Masih dlam perbaikan, baik cerita dan lainnya. Tunggu sampai selesai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khusayni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 25
[Chapter 25.]
[Start.]
“Ryuuu.” Teriak semua temannya, termasuk yang sedang bertarung. Shin yang melihat pertarungan antara Ryu dan Minotaur, dan sampai melihat lubang di belakang tempat Ryu awalnya berdiri dia terkejut.
Lalu anggota yang sudah bertarung kecuali Dart melihat ke luar lubang. Sebuah suara pertarungan terjadi diluar
Bugh bugh bugh bugh.
Mereka melihat Ryu bertarung dengan Minotaur dengan seni bela diri masing-masing. Hanya denga Pijakan Batu yang tidak rata, yang terhubunf antara Bangunan Kastil utama dengan Bangunan sebelahnya.
Sisi Ryu.
Minotaur melesatkan pukulan ke arah Ryu, namun Ryu dengan mudahnya menepis dengan pukulan.
Boomm.
Krakkk krakkk.
“Sial jembatan ini tidak akan lama, aku harus mencari area yang cocok.” Ucap Ryu sambil menghindari dan menahan serangan Minotaur.
Lalu Ryu melirik ke belakang, matanya menyala.
“Itu dia.” Ucap Ryu, mundur lalu dengan cepat memanjat tebing bangunan sebelah.
Ryu sampai diatas, selepas itu Minotaur juga sampai. Mereka saling menatap, lalu memposisikan bela dirinya masing-masing.
“Kita lanjutkan lagi, Mino.” Ucap Ryu.
“Mooo.” Ucap Minotaur, seakan paham apa yang diucapkan Ryu.
Mereka saling mengintimdasi, dan melesat maju bersama. Pukulan seekor Domba melawan Pukulan seekor banteng.
Booommmm.
Gelombang kejut yang kuat, sampai membuat lautan mengeluarkan ombak yang berlawanan dengan ombak lainnya.
Kaki, tangan, serangan demi serangan. Ryu menendang lalu ditahan dengan tangan Minotaur. Tidak berhenti begitu saja, Ryu berputar dan melancarkan pukulan bertubi-tubi. Namun tangan milik Minotaur terus menghalangi serangan dengan sama cepatnya.
Lalu, Ryu berputar mundur dan melihat ke arah Minotaur yang keras. Minotaur melesat ke arah Ryu, dan mengayunkan pukulannya lagi, namun kali ini dengan 2 tangan. Serangan bertubi-tubi milik Minotaur terus dilakukan.
Ryu, menghindari setiap serangan. Namun,tetap saja kesusahan, ada yang ditahan ada yang dihindari.
‘Jika terus begini aku akan kalah.’ Ucap Ryu dalam hati, lalu dia berputar ke depan dan memukul perut Minotaur dengan keras.
Bughhhh.
Minotaur mundur beberapa langkah, dan menatap Ryu yang menghilang. Minotaur melihat kanan kiri tidak menemukannya.
“Atas.” Ucap Ryu, lalu menendang kepala Minotaur.
Boommm.
Minotaur terjatuh di tanah, karena tendangan Ryu.
“Hufff.” Ryu menghela nafas karena berhasil menghentikan serangan dari Minotaur. Namun, Minotaur yang terjatuh di tanah, mulai bangkit kembali.
“Mooooooooooooo.” Teriak Minotaur dengan sabgat keras, Air laut menciptakan Gelombang ombak yang besar, langit mulai turun hujan.
Ryu, menutup telinganya sekaligus tercengang dengan perubahan ini. Orang yang melihat pertarungan Ryu pun juga tercengang dengan hal ini.
Minotaur menatap Ryu dengan marah. Matanya berubah menjadi merah, ukuran Minotaur menjadi lebih besar dari sebelumnya. Lalu muncul 2 tangan di belakang tubuhnya, Tanduk yang semula 2 menjadi 3 berada tepat di keningnya. Otot di sekujur tubuhnya baik tangan, kaki, perut semua keras.
Ryu tercengan dengan perubahan tersebut. Minotaur menatap ke arah Ryu, lalu menghilang di tempat.
Ryu kembali sadar dan menjadi waspada, namun sebelum Ryu memposisikan bertahan, sebuah pukulan tangan tepat di atas tubuhnya. Pukulan mengenai tubuh Ryu.
Booommmmmm.
Ryu tertanam di tanah, namun Minotaur tidak diam. Dia terus memukul Ryu bertubi-tubi.
Booom Booom Booom Booom Booom.
Semua penonton yang melihat itu marah, ingin ke tempat Ryu namun dihentikan oleh sebuah Suara.
“Groaaaaaaaaarrrrrrhhhhhhhhhhh.” Suara yang memekakkan telinga yang berasal dari lantai ke 3.
Minotaur berhenti memukul, lalu berbalik dan berjalan menuju ke tempatnya. Lalu terlihat Ryu yang kembali menjadi Manusia, semua ingin menghampirinya. Namun, Ryu menghentikan mereka dengan telapak tangannya.
“Jangan kesini, ini adalah pertarungan ku.” Ucap Ryu dengan tampilan darah keluar dari keningnya. Karena pengalaman hidup dan mati barusan. Ryu membuka kekuatan baru.
Lalu, Ryu berubah menjadi bentuk yang berbeda. Sebuah tanduk muncul di keningnya, lalu 2 Api biru seperti roh muncul di atas bahunya. Rambutnya memanjang lalu berwarna emas. Sorot mata menjadi tajam berwarna hijau, telinganya memanjang ke belakang. Kukunya menjadi panjang. Tingginya menyamai tinggi Minotaur.
Ryu yang sudah berubah menatap ke Minotaur dengan senyuman.
“Mari kita mulai Ronde baru.”
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thanks you Minna-san.