Della Puspita gadis cantik 18 Tahun,harus kehilangan kesuciannya karna direnggut paksa oleh seseorang yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri.
Masa depan dan cita-citanya hancur.
Menikah di usia dini terpaksa harus dia jalani.
(jangan lupa terus dukung author ya....!!)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon melisa d'angel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25
Setelah meninggalkan rumah mewah itu, Ronald berniat akan menemui Alvand.
Dia mencari tahu lokasi kantor Alvand dari internet.
Setelah itu dia langsung menuju kesana.
Saat tiba di tempat parkiran, Ronald melihat Alvand sedang berjalan menuju mobilnya.
"hmmm ...Disini kau rupanya baj*ng*n.. " Ronald memperhatikan Alvand dengan tersenyum menyunggingkan bibirnya.
Saat Alvand hendak membuka pintu mobil, tiba-tiba sebuah pukulan yang sangat keras mendarat diwajahnya.
Tubuhnya tersungkur ketanah, dan dari sudut bibirnya mengeluarkan darah.
Ternyata Ronald lah yang telah mengayunkan tinjunya kewajah Alvand.
"Haii bung, apa-apaan ini..? "tanya Alvand sambil bangkit dari ketersungkurannya, kemudian mengelap darah yang mengalir disudut bibirnya.
"Dasar kau lelaki b*jat, aku akan menghabisimu saat ini juga.." Ronald kembali mengayunkan tinjunya ke arah wajah Alvand.
Alvand menangkap tangan Ronald, kemudian menghempaskannya dengan kasar.
"Haii, ada hal apa kau tiba-tiba memukulku..?
Aku tidak punya urusan dengan bocah ingusan sepertimu.. "
"Tapi aku ada urusan dengan mu.
Aku akan buat perhitungan denganmu, karena kau telah memp*rk*sa pacar ku.
Ku pastikan aku akan membuat hidupmu lebih menderita dari yang dirasakan oleh Della sekarang.. "
Barulah Alvand menyadari bahwa lelaki ini adalah orang yang dicintai oleh Della.
Pplaaakk... Satu pukulan lagi mendarat diwajah Alvand.
Kali ini Alvand tidak tinggal diam, dia membalas pukulan Ronald.
Hingga Ronald pun tersungkur, dan akhirnya baku hantam pun terjadi.
Security yang melihat segera melerai mereka,dan kemudian menyeret Ronald menjauh dari Alvand.
"Dasar kau baj*ng*n, aku akan membuat kau menyesal seumur hidupmu.
Lepaskan aku... ! teriak Ronald pada security sambil mencoba melepaskan diri.
Namun tenaga Ronald tidak sebanding dengan kedua security berbadan kekar itu.
Aku akan membunuhmu manusia b*jat,ingat itu. "
Ronald kembali mengancam Alvand.
Alvand diam saja tidak mau membalas.
Kemudian dia merapikan jasnya yang berantakan, lalu pergi menaiki mobilnya.
*******
Sore harinya Alvand pulang kerumah.
Bu Ningsih kaget melihat diwajah Alvand terdapat beberapa luka memar.
"Sayang kamu kenapa..?" tanya Bu Ningsih sambil memegangi wajah Alvand.
"Nggak kenapa-kenapa kok ma.. "
Kamu pasti habis dipukuli...? siapa yang melakukan ini padamu.? "
Tanya Bu Ningsih cemas, dan segera mengambil kotak P3K dilemari.
Kemudian mengoles obat ke wajah Alvand yang terdapat memar.
"Bukan apa-apa kok ma, cuma baku hantam biasa.
"Sebenarnya siapa yang melakukan ini padamu Al...?
"Pacar Della disekolah ma.
Tiba-tiba saja dia datang dan langsung memukul Al.
Sepertinya dia baru tahu kalau Della hamil oleh Al. Ya wajar saja dia sampai marah seperti itu.
Kalau Al jadi dia, Al pasti juga akan melakukan hal yang sama.. "
"Tapi kamu nggak kenapa-kenapa kan sayang..?
"Nghak apa-apa kok ma. Paling memarnya dua hari juga udah hilang.. "
"Ya sudah, lain kali kamu harus hati-hati.
"Iya ma.
Oh ya Della mana ma.? " Alvand kembali bertanya soal Della.
"Ada dikamar.
"Apa dia masih gak mau keluar kamar ma..?
"Enggak kok, dia sekarang lagi mengerjakan soal ujian dikamar.
Kemaren pihak sekolah mengirim soal-soal itu kerumah, untuk dikerjakan oleh Della.
Sepertinya dia sangat bersemangat mengerjakannya.
Makanya dia belum keluar kamar juga.
Tadi Bi Sumi juga sudah mengantar makanan untuknya kedalam kamar. "
"Syukurlah, Al merasa lega mendengarnya ma.
Jadi kapan soal-soal dan lembaran jawaban ujian itu dikembalikan... ?"
"Besok mama sendiri yang akan antar, karena Della pasti sudah tidak bisa lagi datang kesekolah.. "
"Oh ya sudah kalau gitu,makasi banyak ya ma..
Maafin Al juga karena sudah membuat mama susah.. "
" Nggak apa-apa kok sayang, mama akan melakukan apa saja asalkan kamu bahagia .. "
Bu Ningsih mengusap kepala Alvand.
"Terima kasih ma.. "alvand kemudian memeluk mamanya..
******
Gimana Monica dibenci sama orang yang Kamu sukai,itu Obsesi bukan Cinta Monica🙄🙄