Brielle dibuang keluarganya saat masih bayi dan ditemukan kembali setelah bertahun-tahun, namun diperlakukan sangat buruk. Hingga akhirnya dia menemukan sebuah rahasia besar dibalik alasan dia dibuang sejak bayi. Dia bahkan dibenci oleh orang tua dan saudara-saudaranya. Mereka lebih menyayangi anak angkat yang licik dan manipulatif.
Untuk meluapkan kebencian mereka, saudara laki-lakinya sengaja menyertakan Brielle dalam sebuah program televisi untuk menyingkirkannya. Dalam variety show yang disiarkan secara langsung, para tamu kehilangan kontak dengan tim program. Perla yang terkenal sebagai selebriti yang baik hati dan lemah lembut mencoba untuk mengisolasi Brielle Camelia.
Saat menghadapi pengganggu, Brielle menyerang semua orang tanpa pandang bulu. Ia melepaskan diri di dalam hutan, mengaum bak singa, mengguncang akar pohon yang merambat, merangkak, mencuri pisang dari monyet, memukuli setiap hewan yang ditemuinya. Namun dia tidak tahu bahwa hutan itu penuh dengan kamera tersembunyi. Segala sesuatu yang terjadi di hutan direkam oleh kamera dan disiarkan secara langsung.
Brielle membalas semua perlakuan buruk keluarganya dan bahkan menghancurkan mereka dengan cara yang luar biasa. Seorang pria tampan dan kaya, ternyata selalu mendukungnya di balik layar. Bagaimanakah kisah akhir Brielle? Rahasia apa yang ditemukannya? Akankah dia memiliki akhir yang indah dan menemukan cinta sejati setelah dendamnya terbalaskan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meta Janush, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 26.
Mendengar perkataan Brielle, ekspresi wajah mereka langsung jelek. Melihat ketiga orang itu terdiam, Brielle bicara lagi, “Enyah kalian. Jangan membuatku kehilangan selera makan. Wajah kalian sangat menjijikkan dan tidak sedap dipandang sedikitpun! Enyah!”
Mereka merasa tidak senang tapi tak bisa berbuat apa-apa. Mereka terpaksa meninggalkan tempat itu dalam keadaan lemah dan lapar. Melihat adegan itu, semua penonton kembali bersemangat memberikan komentar.
“Brielle, jangan beri kesempatan pada mereka. Jangan bersikap baik! Mereka tidak pantas mendapatkan sedikitpun kebaikanmu!”
“Aku cinta Brielle! Aku suka melihatnya menghajar orang jahat itu. Mereka tidak hanya kehilangan muka tapi juga otak mereka. Mereka bahkan tidak berusaha mencari makanan dan taunya hanya mencuri milik Brielle. Berani sekali mereka mengatakan Brielle egois. Kalau mereka tidak egois, kenapa mereka tidak memberikan saja semua uangnya?”
“Jordan menjijikkan. Dia memperlakukan adik kandungnya buruk sekali. Dia bahkan bersikap seolah-olah apa yang dilakukannya demi kebaikan Brielle. Pergi kau ke neraka, Jordan! Kuharap kau mati menggenaskan!”
“Jordan bangsat! Kau keterlaluan sekali, dasar tidak punya otak! Dia selalu dikendalikan oleh Perla. Dia melakukan apapun yang diminta Perla dan setiap kali Perla mengucapkan sepatah kata maka Jordan langsung menargetkan Brielle. Ya Tuhan, tolong singkirkan mereka! Aku tidak tahan lagi!”
“Brielle hebat! Aku mendukungmu Brielle! Hajar mereka, jangan kasi ampun! Mereka pantas dihajar sampai mati. Kami akan tetap mendukungmu Brielle!”
Sementara itu di kediaman keluarga Galasti. Mereka juga sedang menontong siaran langsung itu. Beberapa hari yang lalu, karena sibuk dengan urusan perusahaan mereka tidak ada waktu menonton siaran langsung.
Setelah Kaiden membeli saham milik Brielle, Kaiden juga berusaha membeli saham milik pemegang saham lain. Kaiden ingin membeli saham dari pemilik saham terbesar di Galasti group agar dia bisa menguasai perusahaan itu.
Kaiden menghubungi orang-orang itu setiap hari dan membeli saham dari pemilik saham terbesar dengan harga tinggi. Karena hal itulah keluarga Galasti sibuk ingin menghentikan tindakan Kaiden namun gagal.
Karena kesibukan itu pula mereka tidak menonton siaran langsung dan tidak tahu menahu tentang kejadian dihutan belantara itu. Hingga hari ini, mereka tidak sibuk dan kembali kerumah untuk menonton siaran langsung.
Rencananya mereka ingin melihat Jordan dan Perla berakting bagus dalam siaran langsung itu. Putri kesayangan mereka selalu hidup dalam kemewahan dan dimanjakan sejak kecil.
Tetapi kali ini dia pergi ke hutan belantara untuk ikut syuting siaran langsung. Meskipun acara itu hanyalah akting belaka, tapi kondisi di lokasi syuting sangat buruk.
Apalagi hutan yang dipilih sebagai lokasi syuting merupakan salah satu hutan liar yang dihuni binatang buas.
Mereka khawatir jika Perla menderita selama syuting berlangsung.
Apalagi Brielle juga ada disana. Mereka ingin tahu jika Brielle bisa bertahan setelah menandatangani kontrak untuk menargetkan Perla. Mereka sudah tak sabar melihat kehancuran reputasi Brielle di acara siaran langsung ini.
Namun yang mereka saksikan, Brielle justru tampak berpenampilan baik. Perla bahkan terlihat buruk. Mereka pikir Brielle sengaja berpenampilan lebih baik daripada Perla.
Mereka sudah berencana akan memberi pelajaran pada Brielle jika dia tidak melakukan sesuai isi kontrak. Meskipun Kaiden memihak Brielle, mereka tidak peduli.
Ketika mereka mengkhawatirkan Jordan dan Perla, namun ketika mereka menyalakan TV, mereka melihat jutaan penonton sedang online menyaksikan acara tersebut.
Bramasta Galasti, Sarah Galasti menutup mulut mereka dengan ekspresi wajah terkejut. “Ya Tuhan. Bagaimana bisa begitu banyak orang menonton acara itu? Program acara ini begitu populer?”
Bramasta melihat ke layar TV dan tersenyum bangga, “Semua penonton ini pasti menyukai akting Perla. Perla sangat cantik dan elegan, baik hati dan lemah lembut jadi wajar menarik perhatian banyak orang.”
Devan berkata, “Ya benar. Perla adalah putri kecil kita yang dimanjakan sejak kecil. Dia yang terbaik, kesuksesannya adalah bukti dari kerja keras keluarga kita mendidiknya selama ini.”
Robin pun ikut menimpali, “Hahahahaha kali ini Perla semakin terkenal dan menjadi yang teratas didunia hiburan. Hebat sekali! Tidak sia-sia aku menyelenggarakan program acara ini. Sesuai harapanku untuk menaikkan popularitas Perla.”
Sarah tersenyum bangga, dia bahkan hampir menangis terharu karena mengira putri kesayangannya semakin sukses. “Perla adalah putriku yang paling berharga. Dia selalu menjadi kebangganku, tidak seperti Brielle, gadis liar yang…..”
Bramasta terlihat tidak senang mendengar nama Brielle disebutkan, “Kenapa kau menyebutkan nama gadis liar itu? Merusak suasana hatiku saja! Jangan pernah sebutkan nama itu dirumah ini.”
“Maafkan aku suamiku. Ini salahku tak sengaja menyebutkan namanya. Aku tidak akan mengulanginya lagi.” ucap Sarah.
“Jangan banyak bicara. Fokus saja menonton acaranya! Aku tidak mau ketinggalan lanjutan cerita kehidupan mereka selama dihutan belantara itu!” ujar Bramasta yang membuat Sarah pun terdiam.
Sarah pun langsung menyalakan volume TV, dia sudah tak sabar ingin melihat wajah putri kesayangannya. Anggota keluarga Galasti yang lainpun menatap ke layar TV dengan fokus. Mereka sudah tak sabar menonton namun ketika mereka melihat adegan dilayar TV, ekspresi wajah mereka langsung berubah.
Mereka melihat Brielle menendang Perla, yang terlempar lalu terjatuh ke tanah dengan wajah bengkak dan menyedihkan! Mereka melihat komentar penonton yang semuanya memuji dan mendukung Brielle yang berpenampilan menarik. Bahkan para penonton meminta Brielle menghajar Perla lebih keras lagi.
“Ah! Perla! Putri kesayanganku!” Sarah sangat marah, dia berteriak dan menangis histeris. Dia menatap Brielle yang muncul di layar TV, tubuhnya gemetar. “Brielle, anak kurang ajar ini. Kenapa dia menyakiti Perla seperti itu? Perla dipukuli sampai babak belur……”
Robin pun marah dan wajahnya nampak buruk, “Meskipun aku yang menyuruhnya menandatangni kontrak dan memintanya untuk membuat masalah dengan Perla untuk menaikkan popularitas Perla, dia tidak perlu sekejam itu! Wajah Perla bengkak dipukuli Brielle. Kenapa Perla menderita?”
Robin mengeratkan kepalan tangannya dan menggertakkan rahang, “Menurut pendapatku, dia sengaja melakukannya untuk merusak wajah Perla. Dengan begitu dia bisa menjadi artis tercantik dan semua orang hanya memuji kecantikannya. Licik sekali dia!”
“Hubungi jalang itu! Peringatkan dia agar berhenti menyiksa Perla. Jika dia masih berani memukuli Perla, aku akan menghajarnya ketika dia pulang nanti!” Bramasta bicara dengan nada tinggi. “Cepat telepon!”
“Ku telepon sekarang.” Sarah mengambil ponselnya dan menghubungi ponsel Brielle. Namun dia marah karena tidak bisa menghubungi Brielle, “Dasar jalang! Dia memblokir nomorku dan belum membukanya!”
Ketika semua orang menyadari bahwa saat Brielle menjual semua sahamnya, dia memblokir nomor ponsel semua orang. Kemudian Bramasta meminta pelayan untuk memberikan ponselnya untuk menghubungi Brielle. Namun setelah dihubungi tidak tersambung karena ponsel Brielle telah dipadamkan dan dia tidak memegangnya.
Ekspresi wajah Bramasta semakin jelek dan menatap kepala pelayan, “Kau juga diblokir?”
Kepala pelayan menundukkan wajahnya dan tubuhnya gemetar ketakutan. Dengan suara bergetar dia berkata, “Tidak…..Aku tidak pernah menghubungi Nona Brielle dan nomor ponselku tidak diblokir. Mungkin…..mungkin……”
Bramasta semakin marah, “Cepat pergi, hubungi siapapun dan suruh mereka menghentikan Brielle.”
Kepala pelayan langsung berkata, “Penyelenggara acara mengambil ponsel semua peserta. Nona Brielle tidak memegang ponselnya, tidak ada seorangpun yang memegang ponsel selama syuting berlangsung.”
Kepala pelayan dan para pelayan tidak sesibuk anggota keluarga Galasti. Karena siaran langsung itu populer dan dia menontonnya setiap kali. Jadi tidak tahu apa yang terjadi selama siaran langsung. Tapi dia tidak berani memberitahukan pada keluarga Galasti karena takut dia akan menjadi pelampiasan amarah mereka.
Para pelayan yang lainpun menutup mulut dan tak berani memberitahukan mereka tentang yang terjadi selama siaran langsung. Bramasta semaakin marah dan melemparkan ponsel pada kepala pelayan.
Dia menatap Robin dengan wajah tak puas hati, “Apa kau tahu nomor telepon dari pimpinana cara itu?”
“Hubungi pimpinan acara itu sekarang juga! Katakan padanya untuk mengawasi Brielle, jangan biarkan dia membuli Perla dan menyakitinya lagi selama syuting berlangsung.” perintah Bramasta.
hewan saja bisa welas asih ama darah daging nya la ini....... 🤭🤭🤣🤣🤣 cerita yg lucu & bikin muak makasih Thor setelah menunggu berbulan 2 malah alur nya...... 😄😄😄😄 maaf bai aja
semangat athor
piara anak jelmaan iblis lg
klrga goblok n mnjijikkan
sbentar lg ko trima karmamu, ko d buang d injak" sm klrga galasti, trima sj siksa karma hdupmu