Mengisahkan Tentang Murid perempuan Nakal yang menjadi penakluk hati dari seorang Guru muda berbakat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mania Puspa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hadiah
Anam ke Sekolah untuk mengambil Raport Vanya.
Meta dan Vito serta Lili menaruh hormat pada suami Vanya itu.
Reta duduk bersebelahan dengan Salsa, Sementara Lili duduk bersama dengan Meta, Vito juga Vanya.
Bragi menyanyikan sebuah lagu sebagai acara pembukaan penerimaan Raport.
"Lagu ini, untukmu".ucap Bragi sambil menunjuk Vanya
Vanya pun kaget dan melihat suaminya yang tengah duduk sambil melihatnya.
Reta dibuat merasa kesal dengan Vanya karena Vanya lah yang ditunjuk Bragi bukan dirinya.
Bragi mulai menyanyikan lagu itu.
"Mungkin ini memang jalan takdirku
Mengagumi tanpa di cintai
Tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia
Dalam hidupmu, dalam hidupmu
telah lama kupendam perasaan itu
Menunggu hatimu menyambut diriku
Tak mengapa bagiku cintaimu pun adalah
Bahagia untukku, bahagia untukku
reff:
Ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimu
Meski ku tunggu hingga ujung waktuku
Dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya
Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
Tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
Dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejab saja"
Bragi selesai menyanyikan Lagu dan Semua pun bertepuk tangan.
"Terimakasih, Untuk Semua Guru yang telah membimbing saya dan teman-teman selama ini di SMA ini, Kali ini saya mohon dukungannya untuk menyatakan perasaan saya, di hadapan semua yang hadir disini bahwa saya menyukai seorang gadis yang membuat saya merasa hidup".ucap Bragi
Teman-Teman nya pun bersorak mendukung Bragi
Bragi turun dari panggung dengan membawa mawar merah di tangannya.
Bragi berlutut di hadapan Vanya yang membuat Vanya dan teman-temannya kaget.
"Aduh Ta, gimana ini?".ucap Vito pelan
"Mana aku tahu, Li gimana?".ucap Meta juga pelan
"Apa kita bawa lari Vanya saja?".tanya Lili pelan
Bragi memandang wajah imut Vanya
"Vanya Putri, terimalah bunga ini".ucap Bragi
Vanya gemetar melihat Anam yang berdiri lalu berjalan ke arahnya.
Semua melihat tindakan Anam.
Anam pun mengambil bunga itu membuat Bragi yang menunduk tersenyum senang.
Bragi berdiri lalu melihat Vanya namun ternyata bunga itu dipegang oleh pak Anam.
"Pak Anam, kenapa bapak mengambil bunga itu?".Tanya Bragi
"Karena gadis di depanmu adalah Istriku, Istri Dari Anam Wijaya WGroup".jelas Anam
Semua tamu yang mendengarnya pun kaget ternyata Vanya telah menikah dengan Anam Wijaya.
Bragi pun lemas dan menitikkan air mata namun ia tetap berusaha tegar dan tersenyum dengan terpaksa.
"Selamat pak".ucap Bragi sambil mengulurkan ' tangannya dan Anam pun menyambutnya dengan senyum .
Anam kemudian menaiki panggung
"Saya adalah Anam Wijaya, Suami dari Vanya Putri, Tidak salah bukan, saya menikahi murid saya sendiri?Lagi pula ini hari terakhir Vanya memakai seragam SMA, bila ada yang ingin mengajukan tanya saya persilahkan".ucap Anam yang mengakui statusnya.
Wartawan pun dengan cepat mengunggah berita itu ke media sosial.
Namun tidak ada yang berani mengajukan tanya dan Anam pun meminta raport Vanya duluan, pihak sekolah pun memberikannya dan Anam mengajak Vanya pulang duluan.
"Maaf, kami duluan, karena ada urusan lain".ucap Anam lalu pergi bersama Vanya.
Reta melihat Vanya berjalan dengan Anam membuatnya semakin marah.
Reta menyerang Vanya dengan memukul Vanya dari belakang.
Vanya pun tersungkur
"Ach".ucap Vanya
Anam pun melotot melihat Vanya terjatuh lalu menolongnya.
Bragi dari belakang memegang tangan Reta .
"Kenapa kamu menyerangnya?".tanya Bragi
"Dia telah mempermalukanmu Gi, Dan dia adalah orang yang telah membuat papaku di tahan".jelas Reta
"Aku tidak merasa demikian, Kamu terlalu egois Reta".jawab Bragi dengan penuh rasa kecewa pada Reta
Anam mendekati Reta
"Tunggu balasan saya untuk anda wahai nona ".ucap Anam kemudian membawa Vanya pergi.
Di dalam mobil, Vanya hanya terdiam sambil menahan air matanya.
"Istriku, kenapa diam?".tanya Anam setelah menepikan mobilnya.
"Vanya capek Mas, Vanya bingung, Kenapa Reta membenci Vanya sebegitunya, Vanya itu gak mengambil Bragi, Dan yang membuat papanya ditahan itu karena Papanya bersalah telah membuat laporan palsu".jawab Vanya dengan sedikit terisak.
Anam lalu memeluk istrinya
"Kamu gak salah sayang, jangan diambil hati ya, ada suamimu yang akan selalu menjagamu".ucap Anam yang menenangkan Vanya.
"Sebagai hadiah karena kamu telah lulus dengan nilai bagus, Mas tutup mata kamu dulu ya dengan kain ini, sebentar lagi kita sampai".tambah Anam dan Vanya pun mengangguk setuju.
Anam tiba di tempat yang dituju.
Mereka turun dari mobil.
Rumah mewah nan Megah berada di depan mereka.
Mama Chua, Papa Wijaya, Mama Tantri dan Papa Banu telah berada disana untuk menyambut Vanya.
Vanya dituntun memasuki halaman rumah.
Anam pun membuka tutup mata Vanya lalu berkata "Ini Rumah untukmu istriku".
Vanya menangis "hiks hiks".
"Mas Anam".ucap Vanya
Semua yang disana pun bahagia saling berpelukan.
Semua kini berada di dalam rumah itu.
"Mas terimakasih ".ucap Vanya
Anam pun tersenyum ramah lalu merapikan rambut Vanya.
"Mantu kecilku, selamat ya kamu telah lulus SMA".ucap Mama Chua.
Mama Tantri memeluk Vanya
"Selamat sayang, kamu telah membuktikan pada Mama".ucap Mama Tantri
"Mama dan Papa tinggal disini juga kan?".tanya Vanya
"Tidak Nak, Mama dan Papa akan tinggal di rumah kita yang dulu, Papa tidak terbukti menggelapkan dana kampus sehingga Rumah itu dikembalikan".jelas Papa Banu yang membuat Vanya lega .
Vanya kemudian tanpa malu mencium kening suaminya dan berkali kali mengucap terimakasih.
msak dlm 1 episode bisa merubah dlm skjap anehh..brusan brkelahi,,ga mau ngakuin vanya,eeh 10 mnit udh berubah,,ada ya gitu
mas kamu nakalll 😘😘