Andrew Hogan seorang mafia , dunia bisnis yang dia geluti , sebagian dunia bisnis yang nyata maupun dunia bisnis di balik layar.
Cleoisya Renata Afandi , seorang gadis tomboy , smart , usil , humoris ,dan ceria .Seorang gadis dari keluarga konglomerat .
Satu moment mengantarkan pertemuan antara Andrew dan Cleo .
Pemuda yang kaku , tidak mengenal cinta , terpojok dalam lima kata , CINTA.
Bagaimana perjuangan sang mafia , memenangkan hati sang gadis ?
Bagaimana cara sang pemuda mendapat restu keluarga sang gadis , akibat bisnis hitamnya ?
Baca kisah ini .
My IG Chrisyian lenny elisabeth .
Mampir ke karya novel saya lainnya .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Latihan Di Markas 2
Agung dan Alan ikut pusing dengan keterus terangan sang adik .
Kedua pria yang mendekati adiknya memang ber kelas , di atas rata - rata .Pria kompeten, tampan , menjanjikan , hanya karakter mereka berbeda.
Satria berkarakter lebih supel , santai , mudah tersenyum , ramah , hanya lebih cool dengan orang yang tidak dekat dengannya .Satria mempunyai nilai baik dalam akademi dan setiap kelulusannya , Agung melacak nilai Satria melalui teman Om nya , yang memang dekat dengannya.
Andrew sosok pria sedikit misterius , bisnisnya begitu banyak , lebih tertutup , pendiam , dan jenius .Sosok Andrew juga sangat melankolis , tegas , dan berprinsip . Penyayang dan peduli pada bawahannya . Memiliki orangtua yang baik, keluarga terpandang , penyayang kedua orantuanya .
Menurut teman Agung , Andrew tidak pernah pacaran , sama sekali . Luar biasa baik pada teman dekat nya . Dan tidak tertutup kemungkinan , akan setia dan menyayangi orang yang dia cintai , akan melindungi orang hang dia cintai , teman Agung menegaskan prinsip Andrew dengan tegas dan gamblang . Andrew dari kecil sudah temanan dengan teman Agung .Apapun kesulitan , Andrew akan membantu dan dia hanya mempunyai 4 teman dekat sejak kecil hjngga saat ini .
Pagi yang begitu indah , Cloe di bangunkan sang papi .Cloe mandi dan berpakaian , mengenakan hoodie dan mengikat rambutnya asal . Memakai cream pelindung UV, dan menyemprotkan serum di sekujur tangan dan kakinya .
Cloe memakai parfum unik , dari pengrajin home industri di Paris , wewangian yang sangat jarang bisa di pakai . Wewangian lavender lembut bercampur aroma citrus dan pinus .
Cloe memasukkan handuk , pakaian ganti dan melangkah .
Papi Cloe bersalaman dengan Satria , Satria menceritakan siapa dirinya , mami Cloe juga terkejut melihat sosok Satria yang begitu menjanjikan , tampan , cerdas , rapi , tegap .Walau sosok Andrew di atas ketampanan dan pesona Satria , tetapi bedanya hanya sangat sedikit .
Satria pamit dan membawa Cloe menuju markas nya . Cloe melanjutkan tidur nya , Satria tersenyum .
Sesampai di markas , Satria melihat anggotanya sudah bersiap .
" Cloe , bangun , " ujar Satria .
" Masih ngantuk banget mi...., bentar ," ujar Cloe masih menutup matanya .
Satria tersenyum melihat kelucuan Cloe .
" Susah terlambat ke sekolah Cloe , " bisik Satria lembut di telinga Cloe .
Cloe langsung dalam posisi duduk tegak ,dan membuka matanya .
Kemudian berkerut memandang Satria .
" Ihhh mas ngeselin , minggu depan jangan ajak lagi latihan yah , lunas sudah utang piutang , " ujar Cloe .
" Kamu tuh kalau lebih banyak latihan , jauh lebih okey hasilnya . Bisa ngalahin kapten kan hebat Cloe ."
" Nehi nehi...," ujar Cloe dengan telunjuknya ke kiri dan ke kanan dia gerakkan .
" Gak minat jadi angkatan , juga gak minat apapun , ku ngantuk , mana magang menyiksa 2 mingguan
, " ujar Cloe .
" Wanita gak boleh malas loh Cloe , rawat suami dan anak , masak , bersihkan rumah , lain antar anak sekolah ."
" Makanya , gak usah nikah aja mas , ribet gitu . Nikmati nonton ,main game , kerja , sudah membahagiakan , " ujar Cloe keluar dari mobil Satria .
Cloe tercengang melihat barisan polisi sudah berbaris rapi di lapangan , ada beberapa yang berpakaian bebas , seperti Cloe .
" Yang pakaian bebas , anak petinggi di sini , papa nya bertugas , dan mereka minat ke militer , jadi ikut pelatihan juga setiap 1 minggu 3 atau 4 kali setiap ada kegiatan bersama ."
" Ya ampun , segitu banget , "ujar Cloe memandang tatapan tajam mereka .
" Lirikan mereka seperti nek lampir deh , aku seperti nyuri cokelat kesukaan mereka ."
" Pasti mereka mengidolakan kapten keren , padahal Ray juga keren tuh , " ujar Cloe mengedipkan matanya pada Ray .
Anggota Satria menepuk bahu Ray .
" Kayaknya gebetan kapten , kesetrum sama Ray , hati - hati penghukuman Ray , " ujar mereka .
Ray menggaruk kepalanya .
Shanny menatap di barisan lain juga ada 2 baris polwan disana .
Para polwan menatap tajam juga ke arahnya , Cloe membuang pandangannya , merapikan pakaiannya .
Latihan pun di lakukan , pemanasan , lari di lapangan , dan setiap 5 orang , melakukan pertandingan lari .
Cloe bertanding dengan beberapa anak petinggi .
Cloe seperti biasa , memasang earphone nya , dan fokus .Ketika aba - aba lari di lakukan , Cloe melejit sangat jauh dari para anak petinggi .
Beberapa kali di lakukan , Cloe tetap urutan nomor satu .
Para anak petinggi pun bengong melihat kemampuan Cloe . Cloe gak mau melepaskan earphone nya , Cloe cukup keras kepala .
Cloe di sandingkan dengan para polwan bertarung , Cloe juga terpilih juara 1.
Satria sudah bisa membaca pergerakan Cloe , walau jarang latihan , tetapi Cloe sedari kecil sudah melakukan latihan ala pria , karena di latih paman dan papa nya sendiri , dengan sistem militer .
Lomba lari polisi pria di menangkan Satria di urutan pertama , Ray di urutan kedua , Damian di urutan ke 3.
Untuk akhir pertarungan , atasan Satria menyuruh Cloe , Satria dan yang menang kembali melakukan lomba lari jarak lebih panjang .
Satria tahu , Cloe gak bisa mengikat tali sepatunya .
" Tali septumu longgar Cloe , sini mas ketatin."
Cloe hanya mengangguk , biasanya kedua mas nya atau temannya yang mengetatkan tali sepatunya .Bahkan guru olah raganya. Cloe sangat di sayang ibu guru olah raga nya , karena Cloe selalu mendapat juara ketika bertanding dengan sekolah lain.
Semua mata memandangi Cloe dan Satria .
" Gak usah mas , biar Ray aja , " ujar Cloe .
" Jago lari , ngikat sepatu gak bisa ."
Cleo tertawa .
Perlombaan pun di lakukan , Cloe menitipkan handphone nya pada seorang bawahan Satria yang komyol bernama *Bian***tara**.
Bian habis di gangguin temannya . Cloe bilang sama Bian , videokan aksinya .Bian pun memberi tanda okey pada Cloe .
Cloe memakai bandana penahan keringatnya , juga asesoris tangan seperti yang biasa dia lakukan jika bertanding di luar sekolah . Cloe merapikan rambutnya. dan bersiap. Cloe seperti biasa mengedipkan matanya pada Ray .Ray tertawa terbahak , sedang Cloe tersenyum sangat menawan .Satria menggaruk rambutnya , Cloe memang selalu bertindak sesukanya .
😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅
Jangan lupa
like
Vote
Koment
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa