Zahra Maharani Setiawan adalah gadis berusia 17 tahun. Zahra gadis ceria nan periang,baik hati dan mudah bergaul dengan siapa saja. Zahra memiliki paras yang sangat cantik, berambut panjang hitam dan bergelombang. Zahra memiliki sahabat yang sangat baik bernama Anita dan Rania.
Kehidupan Zahra berubah ketika kedua orangtuanya meninggal akibat dari kecelakaan. Hinga Zahra di asuh oleh kakeknya Zaky,itu pun tidak berlangsung lama karena kakeknya meninggal karena sudah sakit-sakitan. Zahra pun tinggal bersama adik bundanya,Rara.Hingga datanglah Hendro utusan dari Bu Misya yang memintanya untuk ikut ke kota.
Alan 30 tahun, seorang pengusaha yang sangat sukses.Mempunyai banyak usaha dari properti dan kuliner di semua kota dan luar negeri.
Bagaimana kehidupan Zahra selanjutnya? Apakah Zahra akan menemukan kebahagiaannya setelah mengetahui perjodohannya dengan cucu Bu Misya??
Apakah kehidupan pernikahan Zahra dan Alan bahagia?? Sedangkan Alan masih punya seorang kekasih,Mira.
Warning 18++ !!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Memey.Augusty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26. TERBONGKARNYA KEBUSUKAN MIRA
Sejak kejadian di pesta itu, Alan selalu menerima pesan-pesan singkat tentang Mira bahkan foto-fotonya. Tapi Alan tak langsung begitu saja mempercayai semua itu. Hingga suatu hari ada pesan yang memintanya membuktikannya sendiri. Bukannya tak percaya pada kekasihnya, Alan meminta anak buahnya menyelidiki semua. Alan berusaha agar apa yang di sampaikan pesan itu semuanya tak benar dan berharap hubungannya selama ini akan baik-baik saja.
" Selidiki semua .... jangan sampai Mira curiga .... aku harap semua pesan itu tak benar " perintahnya pada salah satu anak buahnya.
" Baik tuan " sahut orang itu lalu berlalu melaksanakan perintah.
Alan enggan menanyakan hal itu kepada Mira. Alan ingin mendapat bukti-bukti terlebih dahulu. Sejak kejadian pesta itu, hubungan Alan dan Mira memang agak renggang. Alan tak ingin hubungannya semakin memburuk kalau hanya berpraduga saja. Hingga beberapa hari, masih saja pesan-pesan itu mengusik ketenangannya. Alan kembali menghabiskan hari-harinya di apartemennya.
Alan masih sering menghubungi sang nenek guna bertukar kabar. Hanya saja, Zahra semakin membatasi apapun yang berhubungan dengannya. Kadang Alan begitu rindu akan kue buatan Zahra. Tapi apa daya karena suatu hal, Zahra tak berselera membuat apapun. Kata-kata itu masih membekas di dalam hatinya. Sehingga Zahra berusaha melindungi hatinya sendiri agar tak makin sakit dan kecewa.
" Apa yang kamu dapatkan ?" tanya Alan serius pada anak buahnya.
Orang itu lalu memberikan map bersampul coklat kepada bos tempatnya bekerja. Alan pun menyuruh anak buahnya keluar. Dengan perlahan, Alan membukanya. Di dalamnya terdapat kaset VCD, foto-foto, serta rekaman suara. Alan langsung melihat semuanya betapa terkejutnya dia.
" Dasar munafik, selama ini hubungan kami hanya permainan. Tega sekali kamu Mira, mengganggap ku hanya sebagai mesin uangmu saja. Bahkan selama ini, telah berani berhubungan dengan pria lain. " marah Alan sambil mengepalkan kedua tangannya.
" Aaaaacchhhhh .... !" teriak Alan di dalam ruangannya.
Sementara di ruangan lain, terdapat orang suruhan Alan yang juga anak buah Pak Hendro tersenyum setelah membeberkan semua bukti-bukti yang di simpan selama ini.
FLASHBACK ON
Setelah dapat perintah penyelidikan dari bos nya Alan, Arif yang merupakan anak buah Pak Hendro juga langsung mengabarinya. Setelah itu melakukan pengintaian beberapa hari di sekitar apartemen Mira. Berbekal kamera mini,Arif mendapatkan gambar-gambar terbaru perselingkuhan Mira dan Dony selama ini. Sebelumnya Pak Hendro telah memberikan bukti-bukti yang dia simpan selama ini.
" Lakukan pengintaian dan dapatkan foto-foto terbaru serta dapatkan hari dimana Mira dan kekasihnya itu bertemu kembali. Dan bawa serta semua bukti-bukti ini, berikan pada den Alan sebagai tambahan bukti kalau perselingkuhan ini sudah lama terjadi ." kata Pak Hendro menyerahkan map coklat.
" Lakukan tugas mu hati-hati Rif .... jangan terlalu mencolok, berbaur lah dengan sekitar seperti orang umumnya. Pergilah " perintah Pak Hendro pada Arif.
FLASHBACK OFF
Alan ingin membuktikan dengan mata kepalanya sendiri. Di hari dimana janji temu itu di buat, Alan sengaja tak masuk kerja. Alan menunggu tak jauh dari apartemen Mira dengan menggunakan kendaraan umum yaitu taksi. Alan tak mau Mira mengetahui keberadaannya saat ini, Alan sengaja mematikan ponselnya agar Mira tak menghubunginya dulu.
Cukup lama Alan menunggunya, hingga tak jauh darinya sebuah mobil masuk ke area parkir apartemen Mira. Alan pun mencocokkan no plat mobil tersebut dan ternyata cocok 100%. Alan memberikan jarak beberapa saat sebelum turun dari dalam taksi. Alan sengaja memakai Hoodie hitam dengan topi dan juga masker untuk penyamarannya hari ini. Alan pun menekan bel apartemen Mira.
" Sa ... sayang, ada apa kok datang gak beritahu aku dulu sih ?" ujar Mira gagap, berusaha keluar dan menutup pintu apartemennya.
" Aku cuma mau memberikan surprise untukmu sayang .... ayo masuk, aku rindu kamu " kata Alan menarik tangan Mira.
" Sayang .... siapa yang datang " seru Dony turun dari lantai 2 sambil bertelanjang dada.
Alan berpura-pura terkejut, Mira dan Dony pun sama kagetnya akan kedatangan Alan. Alan berusaha menahan amarah dalam dadanya.
" Ooohhh .... ada tamu Mir ? siapa ?" tanya Alan sambil menghempaskan tangan Mira dengan kasar.
" Sayang .... aku bisa jelasin semua ini, tak seperti yang kamu kira Al ...." ucap Mira berusaha menjelaskan dengan gemetar.
" Jelasin apa Mir ? Jelasin kalau kamu berhubungan dengannya di belakangku dan mengganggap ku sebagai mesin uangmu saja kan ...." bentaknya penuh kemarahan sambil melempar foto mereka yang sengaja di bawanya.
Mira dan Dony begitu terkejut, rahasianya selama ini terbongkar sudah. Dony sangat takut melihat tatapan membunuh Alan.
" Hubungan kita sampai sini saja Mir .... silahkan bereskan semua barang-barang mu dan keluarlah dari apartemen ini. Serahkan juga kartu ATM yang kau bawa, kunci mobil juga .... sekarang !!" teriaknya marah.
" Tapi Al .... aku cinta kamu " kata Mira kalut di usir dari apartemen yang juga milik Alan.
" Hahahaha .... cinta ? Kamu cinta .... iya pura-pura. Seperti yang kamu ucapkan pada Zahra .... kalau kamu cuma mau harta dan hidup enak untuk dinikmati oleh dirimu dan kekasihmu ini. Aku tunggu .... silahkan kepak barang-barang milik mu, keluar dari apartemenku sekarang juga. Kalau kamu tak mau terpaksa kamu akan menghubungi pihak berwajib ." kata Alan geram akan usaha Mira mengatasnamakan cinta.
Dony segera memakai bajunya sedangkan Mira mengepak semua barang-barangnya. Mira terpaksa keluar dari apartemen itu beriringan dengan Dony. Kunci apartemen, kunci mobil dan ATM di letakkan di meja depan Alan. Setelah mereka keluar, Alan menutup pintu itu. Alan menghubungi agen properti untuk menjual unit apartemen yang digunakan Mira. Alan pun menghubungi Pak Hendro untuk menjemputnya di apartemen Mira.
Setelah semua selesai, Alan meminta Pak Hendro menjual mobil Mira. Alan tak ingin lagi memiliki barang-barang tentang Mira. Alan ingin melupakannya.
" Pak Hendro, beri pelajaran pada pria itu. Di lihat dari mobilnya pasti pria itu orang yang berada. Berikan pelajaran pada bisnisnya agar dia tau berurusan dengan siapa ." ujarnya penuh amarah.
" Baik den .... akan saya pastikan orang itu menerima akibatnya. Aden mau ke rumah utama atau ke apartemen sekarang ?" tanya Pak Hendro melihat atasannya.
" Ke apartemen saja pak .... saya ingin sendiri dulu." kata Alan terlihat murung.
Pak Hendro mengantarkan Alan ke apartemennya. Setelahnya langsung ke rumah utama untuk menceritakan semuanya pada Nyonya Besar. Nenek Misya meminta Pak Hendro menugaskan seseorang untuk menjaga Alan saat ini. Nenek Misya takut Alan bertindak yang aneh-aneh. Ada rasa lega, karena semuanya telah berakhir sekarang.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE & KOMENTARNYA YA BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT UPDATE CERITANYA.
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Alan itu pintar tp bodoh...pintar nyelesaiin masalh kantornya tp bodoh dgn urusan rmh tgga nya....
ktnya Alan usianya sdh 30an tp kelakuannya kayak ABG labil...
bikin greget aj tuh sm sifatnya Alan....
pengen deh getok kepalanya pake ulekan sambel.....😡😡😡
maaf yaa Thor... 🙏
Bisa memaparkan pasal" nya secara detail...
hingga kita jg para pembaca bisa tau ttg pasal" dan hukum nya....makasih Thor....Aq syukak karyamu
lope U Thor....😍😍😍