NovelToon NovelToon
CINTA TERPAUT 18 TAHUN (2 Musim Yang Berbeza)

CINTA TERPAUT 18 TAHUN (2 Musim Yang Berbeza)

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: hye seung "eva"

season Ayudia dan Ardhan

Ketika jodoh tidak mengenal batas usia
Kesalahan semalam menyeret sang duda dan seorang anak SMA mengarungi Bahtera rumah tangga.

Akankah cinta hadir di antara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hye seung "eva", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hancur berkeping-keping

Rudi

Kegelisahan ku benar, sejak semalam ku fikir kemana adik ku tertidur,tapi rasa oleng karena mabuk mengalahkan pemikiran, memaksa ku menundanya lebih dulu

"Bangsat kamu Bim, bangsaaatttt"

bugg

sebuah pukulan tak ayal melesat mengenai rahang kiri ardhan, Rudi mungkin sudah kesetanan saat mendapati tubuh Ayudia tidak mengenakan apapun, bangun dengan perasaan bingung Kemudian menangis sambil bertanya

"Kenapa aku disini? ada apa ini?"

bicara sambil tangan kirinya terus memegangi kepalanya, kemudian Ayudia menangis histeris saat tahu yang terjadi, noda darah tampak masih bersisa di atas kasur yang mereka tiduri

mama Ainun menatap marah, memeluk Ayudia dengan erat. papa Cakra tampak kehilangan kata-kata.

seingat Rudi semalam anak ini salah minum, dia sudah memperingati ardhan agar kembali lebih cepat untuk mengawasi Ayudia tapi bukan dengan cara menidurinya

"Bangsat kamu Bim,apa yang kau lakukan Bim?kamu memanfaatkan anak di bawah umur karena mabuk,bahkan dia belum tamat SMA dia masih anak-anak, kamu bahkan lebih pantas jadi bapak nya"

buggg

Rudi kembali menghantam ardhan dengan pukulan nya, laki-laki itu sempat terhuyung tapi mencoba bertahan. Dion dengan kuat mencoba memegangi dirinya seakan berkata istiqfar rud, istiqfar

"Rud nyebut, nyebut"

Rudi menangis histeris

"Itu adik gua Dion, adik gua"

"Maafkan aku rud, aku... benar-benar tidak sadar aku pasti sudah gila"

ucap ardhan masih dengan perasaan Bingung

******

Ardhan

Sekelebat ingatan dipaksanya untuk mengingat soal semalam, efek anggur yang dia minum membuat adrenalin nya tiba-tiba memuncak, belum lagi memang hasrat itu muncul beberapa waktu tanpa dia ketahui alasan nya,semalam antara sadar dan tidak dia merasa ada Ayudia di sampingnya, sejurus kemudian dia lupa apa yang telah dia lakukan, dia pasti sudah gila.

Tidak dia pedulikan lagi sakit karena pukulan yang diberikan Rudi, dia hanya menatap kasur yang masih menyisakan noda nya Kemudian menatap ayudia dengan sejuta perasaan bersalah, dia meraup kasar wajahnya, menarik kesal rambutnya sendiri.

"Maafkan aku rud, aku... benar-benar tidak sadar aku pasti sudah gila"

ucap ardhan masih dengan perasaan Bingung

plakkk

bahkan tamparan yang di berikan mama nya pun sudah tidak berada lagi untuk dirinya

"Kau membuat mama kecewa, Bim"

"Dia bahkan masih anak-anak, apa kau gila nak? mama yang membawa dia, kau... malah..."

"mama bagaimana menjelaskan nya pada abas?bahkan adik mu Jerry... Bima...dia menyukai ....oh ya Allah astagfirullahhul'adzim"

tampak kesedihan mendalam terpatri di wajah mama nya

"Kembali ke Jakarta sekarang, kita akan selesaikan semuanya disana"

papa nya bicara dengan nada ditekan, kilatan api amarah tampak begitu jelas Dimata papa nya itu

"Kau ingin membuat papa kehilangan muka, bahkan di hadapan Abas juga semua orang"

*******

Ayudia

Saat semua orang masuk ke kamar, dia tampak bingung, pak Dirut juga seperti orang Ling Lung, masih sempat menutupi tubuhnya agar tidak terlihat oleh siapapun, seakan bertanya ada apa dengan kita.

Seketika karena rasa sakit mendera di bawah sana,dia menangis tidak mau berhenti, apalagi samar-samar ingatannya soal semalam masih terasa di dalam Kepala nya

jadi itu bukan mimpi

Fikir nya

karena semalam dia fikir dia sedang bermimpi, dia fikir wajah pak Ardhan yang tiba-tiba berada di hadapannya juga hanya bayangan semu, ketika dia membalas ciumannya dia fikir hanya sejumput mimpi tapi rupanya semuanya bukan mimpi, semuanya nyata, dan itu semua karena apa yang dia minum semalam, yah dia fikir pasti karena apa yang sudah dia minum semalam hingga membuat kesadaran nya menjadi sangat kacau dan tidak normal.

dia tidak juga terlalu bodoh saat melihat noda darah di atas kasur dia yakin itu pasti adalah miliknya, karena menurut beberapa teman juga laman yang dia baca,orang yang pertama kali melakukan nya rata-rata akan seperti itu, meskipun tidak dipungkiri ada juga yang sama sekali tidak mengeluarkan noda seperti itu karena sebuah kecelakaan kecil seperti saat sedang bersepeda dan lain nya.dan Seketika dia menangis histeris, dia fikir dia pasti sudah gila!

Ditambah lagi saat kak Rudi masuk dengan wajah yang begitu penuh kemarahan, menatap dia dengan tatapan yang tidak dia mengerti, kemudian mama Ainun yang tampak kecewa, belum lagi papa Cakra, belum lagi kak Rudi yang tiba-tiba memukul pak ardhan beberapa kali, mama juga yang menampar ardhan membuat ayudia semakin bingung, dia menangis tanpa berani bicara.

bahkan papa nya Dirut dengan cepat memerintahkan mereka pulang ke Jakarta pagi ini juga, semuanya harus di selesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya. bahkan selama berada di pesawat tidak ada yang saling bicara, membuat Ayudia semakin merasa kacau dan frustasi dalam seketika.

dia bingung apa yang akan terjadi selanjutnya, ini kesalahan besar, bagaimana sekolah nya, bagaimana dengan magangnya,bagaimana dengan mang Abas, bagaimana dengan Mak dan bapak nya bahkan bagaimana dengan cita-citanya?

patutkah dia membenci pak ardhan?dapatkah di bilang laki-laki itu telah mengambil kesempatan dalam kesempitan? tapi laki-laki itu juga malah terlihat bingung dengan Semua nya.

********

Mama Ainun

Saat Rudi bertanya dimana ayudia mama ainun merasa cukup terkejut, dia fikir bukankah anak itu semalam pulang bersama Dion? lalu kenapa anak itu tidak ada di kamarnya?

mereka tanpa sadar kehilangan anak itu sejak semalam,dan ardhan belum juga kelihatan batang hidungnya.saat di tanya pada sang sekretaris juga asisten kepercayaan nya si Dion, bujangan itu berkata semalam pintu kamar Ayudia terkunci dari dalam,dia mengantar tidur anak itu ke kamar ardhan.

Tidak tahu kenapa,tapi firasat seorang ibu seakan berkata jangan-jangan telah terjadi sesuatu kepada kedua anak itu, jangan-jangan ardhan....

tapi buru-buru mama Ainun membuang dan menepis semua pemikiran tidak masuk akalnya, tapi tidak tahu kenapa firasat suaminya mengatakan hal yang sama, dengan cepat meminta Card ID cadangan pada pihak resepsionis dan membuka paksa pintu hotel kamar ardhan

Dan mereka mendapatkan kenyataan jika ardhan benar-benar telah tidur satu kasur dengan gadis itu tanpa menggunakan apapun. saat mereka masuk masih dengan memegangi kepalanya putra sulungnya itu bertanya bingung ada apa, namun begitu sadar ada ayudia disamping nya dia langsung kehilangan kata-kata, bahkan ketika melihat noda darah di atas kasurnya dia pun hanya bisa mengucap istighfar berkali-kali.

Dia merasa bersalah,sangat merasa bersalah. memeluk Ayudia dengan erat, membiarkan anak itu menangis meraung-raung dipelukan nya. dia hanya berfikir bagaimana nasib anak ini besok, bahkan dia belum menyelesaikan SMA nya, mereka harus mencari keputusan paling bijaksana sehingga Jagan sampai membuat masa depan anak itu musnah seketika Karena kesalahan satu malam yang telah dilakukan putra sulungnya.

1
Dysha♡💕
karena ada jodoh kamu di perusahaan itu ayunda😄
Dysha♡💕
kesian nanti yg jadi istrinya lagi,,,dia masih bayang² mendiang istrinya
Matahari
Maaf, Judulnya apa thor ?
Rustan Sinaga
nampak x othor jago nyanyi, setiap bab ada lagunya
Rustan Sinaga
diulang terus.... jadi jenuhhhhhhh
Rustan Sinaga
si jerry cemburu akut, jadi adalah jeplak aja kalo ngomong
Rustan Sinaga
pusing juga lama² thor, sering banget diulang ulang povnya
Rustan Sinaga
polos setelan pabrik ini mah
Rustan Sinaga
baru awal kok sdh nyesek thor...
Bahari Sandra Puspita
tetep keren mak ceritanya..
walopun cara penulisannya beda ma novel2 mak yg lain, tapi dari ide pokok ceritanya masih bisa dinikmati kok..
tapi kok cuma sampek situ ceritanya mak..
g sampek konflik waktu hamil ayana..
kan jadi penasaran mak, hehe.. 😁😁😁

anyway, semoga sehat selalu ya mak..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu.. 💪🏻😘😍🤩🥰
Bahari Sandra Puspita
ini berarti kakek nenek nya Zeline ya
Bahari Sandra Puspita
si hanif sudah lahir, kakak ayana..
anak yg bakalan meneruskan kisah ayahnya..
Sama-sama nikah gara2 kecelakaan.. hehe
Bahari Sandra Puspita
perempuan tetap harus berilmu tinggi, pastinya ilmu agama..
karena di Islam, wanita (ibu) adalah madrasah pertama dan utama bagi anak2nya..
sedangkan ilmu dunia, silahkan dipelajari seperlunya selama tidak melanggar syariat agama..
kodrat wanita memang hanya di balik layar, tapi bukan berarti itu hal yg remeh..
karena di balik laki2 yg sukses, ada sosok wanita yg cerdas di belakangnya..
Bahari Sandra Puspita
mungkin dulu Ardhan jatuh cinta sama Arletta karena terbiasa bersama..
sudah terbiasa dicintai lebih dulu dan diistimewakan..
jadi sikapnya cenderung cuek dan g romantis..
tapi sama Ayudia, Ardhan memang benar2 jatuh cinta dg segala keunikan dan talentanya..
sedangkan Ayudia yg masih labil, tidak terlalu menggebu-gebu dalam mengekspresikan perasaan..
tapi yakinlah, kesalahan 1 malam itu tidak terjadi bila keduanya sama sekali tidak ada rasa.. ☺☺☺
Safa Almira
seru
Yolia Agustina
Luar biasa
Rohmah Muhani
jenuh hhh hhh hhh....
Noah Noah: d ulang2
total 1 replies
Esih Mulyasih
Luar biasa
Hari Dunddung
ceritanya lumayan bagus....tapi sayangnya di ulang² terus........
Maaf ya Thor kritik melulu kesannya kayak ngk menghargai karya mu ......
🙏🙏🙏🙏😘😘😘
Berlin Fiaru
hostes no1belum ada kelanjutannya kah Thor?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!