NovelToon NovelToon
Dia Milikku

Dia Milikku

Status: tamat
Genre:CEO / Romantis / Putri asli/palsu / Chicklit / Romansa / Konflik etika / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: farhati fara

Sandrina nekad tidur dengan pria yang dijodohkan dengan kakaknya, Bastian Helford. Lantaran kakaknya telah tidur dengan tunangannya.
Semua miliknya direnggut, dan Sandrina berjuang untuk mendapatkan kembali yang menjadi miliknya
"Dia satu-satunya milikku yang kurebut kembali"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farhati fara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bastian

Bastian kini telah sampai di toko Fashionis yang supir ibunya maksud, matanya menyapu seluruh tempat yang luas itu. Dia tidak menemukan keberadaan Sandrina maupun ibunya

"Apa mereka sudah pindah ya?" pikir Bastian

"Selamat datang, apa Anda sudah melakukan reservasi sebelumnya? Kalau sudah tolong tunjukkan kartu nama Anda!" ujar seorang SPG yang mendekat pada Bastian

"Apakah Nyonya Imelda Helford ada didalam?" tanya Bastian langsung tanpa ada niat untuk berbasa-basi.

"Ah, maaf! Apa hubungan Anda dengan nyonya Imelda?" tanya SPG itu kembali. Dia butuh kejelasan identitas dari orang yang mencari pelanggan VVIP- nya. Nyonya Imelda adalah satu-satunya tamu VVIP toko itu

"Saya anaknya."

"Oh, baiklah. Saya aka memandu Anda ke sana." SPG itu segera bertindak membawa Bastian pada ibunya. Tidak disangkanya oleh sang Spg kalau pria tampan yang berdiri didepannya itu adalah putra dari pelanggan terpentingnya.

Ruang VVIP

Sandrina yang ditanyai perihal dia membatalkan pernikahannya dengan Tommy terdiam untuk sesaat sebelum kemudian Sandrina mengangkat kepalanya penuh kepercayaan diri

"Iya, pernikahan saya batal. Saya tidak bisa menikah dengan orang yang berselingkuh secara terang-terangan didepan mata saya," jawab Sandrina dengan tenang, sedang wajah Odette mulai menunjukkan ekspresi yang berbeda, wanita itu terlihat kesal dengan jawaban Sandrina

"Orang yang mengulurkan tangan saat saya mengalami masa sulit setelah membatalkan pernikahan saya adalah Bastian. Tidak mungkin saya tidak jatuh cinta padanya" lanjut Sandrina dengan begitu lancarnya. Sedang Odette sudah menggeletukkan giginya menahan kekesalan pada sang adik yang menjawab masalah itu dengan lugas.

"Wanita ini... Dasar sialan! Tidak bisakah dia diam saja," batin Odette mengutuk Sandrina

Selepas jawaban tersebut, pekikan terkejut dari Nyonya Imelda mengalihkan semua atensi orang di ruangan itu

"Ya ampun, Bastian!" seru nyonya Imelda dengan keterkejutan yang sama sekali tidak ditutup tutupi. Sandrina yang berdiri membelakangi Bastian juga dibuat terkejut

"Bastian," batinnya bergumam terkejut.

Mata Bastian menelisik tajam terhadap suasana ruangan VVIP tersebut. Melihat Odette yang juga berada disana, sepertinya apa yang sebelumnya otak cerdasnya tebak tepat sasaran . Odette memang orang yang telah membuat semua itu. Bastian dapat melihat apa yang mungkin sudah Odette rencanakan, karena ibunya memperhatikan Odette secara khusus, pasti wanita itu menggunakan itu untuk membuatnya bisa memilih Odette daripada Sandrina

Bastian bahkan tidak percaya kalau Odette menggunakan cara dangkal itu untuk membuatnya membalikkan pernyataannya memilih Sandrina.

Melihat Bastian tiba disana, Odette dengan segera mendekati pria itu lalu langsung bergelayut pada lengan Bastian seakan itu hal yang wajar dilakukannya

"Bastian, kamu kok datang kesini? Kenapa sangat sulit sekarang untuk bertemu denganmu?" ujar Odette dengan kalimat tanya serta wajah yang bersemu merah kegirangan.

"Jangan sentuh aku!" ucap Bastian seraya menarik kasar tangannya dari gelayutan Odette. Matanya menatap tajam pada wanita itu dengan tatapan tidak suka

"Bastian! Kenapa kamu begitu kasar pada Odette?" komentar sang ibu yang melihat putranya begitu kasar pada wanita yang menjadi pilihannya sebagai menantu

Bastian tidak menghiraukan sang ibu, dia bahkan tidak menjawab komentar sang ibu. Pandangannya malah fokus tertuju pada Sandrina yang hanya berdiri menunduk

"Ibu, tidak apa. Bastian hanya tidak ingin aku menyentuhnya," timpal Odette dengan wajah yang memerah malu, bagaimana tidak? Dia baru saja ditolak Bastian dengan kasar didepan dua SPG yang sedang berusaha mengeluarkan baju- baju bermerek mereka untuk diperkenalkan agar menarik dimata pelanggan penting mereka.

"Astaga Nyonya, sepertinya putra Anda juga ada disini!" seru seorang SPG wanita berambut pirang, dia tahu kalau Nyonya Imelda punya seorang putra yang wajahnya seringkali memenuhi majalah bisnis, dikarenakan dirinya lah yang terus ditunjuk untuk melayani ibunya Bastian sebagai pelanggan tetap dan pelanggan VVIP. Jadi, tidak mengherankan dirinya tahu kalau Bastian adalah putra Nyonya Imelda.

"Nyonya, ini adalah produk baru merek C yang Anda minta," lanjut sang Spg yang menunjukkan baju-baju di rak yang baru saja dikeluarkan.

Melihat itu, Bastian menyadari betapa banyaknya belanjaan yang sudah ibunya beli dengan Odette, tapi tidak ada satu pun tas belanjaan di sekitar Sandrina yang berarti dari tadi Sandrina sama sekali tidak memesan apapun dan hanya berdiri melihat sang ibu dengan Odette yang berbelanja dengan begitu akrab. Bastian tidaklah bodoh untuk memahami situasi kenapa Sandrina hanya berdiri dengan menunduk.

Kata-kata Sandrina yang diucapkan gadis itu tepat saat dia sampai disini terus terngiang di telinga Bastian. Pria itu yakin kalau Odette lah yang mendorong Sandrina untuk membicarakan tentang batalnya pernikahan gadis itu. Tetapi yang Bastian tidak suka adalah sang ibu yang dengan lancangnya bertanya tentang hal itu. Bagaimanapun, pasti ada luka yang tidak terlihat mata dialami Sandrina dengan pertanyaan itu. Saat dulu Bastian menyelidiki keluarga Sandrina, pria itu sudah tahu semua yang terjadi pada Sandrina. Bastian tahu kalau Sandrina sudah menjalin hubungan dengan seorang pria, putra pemilik rumah sakit selama dua tahun dan mereka bahkan bertunangan dan akan menikah. Bastian juga tahu kalau Sandrina membatalkan pernikahannya dengan Tommy karena sang tunangan berselingkuh dengan kakaknya, Odette.

Bukan hal sulit bagi Bastian untuk mengetahui semua itu, hanya saja Bastian tidak ingin menyebarkannya secara luas. Dia harus bergerak elegan dan tahu tempat dimana tepatnya informasi yang diketahuinya itu digunakan.

Bastian berjalan mendekat pada pakaian yang tergantung indah di rak beroda. Dia heran pada sosok Sandrina, bagaimana bisa gadis itu hanya diam dengan patuh dan melihat pakaian- pakaian bagus ini tanpa ingin memilikinya?

Bastian mengambil salah satu pakaian wanita pada pajangan yang menurutnya cukup indah, lalu mendekat kearah Sandrina yang masih saja menunduk

"Ini." Bastian menyodorkan pakaian itu pada Sandrina yang membuat gadis itu terkejut dan menatap polos pada Bastian

"Kenapa?" tanyanya pelan tanpa menyentuh pakaian yang disodorkan Bastian

"Ini terlihat bagus untukmu," kata Bastian seraya menyentuh lembut tangan Sandrina dan membawanya untuk mengambil pakaian yang disodorkannya tersebut.

"Bastian!" panggil Odette yang semakin bertambah kesal pada sikap lembut Bastian terhadap Sandrina. Namun panggilannya sama sekali tidak dihiraukan Bastian, bahkan pria itu seperti menganggap Odette tidak terlihat.

"Ibu, apakah ibu akan membeli semua pakaian itu?" tanya Bastian pada sang ibu seraya menunjuk pada rak pakaian model terbaru yang baru saja dikeluarkan.

"Ah, apa? Tidak, tidak semuanya." jawab sang ibu yang merasa bingung dengan sikap sang putra. Nyonya Imelda bahkan kehilangan kata-katanya untuk mengingatkan sang putra

"Kalau begitu, tolong bungkus semuanya! Bungkus secara terpisah untuk gadis ini," kata Bastian pada Spg rambut pirang yang tercengang beberapa detik

"Ah baiklah, saya mengerti." sahut sang Spg dengan wajah riang berbunga-bunga. Dia bagai mendapatkan jackpot saat ini saat semua baju yang dipilihnya ini terjual semua. Alamat sang Spg akan segera dinaikkan jabatannya, mungkin akan segera menjadi manajer dalam waktu dekat ini.

.

.

.

1
Heriyani Lawi
salahmu sendiri sandrina knp perselingkuhan Tommi tdk kamu rekam dan viralkan
ayu cantik
suka
Aniek Ganekonio
kalau di adaptasi ke drama pasti seru cerita nya sampai terbawa nangis terus di part yg sedih huhu
Fara F: Makasih sudah mampir 🙏🏻🤗
total 1 replies
Sofia Azzahra
aku kesel kalo sama sandrina ini, letoy Kya gx di kasih makan aja🤣 Badas dikit dong jangan mau di tindas 🤣🤣
Evy
Mungkin Bastian memang telah mengenal Sandrina...kalau tidak.. rasanya tidak mungkin akan mau ikut karena orang golongan atas bukan lelaki murahan...
Vivi Kareen
👎duuhhh betapa banyak nya orang yg kelaparan di luaran sana,biar pun cuma cerita,aku tetep ga respek sama orang yg suka buang2 makanan,di dunia nyata pun aku jengkel banget sama yg modelan begini
Anre1201
Akhirnya selesai juga 😃
Welcome baby Damian 🙏

Buat Author, maaf kalau saya bacanya banyak di Skip, soalnya nunggu Sandrina balas dendam tapi kok cuman wacana doang, ga ada tindakan tegas yg sat set ala-ala wanita tegas, mandiri dan ga plin plan.. 😃🙏
Fara F: Terima kasih sudah mampir... maaf jika ceritanya kurang menarik🙏🏻... cuma ini kemampuan saya untuk pengembangan cerita ini... tapi jujur saya merasa senang dengan semua komenmu... terima kasih🙏🏻😘😘
total 1 replies
Anre1201
Jadi Sandrina benar-benar ga ada melakukan balas dendam ke keluarga besar nya??? 🤔🙄 Benar-benar Cuman Wacana doang???
Anre1201
Cuman part ini doang yg aku suka dari sekian panjang baca cerita nya.. Terima kasih buat Bastian yg sudah mau mencari + menemukan makam asli ibu nya Sandrina..🙏🙏
Lagi pula orang kaya, CEO cerdas, pengusaha terkenal pula tapi kalau ga bisa cari hal kecil seperti ini mah.. Kelewatan 😃😃🤣🤣🤣
Anre1201
Cuman segitu doang balas dendam nya?? 🙄
Kalau cuman segitu doang, harusnya dari dulu Bastian juga bisa, dan harusnya dari dulu Sandrina juga bisa melakukan kan sudah nikah dengan Bastian 🙄😤
Anre1201
Nih intinya sampai Bab ini Sandrina cuman wacana doang untuk mau balas dendam nya??? 😃🤣🤣
Anre1201
Bastian ga bisa bela diri yaaa??
Kan pengusaha terkenal 🤔🙄 minimal ada basic bela diri untuk melindungi diri sendiri 🙄 atau punya insting kuat jika ada bahaya.. Apa Bastian juga ga punya Bodyguard yang kuat untuk melindungi Boss nya?? Kan datang ke wilayah musuh harus nya ada persiapan matang 🙄😤 apalagi katanya bapaknya Sandrina seorang Senator / pejabat.. Harusnya tahu dong musuh yg dihadapi seperti apa 😤😤
Anre1201
Kok bisa Bastian nego dengan orang licik?? Kenapa ga langsung tegas suruh anak buah nya obrak abrik tuh RS Jiwa 🙄, Upsss maaf, baru sadar, kalau Bastian bukan type laki-laki tegas yg sat set yg akan bikin orang yg ganggu keluarga nya menderita 😃 kan orang kaya, masa ga bisa bayar 10 Bodyguard tangguh untuk melindungi istrinya hingga kecolongan🙄🤔
Anre1201
Kelamaan Ihhhhhh 😤
Sandrina bisa nya nangis doang 😤
Anre1201
Sand, kenapa ga gampar muka Odette sih?? 🙄🤔 Jangan cuman di jambak doang 😃🤣🤣 sesekali di tonjok mukanya, dijambak sambil putar kepalanya 🤣🤣🤣
Anre1201
Pantas saja Sandrina menjadi pribadi yang penakut, lemah, plin plan, tidak tegas dan mudah di bodohi🤔
Ternyata dari kecil sudah banyak disiksa + disakiti mental nya 🙄 matanya dia ga punya keinginan untuk berontak / melawan, krn pasti disiksa tubuh + mental nya
Anre1201
Buat Sandrina, cinta boleh.. Tapi Jangan TOLOL karna cinta 😤
Lo udah tahu Bastian ga cinta, cuman anggap diri Lo pemuas nafsu yg berlabel istri sah 😃 tapi masih juga diam ga ada perlawanan. Di perlakuan seperti pelacur, bukannya bangkit dan buat Bastian lihat dirimu lebih berharga dari pelacur.. Ehhhh malah pasrah dan diam saja 😤
Kalau begini terus, ya sudah.. Terima nasib saja jadi perempuan bodoh yg tidak bisa berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan. 😤
Masalah warisan ibu mu + balas dendam tentang kematian nya belum selesai tapi dirimu masih saja fokus + pasrah jadi pemuas nafsunya Bastian 🤣🤣🤣
Anre1201
Bastian kayak pria manipulatif yg suka memanfaatkan lawannya disaat lawan lemah, bodoh, penakut dan labil, sehingga dia bisa ambil kendali atas lawannya. Sebenarnya Bastian tidak sepenuhnya cinta ke Sandrina, dia ada butuh tempat untuk melampiaskan nafsu birahi nya. Dan kebetulan Sandrina bisa memenuhi kebutuhan sex nya Bastian. Walaupun diperlakukan seperti pelacur, Sandrina hanya bisa pasrah krn Sandrina type wanita lemah yang terbiasa di hina + diBully jadi sangat susah untuk berubah jadi wanita tegas dan berprinsip. Dalam situasi terjepit pun, Sandrina lebih suka di aniaya, bukan nya membalas semua yang menyakiti nya, tapi cuman bisa pasrah dan diam.. 🙄
Jujur.. Sedih + prihatin lihat Sandrina.. Semoga otaknya terbuka dan bisa digunakan agar tidak terus dimanfaatkan orang lain.. Minimal.. Sandrina bisa menghargai dirinya sendiri dan sadar kalau dia berhak untuk bahagia dan mendapatkan laki-laki yang benar-benar mencintai nya dengan tulus 🙏🙏
Anre1201
Selain jadi budak sex, ga ada perkembangan lain ya Sandrina 🙄🤔
Ga bisa apa berbuat sesuatu agar potensial diri bertambah, harga diri tetap utuh dan membuat Bastian terbuka otak nya untuk menghargai kamu sebagai istri nya??
Sudah bab berapa ini tapi kok ga ada perubahan nya, masih saja lemah, masih saja mau ditindas, masih saja mau di manfaatkan 😤 trus balas dendam nya kapan??? 🙄🤔
Jujur, benci banget lihat perempuan lemah yg tidak bisa tegas buat diri sendiri agar bisa dihargai orang lain dan suami, bukan cuman dimanfaatkan doang tanpa ada tindakan tegas 😤
Anre1201
Pusing lihat Sandrina yg ga bisa tegas untuk diri sendiri, dan terlalu lemah untuk orang lain. Di manipulasi berkali-kali bukannya bangun dan berjalan Tegak tapi tetap aja berharap ke orang lain. Apakah di sakiti dari kecil akan seperti Sandrina 🙄🤔 sedangkan saya yg disakiti ibu Tiri dari umur 3 Thn ga pernah berharap banyak sampai detik ini. Justru saya berjuang agar bisa berdiri di kaki sendiri tanpa bantuan keluarga besar 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!