"Maaf, aku tidak bisa mengkhianati mendiang istriku. Apakah kau ridho jika menjadi istri yang tidak tersentuh? Kalau setuju, ayo kita menikah!" Dave Matthews ( Ex Mafia Black Hawk )
Sekar adalah korban pelecehan ketika gadis itu mencari kerja di kota. Ia menjadi korban penipuan sehingga tak tau kalau ternyata di jual pada seorang Casanova.
Sekar berhasil kabur dan kembali pulang ke desanya. Sayang, gadis belia itu membawa serta benih yang sama sekali tak ia harapkan hadir di dalam rahimnya.
Kenyataan hamil di luar nikah, membuat Sekar putus asa dan berakhir depresi. Sampai seorang pria mualaf yang merupakan mantan mafia bersedia menikahinya.
Sekar menjadi istri yang haram untuk di sentuh sampai ia melahirkan bayi perempuannya.
Dapatkan Sekar, menimbulkan percikan cinta di hati seorang Dave, yang mati bersama jasad mendiang Anne?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chibichibi@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25. Sekar dan Gareng diserang.
Wijaya Banaspati menyeringai senang mendapati laporan dari anak buahnya mengenai keberadaan Sekar. Bahkan Jimmy mengirimkan foto Sekar yang sedang menggendong bayinya.
Wijaya melangkah mendekati putranya yang masih terduduk di atas lantai dengan tampang mengenaskan. Tatapannya kosong dengan cekungan yang terdapat di matanya. Semenjak depresi, Darren mengalami insomnia.
Itu semua karena dirinya selalu saja bermimpi buruk acap kali memejamkan mata. Sebab itulah Darren jadi takut untuk tidur. Darren terpaksa mengandalkan obat tidur agar bisa beristirahat.
Wijaya berjongkok kemudian menunjukkan sosok yang nampak pada layar ponselnya ke depan muka Darren. Sang putra sontak membulatkan kedua bola matanya seketika.
''Sekar. Ini Sekar, Pi! Dan yang di gendongnya ini pastilah anakku!'' pekik Darren antusias. Ia bahkan langsung merebut ponsel tersebut dari tangan Wijaya.
Wijaya mendengus kesal melihat tingkah Darren seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan hadiah. Pria berusia senja itu tak habis pikir kenapa wanita berhijab seperti itu sangat berarti bagi putranya.
''Antar aku padanya, Pi. Ayo bawa aku untuk menemuinya dan juga putri kami,''rengek Darren seperti bocah minta top up game.
Sebenarnya Wijaya heran, bagaimana putranya bisa tau kalau gadis yang dulu ia lecehkan telah melahirkan bayi?
''Hei, Darren. Bagaimana kau bisa yakin kalau gadis itu adalah Sekar yang kau maksud?'' tanya Wijaya.
''Tentu saja aku yakin, Pi. Aku masih hafal bagaimana sinar matanya yang membuatku tak bisa melupakan kejadian malam itu.''
''Dasar anak bodoh! Apa kau tidak ingat kalau kau hampir mati karena ulah orang-orang dari mafia sialan itu! Bagaimana kalau si perempuan kampungan itu masih di bekingi oleh para mafia itu!''Wijaya tak mengira karena keinginan aneh dari Darren, dirinya jadi membuka luka lama.
''Hahaha! Tentu saja Darren takkan melupakan kejadian itu, Pi. Sejak itu hidupku berantakan. Duniaku terbalik dan suram. Please Pi. Bawa aku kepadanya,'' pinta Darren dengan penuh permohonan.
Wijaya benar-benar ingin tahu apa yang sebenarnya hendak di lakukan oleh putranya pada saat bertemu dengan Sekar nanti. Sebab itulah ia mengiyakan keinginan putranya.
Wijaya segera memerintahkan Jimmy untuk membawa Sekar secepatnya. Wijaya berharap pertemuan nanti akan membawa perubahan pada Darren.
Darren terus memandangi foto Sekar yang sedang menggendong seorang bayi perempuan dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.
'Sebentar lagi, kita akan bertemu. Tunggu aku, Sekar cantik,'' gumam Darren. Dimana ucapan pelannya itu terdengar di telinga Wijaya. Pria itupun mendengus kesal. Ia berpikir bahwa sang putra hanyalah merindukan malam panas dengan lawan jenisnya saja. Karena bagaimanapun Sekar adalah perempuan terakhir yang berhubungan dengan Darren, sebelum petaka itu terjadi. Atau mungkin putranya hanya ingin balas dendam saja.
Wijaya nampak tak peduli dengan apapun rencana Darren nanti. Satu hal yang paling penting baginya adalah, sang putra bisa kembali seperti semula. Karena hanya Darren satu-satunya ahli waris yang nanti akan mewarisi perusahaannya.
*
*
''Lain kali kalau mau kesini lagi ijin dulu sama suamimu. Juga jangan pergi sendiri begini. Mana bawa bayi yang masih rentan,'' tegur Miranti.
''Nggih, Buk. Sekar ndak akan mengulanginya lagi. Soalnya kan, Sekar mau kasih kejutan untuk mas Dave ketika dirinya pulang nanti. Udah lama beliau ndak makan kolak pisang. Kebetulan Sekar lihat status dari Gareng tadi. Kalau buah pisang kepok di kebun Bapak sudah di panen.'' Sekar memberikan penjelasan pada sang ibu agar wanita yang melahirkannya itu mengerti.
''Padahal, tanpa kamu kesini juga besok Bapak akan mengantarkan panen hasil kebun ke pesantren. Sekalian mampir ke rumahmu tengok khanza, cucu Bapak sing paling ayu.''
Ucapan Semar mendatangkan haru serta kehangatan dalam hati Sekar.
''Lah ya pasti Khanza itu cucu Bapak sing paling ayu. Wong baru Sekar tok yang kasih cucu,'' timpal Gareng.
''Makanya, Reng. Kamu cepet-cepet dong kasih Ibuk dan Bapakmu ini cucu juga. Biar Khanza yo ada kawannya.''
''Eling to Buk. Aku kan masih single, belum ada gacoannya. Yo gimana caranya ngasilin cucu kalau lawan bikin adonannya aja ndak ada,'' kelakar Semar, yang membuat semua orang tertawa.
Sekar pun pamitan untuk pulang. Gareng mengantarnya dengan meminjam becak milik tetangga mereka. Namun, di tengah perjalanan beberapa orang tak di kenal menghadang mereka.
BUUGHH!!
Gareng tersungkur karena serangan mereka yang berjumlah lebih dari dua oranmg itu.
''GARENG!! Pekik Sekar nyaring. Namun pinggir ladang itu cukup sepi. Teriakannya terhempas angin begitu saja.
Akankah Jimmy berhasil membawa Sekar dan bayinya?
sama sini hujan trs,,,,,ni kopi buat teman nls biar cpt u🤣💞💞
males update jadinya 🥲
masih setia menunggu