NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Adira

Takdir Cinta Adira

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:250k
Nilai: 4.7
Nama Author: Fajar Riyanti

Menjadi pengantin baru harusnya membuat bahagia. Tapi tidak dengan yang dialami seorang gadis bernama Adira Callysta yang terpaksa harus menikah dengan calon kakak iparnya sendiri, Aaron Al-Devano. karena kekasihnya, Kevin yang adik dari Aaron memilih pergi dihari pernikahan mereka. Apakah Adira akan belajar mencintai Aaron dan menerima Aaron yang sekarang berstatus sebagai suaminya? Ataukah ia akan menunggu Kevin kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fajar Riyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 : TCA

Sudah empat hari ini Aaron tidak fokus dengan pekerjaannya. Ia terus memikirkan istrinya yang walaupun tinggal satu atap tapi tidak pernah bertemu sejak sore itu. Adira selalu menghindar dan tidak pernah mau bertatap muka dengannya lagi. Jika ia sudah pulang ke rumah, Adira tidak pernah keluar dari dalam kamar. Aaron sudah menyuruh Elsa dan Anna untuk selalu membawakan makanan untuk Adira kekamar dan memastikan kalau istrinya itu memakan makanan itu karena Aaron tidak mau jika Adira sampai jatuh sakit.

"Tuan, tuan Denis kemarin menelfon. Tuan Denis akan mengadakan pesta dan mengundang anda untuk menghadiri pestanya besok malam" ucap Jack yang sedang berdiri didepan meja Aaron.

Aaron hanya menghela nafas berat dan menatap ke arah Jack "Aku tidak ingin pergi. Katakan saja padanya jika aku tidak bisa datang"

"Menurut saya sebaiknya tuan datang saja. Tuan bisa mengajak nona Adira untuk menghadiri pesta itu sekaligus memperbaiki hubungan tuan dan nona agar tidak salah paham terus" Jack mencoba memberi saran

"Dia saja menghindariku. Bagaimana aku bisa mengajaknya" jawab Aaron

"Tuan coba saja dulu" ucap Jack

Aaron nampak berfikir sejenak "Baiklah, aku akan mengikuti saranmu. Kamu tolong handle pekerjaanku, aku akan pulang sekarang"

"Baik tuan" Jack membungkukkan sedikit badannya.

Aaron beranjak bangun dan berjalan ke arah pintu. Ia membuka pintu dan melihat Stella sedang berjalan ke arahnya. Aaron berjalan keluar melewati pintu dan menatap tajam ke arah Stella.

"Untuk apa kamu kemari?" tanya Aaron dengan nada dingin

Stella tersenyum dan mencoba mengusap jas Aaron namun langsung ditepis tangannya oleh Aaron.

"Baiklah. Aku hanya ingin menemui mu dan mengajakmu datang ke pesta Denis besok malam. Aku lihat sepertinya hubunganmu dan istrimu itu sedang tidak baik. Jika tidak, kenapa kamu harus sampai menginap di hotel malam itu?"

Aaron semakin kesal menatap Stella "Dari mana kamu tau kalau aku menginap di hotel?"

Stella tersenyum dan kembali menjawab "Kebetulan malam itu aku juga sedang bertemu dengan seorang teman disana. Lalu aku melihatmu disana"

"hhhmmm teman? Benarkah seorang teman? Teman yang bisa di ajak untuk tidur?" sindir Aaron

"Aaron!!!" teriak Stella begitu kesal dengan ucapan Aaron

Aaron menyunggingkan senyum melihat kekesalan Stella. Dia tau Stella wanita seperti apa. Wanita yang rela menghalalkan segala cara agar karirnya terus naik. Termasuk tidur dengan orang-orang penting yang bisa membuat namanya terus melambung di dunia model dan iklan.

Aaron mendekat dan membisikkan sesuatu di telinga Stella.

"Aku peringatkan. Jangan pernah mencampuri urusanku jika kamu tidak mau aku membuka kartumu di depan umum" ancam Aaron membuat Stella semakin meradang.

Aaron kembali menjauhkan wajahnya dan menatap sebentar ke arah Stella sebelum akhirnya kembali melangkahkan kakinya pergi meninggalkan tempat itu.

Nafas Stella memburu menahan kesal. Ia berbalik dan melihat ke arah Aaron yang berjalan semakin menjauh darinya.

"Aku tidak akan membiarkanmu Aaron! Kita lihat saja besok. Kamu pasti akan terkejut dengan hadiah yang akan aku berikan" gumam Stella

💖💖💖

Kini Aaron sudah berdiri didepan kamarnya. Ia menghela nafas dan mencoba mengetuk pintu kamar itu.

Tok.. tok.. tok...

"Adira.. ijinkan aku berbicara sebentar denganmu" ucap Aaron dengan nada lembut.

Di dalam kamar Adira tengah duduk di atas ranjang dengan menyenderkan punggungnya ditumpukkan bantal. Ia mendengar suara Aaron yang memanggilnya. Sebenarnya ia pun mulai merindukan suaminya itu. Tapi ia masih tidak bisa menerima pengkhianatannya.

Adira membuka pintu kamar itu sedikit tanpa menunjukkan wajahnya. ia bersembunyi di balik pintu.

"Aku hanya memberimu waktu sebentar untuk berbicara" ucap Adira dari balik pintu.

Aaron tau Adira masih tidak ingin melihatnya. Ia mendekatkan wajahnya ke pintu dan mulai berbicara.

"Maafkan aku karena tidak mendengarkan penjelasanmu terlebih dahulu malam itu. Maafkan aku juga karena harus membuatmu melihatku dengan Stella di kamar hotel waktu itu" ucap Aaron

Adira mulai meneteskan air matanya mendengar ucapan suaminya itu.

"Aku tidak bermaksud untuk melukai hatimu. Aku benar-benar cemburu saat memikirkan kamu tengah berduaan dengan Kevin" Aaron menjeda ucapannya untuk menarik nafas, kemudian ia melanjutkan "Dan tentang Stella. Pagi itu dia juga baru datang saat kamu datang kesana. Sungguh, tidak terjadi apa-apa antara aku dan Stella malam itu. Percayalah padaku Adira, aku hanya mencintaimu"

Air mata Adira terus menetes membasahi wajah cantiknya. Saat ini hati dan perasaannya tengah diselimuti rasa sakit yang mendalam. Ia tidak tau harus percaya atau tidak dengan ucapan suaminya itu.

Adira menyeka ucapannya dan mulai berucap dengan suara yang sedikit serak "Aku masih ingin sendiri kak, tolong berikan aku waktu sedikit lagi"

Sebenarnya ingin sekali Aaron memeluk tubuh istrinya itu. Ia tau Adira sedang menangis di balik pintu, tapi ia mencoba memahaminya dan tidak ingin memaksanya untuk langsung memaafkannya.

"Baiklah, aku mengerti. Besok aku akan menghadiri pesta temanku. Maukah kamu datang bersamaku?" tanya Aaron mencoba mengajak istrinya dan berharap Adira mau ikut dengannya.

"Baiklah kak. Aku akan ikut denganmu besok" Adira mencoba menurunkan egonya. Ia tidak mau teman-teman Aaron akan menanyakannya jika ia tidak ikut datang bersama Aaron besok. Bagaimana pun juga ini adalah masalah rumah tangga mereka dan tidak perlu orang lain tau jika mereka sedang bertengkar.

Aaron merasa sangat senang karena Adira mengiyakan ajakannya. Setidaknya besok ia akan melihat kembali wajah cantik istrinya.

"Terimakasih.. dan jangan menangis lagi. Aku mencintaimu Adira" ucap Aaron begitu tulus.

Kata-kata itu membuat bibir Adira membentuk senyum diwajahnya. Ia kembali menyeka air matanya. Sebenarnya ia tau kalau Aaron berkata jujur, hanya saja ia masih membutuhkan waktu untuk sendiri saat ini. Setidaknya ia merasa lega karena sudah tau jika tidak ada apa-apa antara suaminya itu dengan Stella malam itu di kamar hotel.

💖💖💖

Stella kembali ke apartemennya dengan sangat kesal. Ternyata Aaron sudah tau jika ia sudah sering tidur dengan beberapa pria hanya untuk mendapatkan sebuah popularitas dan agar karirnya terus berkembang.

"Aku tidak bisa membiarkan ini!" ucap Stella dengan berapi-api.

Stella mengusap layar ponselnya dan mencoba menghubungi seseorang.

"Aku menunggu kedatanganmu besok! Nanti aku akan mengirimkan alamatnya padamu"

Stella mematikan sambungan telefon dan kembali bergumam.

"Lihat saja Aaron! Aku tidak akan membiarkan gadis miskin itu hidup bahagia denganmu" ucap Stella seraya menyunggingkan senyum diwajahnya.

⭐⭐⭐

💞Mohon dukungannya buat author ya kakak-kakak. Biar author semangat untuk menulis dan mencari ide. Silahkan beri kritik dan saran untuk author. Jangan lupa like, subscribe, vote dan hadiahnya juga ya 🙏🤭

Terimakasih💞

1
Anggun Putri Delya
Luar biasa
Gadis Puspa Kartika
Luar biasa
sherly
hadew cemburuan melulu kalian
sherly
begitulah kalo TDK saling percaya...
sherly
Luar biasa
sherly
kayaknya ketemu melulu dikafe Ama Clara...
sherly
makanya jujur biar ngk salah paham
sherly
selain Kevin, si aroon juga diancam makanya dianya mau nikahin Dira
sherly
kirain aaroon biang keroknya ternyata si amiraaa...
sherly
kalo seperti ini kenapa kok yg jd tersangkanya aroon atas gagalnya pernikahan Kevin... hdew teka teki
sherly
sikap aroon pdhl ke Dira tu perhatian tp kenapa si Diranya kayak gitu sih...
sherly
astaga Dira segitu cintanya kamu Ama Kevin, Dah ditinggalpun masih ngaku istri Kevin .. kasian banget si aaaroon dah
sherly
menikah Ama Kevin bukannya kamu baru aja ditinggal Ama Kevin dihari pernikahanmu waduh kayaknya eror nih otaknya
sherly
galak amat neng....emang sih nikahnya terpaksa tp kan Aaron juga korban kelakuan Kevin... syukur dianya mau gantiin Kevin jd kamu ngk malu...
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
akhirnya alina sama denis menikah wkwk, tunggu anakmu 2 tahun bang baru bikin adek baru huhu.dan yaahh happy ending 🎉
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
keadaan lagi khawatir masih sempat aja bang aaron yaa huhu, akhirnya terbongkarkan keduk mu mira dasar ngak tahu malu.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
stella hatinya udah diselaputi dendam, untung aja aaron muncul tepat waktu dari awal emang aaron hero buat adira huhu. wahh adira hamil tahniahh
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
kenapa adira adeh kau bikin marah si aaron wajar aaron marah bego si dira adeh.terus pegi gitu aja hurmm.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
jgn pikirkan org lain dira kau itu isteri sah dan kau lebih tinggi pangkat dari si alin itu huh, dasar clara salah sendiri juga dira juga yg kena.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
dasar alina ngak waras emng semudah itu meminta isteri sah ninggalin suaminya, dira kau jgn terpengaruh yaa.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!