NovelToon NovelToon
Takdir Anak Wanita Malam

Takdir Anak Wanita Malam

Status: tamat
Genre:Poligami / CEO / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: vi_via

Tidak ada seorang anak yang bisa memilih, ingin terlahir dari rahim wanita seperti apa! begitupun dengan Lita.

Terlahir dari rahim seorang wanita malam dan dipertemukan dengan wanita baik hati hingga membuat hidupnya jauh lebih baik dari sang ibu.

Namun takdir kembali mempermainkannya, dengan membawa ia pada Cinta Satu malam bersama Pria beristri hingga membuat Lita hamil dari benih pria itu.

Bagaimana kehidupan Lita setelah malam itu dan siapa lelaki yang telah habiskan malam bersama Lita?

Yuk kepo_in.🤗
Jangan lupa follow Ig : Vi_via129.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vi_via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ngapain kamu kesini?

Setibanya Arga di hotel tempat Lita bekerja, pria itu langsung menghampiri resepsionis untuk bertanya di mana ruangan kerja istrinya itu.

"Selamat malam pak, selamat datang ada yang bisa kami bantu?" Ucap sang resepsionis dengan begitu lamanya saat menyambut Arga.

" Malam. Saya ingin bertemu dengan Thalita kalau boleh tahu ruangannya di mana ya?" Sahur Arga. Sebenarnya Arga bisa saja langsung pergi ke kamar Lita tanpa harus bertanya kepada resepsionis namun pria itu saat ini tidak ingin sendiri dan dia membutuhkan Lita untuk menemaninya.

Mengingat tadi Lita terlihat sangat terburu-buru karena pekerjaannya, Arga pun tidak ingin egois dengan meminta wanita itu untuk menemaninya di kamar, sehingga dia memutuskan untuk menemani wanita itu bekerja saja.

"Maaf mbak Thalita yang mana ya! Dia berkerja di bagian apa?" Tanya sang resepsionis mengkonfirmasi kembali orang yang di maksud Arga.

Karena nama Talita yang bekerja di hotel itu lebih dari satu bukan hanya istrinya saja.

Arga mende-sah pendek.lalu kembali bertanya tanpa menjawab pertanyaan dari resepsionis itu. " Apa semua pekerjaan pegawai hotel tinggal di hotel ini?"

Sang resepsionis dengan cepat mengeleng kepalanya. " Tidak pak, kecuali pemilik hotel, pak Dino sama mbak Lita, sayangnya pemilik hotel ini dan pak Dino jarang datang hanya mbak Lita saja." Jawab sang resepsionis, menjelaskan.

" Dan Thalita yang saya maksud adalah orang yang kamu panggil mbak Lita, dia yang tinggal di hotel inikan." Ujar Arga.

" Oh, apa bapak sudah membuat janji dengan mbak Lita?" Tanya sang resepsionis lagi.

" Hmmm." Jawab Arga malas, pria itu merasa seakan tengah disulitkan untuk bertemu dengan istrinya, padahal sang resepsionis hanya berkerja dengan sebagai mana mestinya.

"Tunggu sebentar ya pak! Saya akan mengkonfirmasi terlebih dulu kepada asisten mbak Lita." Ucap sang resepsionis meminta Arga menunggu, tapi bukannya menunggu pria itu langsung pergi dari hadapan resepsionis itu, ia melangkah masuk kedalam lift menuju lantai atas dimana kamar istrinya berada.

Beberapa saat kemudian Pintu Lift terbuka keluarlah Lita bersama seseorang dari dalam lift itu.

Lita sempat melihat kearah Arga, namun ia bersikap layaknya tidak mengenali pria itu dan terus berbicara dengan orang yang bersamanya. Salah satu kliennya yang akan mengadakan resepsi pernikahan untuk anaknya.

Ke-dua terus berjalan sembari membicarakan pesta seperti apa yang harus mereka siapkan, sedangkan dibelakang sana, Arga memilih mengikuti mereka berdua, sembari mencuri dengar pembicaraan istrinya dengan orang itu.

Sampai di luar lobby, orang itu langsung pamit kepada Lita dan segera masuk kedalam mobilnya, dimana sang supir sudah menunggunya.

Setelah memastikan mobil orang itu

menjauh dan perlahan hilang dari pandangannya, Lita langsung menghampiri suaminya itu.

" Ngapain kamu disini?" Tanya Lita, sembari memandang tak suka pria keras kepala itu.

Entah apa maunya, sehingga ia terus mendatangi Lita. Tidak peduli berapa kali Lita mengusirnya, ia tetap datang.

" Mau ketemu kamu." Jawab Arga membuat Lita memutar bola matanya malas.

"Ngapain ketemu aku, bukannya siang tadi udah ketemu." Ucap Lita terdengar seperti orang yang sedang marah.

Namun sekali lagi Arga tidak peduli dengan kemarahan Lita, ia justru menarik tangan istrinya itu untuk segera masuk kedalam lift.

Dan begitu keduanya sudah berada didalam lift itu, Arga langsung memeluk Lita, memanfaatkan keadaan lift yang hanya di isi mereka berdua.

"Aku besok sudah harus kembali, tolong izinkan aku tetap disini ya! Kan besok kita sudah tidak bertemu lagi?" Bujuk Arga, berharap wanita itu mengasihaninya dan mengiyakan permintaannya.

" Terus Lisa-nya bagaimana! Kamu tinggal lagi."

"Stthhh." Arga meletakkan jari telunjuknya pada belahan bibir Lita, sengaja meminta wanita itu untuk berhenti berbicara." Disaat kita sedang berdua seperti ini jangan membahas tentangnya." Ucap Arga, berharap sang istri mengerti dan tidak akan membahas tentang Lisa lagi.

Dia masih sangat marah kepada istri tuanya itu, yang sudah berani bermain api, tapi masih saja mencari pembenaran dengan terus berbohong.

Ting

Pintu lift kembali terbuka. Arga dengan terpaksa melepaskan pelukan mereka lalu Keduanya melangkah untuk keluar dari lift itu, menuju kamar Lita, setibanya mereka di dalam kamar, Lita langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sedikit gerah, sementara Arga memilih menunggunya di sofa sambil bertukar pesan dengan Kevin dan sahabat-sahabatnya yang lain.

Setengah jam menunggu, akhirnya Lita keluar dengan penampilan yang jauh lebih segar. " Tha, temani aku makan malam di luar ya!" Pinta Arga.

"Kamu belum makan?" Tanya Lita.

" Iya. Mau-kan temani aku makan malam?" Tanya Arga lagi.

" Hmmm, tapi dekat-dekat sini aja. Aku malas jalan jauh-jauh. Aku capek pengen istirahat." Jawab Lita. Membuat Arga tersenyum bahagia.

"Terima kasih."

1
Alif
arga itu aneh dan gk tegas, cb bilang anak yg di kandung lita bkn anaknya tp knpa justru diam, klo lita pergi br tau rasa
Morince Moren
Biasa
martina melati
tuan atmaja y thor... yg menghabiskan waktu semalam dg lita akibat minuman yg dminumny
martina melati
hmmm koq bisa y punya niat jahat gt... kn gk hrs gt jg... ada jg ayahny penjahat, anakny jd polisi (ato kebaliknny)
martina melati
typo y thor... koq lita? lisa x
martina melati
typo y thor... lisa bukan lita
Siti Aminah
itulah akibatnya klo orang jahat...siapa yg menabur dia akan menuai
Siti Aminah
trm ksh thor sudah menyuguhkan cerita yg menarik baik dr segi isi cerita ny mau pun gaya bahasany terlepas dr bnyk nya typo. semangat trs dgn karya2 baru mu.
Siti Aminah
aku jd meraaa kaàihan jg sama Lisa jadiny paa tau keadaan ny ky gt dan jd benci banget sm Inu ny. semoga ibu ny Lisa kena karma nya lbh parah
Siti Aminah
ayo Ga katakan kamu tau wkt mlm pertama Lisa tidur dgn laki2 dan 2 x kamj tau .dan aku gregeran sama Lita...keras kepala nya minta ampun.
Siti Aminah
hancur kamu perempuan ja...ng.
Siti Aminah
dasar Lisa manusia ular....wdh ngambil uang nya habis2an di laporin jg.aku dah gk sabar tuh ular kena karma nya
Siti Aminah
hahaha...Arga maen nyosor aj gk tau tuh di depan istrinya siapa...gimana trs ny yah pas Arga tau itu mamanya....
Siti Aminah
aku kudu ketawa klo wdh Hani ngo rol..omongan dan kata2 ny itu loh nyleneh lucu bikin ketawa.
Siti Aminah
seperti nya Anton kayanya suka yah sm Ela sejak dl cm gk berani. itu perkiraan saya aja
Siti Aminah
aku suka visualnya thor...cantik dan ganteng
Siti Aminah
Lisa...Lisa...ular kamu kadalin...habislah kamu....
Siti Aminah
semoga suatu saat hatimu akan terbuka dan jatuh cinta pd Arga seeee...cinta2nya alias bucin tha....
Siti Aminah
tuh denger Lita nasehat mommy kamu jgn lah terlalu keras kepala/keras hati turunkan ego mu sdkt.
Siti Aminah
aku suka dan menikmati cerita ny tp sayang ny typo ny banyak. banyak kata2nya yg kurang hingga aku sendiri yg menambahkan atw nyambung2in.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!