NovelToon NovelToon
Bukan Sekedar Menikahi

Bukan Sekedar Menikahi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:20.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: SHy

Berawal dari kebohongan yang Hana ciptakan dengan mengaku-ngaku jika Dika adalah kekasihnya, membuat hidup Dika yang awalnya datar berubah menjadi bewarna.

Kebohongan yang diciptakan Hana pun membuat seorang Dika yang terkenal dingin dan kaku terjebak dalam cinta Hana. Rasa cinta pun mengalir begitu saja di hati mereka dan membuat mereka menjalin hubungan hingga tiga tahun lamanya.

Namun akhirnya hubungan yang mereka jalin pun putus begitu saja setelah Hana membuat kebohongan yang baru dan hilang begitu saja.

Enam tahun kemudian Dika dan Hana pun kembali dipertemukan dalam status yang berbeda dan keadaan yang berbeda. Hingga suatu insiden membuat mereka harus terjebak dalam pernikahan yang kembali mengikat cinta mereka yang belum usai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SHy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hilang ingatan sesaat

Setelah mengganti pakaian Hana, Amel pun keluar dari kamar untuk menemui Dika.

"Kenapa Dika belum keluar juga dari dalam kamarnya." Wajah Amel nampak gelisah. Memperhatikan jam yang menggantung di dinding apartemen sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.

Ceklek

Pintu kamar Dika pun terbuka. Melihat Dika keluar dari dalam kamarnya, Amel pun segera menghampiri Dika.

"Ada apa?" Tanya Dika melihat wajah gelisah Amel.

"Dika, aku harus pulang sekarang juga. Adikku masih kecil dan sendirian di rumah."

"Lalu?" Tanya Dika dengan kening mengkerut.

"Bagaimana dengan Hana? Rencana dia akan tidur di rumahku malam ini. Namun keadaannya seperti saat ini tidak mungkin untuk dibawa berjalan kembali." Ucap Amel semakin gelisah.

"Lalu apa maksudmu? Kau ingin meninggalkan Hana di sini?" tanya Dika.

Walau pun ragu, Amel pun mengangguk. "Sekarang Hana sedang tidur. Dia pasti akan terganggu jika kau berniat membawanya ke rumahku."

"Kau percaya meninggalkan dia di apartemenku?" Tanya Dika.

"Aku percaya. Lagi pula kau tidak mungkin melakukan hal di luar batas dengan sahabatku. Aku juga tidak bisa menjaga Hana di sini karena adikku juga membutuhkanku." Terang Amel. Amel pun kembali menatap pada jam dinding di apartemen Dika. "Aku mohon bantuanmu untuk menjaga Hana malam ini saja. Besok pagi aku akan kembali menjemputnya." Pinta Amel kemudian.

Setelah memikirkan perkataan Amel, Dika pun akhirnya mengiyakan agar Hana menginap di apartemennya malam ini.

"Kalau begitu aku pergi dulu. Kabari aku jika ada apa-apa pada Hana." Pamit Amel mengakhiri percakapan mereka.

*

Setelah kepulangan Amel, Dika pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar tamu yang biasanya digunakan oleh sahabatnya jika menginap di apartemennya.

Dari jarak dekat, Dika dapat melihat wajah Hana yang masih nampak pucat. Cukup lama Dika memperhatikan wajah Hana tanpa berkedip. Ingatannya pun kembali pada kejadian beberapa waktu lalu saat Hana terlihat sangat ketakutan. Wajah wanita itu terlihat sangat berbeda dari wajahnya yang selalu ceria setiap harinya namun judes ketika menatapnya.

"Ada apa dengannya? Kenapa dia terlihat sangat takut sekali?" Gumam Dika bertanya-tanya. Merasa cukup melihat kondisi Hana dan memastikan Hana nyaman dalam tidurnya, Dika pun keluar dari dalam kamar tamu menuju kamarnya.

*

Mentari pagi semakin bersinar menyinari bumi. Hana yang masih nyaman bergulung didalam selimutnya, merasa terganggu saat mendengar suara ketukan pintu secara berulang dari luar kamar.

"Eugh..." Hana melenguh. Menyibakkan selimut yang menutupi wajahnya lalu memperhatikan sekitarnya.

"Aaaa.... dimana aku?" Hana memekik ketakutan lalu melompat dari atas ranjang.

Ceklek

Mendengar suara pekikan Hana, Dika yang menunggu di depan pintu pun segera masuk ke dalam kamar tanpa menunggu Hana mempersilahkannya untuk masuk.

"Dika...!!" Hana memundurkan langkahnya. Kembali memperhatikan sekitarnya dengan tatapan takut.

"Dimana aku?" Tanya Hana kemudian setelah tubuhnya membentur dinding kamar.

"Kau ada di apartemenku." Balas Dika dengan datar. Pandangan Dika tertuju pada wajah Hana yang sudah nampak tidak pucat lagi seperti tadi malam.

"Di apartemenmu?!" Hana kembali memekik. Ia benar-benar melupakan kejadian yang menimpanya tadi malam.

"Tercebur di dalam kolam renang ternyata bisa membuat kau hilang ingatan?" Ucap Dika tanpa ekspresi.

"Te-tercebur di kolam renang?" Hana tergagap. Ingatannya pun kembali berputar pada kejadian tadi malam yang menimpanya.

***

Lanjut? Berikan dukungannya dulu yuk dengan cara like, vote dan komennya🌹

1
Zyfia
Adiknya Cilla udah lahir deh kayaknya
Zyfia
Gregetan deh mreka berdua kan sama2 dokter yaa masa gak nyadar tanda2 hamil 😤
Lanilalaa
klise
Nelly Suheda
,,.,
Emai
ak seneng ceritanya ringan tapi seru
Emai
yang nguping atau tidak sengaja dengar pertengkaran Hana dan Liza saat itu adalah mama nya Dika to. dia dah tau kebenarannya. tapi tidak langsung kasih tahu dika
Emai
jare kembar kok malah Rey Rachel?
Emai
bukannya wisuda bareng?
Emai
goblok
Emai
Liza ya itu yg dorong??
Emai
hahahaha kau terlalu hana
Ulin Garwonipun Erwan
Biasa
Ulin Garwonipun Erwan
Kecewa
Jeissi
aneh banget permintaan hana, sudah melakukan penganiayaan ya harus di hukum dong masa dibiarkan begitu saja.
Anto New
Buruk
Yuli Ana
Luar biasa
Sita Sit
udah dikasih virgin nya Hana tuh dik,jangan dingin2 sama Hana ntar ditinggal lagi kamu
Khoerun Nisa
tor knp belum ada kisah anak Dika ma hana
Khoerun Nisa
ada yg tau celvin ma Bianca di novel mn lupa aku..
filis 12
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!