NovelToon NovelToon
Jangan Campakkan Aku

Jangan Campakkan Aku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Contest / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:393.5k
Nilai: 5
Nama Author: San san 💕

Setelah sekian lama pelan pelan Riza sanggup melepaskan Jack Aderado, lelaki yang seharusnya bertanggung jawab atas kehamilannya. Tetapi setelah Riza sudah menemukan kebahagiaan dengan lelaki lain Jack kembali untuk menebus semua kesalahan di masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon San san 💕, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25 kemoterapi

Setelah kepergian Jack, Al berjalan menuju kamar emergency, udara yang dingin dan gerimis membuat Al menggigil, dia duduk di kursi tunggu depan ruangan itu. Berapa saat kemudian pintu kamar emergency terbuka tampak dua orang suster mendorong bed pasien. Kulihat ibuku di dorong menuju ruang perawatan, matanya terbuka, wajahnya lumayan berseri. Dia melihatku sambel tersenyum dan melambaikan tangannya. Aku mengikuti kemana ibuku di bawa.

"Keluarga pasien? Suster bertanya.

Aku mengangguk, mereka menyuruhku mengikuti masuk Lift. Suster menekan angka delapan. Bukankah itu paviliun pasien VIP? Aku tetap mengikuti, mungkin saja suster itu salah. Ku genggam tangan ibuku, aku tersenyum padanya.

Beberapa saat kemudian kami memasuki ruangan yang lebih tepat di katakan kamar hotel. Kamar itu lebih luas dari pada rumahku. Fasilitas lengkap bahkan air panas, ac, tv kabel, sofabed, kulkas. Aku terheran bahkan dalam lubuk hatiku ini pasti salah. Ibuku juga terheran heran.

"Suster, mungkin ini salah kamar, pasti salah kamar, aku tidak bisa membayar ini semua."

"Maaf, ini sudah betul karena atas perintah dari dokter Jhon dan tuan muda Jack sebagai putra pemilik rumah sakit ini. Kalau ada masalah dengan pasien silakan tekan bel, saya permisi."

Al terkejut sampai tidak bisa berkata apa apa. Demikian juga dengan ibunya yang masih belum pulih.

"Bisa kamu jelaskan pada ibu? Ku dengar perkataan ibu dengan suaranya yang tidak begitu jelas karena hidungnya tertutup selang oksigen. Tangannya yang terhubung selang infus mencoba memegang tanganku yang hendak meraih ponsel di atas nakas.

"Ibu....dokter Jhon dan Jack adalah temanku, jadi ibu tenanglah biar aku bertanya pada mereka. Yang penting sekarang ibu istirahat biar cepat sehat."

"Al...ibu tidak tau berapa lama lagi ibu bisa bertahan, tapi ibu harap kamu jangan melakukan kesalahan ya nak, kamu harus hati hati kebaikan laki laki, takutnya ada maksud tersembunyi."

"Baik ibu Al akan ingat ingat pesan ibu. Tapi ibu harus sembuh, Al tidak mau kehilangan ibu."

Mereka berdua menangis bersama sampai tiba saatnya jam kunjungan dokter tiba. Dokter Jhon masuk memeriksa keadaan ibu Al, di ikuti seorang suster di belakangnya.

"Bagaiman kabar ibu hari ini? Apakah ada yang di rasakan sakit? "

Ibu hanya menggelengkan kepala, matanya yang sembab tidak berhenti mengeluarkan air mata. Suster memasukkan obat pada selang infus, sementara dokter Jhon memeriksa tekanan darah ibu. Aku tau suster menyuntikkan obat tetapi bukan untuk menyembuhkan namun obat untuk mengurangi rasa sakit. Karena aku tau saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan kanker kecuali kemoterapi. Dokter Jhon tersenyum padaku dan ibu.

"Besok pagi mulai kemoterapi, kemoterapi adalah untuk membunuh sel sel kanker kemungkinan sel sel yang baik juga ikut rusak jadi kita memerlukan jeda agar sel sel yang baik itu bisa pulih kembali, agar bisa melakukan kemoterapi selanjutnya. Saya harap Al bantu ibumu agar badannya tetap vit, dan bisa melakuka kemoterapi selanjutnya. Berapa kali melakukan kemoterapi kita lihat perkembangannya."

"Baik dokter Jhon terima kasih untuk semuanya, dan masalah kamar bagaimana dok?"

"Sudahlah ini perintah Jack, dia gak akan rugi. Tenang saja."

Kemudian dokter Jhon pergi dan Al menyuapi ibunya makan bubur.

Mereka terdiam tenggelam dalam fikiran masing masing.

Al pamit kepada ibunya untuk pergi membeli makan siang untuk dirinya. Dia berjalan menuju kafe di seberang rumah sakit. Disaat menunggu pelayan datang dia beniat menelepon seseorang. Baru saja mengusap layar ponsel di kejutkan dengan panggilan seseorang yang setengah berteriak.

"Hai kamu...iya kamu...masih ingat aku kan. Ngapain kamu di sini, bikin rasa laparku jadi ilang." Ternyata dia Alona, wanita yang terang terangan menyuakai Jack.

"Kau bicara padaku? Maaf ku kira kamu tidak bisa bahasa manusia karena biasanya kamu menggonggong."

"Sialan kamu kira aku a****g?"

Lona dengan pongah menantang Al sambil matanya melihat kanan kiri intuk melihat apakah Al ke kafe bersama Jack. Ternyata tidak ada!

"Kamu yang menyebutkan sendiri. Aku tidak mengatakan seperti itu kan?"

"Sombong banget cih....jangan coba coba merayu Jack, kamu hanya pansos gak pantas jadi kekasih Jack. Apa perlu aku belikan cermin?"

"Kamu yang butuh cermin, Jack tidak menyukaimu. Aku adalah cinta pertama Jack. Terus apa masalah kamu?"

Disaat kami debat, teman dari Alona melerai kami. Sepertinya gadis itu berbeda dengan Lona tampak dari sikapnya yang netral. Akhirnya aku mengalah dan pergi dari kafe itu. Menuju rumah sakit tempat di mana ibuku di rawat. Al merasa sia sia pergi ke kafe, belum sempat memesan makanan sudah ketemu si kucing garong. Perutnya yang lapar cuma di ganjal dengan roti yang di belinya di kantin.

Hai pembaca yang setia trimakasih dukungannya. Aku minta support nya ya agar aku tetap semangat.😊😊😊😊

1
eka rojana
thor sambungannya 4 thn lg ya , baru ada kelanjutannya.
Sudaryanto
ga komen
Tatik Ajach
bukanya williem suaminya sofia.. dan dah punyaanak 9...gk da nm laen gtu thor... trsrh aja dech krn dah tmt jg
Mawar berduri
thor kamu buat aku capek menangis😭😭😭
Mawar berduri
aku setuju ending riza dan ryan thor. jack pantas dihukum dan kehilangan cintanya.
Mawar berduri
thor kamu jahat.sdh buat aku nangis sampe sakit kepalaku
Mawar berduri
gpp thor ssh bagus. aku setuju riza dan ryan. akn lbh sakit saat jack melihatnya krn saudara angkatnya yg memgambil wanita yg dicintainya
Eka Rauf Ginting
sadis bngt cerita novel mu thor,, bagus se x an berhadapan dgn mafia
Emily
oh... rose kamu kamu lucu n pinter😁😁
Emily
beberapa kata yg typo hrsnya rose bukan riza
Emily
OMG...jgn sampai Rian mati ya thor..
Emily
tetap dgn Ryan thor..gak rela kalo sampe balik dgn jack
Sivia
riza juga punya utang sama Ryan..untuk mencintai nya.... huuu

menurut ku si Riza Ema cocok sama si Jack sama munafik....
semoga... anak ya sifatnya nurunnya bukan ke Jack atau si Riza... tapi Ryan...
Azura
kok nggak ada sekuel nyaa kak. selalu menunggu
Indah Liduina
kok tangung ja tamatkah
shi-thi
senang bacanya
Sandika Putri
autornya lupa kali.. kalau jack masih anak kuliah kok wjahnya kyak bapak2
Fifit Holida
maksa banget ya si jack nya
Mario
smua visualnya gak ada yg tampan dn cantik 🤨🤨🤔🤔
Zeffa Alexa
thor lma nih g up.......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!