Reina tak menyangka kalau pria bernama Gerald itu berani melamarnya, Pria abg itu berani melamar wanita itu di depan teman-teman sekolahnya.
Gerald memang tergila-gila pada Reina,Tetangga nya yang bekerja sebagai notaris di kantor pemasaran Grand wisata Bekasi.
Siapa yang gak tertarik pada Reina? Cantik, baik, pintar, dan lembut hal itulah yang membuat Gerald jatuh cinta pada Reina.
Awal nya Gerald dapat penolakan dari Reina tapi tak menyerah dan pantang mundur.
Pada akhir nya, Reina luluh juga oleh kekuatan cinta abg tampan itu dan mau menerima lamaran pria muda itu dengan hati bahagia.
Tapi kebahagiaan itu tidak di rasa oleh Risa gadis abg yang memiliki hati buat Gerald.
Diam-diam dia ingin menyingkirkan Reina dari kehidupan Gerald.
Bagaimana nasib Reina selanjutnya? Kebahagiaan apa yang di rasa Reina setelah menikah dengan abg? Apa yang membuat Reina kagum pada Gerald?
Penasaran?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irmanika Kumalasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terungkap 2
"Sabtu depan?" ulang Gerald.
"Tentu saja bisa, Pak."
Di cafe Pelangi.
"Bagus, saya tunggu.di kantor jam 7." Putus pak Ramu sambil menutup percakapan nya.
Di tempat lain..
Ada seseorang yang menguping pembicaraan antara atasan nya dengan lelaki pujaan nya secara diam-diam siapa lagi kalau bukan Senita.
"Senita! sedang apa kamu.di sana?" tegur pak Ramu.setengah berteriak.
Senita hampir.saja melompat karena kaget.
"Eng..enggak, Pak, saya sedang bersih-bersih." jawab nya, gugup dan bohong.
"Kalau.sudah.selesai bantu teman-teman kamu di bawah." perintah sang bos.
"Baik, Pak."
Perusahaan PT.Oil Papers.
"Bagaimana?" tanya Ivran kepada Devan sang sekretaris utama.
"Lapor, pak Ivran ada orang dari perusahaan perhotelan ingin bekerja sama dengan perusahaan anda, ini laporan nya pak." Devan menyerahkan laporan nya pada Ivran.
Ivran membaca laporan itu dengan teliti dan menutup kembali map itu.
"Dari hotel Inaragura rupa nya." gumam Ivran, manggut-manggut.
Devan agak sedikit kaget.
"Itu kan hotel bintang lima milik pak Ivran." gumam Devan dalam hati.
"Baik, akan saya atur jadwal nya kapan bisa di mulai?"putus Ivran.
"Baik, Pak nanti saya akan lapor kan ini ke manager hotel Inagura." sahut Devan.
Ivran mengangguk.
"Kamu.boleh keluar, sekarang."
"Baik, pak."
Ivran, adalah pemimpin yang baik, cerdas, dan cakap dalam menangani perusahaan orang-orang yang bekerja di perusahaan nya pun dia tidak sembarangan memilih orang.
Selain kecerdasan yang dapat.di terima juga karakter yang baik, karakter yang baik tapi tidak memiliki ketrampilan bisa di ajarkan sampai bisa sedangkan orang yang cerdas tapi karakter nya buruk tetap saja dia usir tanpa ampun, karena orang seperti itu adalah kuman perusahaan.
Dulu sebelum.jadi sekarang ini Ivran pernah jadi tukang batu, ob karena ketekunan dan kebaikan nya.juga kecerdasan yang di miliki nya akhirnya di angkat menjadi C.E.O di perusahaan ini oleh C.E.O yang dulu yang bernama pak Burhan.
Kini beliau sudah lama pensiun sedangkan putra putri nya tidak bekerja di perusahaan melain kan menjadi jaksa dan dokter bedah maka itu beliau mengangkat Ivran jadi pemilik perusahaan itu.
Untung nya, sang istri.Irina tetap mendampingi nya dalam kesusahan nya.sampai sesukses seperti ini, beruntung sekali Ivran memiliki istri seperti Irina yang tidak pernah mengeluh tentang hidup yang serba kekurangan dulu.
Justru.dia merasa bersalah membuat Irina menderita dia pernah bilang pada sang istri kalau istri nya itu mau meninggal kan nya, dia iklas.
Tapi Irina sangat mencintai Ivran dia tak ingin pergi dari Ivran yang sudah mencintai nya.dengan tulus bisa saja dia berpaling pada pria yang lebih kaya dari Ivran tapi belum tentu lelaki itu menciptakan cinta seperti yang Ivran berikan selama ini.
Dia tak ingin mencintai pria lain di luar sana yang berjas dan berdasi tapi cinta nya penuh kepalsuan dia lebih baik mencintai pria sederhana tapi cinta nya begitu benar ada nya.
Beberapa hari kemudian...
Kediaman keluarga Handoyo.
"Nduk, besok senin depan kamu izin kerja sampai hari H tiba, karena mulai besok.kamu dalam masa pingitan." bu Handoyo mengingat kan.
"Sudah, ma." Jawab Rheina, santai.
Di Cafe Pelangi.
"Silahkan duduk." pak mempersilahkan duduk Gerald.
"Terima kasih, Pak."
Pak Ramu menghembus kan napas nya, dalam-dalam.
"Kemarin, ada teman kamu yang diam-diam mengintipmu di luar cafe berpeluk kan dengan seorang wanita, katakan pada saya siapa wanita itu?dan apa hubungan kalian?" tanya. pak Ramu menekan.
Sejenak Gerald menarik napas.agak.sedikit batuk.untuk menghilangkan.grogi nya.
"Begini, pak..." Gerald pun mulai bercerita.
Perusahaan oil papers.
"Makan lah terlebih dahulu, biar kamu kerja nya juga semangat." ucap Ivran kepada ob bernama Damar.
"Tapi.pekerja..."
"Sudah, makan sana.biar saya.menggantikan kamu." potong Ivran bersikeras.
"Tapi, bagaimana dengan bapak.sendiri?" cemas Damar.
"Sudah, tak kawatir saya tadi.sudah makan kok..di dalam ruangan, buatan istri.saya." jawab Ivran, santai.
Damar hanya ber O ria.
"Sudah, cepat makan sana!"
"I..iya, pak, terima kasih atas bantuan nya, saya janji kalau sudah makan nanti.saya kembali lagi."
Ivran mengangguk lalu dia.membuka jas kebesaran nya.di letak kan nya di dalam laci meja dan mulai bekerja menggantikan peran Damar.
Dii cafe Pelangi..
Pak Ramu terkejut mendengar penuturan Gerald.
"Jadi, kalian sudah mau menikah?" selidik pak.Ramu.
"Iya, pak." jawab Gerald.
Pak Ramu manggut-manggut sambil sejenak berpikir.
"Tapi kan kamu masih sma sedangkan wanita mu.sudah pekerja, bagaimana cara menghidupi nya?" tanya pa Ramu.
"Maka nya saya bekerja.di sini karena untuk menghidupi Rheina kelak, pak." tutur Gerald.
"Oh...begitu." pak Ramu manggut-manggut.
Dalam.hati beliau bangga akan sikap Gerald yang memiliki pemikiran tanggung jawab yang sangat besar, apalagi tanggung jawab pada istri nya nanti.
Di tempat lain..
"Oh...pantas saja.dia.tak.mau di.dekati." gumam Senita.
"Tapi, tidak! aku tidak rela wamita bernama Rheina itu menjadi milik Gerald, tidak akan!" geram nya.
"Jadi kamu mau memaksa Gerald mencintai kamu, begitu?" tekan Afif sambil duduk.di sebelah Senita.
"Apaan sih..kamu, Fif?" protes Senita sambil wajah nya.di lipat dua.
"Kamu ingat kata mas Reno ya, Sen, jadi lah wanita yang memiliki harga.diri tinggi, apa kamu di rendahkan orang karena merebut hak milik orang?" kata Afif, serius.
"Tapi, kan.."
"Aku tahu kamu.jatuh cinta pada Gerald tapi apa Gerald merasakan hal yang sama dengan mu?sedangkan dia mencintai wanita bernama Rheina bukan dirimu." ujar Afif.
"Jadi aku harus bagaimana dong?"
Fokus lah pada pekerjaan mu dulu biarkan semua itu menjadi takdir yang maha kuasa dengan siapa kamu nanti berpasangan." sahut Afif sembari meninggal kan Senita yang masih terdiam.
Perusahaan oil papers.
"Heh! lagi-lagi bertemu dengan ob, cih!" maki Krisna sambil meludah.
"Mas, tolong jangan hina pekerjaan ob." tegur Ivran yang dada nya terasa sesak.karena pekerjaan ob di hina.
"Apa? jangan di hina?ya..pantas lah kalau pekerjaan serendah ini saya.hina." balas nya sambil menendang ember berisi obat pel.
Ivran terkejut.
"Mas, kamu boleh menghina saya sebagai ob tapi kau tak perlu menendang ember itu." Ivran sudah tak sabar.
"Kenapa memang nya, kamu gak terima? dengar ya..ob! saya manager hotel di Inaragura nama saya Krisna gunawan dan saya berharap bisa bertemu pak Derawan tapi apa yang saya temui?hanya seorang ob, cih..memalukan sekali." ejek Krisna dengan pongah nya.
Ivran hanya.geleng-geleng kepala nya sambil melanjutkan pekerjaan nya lagi.
"Siapa nama nya.tadi?"
Bersambung..