Keinginan Farah yang ingin merubah hidupnya, diterima sebagai asisten CEO di salah satu perusahaan terbesar di kota ini malah membuatnya menjadi istri kontrak CEOnya.
Dia sudah berusaha untuk menolak tapi kenyataan berkata lain, Dia harus menjalani pernikahan itu karena tidak ingin kehilangan pekerjaannya.
Tidak sampai disitu, setelah tumbuh rasa cinta diantara mereka kembali mereka dihadapkan dengan berbagai masalah yang menguras air mata dan kesedihan, sampai akhirnya hanya takdir yang menentukan nasib pernikahan mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ling_ling85, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam pertama Part 2
Flashback on
Persiapan sebelum keberangkatan mereka ke Maldives
Devan dan Farah sudah di bandara. Hari ini mereka akan terbang ke Maldives untuk bulan madu yg tertuda, semoga beneran bulan madu ya... doain aja...😅
Farah sibuk menarik kopernya sedang Devan berjalan santai tanpa membawa barang apapun.
"Lambat sekali kamu "..
"Berat tau...harusnya kamu yang bawain koper aku" protes Farah
"Ihhh...sudah dibilang gak usah bawa barang banyak ..disana juga bisa beli ngapain bawa koper segede itu..." timpal Devan.
«Eaa..eaa..Sultan mah bebas yaa gaess 😅»
"uuhhh...dasar makhuk aneh ..gak peka sama sekali" gerutu Farah
Setelah check in Devan dan Farah masuk ke pesawat. Sejenak Farah bisa terlelap,badannya berasa capek banget harus bawa koper sendirian.
Setelah mendarat di Bandara VELANA , mereka lagsung di jemput driver dari resort nya tempat mereka menghabiskan bulan madunya nanti.
Mata Farah tak pernah berhenti memandang takjub resortnya, membuat Devan tersenyum geli.
"Heeiiii....biasa aja norak banget sih kayak orang kampung" goda Devan
"Iyaaa...aku orang kampung emang kenapa???" timpal Farah kesal
Farah hanya fokus pada pemandangan indah di depannya, tidak ketinggalan semua tempat dari ujung ke ujung tidak luput dari jepretan kamera ponselnya. Sesekali dia foto selfie sendiri.
Berbeda dengan Devan yang hanya duduk santai di kursinya sambil menikmati kopi latte kesukaannya.
"Dev ...tolong dong aku foto di sebelah sana" pinta Farah sambil menyodorkan ponselnya.
Sejenak Devan diam.
"Panggil sayang dulu dong" goda Devan
"Uuhhhh...ayoo...dongg, cuma foto doang, disana bagus, gak bisa kelihatan semua kalau selfie" renggek Farah.
sambil menggeleng Devan kembali mengajukan syaratnya tadi.
"Ayoo panggil sayang dulu"
Farah kesal dan menghentakkan satu kaki nya.
"Okee...okee...Sa...sayangg please???"
Devan terkekeh dan mengambil ponsel Farah, kemudian mulai memotret dan terlihat Farah sibuk berpose.
Setelah lelah Farah masuk kedalam kamar nya , mengambil handuk dan langsung mandi menyegarkan tubuhnya.
Devan merebahkan tubuhnya di sofa sambil membalas pesan dari Mike.
Farah mulai membongkar kopernya mencari piyama tidurnya, sambil mengacak ngacak rambutnya, Farah terlihat kebinggungan.
"Kamu kenapa???" tanya Devan
Dengan wajah binggungnya Farah menjawab.
"Piyama ku ilanggg...????"
"Hahh ilang gimana??? siapa juga yang mau ambil piyama bututmu"
"Ahhh...bukan itu maksudku, piyama gak ada???"
"Cumaa ada ini...."
Sambil memperlihatkan lingerie transparan kepada Devan, melihatnya aja Farah udah bergidik ngeri sampai bulu kudunya berdiri.
"Hahahahaaa....Devan tertawa terpingkal-pingkal"
Pasti ini ulah mamanya yang menukar piyama Farah dengan lingerie sexy itu.
Sambil tertawa Devan masuk ke kamar mandi.
Farah masih binggung dengan baju kurang bahan itu, ingin sekali dia berteriak.
"Tega sekali mama suruh aku pake baju kurang bahan ini" gumam Farah .
Tak ada pilihan lain selain mencoba nya.
Devan berjalan keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang dililitkan ke pinggangnya.
Devan menelan ludah kasarnya menatap tubuh Farah dari belakang menggunakan lingerie . Ditatapnya tubuh sexy Farah dari belakang.
Farah yang sadar berbalik dan terkejut melihat Devan sudah ada di belakangnya.
"Haahhhhhh.....kenapa kamu disitu" teriak farah sambil tangannya menyilang menutupi asetnya.
Lagi-lagi Devan menelan ludahnya, dalam hitungan detik dia meraih Farah dan mencium bibirnya, kali ini Devan memagutnya halus membuat Farah terbuai dan dan membalas ciuman Devan.
Semakin lama ciuman devan semakin dalam, lidah nya mulai berselancar mengabsen seluruh isi mulut Farah, Farah ingin mendesah tapi bibirnya tak bisa lepas dari pagutan Devan.Semakin lama ciuman itu semakin intens dan panas, sesekali devan melepaskan ciumannya ,membiarkan Farah menghirup oksigen sebentar dan kembali melahapnya dengan rakus.
Devan mendorong tubuh Farah sampai terjatuh di ranjangnya tanpa melepaskan pagutannya.
Ciumannya mulai turun dari bibir sekarang menuju ke leher jenjang Farah dan membuat tanda kepemilikan di sana.
Dalam satu tarikan lingerie Farah sudah terlepas dan jatuh di lantai.
Malam itu Farah sudah menjadi milik Devan seutuhnya, sudah tak terhitung berapa kali pergulatan mereka di ranjang.
Flashback off
Devan terbangun, dilihatnya Farah masih tidur dengan pulas.
hidup terlalu berat. bisa ga diketemukan sm sesosok devan didunia nyata ini
OMG itu jhi chank wook😍😍😍😍😍
thooor harusnya pemeran utamanya ituuu sedikit ga rela😥😥😥😥😥