Takdir itu lucu.. kamu dan aku hanya akan menjadi kita entah sekarang besok tau kapan pun itu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Senna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TERSERAH
Pagi ini Krystal terbangun karena merasa mual pada perut nya. Ibu hamil itu segera pergi ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi perut nya sambil merintih dan mengelus perut nya lembut berharap rasa mual nya hilang
Mendengar suara ribut dari kamar mandi Kai bangun dan segera menyadari bahwa Krystal sedang berada di kamar mandi dan sedang muntah disana. Kai berlahan mendekati ibu hamil itu lalu memijat leher nya penuh perhatian
Krystal tersenyum pada pria itu, lalu menjauhkan tangan Kai dari pinggang nya. Krystal mencuci wajah dan menggosok gigi nya setelah itu bergegas keluar dari sana dan semua itu tak lepas dari pandangan Kai
Krystal keluar lalu menyiapkan pakaian Kai lalu turun untuk menyiapkan sarapan
Kai hanya tersenyum miring saat dia keluar dari kamar mandi Krystal sudah tak ada didalam kamar hanya ada baju yang sudah di siapkan wanita itu. Setelah bersiap Kai langsung turun untuk sarapan dan kembali merasa kecewa saat melihat Krystal tengah membuat susu yang biasa nya di kerjakan oleh diri nya. Wanita itu terkesan menjauhi nya
Setelah mambuat susu Krystal duduk di kursi di depan Kai, lalu mulai memakan sarapan nya tanpa suara
"Akan ku antar ke kamapus" kata Kai pada Krystal
"Tak perlu tuan, aku akan di jemput teman ku sebentar lagi" jawab Krystal sambil tersenyum
"Ibu.. Ayah aku berangkat ya.." kata Krystal sambil membalas pesan Sean yang sudah menunggu nya di depan
"Aku pergi" sambung nya berpamitan pada Kai
"Hai ibu hamil yang cantik.. silakan masuk" kata Sean menyapa sambil membukakan pintu mobil untuk Krystal
"Terima kasih" jawab Krystal sambil tersenyum
Sean menatap Krystal yang terus melamun sedari tadi, dan itu semua cukup mengganggu untu Sean
"Krys ada apa?" tanya Sean. Krystal hanya tersenyum sambil menggeleng
"Kau paling tak suka naik mobil, tapi hari ini kau harus rela meninggalkan motor mu untuk ku" kata Krystal pada Sean. Sean hanya terpingkal karena omongan wanita itu
"Karena kau lebih berharga ketimbang motor ku" canda Sean
____________________________
Kai duduk di sofa ruangan kerja nya itu, sambil terus melamun tanpa memperdulikan sahabat nya yang sedari tadi menunggu Kai bangun dari lamunan nya
"Kai!" kata pria itu menepuk pundak Kai dan sontak membuat kai terbangun karena kaget
"Kau mengagetkan ku Juna!" teriak Kai kesal
"Karena kau hanya diam dari tadi Kai" kata pria itu membela diri
"Ada apa? kau terlihat begitu kacau ?" tanya Juna
"Aku bingung.." kata Kai
"Aku tak mau menyakiti ibu dari anak ku, aku tak mau membuat nya menangis tapi disisi lain aku juga tak bisa meninggalkan jenifer jun" curhat Kai pada sahabat nya itu
"Kau akan menjadi manusia paling egois sedunia. Kau harus menentukan pilihan, kau tak bisa menyakiti mereka terus" nasihat pria dengan mata coklat itu
"Aku tau jun, itu lah yang ku bingungkan" kata Kai sambil memijat pelipis nya
"Aku tak pernah mengalami nya, jadi tak tau harus berpendapat apa. Tapi kai.. yang harus kau ingat adalah dua perempuan itu akan terus tersakiti dengan sikap mu yang seperti ini" sambung Juna, lalu menepuk pundak kai lagi sebelum benar-benar pergi dari ruangan sahabat nya itu
______________________
Sean menatap perut Krystal dengan perasaan gemas membayangkan ada satu mahluk yang hidup dalam perut itu
"Krys kau sudah tau jenis kelamin anak mu?" tanya Sean dan Krystal hanya menggeleng
"kenapa?" tanya Sean
"Bukan kah bisa melihat jenis kelamin bayi yang masih di dalam perut" sambung nya
"Ya.. tapi ayah nya belum mau mengetahui nya. Biar menjadi kejutan kata nya" jelas Krystal pada Sean
"ohh.. baik lah" jawab Sean setelah mendengar alasan itu
"Kau terlihat sangat murung.. ada apa? kau bertengkar dengan suami mu?" tanya Sean
"Tidak sama sekali" jawab Krystal
"Kami baik-baik saja" sambung Krystal berbohong pada sahabat nya itu
Apa yang baik-baik saja. Tak ada yang baik-baik saja bahkan seperti nya tak akan pernah ada kebaikan yang akan menghantar nya
"Mau makan siang apa? ayo ku traktir" kata Sean
"Aku ingin minum perasan jeruk yang di beri es batu" jawab Krystal
"Ayo akan ku turuti semua yang kau mau" aja Sean sambil mengacungkan tangan nya pada Krystal bermaksut untuk bergandengan
"Awas perhatikan langkah mu ibu hamil" kata Sean saat Krystal mulai menuruni anak tangga itu
"Ku rasa di depan sana ada" kata Sean sambil menunjuk kearah luar gerbang gedung utama kampus itu
Kedua nya berjalan sekitar 5 menit hingga akhir nya sampai di kedai yang di maksut Krystal
Krystal memesan dua porsi besar untuk nya sendiri, dan menyedot minuman itu dengan ceria dan cukup membuat Sean bahagia karena wanita itu terlihat sengat berbagia
"Krys.. pelan-pelan saja kau seperti anak kecil" kata Sean sambil tertawa
"Terima kasih Sean" kata Krystal tulus
"Kau harus mentraktir ku juga nanti, suami mu sangat kaya kan!" desis Sean bercanda
Tapi entah kenapa mendengar kata SUAMI membuat ibu hamil itu bad mood dan memutuskan untuk minta di antar pulang oleh Sean
Setelah sampai di rumah Krystal langsung masuk kamar nya setelah sedikit mengobrol dengan ibu mertua nya
Saat masuk Krystal sedikit terperanjat karena mekihat Kai yang sedang duduk di kursi sudut kamar mereka itu. Kai tak bernah pulang secepat ini
Kryatal menaruh tas di atas meja, lalu masuk kamar mandi untuk membersihkan diri nya dan keluar kamar mandi dengan keadaa lebih segar dan sangat nyaman menggunakan kaos kebesaran dan celana selutut yang terlihat longgar
Krystal tak menyapa Kai sama sekali kecuali senyuman nya saat pertama masuk kamar tadi. Pria itu masih di tempat nya tadi memperhatikan Krystal yang tengah menyisir rambut basah nya
"Krys.." panggil Kai, Krystal menoleh mata kedua nya bertemu dan saling menatap.
"Aku minta maaf" kata Kai, Krystal hanya tersenyum
"Untuk apa tuan?" tanya Krystal
"Semua nya" sahut Kai
"Jika tuan minta maaf karena kejadian kemarin malam.. tak usah di fikirkan, aku tak marah. Lagi pula di hak tuan kan.." jawab krystal sambil menahan rasa perih di hati nya
"Aku tak ada hak melarang tuan" tukas Krystal
"Aku permisi turun.." kata Krystal melewati Kai begitu saja
Sungguh Kai takut atas tingkah wanita itu. Akan lebih baik jika Krystal marah dari pada mendiamkan nya seperti ini
reader wajib baca ini.