keuh yang katanya kesukaannya Qinan tapi rupanya salah tebakan Angga, ternyata justru kueh yang dikatakan Ibu Reni adalah kesukaan Angga.

Katanya kesukaannya Qinan, tapi kenapa justru kesukaan ku. Apa jangan jangan Qinan sudah mengganti seleranya dengan seleraku. Gumam Angga senyum senyum,sedangkan sekretaris Zein geleng geleng kepala melihat tingkah Angga.

Kini Qinan masuk dimana tempat persahabatannya datang dan beristirahat. Qinan menatap foto foto lamanya, Qinan tersenyum dan juga menitikan air mata nya. Karena perasaan rindu dan juga penyesalan.

"Ada perlu apa kamu mengajak Ibu ke kamar ini Nak.. Oh ya, Zio sebenarnya sudah mau pulang, tetapi orang tua nya menyuruh Zio untuk terjun ke Perusahaan Ayah nya di Amerika. Apakah kamu sangat merindukannya?" ucap Ibu Reni dengan penasaran.

Apakah Qinan bekerja di tempat Tuan Wilyam? " kalau iya berarti Zio tidak lagi jauh jauh mencari Qinan. Syukurlah kalau Tuhan akan mempertemukan kedua nya ditempat yang tidak jauh, dan Zio tidak kesusahan mencari keberadaan Qinan tanpa aku memberitahunya. Gumam Ibu Reni.

1
rina banjarmasin
Luar biasa
Arwondo Arni
kalau dilihat kasihan Vika hidupnya kl dpt ganan bs memperbaikin kehidupannya,tp Maura juga kasihan KL ngak jd nikah sama ganan bingung jdnya,tp semoga kedua wanita itu bs hidup bahagia
Arwondo Arni
semoga Maura dicintai ganan jgn sampai ganan melukai hati Maura kasihan Maura kl hrs menderita Krn perjodohan
Arwondo Arni
iya kasihan Kel kecil qinan baru bahagia udah musibah tolong jgn dimatikan
Anjana: Tenang kak, ceritanya happy ending 😁
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Author nya kyak ada dendam sama yg nmanya Angga...apes bnget hidupnya.....lumpuh 5 thun ini mlah acr dtunami...jdi amnesia..Thor 😏😏😏😏😏😏😏😏😏😏🙄🙄🙄🙄😡
Arwondo Arni: jadi ketawa dengan komennya,iya kasihan hidup Angga baru bahagia udah celaka lagi
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Sini Thor..blm pernah di timpuk sandal emak" kah...😡😡😡
Anjana: 🤣🤣🤣🤣 tahan.. kakak.. tahan.. 🤣🤣🤣
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Qinan Hamidun to....bikin mereka kalang kabut qinan dgn ngidammu..pasti seru 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Andrenalin siapin kawan.....boleh jdi detektif bantuin Angga dnnFerdi Thor.🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Semoga tak ada dendam di hati Zio..
Sunarmi Narmi
Swettt Angga Qinnan ❤️..Semoga..teman masa lalumu sdh dijodohkan dgn yg lain sama Authornya 🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Lagian kamu Qinan..ngapain ngak kbur keluar dri rumah itu...emosi jg lama" lihat kelakuanmu..baik sih baik tpi sayang diri sendiri ngak kmu lindungi..kabur dri rmh ...cri kos" san
Sunarmi Narmi
uangnya jgan ksih ke ibuk semua Qinan...pesangonmu disimpen buat tabunganmu...cukup gajimu saja....plis thor jgan bikin emosi ya 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Anjana: Gak kak.. palingan bikin greget 🤣
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Kisah nyata sperti Qinan bnyak lo thor didunia Nyata..kdang lihat nyesek jg...tpi gimana lgi kita beda rumah dn si anak kdang ngak mau dibantu dgn alasan bls budi krn sdh mau adopsi/ jdi ortu asuh....🥴🥴🥴🥴🤕🤕
Anjana: ya kak, di dunia nyata juga banyak kak.. ada juga yang mana posisi anak asuh tidak disukai oleh keluarga orang tua asuh dan selalu dipojokan😭
total 1 replies
Eka Kurnia Sari
childish bgt qin
Eka Kurnia Sari
papa apa ayah
Wirda Wati
pamannya Angga tu
Wirda Wati
lanjuut thort
Wirda Wati
masih penasaran siapa musuh yg sebenarnya.
Galuh apa vino....
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!