Yuri, gadis polos yang menjadi korban kedengkian sepupunya, harus kehilangan kekasih bahkan pergi meninggalkan keluarga dalam keadaan hamil. Lima tahun kemudia, Yuri kembali bersama anak laki-lakinya yang cerdas. Yuri kini telah berubah, dia kembali untuk menemukan ayah dari anaknya serta mengambil apa yang seharusnya menjadi milik Yuri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoemi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wanita Pengganggu
Kei menerima laporan dari bawahannya tentang kedatangan Satomi yang berulah membuat keributan di toko kue. Laki-laki yang menjabat sebagai CEO sekaligus Presdir New Word itu pun tentu bertambah geram. Peringatan yang dikatakannya ternyata tidak digubris. Satomi tetap saja menggangu Yuri.
"Shin, suruh orang mengurus Satomi dan Yuki! Aku tidak ingin melihat mereka berada di kota ini lagi!" perintah Kei pada asistennya.
"Baik, Tuan Muda."
"Jika mereka juga tidak mau pergi, kau boleh menghancurkan bisnis keluarga mereka!" lanjut Tuan Muda yang amarahnya telat tersulut tersebut.
Kei sudah menahan diri cukup lama karena masih memandang nama keluarga Matsumoto sebagai nama belakang Yuri. Namun, sikap lunaknya justru membuat Satomi semakin berani untuk berulah dan mengganggu Yuri. Kei sudah tidak dapat menolerir perbuatan sepupu tunangannya tersebut.
Shin segera undur diri dari hadapan Kei. Dia mengerti bahwa bosnya tersebut sudah naik darah. Jika Shin tidak segera menjalankan tugas yang diberikan sebaik dan secepat mungkin, maka sudah dapat dipastikan bahwa dia juga akan tekena kemarahan Kei. Sang asisten yang setia tersebut tentu tidak ingin menjadi pelampiasan amarah bos dinginnya.
Setelah Shin meninggalkan ruang kerja Kei, laki-laki itu berusaha menenangkan diri. Kepala Kei terasa pusing. Bukan hanya masalah Satomi yang terus mengganggu Yuri, tetapi Kei juga berpikir tentan berita yang beredar di internet. Semua berita memang bermuatan hal positif tentang Yuri. Tidak ada yang menulis keburukan tentang calon istrinya tersebut. Tentu semua itu juga atas pengantaran Kei yang telah membungkam semua penulis berita. Jika ada wartawan yang berani menulis hal buruk, karirnya pasti akan segera berakhir.
Entah mengapa, Kei memiliki firasat jika Yuri tidak akan senang karena jati dirinya dan Lucas terlalu diekspos ke publik. Laki-laki itu berpikir tentang apa yang harus di katakan pada Yuri. Dia tidak mungkin berkata melakukan semua itu agar wanita-wanita yang mengejar Kei selama ini segera menjauh karena tahu bahwa sang lelaki talah memiliki kekasih dan anak.
Baru beberapa saat Kei merasakan ketenangan pikiran, tetapi mendadak semua itu sirna. Seorang yang sangat tidak diharapkan kehadirannya tiba-tiba muncul. Seperti biasa, Kei belum memberinya izin untuk masuk. Namun, wanita itu dengan percaya diri selalu menerobos.
"Kei ... aku mampir ke sini. Tadi kebetulan ada acara di sekitar sini," papar Angelin tanpa diminta.
"Jika aku belum mengizinkanmu masuk, maka jangan pernah lagi menerobos!" ucap Kei dingin. Jelas ekspresinya menunjukkan rasa tidak suka.
Sebenarnya Angelin tersinggung atas kata-kata Kei. Namun, demi mewujudkan mimpinya mendapatkan laki-laki yang dicintai, dia merendahkan ego. Wanita itu tetap memajang senyum manis tanpa menunjukkan kemarahan.
"Bukankah kita cukup dekat? Aku sudah biasa berada di sini, bukan?" Angelin berusaha menarik perhatian Kei dengan mencoba memegang tangan laki-laki tersebut yang sibuk memeriksa berkas di atas meja.
Kei merasa semakin risih dengan tindakan Angelin. Dia pun segera menampik tangan wanita cantik di depannya.
"Jaga sikapmu! Kau tahu jika aku baru saja melamar seseorang, bukan?" Kei mengingatkan.
"Aku tahu, tapi kurasa kita masih bisa sedekat dulu. Dia tidak akan tahu tentang kita," rayu model cantik tersebut.
Kei memicingkan mata. Kesabarannya telah habis. Dia tidak bisa membiarkan Angelin berasa di ruangannya lebih lama lagi.
"Aku tidak pernah merasa dekat denganmu. Di antara kita tidak pernah ada apa pun. Ingat itu!"
Angelin tersenyum dan mendekatkan wajahnya pada Kei. Wanita itu benar-benar berniat mendapatkan Kei hari ini.
"Aku bisa menjadi yang lebih baik dari wanita itu, jadi jangan menolakku," pinta Angelin. Wanita itu hendak mencium Kei, tetapi gagal karena Kei langsung mendorongnya.
"Keluar dari sini sekarang juga sebelum kusuruh orang mengusirmu!" ancam Kei.
Wanita cantik itu tidak dapat menahan diri lagi. Kini emosinya ikut tersulut.
"Kau tidak bisa mengusirku. Ayahku akan memutuskan kontrak kerja sama denganmu jika kau berani menolakku!" teriak Angelin.
"Kalau begitu, akan kubuat kau dan keluargamu pergi selamanya dari kota ini!" Kei tidak mau kalah dan melancarkan ancaman balik. "Keluar kataku!" hardik Kei.
Angelin tahu bahwa Kei benar-benar marah. Nyalinya pun mulai menciut. Akhirnya wanita itu terpaksa meninggalkan ruangan Kei tanpa berani menentang lagi.
"Dasar pengganggu!" geram Kei.
Pada dasarnya Angelin tidak terima dengan penolakan Kei. Wanita itu tentu belum menyerah.
"Aku pasti akan membuatmu bertekuk lutut padaku!" gumam Angelin begitu berada di luar ruangan Kei. Wanita itu ingin sekali melampiaskan kemarahannya pada seseorang.
Daichi yang melihat kemarahan Angelin diam-diam tersenyum licik. Dalam otak jahat pemuda itu, sebuah rencana kotor tiba-tiba muncul. Angelin dapat menjadi partner sekaligus poin yang akan dia gunakan untuk menghancurkan Kei. Begitu strategi baru yang disusun Daichi untuk melawan calon pewaris resmi keluarga Yamamoto tersebut.
ceritanya bagus, tidak bertele-tele...dan seru...👏👏👏
keren bet Thor 👏🙏👏🙏👏