NovelToon NovelToon
Super Daddy ( Gadis Kecil Milik Daddy )

Super Daddy ( Gadis Kecil Milik Daddy )

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Duda / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Naura Shafa mahbubah

Area emak-emak yahh! Bocil tidak boleh baca.

Follow ig Author. naura_shafa95


Luna gadis berusia 18 tahun. Wanita cantik ini rela menjadi simpanan Pria yang menjadi sahabat Papahnya. Pria yang bernama Albert ini berstatus duda. Ia ditinggalkan oleh istrinya selingkuh dan memilih bercerai.


Tapi, semenjak mengenal Luna anak dari sahabat karibnya. Albert mulai menyukai Luna secara diam-diam, begitu juga Luna ia menyukai Albert pria tampan, tubuh kekar nan seksi. Membuat ia rela menjalin hubungan gelap dengannya.

Saksikan terus kisah cinta mereka hanya di Noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naura Shafa mahbubah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengerjai Bagas

Lima hari Luna tidak bertemu atau pun memberi kabar kepada Albert. Begitu juga Albert tidak menemui Luna atau pun menghubunginya karena nomor ponsel Luna dan sosial media nya tidak aktif. Ia fokus dengan misinya menyelesaikan teka-teki permasalahan Juno yang sangat berbahaya bagi keluarga Luna. Ia berjanji setelah semua teka-teki terselesaikan ia akan segera menemui Luna. Pertunangan Luna dan Juno batal akibat kesalahan dari pihak keluarga Luna. Luna kabur ke rumah temannya dan berhasil mereka kurung selama tiga hari. Bagas juga telah mengirim surat ijin Luna untuk tidak masuk ke sekolah.

Hari ke lima Luna masih galau, berbagai cara ia lakukan supaya bisa bertemu Albert. Setelah selesai Luna sekolah, ia tidak mau pulang kerumah. Luna pun pergi ke tempat orang dewasa yaitu Club'. Bagas memberi ponsel baru untuk bisa memantau Luna dari kejauhan, ia berjanji tidak akan menemui Albert atau pun menghubunginya karena ponselnya baru. Bagas akhirnya percaya karena Luna terlihat sungguh-sungguh kepadanya. Bagas menyuruh kedua pengawal Luna berlibur karena ia yakin Luna tidak akan mengingkari janjinya.

Luna pun pergi seorang diri, ia ingin sekali pergi ke kantor Albert tapi percuma karena Bagas pasti akan tahu soal itu. Maka dari itu Luna pergi memakai Taxi ke club' malam. Bagas kecewa kepada dirinya sendiri telah percaya kepada Luna. Putrinya mengirimkan pesan singkat kepada Bagas mengancam dirinya bakalan menjadi anak nakal. Tapi pesan dari Luna Bagas abaikan ia pikir Luna hanya membual saja. Waktu menunjukan jam tujuh malam membuat Soraya khawatir setelah tahu Luna pergi ke club malam. Hari ini, Luna berbuat nekad, ia tidak pulang kerumah dan malah pergi ke club' sendirian dan mengancam Bagas.

"Lihat saja Pih, Luna pastikan detak jantung Papih aman terkendali," serunya sambil tertawa.

Ia pun masuk mengenakan baju seragam sekolah, seorang penjaga melarang Luna untuk masuk. Tapi akhirnya Luna lolos juga karena ia memberikan sejumlah uang cukup banyak senilai satu juta rupiah untuk menyogok penjaga club'.

"Mohon maaf, Anak kecil seperti Kamu tidak boleh masuk," larangnya membuat Luna jengkel setengah mati.

"Diam lah! Ikuti perintahku. Aku datang kesini hanya untuk bersenang-senang, kalau Kamu tidak mau mengijinkan Aku masuk. Uang ini tidak akan Aku berikan kepadamu," sogoknya mengeluarkan uang lembaran merah itu dari tas sekolah miliknya.

Petugas itu menelan salivanya susah payah setelah Luna mengibas-ngibaskan uang ratusan ribu di depan mata kepala penjaga.

"Baiklah, tapi kalau ada apa-apa, Kamu yang tanggung jawab anak kecil," sambungnya membuat Luna tertawa.

"Terserah!" lanjut Luna masuk ke dalam club' sembari tertawa puas.

Ia segera duduk di mini bar, semua orang memandang ke arahnya karena memang Luna memakai seragam sekolah.

Luna pun mengambil ponselnya dan segera mengirim pesan teks kepada Bagas untuk mengancam Papih nya yang sangat menyebalkan.

Seorang pelayan menghampiri Luna untuk menawarkan minuman. Tapi Luna malah menyuruh pelayan wanita itu untuk memotret dirinya dengan satu botol minuman anggur merah di tangan.

"Tante, tolong Luna please," pintanya sembari mencangkupkan kedua tangannya. Pelayan itu hanya menggaruk kepalanya tidak mengerti saat Luna memberikan ponsel itu kepada dirinya.

"Apaan ini?" tanya wanita itu.

Luna segera mengambil satu botol dan gelas mini, ia menuangkan minuman itu dan berpose ria. Pelayan itu segera memotret Luna.

"Potret Luna, Tante. 1 2 3," seru Luna sembari bergaya pura-pura menegug anggur merah dari dalam botol. Photo kedua Luna pura-pura sedang menuangkan minuman keras itu ke dalam gelas mini. Photo ketiga Luna pura-pura meminum anggur merah itu dari gelas sembari tersenyum.

"Terima kasih Tante cantik," seru Luna mengambil ponselnya kembali. Ia pun segera mengirim ketiga photo itu kepada Bagas. Karena pesan singkat ancaman Luna yang tadi abaikan oleh Bagas.

"Yeess! Terkirim," ucap Luna segera keluar dari club'.

Di kantor Bagas menerima pesan dari Luna berupa tiga photo Putrinya yang berada di dalam club' sedang berpose ria memamerkan minuman keras.

"Ternyata anak itu sudah berani minum, Luna kenapa Kamu sangat nakal. Hanya gara-gara Albert Kamu jadi seperti ini," desis nya menutup kembali ponsel itu dan segera pergi dari ruang kebesarannya. Ia menghubungi kedua pengawal Luna yang sedang libur untuk menjemput Putrinya yang berada di club' malam.

Di rumah Albert.

Ia menerima pesan singkat berupa bentuk love, ia mengerutkan keningnya karena nomor ponsel itu baru.

Luna diberi ponsel baru oleh Bagas dengan syarat tidak boleh menghubungi Albert. Tapi Luna tidak mau itu terjadi ia mengambil nomor Albert dari ponsel Soraya secara diam-diam. Walaupun Soraya menyetujui hubungannya dengan Al tapi tetap saja ia di awasi oleh Bagas hingga ia tidak bisa berani memberikan nomor ponsel Albert kepada Luna.

"Daddy."

Pesan suara telah di buka oleh Albert dan ternyata suara itu sangat familiyar membuat Albert tersenyum. Ia ingin sekali menghubungi Luna tapi ia urungkan, takut hukuman Luna bertambah.

"Luna, apa Kamu baik-baik saja."

Albert mengirimkan pesan suara itu untuk mengisi kekosongan hatinya yang selama lima hari ini tidak mendengar atau pun melihat wajahnya.

Luna yang berada di depan rumahnya bersorak ria, ia segera menghapus pesan suara itu. Luna mengirim pesan singkat kepada Albert untuk tidak dulu menghubunginya.

"Papih, Luna datang," serunya keluar dari mobil Taxi.

1
Linda Liddia
Jgn2 daddy Al mafia
Qaisaa Nazarudin
Untung banyak nih pak duda,Udah banyak goa yg dia Rasain,celup sana sini,Yang gak untungnya Luna dapat BARANG BEKAS BANYAK JALANG..Ckk miris banget..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kan ku bilang juga apa,MANTAN AKAN DATANG KEMBALI DI SAAT MANTAN SUAMINYA SUDAH PUNYA PENGGANTI,udah biasa ku baca Alurnya yg kek gitu,Apa gak ada Pelakor dari kalangan lain? Bukannya MANTAN?
Qaisaa Nazarudin
Lucas kakaknya Luna? tapi di bab 28 nama kakaknya Luna malah bertukar jadi Arga..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Bukan kah nama kakaknya Luna yg di luar negeri itu Lucas ya? Kok Arga? 🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Dalam mobil Mahal ada semutnya ya,Apa kabar dengan mobil ku yg biasa2 saja..🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Sebelum2 ini gak pernah muncul tuh Mantan,Tapi Al udah Nikah dan bahagia dgn Luna, Pasti tuh Mantan nongol,dan nyalahin Luna merebut Al dari nya,Dan akan ada Drama sok tersakiti,Kan biasa Alurnya mana2 novel kan gitu..Moga yg ini gak ya..😃😃
Catur
dah lama ga up tor
Almi Reyhan: kenap blm up bab baru ya
total 1 replies
Neng geulis
Luar biasa
Ari Ani
jahat ni author😀😀🤣🤣🤣
Bunda
perasaan tadi anaknya bernama lucas
christina
y
Rosdiana Gatri Said
Kecewa
baby jimin
update author plsss
Elsa Oktavian
up Lg lah ditunggu ni😔
Zulfa Ali
UP oThoR
I Gusti Ayu Widawati
Wah panas2. Visual.nya keduanya pas menurutku cocok dgn usia2 mereka. Cantik dan gagah. Author pinter banget.
I Gusti Ayu Widawati
Thor man visual Luna?
I Gusti Ayu Widawati
Albert tua tetapi kereeen....tampan.
I Gusti Ayu Widawati
Ya harusnya dari dulu Ortunjya curiga. Albert duda tampan keren Gadisnya cantik sedang pubertas tas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!