Laki-laki tampan dengan umur yang terbilang sangat matang baru saja menginjak kan kakinya di New York, selama hampir 8 tahun tidak menginjak kan kaki nya di sini semua nya terkesan berbeda
"It's been a long time since I've been here, not much has changed, (lama tidak ke sini ternyata tidak banyak yang berubah)" ucap pria dewasa yang sial nya masih setia sendiri itu
Ssaat menuruni jet pribadi nya sangat terlihat mata elang nya yang bisa membunuh siapa saja yang berani menyenggol diri nya
Mata elang itu juga yang bisa membuat semua wanita maupun remaja bertekuk lutut di hadapan nya dan rela mengangkang meski hanya 1 malam
Mohon maaf di sini aku pakai bahasa indonesia ya, anggap saja itu bahasa dari negara sana biar mudah di baca dan di pahami demi kenyamanan bersama juga. terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana.ins, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidur bersama
"Kenapa kamu menutup mulut hmm" ucap suara itu
Sedang kan Rayna yang mendengar kan itu hanya menggeleng kan kepala nya
Bastian yang mudah marah pun langsung menarik kedua tangan gadis nya itu dan di pegangin nya tangan mungil itu dengan satu tangan nya
"Tu tuan apa yang anda lakk hhmmm" ucapan Rayna terpotong oleh Bastian lantaran ia kembali mencium Rayna
Rayna yang saat ini sudah sadar langsung melakukan pemberonta kan namun sial nya tangan yang di pegang oleh Bastian terlalu kuat
Bastian terus bermain di bibir itu beberapa saat, hingga bibir kedua nya pun terlepas
"Itu adalah hukuman karena kamu telah membohongi Daddy jadi Ingat lah jika kamu sampai melakukan kesalahan dan melakukan kebohongan lagi Daddy akan menghukum dengan cara seperti ini atau bahkan lebih dari sekedar ini karena semua yang ada pada diri mu saat ini adalah milik ku" ucap Bastian dengan tegas bahkan saat ini Rayna sudah menangis sambil mengambil nafas sebanyak-banyak nya lantaran itu pertama kali diri nya betciuman meski saat di Caffe Bastian mencium nya namun itu hanya kecupan tidak seperti sekarang yang mana itu membuat Rayna benar-benar syok bukan main
"Kenapa anda melakukan ini pada saya tuan hiks, apa salah saya sebenar nya kepada tuan hiks hiks" ucap Rayna dengan suara parau lantaran sudah menangis
Bastian yang kembali mendengar gadis nya terus memanggil nya tuan langsung saja kembali membekap mulut itu dengan bibir tebal milik nya
Bastian terus ******* nya dengan sedikit kasar, sedang kan saat ini tangan Rayna yang terlepas dari genggaman Bastian memukul-mukul dada Bastian dan mendorong nya berharap bibir nya akan terlepas namun sayang nya kekuatan Rayna tak sebanding dengan pria yang sedang meleceh kan diri nya itu
"Sudah aku bilang stop panggil aku tuan Rayna, apa kamu tuli? aku bisa marah atau bahkan kasar jika kamu terus melakukan kesalahan bodoh seperti ini
"Sudah aku bilang bukan aku bukan orang yang sabar dalam segala hal jadi berhenti cengeng dan terus merengek" ucap Bastian yang sudahtidak bisa mengontrol emosi bahkan di kepala nya jika saja terlihat pasti sudah mengeluar kan 2 tanduk merah
Lagi dan lagi Rayna langsung ketakutan lantaran di bentak oleh Bastian
Diri nya begitu takut dan sakit saat orang di depan nya membentak nya begitu keras
"Hik hiks maafin Rayna tu , Dad daddy hiks" ucap nya menangis bahkan diri nya saat ini berusaha meredam tangis nya dengan cara membekap mulut nya sendiri lantaran diri nya takut membuat Bastian bertambah marah, apalagi tadi Bastian mengatakan bahwa dia tidak suka diri nya yang menangis dan terus merengek
Rayna terus membekap mulut nya dengan erat sambil mengangguk kan kepala pertanda mengerti namun meski sekuat tenaga diri nya tahan tetap saja diri nya menangis apalagi mengingat selama ini orang tua nya selalu memanjakan nya dan tidak pernah membentak nya
Bahkan saat ini diri nya sedikit susah bernafas karena tangis nya dan juga mulut nya yang di bekap dengan tangan nya sendiri dan hidung nya juga sedikit ikut tertutup
Bastian yang melihat gadis di pangkuan nya itu menangis begitu menyedih kan sambil menutup tangan nya itu entah kenapa hati nya merasa tidak tega lantaran sudah membentak nya tadi
Langsung saja Bastian memeluk tubuh mungil itu dengan erat membenam kan wajah gadis yang diri nya bentak tadi di dada bidang milik nya
"Baby maaf kan Daddy karena telah membentak mu, daddy sudah bilang jangan terus memanggil tuan, daddy kan sudah bilang bawa daddy tidak memiliki kesabaran banyak" ucap nya
"Jadi untuk kali ini maaf kan Daddy yang sudah membentak mu" ucap Bastian menenang kan Rayna dan mengelus puncak kepala gadis itu
Sedang kan Rayna sendiri yang mendapat pelukan secara tiba-tiba dengan elusab di kepala nya dan di punggung nya entah mengapa merasa nyaman meski ada sedikit rasa takut di hati nya
Diri nya juga masih terisak pelan karena menangis tadi, Bastian yang merasakan tidak ada pergerakan hingga beberapa saat dan ternyata Rayna tertidur dalam pangkuan Bastian
Sedang kan Bastian yang tidak mendapat gerakan sedikit pun dari gadis yang membuat nya marah barusan melihat ke bawah dan terlihat lah gadis nya itu sudah memejam kan mata dengan sesekali terisak bahkan saat ini hidung nya begitu memerah lantaran habis menangis
Bastian langsung mengecup kening itu dengan sayang
Dan menggendong nya ala koala menidur kan di ranjang apartemen milik nya, setelah itu Bastian menuju kamar mandi untuk membersih kan diri dan ikut berbaring di sebelah Rayna yang terlelap
Sebelum itu Bastian juga mengambil ponsel Rayna dan mengirim pesan kepada orang tua Rayna bahwa saat ini Rayna sedang kerja kelompok di rumah temen nya, dan tidak tau akan pulang jam berapa
Dan untung saja tidak membutuh kan waktu lama sang mama membalas pesan tersebut meski sebenar nya itu bukan tulisan Rayna namun semoga saja orang tua nya tidak merasa curiga
Bastian melakukan itu lantaran diri nya kasian jika orang tau nya nanti bertanya dan menghakimi wanita nya itu
Setelah itu Bastian langsung memeluk erat Rayna
Rayna begitu pulas tidur nya entahlah mungkin karena dir inya yang suka tidur atau karena hal lain seperti mendapat pelukan hangat dari Bastian tanpa diri nya sadari
Bahkan Rayna juga sampai melupakan makan siang nya lantaran tertidur, di dada bidang Bastian
Sedang kan Bastian sendiri juga belum makan siang dan malah ikut berbaring di ranjang samping kucing liar nya itu tidur
Hingga beberapa saat terlihat lah salah satu dari mereka menggeliat pertanda sudah bangun
"Euhh" erang Rayna sambil membuka mata nya namun diri nya masih belum sadar bahwa yang berada di depan nya adalah dada bidang milik orang yang sangat diri nya takuti dan hindari
Rayna juga sadar kalau ada sesuatu yang menimpa memeluk tubuh nya, seketika itu diri nya tersadar dan langsung menatap ke atas langsung syok saat melihat pria yang bersama diri nya saat ini adalah sugar daddy nya
Diri nya juga menyadari bahwa yang menindih atau lebih tepat nya memeluk erat tubuh nya adalah sugar daddy yang telah merebut ciuman nya tadi
Raynana berusaha melepas pelukan itu dengan pelan diri nya masih takut kepada Bastian yang seperti tadi
Namun sial nya tangan Bastian begitu erat memeluk pinggang nya apalagi saat Rayna berusaha melepas kan pelukan itu seakan-akan Bastian mengerat kan pelukan tersebut dengan sengaja
kpn mlm update nya kk☺️☺️
sikat walang sangit itu Rayna 😂🤣😂