NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:254.4k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sok Misterius

"Aku nggak salah. Mereka itu yang lari-larian terus nyenggol aku. Jadi sudah sewajarnya dong kalau aku menuntut permintaan maaf. Eh... Mereka malah buat rusuh, ya aku emosi dong." seru Belinda sambil menunjuk ke arah Mika dengan jari telunjuknya. Belinda membela dirinya dengan memberi alasan bahwa emosinya naik karena Mika dan Deka.

"Maaf, Kak. Yang nyenggol Kakak itu aku, bukan Mika." ucap Deka yang membela Mika.

"Terus tadi Kakak yang menyerang Mika duluan," lanjutnya.

Sama aja,

Memang benar adanya jika dia yang menyenggol Belinda, bukan Mika. Deka merasa bersalah pada Mika yang terus disudutkan karena membelanya. Namun keberaniannya sebagai laki-laki ternyata tidak muncul. Justru dia malu pada Mika yang bisa beladiri. Lagi pula dia juga tak mungkin melawan atau memukul perempuan. Bisa-bisa malah dia yang disalahkan.

Kenan dan Axel yang berada di ruang panitia itu pun hanya bisa menghela nafasnya kasar. Belinda dan Mika itu sama. Gengsian, egois, dan keras kepalanya luar biasa. Jangankan untuk minta maaf, melihat saja keduanya tidak mau. Jika pun saling pandang, pasti langsung menyudutkan satu sama lain. Namun Axel dan Kenan tahu kalau Belinda sedari dulu memang pembuat onar.

"Kalian lari-larian berdua tuh ngapain? Pakai gandengan segala. Itu udah salah," seru Belinda lagi.

"Kita udah minta maaf ya. Lagian minta maaf nggak perlu pakai cium kaki segala kali. Emang situ siapa?" seru Mika tak terima karena terus dipojokkan.

"Belinda, apa benar kata Mika? Kamu minta dia untuk cium kakimu," tanya Axel dengan tatapan tajamnya.

"Ta tadi aku cuma bercanda aja, Axel. Habisnya dia itu mengejek aku makanya bilang begitu," Belinda mengelak akan tuduhan dari Mika. Belinda sedikit khawatir jika sampai Axel dan Kenan marah dengannya. Mereka pasti tak mau dekat-dekat dengannya lagi.

"Mukamu itu lho kaya Nenek lampir. Muka-muka orang jahat,"

Belinda yang mendengar ucapan Mika pun tampak mendelikkan matanya. Belinda kesal karena diejek oleh Mika di depan Kenan dan Axel. Kedua tangannya mengepal erat melihat Mika tampak santai menghadapi masalah ini. Sedangkan Deka sudah ketar-ketir dengan sikap santai teman barunya itu. Tak perlu dijelaskan pun, Deka sudah tahu kalau Belinda ini anak orang kaya dan berkuasa. Apalagi mendengar bisik-bisik dari Kakak kelasnya tadi.

"Ka..."

"Apa? Udah jelas kan sekarang? Dia itu minta aku dan Deka cium kakinya buat minta maaf. Padahal kita lho nggak sengaja dan udah minta maaf," sela Mika sambil berdiri dan berkacak pinggang. Tampaknya kekesalan gadis itu sudah berada di ambang batasnya. Deka menoel lengan Mika agar duduk kembali tapi gadis itu tak peduli.

"Tapi kamu tadi kaya mengejek aku. Nggak merasa bersalah sama sekali. Minta maafnya nggak ikhlas," seru Belinda tak terima. Bahkan Belinda juga menirukan gaya Mika yang tengah berkacak pinggang.

"Yang nge..."

"Diam kalian berdua," sentak Kenan yang sedari tadi diam. Mika dan Belinda pun langsung terdiam tapi tetap dengan sikapnya.

"Belinda, minta maaf pada Mika dan Deka. Kalian berdua juga minta maaf sama Belinda," ucapnya lagi memberi perintah.

"Eng..."

"Buruan saling minta maaf atau aku hukum kalian jongkok di tengah lapangan sampai bel pulang berbunyi," sela Kenan saat melihat Mika akan protes.

Mika mengerucutkan bibirnya sebal. Padahal dia dan Deka sudah minta maaf tapi harus mengulanginya lagi. Tak lupa dengan Belinda yang juga tidak mau minta maaf pada Mika dan Deka. Dia sudah terbiasa seperti ini, bertingkah seenaknya dan tidak minta maaf. Itu pun karena tidak ketahuan Kenan dan guru. Dia sering sekali menekan korban bullyannya agar diam. Namun saat menghadapi Mika, dia terkena getahnya. Ternyata Mika tak bisa dirinya injak begitu saja.

Maaf,

Ya. Aku dan Deka juga minta maaf,

Bagus. Sekarang kalian bisa keluar dari sini. Mika dan Deka kembali ke aula,

Baik, Kak.

Jangan harap aku ikhlas minta maaf sama kamu ya. Aku ini cicit dari keluarga Roberto, jadi jangan macam-macam.

Ha? Sejak kapan cicitnya keluarga Roberto jahat begitu? Semua keluarganya itu baik, Belinda. Halu ya kamu,

Aku adukan sama Papa dan Opa Roberto. Habis kamu dikeluarkan dari sekolah ini,

Mika, bagaimana ini? Nanti kita bisa dikeluarkan dari sekolah ini,

Nggak bakal. Dia itu halu,

***

"Mika, ini sepedamu."

Reska dan El mendekati Mika yang baru saja keluar dari area sekolah. Mika tengah menunggu jemputan dari sopirnya. Tumben sekali sopirnya hari ini terlambat menjemput. Saat sedang menunggu, ternyata ada Reska yang datang sambil membawa sepeda pinknya. Sedangkan El membawa sepeda motornya. Sepeda itu sudah kembali semula, tanpa ada cat warna hitam. Walaupun ada sedikit goresan karena menghilangkan cat tak semudah itu. Namun Mika tak masalah asalkan sepedanya bisa kembali.

Woah...

"Sepeda keramatnya Mika," seru Mika yang langsung duduk di atas sepeda pinknya.

"Terimakasih," lanjutnya yang begitu bahagia karena sepedanya telah kembali.

"Sama-sama. Maaf karena kita, kamu malah jadi harus kehilangan sebentar sepeda itu." ucap El dengan perasaan bersalahnya.

"Tidak masalah," ucap Mika dengan santainya.

"Kalian mau kemana?" tanyanya saat melihat El sudah duduk di atas motor. Kebetulan tadi pagi, El dan Reska sudah mengambil motor di bengkel.

Biasa, nongkrong ganteng kita.

Reska menaikturunkan alisnya seperti tengah menggoda Mika. Padahal Reska tengah memberi kode pada Mika kalau dia mempunyai rencana tersembunyi di balik kepergiannya nongkrong. Ternyata Reska melakukan apa yang diminta oleh Mika untuk bersikap biasa di depan semua orang. Hal ini untuk mencari informasi sekaligus mencari tahu tentang kasus penembakan kemarin dan sabotase motor El.

"Dih... Sok ganteng. Muka kaya alat parutan kelapa aja belagu," ceplos Mika membuat El tertawa.

"Alat parutan kelapa tuh berguna ya, Mika. Bikin orang nggak susah kalau mau buat santan," ucap Reska membela diri.

"Iya, tapi nggak rata itu lho. Bergerigi dan suka bikin terluka," ucap El dengan sedikit ledekannya.

"Ya ibaratnya aku alat parutan kelapa, bisa melukai siapapun yang membuat ulah." ucap Reska dengan penuh arti.

El menatap Reska dengan aneh. Aura di sekitarnya tampak beda. Ucapan Reska itu seperti mengandung arti berbeda. Reska yang biasanya selalu bersikap santai dan sering melontarkan candaan, sekarang malah terkesan serius. Kemudian El melihat Mika yang tampak biasa saja. Seakan ucapan Reska itu hanya lah kalimat biasa. Namun dia yang sudah berteman lama dengan Reska, merasakan perbedaan itu.

Apa cuma perasaanku saja ya?

Nggak usah sok misterius kamu, Res. Aneh...

Hahaha...

Lupain aja sih. Nggak usah terlalu dipikirkan. Anggap saja omongan orang ngantuk,

Heh...

1
Sani Srimulyani
moga harapannya terkabul ya thor.....
Atik Kiswati
seru abis....
Eko Susilo
luar biasa
tia
lanjut thor
Tang Bin
lanjut Thor
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 bnr tuh opa
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 sok gaya
Rani R.I
mika sama Axel dan Kenan sama teman nya mika gituu...🤭🤭🤭🤣🤭
Rani R.I
thourr knp kenan playboy Sihh,, kasihan lho sama ibunya, padahal anak satu satunya... seharusnya jgn di buat jahat lah kenan,,kan bisa di jodohkan sama temen cewek nya mika,,,
Healer: iya betul....
total 1 replies
Sani Srimulyani
waduh apa Kenan bakal jadi Raffa kedua ya.....mana sama ketua OSIS lagi ...
Atik Kiswati
aneh2 baek ....
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
atau baca novel ye kan santan
Rani R.I
waduh Kenan jgn ulang kejadian seperti Raffa donk,,, Kamu sudah knl keluarga Roberto lhoo Kenan,dan ibu mu sahabat Oma nya Callie,, jadi jgn jahat donk,, jika tidak berjodoh sama mika setidaknya kan ada ralia yg Kamu kejar,, apa gk kasihan sama ibu mu tah
Lupa Nama: q lebih suka mika sama Axel Thor
total 1 replies
Rai Gojess
aiii kenangan pahit jangan jadi betul² kenangan pahit ya
Healer
jangan2 sifat kennan ini spt Raffa....
muhammad ibnuarfan
ya elah...si kentongan kok gitu sih...bikin bt aja...bagus kara santan kelapa...kereeen nn🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍👍 gokil jg kara
Ita Xiaomi
Baru datang aja udah buat deg-degan dengar suara pintunya😁
nisacantik
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!