UPDATE WARNING ⚠️
baca bukan nya liat doang hheee
btw makasihh ya yang udah mampir ke novel aku hhe
update nya sesuai mood yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 25
Oh kalian gak tau ya maaf Queen itu Priscilla Evelyn arkananta kita biasanya manggilnya Queen" ucap Raisa lagi
Memang diantara mereka berempat Raisa lah yang sifat nya sedikit somplak.
"Baiklah kalian bisa duduk di bangku kosong tepat di samping Priscilla" ucap buk Yeti
"Put lo sini deh temenin gue masa gue duduk sendirian" ucap raisa
"Iya, aku pindah ya kak"? Tanya putri terlebih dahulu kepada Priscilla
"Hmm" jawab Priscilla dengan deheman
Setelah semua duduk pelajaran pun dimulai tidak ada yang bicara ketika guru sedang menjelaskan. Setelah berkutat dengan buku selama 3 jam akhirnya bel yang dinantikan pun berbunyi. Semua siswa siswi berbondong keluar kelas untuk makan.
"Ayo kantin" ajak Priscilla
"Let's go" ucap mereka serempak
"Baby" ucap seseorang yang membuat langkah ketiga teman priscilla tadi berhenti
"Lo manggil gue"? Tanya Raisa pede
Narendra tidak menjawab ia melangkah dan mendekati Priscilla sendiri sudah memutar bola mata nya malas.
"Ayo ke kantin" ajak Priscilla dengan menarik tangan
Priscilla yang sudah malas pun hanya mengikuti langkah kaki Narendra dan berbicara kepada teman nya untuk segera menyusul ke kantin.
Sedangkan teman nya hanya menatap cengo apa yang mereka lihat.
"Itu beneran Queen"? Tanya Caca
"Gak tau kek nya dia kemasukan jin Pete" ucap raisa
Plakkkkk!
"Awshhhhh sakit bego" ucap raisa marah
"Lo lagian kalo ngomong yang bener Napa" ucap Devina kesal
"Ck Lo nanya gue terus gue nanya siapa sedangkan kita aja baru sampe sini" ucap raisa yang diangguki oleh Caca
"Mereka pacaran put"? Tanya Devina
"Gak tau tapi ya gitu lah" ucap Putri yang juga tidak tau
Mereka bertiga kompak memutar bola mata nya malas dengan jawaban putri.
"Ehm mau ke kantin gak kalian" ucap Aldi yang baru disadari kehadiran nya oleh keempat gadis tersebut
"Sejak kapan kalian disitu"? Tanya raisa
"Sejak tadi" jawab Aldi
"Oh" jawaban oh dari mulut Raisa
membuat Aldi menatap tak percaya, ala tadi dia bilang oh doang sungguh Aldi tak menyukai kalimat itu.
"Ayok put kantin" ajak Caca
Mereka bertujuh pun segera berjalan menuju kantin.
priscilla dan Narendra yang baru memasuki kantin sontak menjadi pusat perhatian apalagi dengan tangan Narendra yang menggenggam tangan Priscilla posesif.
Mereka duduk menunggu temannya. Tak lama teman
teman mereka masuk ke area kantin dan Kembali menjadi pusat perhatian.
"Wah mereka semua gak ada yang jelek ya" ucap salah satu siswi
"Beruntung banget bisa masuk circle mereka" ucap siswi lainnya
"Iya liat tu putri baru sehari gabung sama mereka aja udah berubah aja penampilan nya" ucap siswi satunya lagi.
Meninggalkan kebisingan para warga sekolah kita
balik lagi ke sekumpulan para most wanted boy dan most wanted girl.
"Mau makan apa baby" ucap Narendra lembut
Blush
Mendengar suara lembut Narendra membuat pipi Priscilla panas.
Entah kenapa berada didekat Narendra membuat jantung berdisko.
"Hm bakso" ucap priscilla menetralkan perasaan nya
Semuanya pun ikut memesan makanan dan minuman
"Lo hutang penjelasan ke kita Queen" ucap Caca
Penjelasan apa"? Tanya priscilla
"Yang disebelah Lo" ucap Caca
priscilla menghembuskan napas kasar dan dia menatap wajah Narendra yang sedang tersenyum miring kearah nya.
"Nanti kumpul di markas ada hal yang harus kita bahas" ucap priscilla menatap ketiga teman nya
lalu tatapan nya beralih ke arah putri yang tidak mengerti arah pembicaraan mereka.
"Dan buat lo put mulai hari ini lo harus belajar bela diri" ucap Farah
"B-bela d-diri" beo putri
"Iya beladiri dekat dan jadi bagian kita ga segampang yang lo pikir banyak yang mengawasi kita jadi Lo harus bisa beladiri jga buat ngelindungin diri Lo" ucap priscilla
"Siapa lo sebenarnya" suara berat seseorang mengalihkan perhatian seluruh manusia yang ada dimeja makan tersebut
"Mau tau? Ikut ke markas nanti" ucap priscilla
"Gue gak akan nutupin siapa diri gue sendiri sekarang mengingat musuh sudah berkeliaran" ucap priscilla dalam hati
"Lo harus tau kalo kita berdua menjadi target dari musuh yang sama, kita harus menyiapkan semua dengan matang" ucap priscilla dalam hati
"Gue gak tau Lo siapa tapi gue tau saat ini pikiran Lo sedang kacau " ucap Narendra dalam hati
Kelima gadis cantik itu sedang berjalan menuju area parkir. Sesuai dengan yang dikatakan priscilla tadi mereka akan langsung menuju markas .
"Kalian mau langsung atau mau pulang dulu"tanya priscilla kepada para pria tampan tersebut
"Langsung saja" jawab Narendra
Tanpa menjawab ucapan Narendra, priscilla langsung masuk ke mobil diikuti teman temannya.
Para pria juga langsung menaiki motor nya masing-masing.
Perjalanan menuju markas memakan waktu 1 jam.
Didalam perjalanan hanya ada keheningan. Hingga suara lembut putri membuyarkan lamunan mereka.
"Ehm kak maaf aku mau tanya markas itu tempat apa" tanya putri hati hati
"Markas itu tempat perkumpulan dan lo akan tau semuanya nanti, dimarkas itu juga lo akan berlatih beladiri" jawab Priscilla
Setelah mendengar Jawaban Priscilla putri terdiam entah apa yang ada di benak nya saat ini hanya Author lah yang tau wkwk.
Setelah menempuh perjalanan 1 jam mereka tiba dimarkas. Putri dan keempat pria tersebut masih memandang takjub bangunan mewah dihadapan nya saat ini. Dipintu masuk tertulis tulisan besar yakin GRISELDA BLANCO.
Keempat pria tersebut saling tatap dengan wajah yang tidak percaya. Mereka jelas mengetahui siapa griselda blanco. Dan sekarang mereka menginjakkan kaki dimarkas tersebut
"Ayo masuk" ucap priscilla membuyarkan lamunan mereka.
"Queen" sapa seorang pria muda tampan
"Hallo babang alif" sapa Raisa dengan suara cempreng nya
Alif terkejut melihat ketiga teman nona nya ditambah dengan kehadiran gadis mungil cantik yakin putri. Tatapan Alif tak lepas dari putri. Priscilla yang melihat nya pun hanya bisa terkekeh.
"Jangan diliatin Mulu mau mata Lo gue colok" ucap priscilla
"Ehm m-maaf Queen" ucap Alif terbata sambil menetralkan perasaan nya karena ketahuan memandang teman nona nya.
"Pesankan makanan untuk kita semua dan anak anak lainnya, antar makanan keruangan gue" ucap priscilla
"Baik Queen" ucap Alif undur diri
"Ayo ikuti gue" ucap priscilla memandu semua teman nya menuju lorong bawah kesebuah ruang rahasia Priscilla yang sengaja dibuat untuk membicarakan hal penting.
Saat sudah memasuki ruangan tersebut mata mereka semua melotot melihat ruangan tersebut.
Ruangan tersebut bukan seperti ruangan pada umumnya diruangan ini terdapat televisi, kulkas, bahkan ada beberapa kamar. Ditambah dengan interior nya yang sangat memanjakan mata.
Priscilla membawa teman nya keruangan luas dengan deretan kursi.
"Duduklah" ucap priscilla yang lebih dulu mendaratkan bokongnya.
Semua duduk di kursi masing-masing. Tidak ada yang bersuara semua diam dengan pikiran masing-masing.
"Oke disini gue akan jelasin terlebih dahulu siapa gue sebenernya" ucap priscilla membuyarkan lamunan mereka.
"Jangan ada yang memotong ucapan gue" ucap priscilla
lagi Menarik napas dalam priscilla menatap satu persatu teman nya.
"Seperti yang kalian tau gue adalah pindahan dari London, gue lahir London besar pun gue juga di London. Ucap priscilla
Saat gue berumur 18 tahun gue memutuskan untuk menetap di Indonesia karna ada sesuatu yang harus gue selesaikan disini. Gue bukan seperti gadis pada umumnya, gue gadis yang mempunyai banyak musuh, rahasia, bahkan hal hal tak terduga lainnya. Kalo dipikiran kalian kenapa gue banyak musuh? Jawaban nya karena gue ada ketua mafia. Klan mafia yang gue pimpin bernama griselda blanco seperti yang kalian lihat di pintu masuk tadi" jeda Priscilla sambil memperhatikan raut wajah teman nya yang sudah berubah
udah dulu ya updatenya, cape mikir sama ga ada energi author nyaa
Jangan lupa like sama komentar ya