NovelToon NovelToon
Wu Yun Ling

Wu Yun Ling

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Reinkarnasi / Time Travel / Dokter Ajaib / Romansa Fantasi
Popularitas:57.9k
Nilai: 5
Nama Author: Cusipa

Irina, gadis cantik yang hidup di panti asuhan.
Ia tidak tahu siapa orang tua kandungnya. Terkadang Irina selalu berpikir, apakah ia anak yang tidak di inginkan sehingga ia di buang begitu saja ke panti ini? Namun, setelah Irina beranjak remaja, ia mengenyahkan pikiran itu. Yang ada di pikirannya saat ini adalah membantu ibu panti mencari uang, untuk kehidupan anak-anak panti lainnya.

Dan sekarang Irina sudah menjadi penulis novel, banyak Novel-novel yang telah ia terbitkan. Hari itu Irina akan memberikan naskah Novelnya ke tempat orang yang meminang ceritanya. Namun ketika menyebrang ia malah tertabrak oleh sebuah motor yang sedang melaju kencang ke arah nya.

Irina pikir ia mungkin sudah pergi ke surga tau pun neraka. Namun, ia malah terbangun dengan tubuh yang menjadi kecil. Ia jadi bayi lagi!
Dan yang paling mengejutkan adalah ia hidup kembali bukan di zaman nya tapi malah di zaman kuno atau dunia lain?

__________________❖_________________

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cusipa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ide

"Boleh kami bergabung?"

Jun Tian, Yun Lian dan Yun Li datang bersama. Mereka melangkah masuk ke gazebo, memberi salam, lalu duduk di kursi kosong.

"Sepertinya obrolan kalian sangat menyenangkan." Jun Tian berbasa-basi.

"Ya begitulah." Sahut An Ke sekenanya.

"Memangnya, kalian tengah membicarakan apa?" Tanya Yun Lian, si paling kepo.

"Membicarakan tentang bagaimana kalian selama di hutan kemarin." Jawab An Ke.

Yun Lian hanya mengangguk-anggukan kepalanya sambil berkata, "Oh..."

Tiba-tiba suasana menjadi canggung setelah Yun Lian berkata 'Oh.' Lalu dengan cepat Kaisar berbicara.

"Du Shi, kamu boleh kembali." Ujar Kaisar Wu.

Melihat situasi ini, dengan cepat Du Shi mengangguk lalu segera pergi. Setelah Du Shi tak ada, Kaisar Wu kembali berkata.

"Zhen memiliki satu hal yang perlu di sampaikan." Ucap Kaisar Wu. Yun Ling dan anggota keluarganya yang lain menegakan tubuhnya, bersiap mendengarkan.

"Sekitar satu Minggu lagi adalah Festival panen, dan Zhen ingin mencoba sesuatu yang baru di Festival kali ini. Apakah dari kalian ada yang memiliki ide?" Tanya Kaisar Wu.

Alis An Ke terangkat, dia menatap sang Ayah dengan penuh tanya. "Mengapa Ayahanda menanyakan hal ini pada kami? Mengapa tidak bertanya pada Putra Mahkota? Atau Pangeran pertama?"

"Ayah sudah bertanya hal yang sama pada semua saudaramu. Namun, dari semuanya, Ayah belum mendapatkan ide yang menarik, semuanya terasa sama saja dengan Festival tahun kemarin." Tutur Kaisar Wu.

An Ke menghela nafasnya, untuk masalah seperti ini, mungkin Putr mahkota tak akan menjawab. Pria itu pasti sudah terlalu pusing dengan tugas yang tak ada habisnya. Sedangkan saudaranya yang lain, mereka adalah tipe orang yang tidak terlalu ingin terlihat ke dalam masalah seperti ini.

Mungkin, salah satu alasannya adalah, tidak ingin di kira tengah memperebutkan kekuasaan, karena dirinyapun merasa seperti itu.

Tapi, kalau tidak membantu sang Ayah ... An Ke merasa dirinya harus membantu, walau hanya sedikit.

"Biarkan aku berpikir dulu Ayah."

Setelah An Ke berucap demikian, suasananya menjadi sangat hening. An Ke yang tengah berpikir dan Kaisar Wu yang menarik jawaban dari sang putra.

Yun Ling melirik Jun Tian yang tengah ikut berpikir,apalagi Yun Li dan Yun Lian pun melakukan hal yang sama. Tapi dirinya yakin, kalau Yun Lian hanya ikut-ikutan saja.

Tiba-tiba Yun Lian mengacungkan tangannya. "Yun Lian punya ide, Yun Lian punya ide." Serunya.

Kaisar Wu tersenyum, lalu bertanya. "Apa itu?"

"Bagaimana jika membuat barang dengan gamba dari tanaman-tanaman hasil panen kita."

"Tapi barang seperti apa?" Tanya An Ke.

"E..." Yun Lian menggaruk pelipisnya. "Tidak tahu." Jawab Yun Lian.

"Huft..." An Ke menghela nafas, dirinya kira, sang anak bisa memberikan sebuah ide yang lebih spesifik.

"Bagaimana jika membuat sebuah tas belanja?" Yun Ling memberi usul.

Semuanya menatap Yun Ling.

"Tas belanja? Apa itu?" Tanya Kaisar Wu.

"Tas belanja hampir mirip seperti kantong wawagian." Ujar Yun Ling sambil mengangkat kantong wewangian yang di berikan Suyin.

"Tapi berukuran besar, dengan bentu yang sedikit berbeda." Jelasnya.

Mendengar ini, Yun Lian menjadi bersemangat. "Kalau begitu, aku yang akan membuat sketsanya."

"Lalu bagaimana kalau tasnya bergambar orang yang tengah menanam?" Tanya Yun Li.

"Di tambah dengan logo Kekaisaran kita." Tambah Yun Ling.

Mata Yun Lian berbinar, dia membayangkan tas belanja seperti Tote bag dengan desain seperti itu. "Sepertinya akan sangat bagus." Gumamnya.

"Benar bukan?"

Ketiga saudara kembar itu serempak tertawa senang. Membuat orang-orang yang berada di sekitarnya kebingungan.

Yun Ling yang tahu kebingungan merekapun berkata. "Kalian hanya perlu menunggu hasilnya saja. Aku jamin kalian akan menyukainya."

...━━━━━━━⊰❖⊱━━━━━━━...

Malam ini, ketiganya memutuskan untuk tidur bersama. Sambil membantu Yun Lian membuat sketsa gambar.

"Bagaimana jika tambahkan ini di sini, lalu seperti ini." Yun Lian menggambar sketsa sambil terus bergumam. Sedangkan dua saudarinya hanya memperhatikan.

"Selesai!" Seru Yun Lian, mengangkat tinggi-tinggi hasil gambarnya.

"Wah..." Yun Ling menatap kagum pada hasil gambar Yun Lian yang sangat bagus.

"Gambarnya sangat mudah di pahami." Ujar Yun Li, yang di setujui Yun Ling.

Tiba-tiba Yun Ling terpikirkan satu hal. "Bagaimana kalau kita membuat souvernir yang lain?"

"Seperti?"

"Aksesoris bergambar buah atau sayur, mungkin?" Gumam Yun Ling memiringkan kepalanya.

"Sepertinya itu ide yang bagus." Ucap Yun Li, mengangguk-anggukkan kepalanya.

"Selain perhiasan di zaman ini, bagaimana kalau kita membuat bando dan juga jepit rambut?" Usul Yun Ling, lagi.

Mata Yun Lian berbinar, ketika membayangkan barang-barang kesayangannya itu benar-benar bisa di ciptakan di sini. "Aku setuju."

Melihat Yun Lian, Yun Li pun hanya mengangguk saja.

"Kalau begitu, mari kita membuat sketsa pembuatannya." Dengan semangat tinggi, Yun Lian kembali berkutat dengan kertas dan tinta.

Malam ini, mereka menghabiskan waktu dengan membahas tentang ide Yun Ling.

Esok paginya, mereka meminta izin untuk pergi ke pasar.

"Kenapa tidak biarkan pelayan saja yang pergi?" Tanya An Ke.

"Supaya lebih mudah, lebih baik kamu yang menjelaskan ya langsung pada yang akan membuatnya." Tutur Yun Li dengan wajah datar.

Dengan segala bujukan, pada akhirnya An Ke mengijinkan dengan syarat di temani Jun Tian.

Mereka segera bergegas pergi ke pasar, karena acaranya di adakan kurang dari satu minggu lagi. Apalagi, barang yang akan di buat adalah batang baru, bagi orang di zaman ini.

Sesampainya di pasar, mereka segera menyerahkannya pada pengrajin. Yang bertugas menjelaskan semuanya adalah Yun Li. Karena dialah yang memiliki pemahan lebih luas di banding Yun Ling dan Yun Lian.

Pengrajin itu melihat sangat antusias, dan dengan senang hati menerimanya.

Setelah dari pengrajin, Jun Tian mengajak ketiga adik perempuannya untuk makan di rumah makan baru yang berada di samping sebuah danau indah, karena mereka belum makan apapun pagi ini.

"Ku dengar festival tahun ini sang Kaisar ingin mencoba sesuatu yang baru."

"Katanya juga, akan ada lebih banyak orang dari luar Kekaisaran yang di undang."

"Benar. Bahkan ku dengar, akan ada tamu dari benua lain."

"Wah, bukankah Kaisar kita sangat hebat karena dapat mengundang seseorang dari benua lain."

"Bahkan katanya, Kaisar mengundang orang-orang dari sekte Langit biru yang terken itu."

"Wah, nampaknya, festival tahun ini akan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya."

Seperti biasa, di tempat umum seperti ini, akan banyak orang yang terus bergosip. Di zaman ini, bahkan laki-laki pun ikut bergosip.

"Orang luar sudah mendapat informasi yang seperti ini. Tapi kenapa kita tidak mendapat kabar seperti ini?"

...🔹To Be Continued🔹...

1
😍nox cek😍
aku baca y Keke sama cece benarkah kk author kalau buat adik keci Siau Mei mei
Mrinpur
wahhhh,,,yun ling beruntung sekali ad fei hong d samping ny,,,tp fei hong udh d kontrak ap blom yach sama yun ling aku lupa lg dech,,🤔🤔
Lim Kelly
kapan upnya ya thor dah gak sabar
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuuuutttt...jgn dengerin si jin itu ya Ling'er....
Lim Kelly
akhirnya up juga, lanjut ya thor ditunggu
Lim Kelly
up nya dong thor jgn lama2
Lala Kusumah
tambah seru nih... lanjuuuuuuuuuuutttt....
Kania Rahman
makin penasaran saja, tetap jaga kesehatan Thor 💪💪👍👍🙏🙏
Lala Kusumah
Yun Ling pasti kuat ya say.... lanjutkan....
🌹🌼🍁embun nirmaladewi🍀🌻🌺
lama kali UP'nya
🌹🌼🍁embun nirmaladewi🍀🌻🌺: iya.... tetap semangat UP ya
total 2 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuuuutttt....
Mrinpur
merak tp koq ekor ny pelangi yqch,,ku kira phoenix,,🤔
Mrinpur
ahhhh,,,,,rameeeeeee bngettt,,,,sehat sehat thor,dan semangat up ny,
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuuuutttt...
Kania Rahman
lanjut thor semangat dan selalu jaga kesehatan 👍👍
Lala Kusumah
wah tambah seru aja nih... lanjutkan...double up dong...
Mrinpur
kenapa ad badai masalah sprti ini,,,,
Lala Kusumah
rumit.... lanjuuuuuuuuuuutttt
𝚁𝚊𝚢𝚊♡
nexttt thorrrr
Mrinpur
jangan bilang lw kaisar wu terluka parah,,,😱😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!