NovelToon NovelToon
The Return Of Love

The Return Of Love

Status: tamat
Genre:Duda / Lari Saat Hamil / Cinta Seiring Waktu / Teman lama bertemu kembali / Tamat
Popularitas:45.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nisa Mo

Wanita sejatinya lemah, tapi selemah lemahnya wanita ia tidak pernah mengeluh pada takdir. Hal ini juga yang membuat tekad seorang Carissa mampu melewati ujian dalam hidupnya seorang diri tanpa ada dukungan dari keluarga karena kesalahannya di masa lalu yang mana ia harus pergi dari kehidupan keluarganya sendiri.

Bagaimana kisah seorang remaja Carissa hidup berdamai dengan keadaan yang hampir membuat dirinya putus asa ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisa Mo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mematahkan hati

Duta memberi waktu untuk tidak menemui anaknya ataupun Carissa, ia menahan dirinya untuk tetap sabar meskipun hatinya sudah tidak terkendali.

Mengetahui fakta ini Duta segera mendatangi Bram untuk meminta penjelasan.

Bram yang tetap pada pendiriannya dan Duta yang terus memohon semakin menemui jalan buntu. Hubungan yang sudah jauh di antara ke duanya kini semakin jauh.

Kali ini Duta tak mau menuruti keinginan Papanya, ia berhak menentukan jalan hidupnya sendiri.

Egois ?? enggaklah, uda besar kok.

Siapapun orangnya tidak ada yang ingin hidupnya di atur dan di awasi selalu.

"Rumah kita semakin sunyi, anak satu-satunya semakin ngejauhin orang tuanya. Semakin tua semakin tidak bisa berfikir". celetuk Sarah.

Bram tak menanggapi ia diam saja dengan tetap menyantap makanan di depannya.

"Mau sampai kapan Pa, jujur Mama gak betah kalau seperti ini terus". ungkap Sarah.

"Habiskan makananmu Ma". ucap Bram.

Sarah tak lagi melanjutkan ucapannya, ia sudah jengah melihat sifat suaminya yang egois dan tidak mau mengalah.

Di tempat lain Yuka dengan kondisi badan yang demam terus saja mengigau memanggil nama Duta.

Hal inilah yang membuat Carissa cemas. Tidak mungkin ia menelfon orang tuanya, karena mereka belum tau jika Yuka sudah bertemu dengan Duta.

Ia menimbang rasanya. Haruskah ia meminta lelaki itu datang ? Iya terus mengganti kain kompres anaknya berharap panasnya lekas turun tapi hasilnya nihil dari semalam.

Bukan ia tak mau membawa anaknya ke rumah sakit tapi anaknya yang dengan acuh menolak di bawa.

Kali ini ia kalah dengan anaknya, ia kalah dengan perasaannya. Dia tidak bisa berbuat banyak selain menuruti kemauan sang anak.

"Datanglah ke sini, Yuka ingin bertemu dengan mu sekarang". isi pesan Carissa untuk Duta.

Membaca pesan itu Duta segera meninggalkan kerjaannya, langsung pergi dari perusahaannya itu.

Saat sampai di halaman rumah, Duta bisa melihat Carissa yang berdiri dengan wajah sedihnya.

"Ada apa ?".

"Masuklah dulu dia ada di kamarnya".

Mereka menuju lantai dua dimana kamar Yuka berada.

Duta masuk ke kamar itu dan melihat Yuka yang tertidur sambil memanggil namanya.

"Dari tadi malam badannya panas, sampai sekarang gak turun-turun juga, dia manggil-manggil nama mu, dia kekeh gak mau aku ajak ke rumah sakit". jelas Carissa.

Yuka membuka matanya seperti memang sudah merasakan kehadiran lelaki itu.

"Om Duta". panggil Yuka dengan senyum yang mulai mengembang.

"Iya Om di sini". Sakit ternyata melihat darah daging sendiri kondisinya seperti ini. batin Duta. " Yuka kita ke rumah sakit sekarang ya, kasian Mama sedih lihat Yuka yang gak mau di ajak ke rumah sakit ".

Yuka menatap Mamanya yang menahan tangis. "Maafin Yuka Ma, Yuka bosan jika harus ke rumah sakit lagi".

"Tapi panas badan kamu gak turun-turun, jangan buat Mama khawatir ya". sela Duta

"Tapi Om ikut ya". pintanya.

Duta melihat Carissa menanti jawaban seolah minta di izinkan.

"Iya, om ikut ayuk sekarang kita pergi".

Mereka bertiga kini menuju rumah sakit terdekat. Baik Carissa maupun Duta sama-sama diam.

Sampai di sana Yuka hanya di beri obat saja sebab suhu badannya sudah tak terlalu tinggi.

Ketika di rumah, Yuka langsung tertidur di temani Duta setelah makan dan minum obat.

Duta keluar dari kamar itu melihat Carissa yang duduk melamun di meja makan, menarik kakinya untuk menemuinya.

"Dia sudah tertidur Riss".

"Iya terimakasih ya maaf sudah merepotkan mu".

Keduanya sama-sama terdiam canggung harus bicara apa lagi.

"Rissa, Bagaimana kabarmu ?".

"Seperti yang kamu lihat aku baik-baik saja".

"Maaf terlalu membuat mu kecewa".

"gak papa, sejak itu aku juga sudah belajar kecewa, karena tidak semua hal yang aku inginkan bisa aku dapatkan".

"Rissa kenapa ? kenapa menangis ?".

Rissa menghapus bulir yang sedari tadi ia tahan tapi lolos begitu saja. "Pulanglah ini sudah malam".

Apa salah jika Carissa ingin mereka tidak bertemu lagi ? lalu bagaimana dengan Yuka ? Iya sudah terlanjur bertemu. Ia tak mungkin mematahkan hati anaknya dengan memisahkan mereka.

Carissa hanya tidak ingin sesuatu terjadi padanya dan juga keluarganya jika Duta kembali mendekat padanya terlebih ada Yuka di antara mereka .

1
Adios Amigo Mamamia
tdk perlu komentar
Unadrah
udah mo kelar ni keknya ya Thor..si bapack 2 itu keknya dah damai
Husna Damanik
seenak jidat bahhh😂😂
girlganggoodies
Yoyo lengket diatas motor, yok diupdate thor!
DavidTheDancer
Keren banget demi apa pun suaranya keren banget 😍 minta tanda tangan dong
zuluandzephyr
Keren kak 🤩🤩 Semangat terus...
Cinta Misnaming
Udah pewe rebahan taunya ceritanya ngegantung.. yasalam banget hiks!
SecretFruity
jangan lama-lama up nya thor 😭
sunshinegyspy
Ih! Kenapa ceritanya relate bangeeeeet! Semangat kak!
thesunriseshack
Ealah tanggung jawab thor! Aku jadi lupa waktu gini grgr baca ceritanya
Husna Damanik
bisa gunain kata yang lebih sederhana dan tidak muluk-muluk
Kelinci_Bulan (月兔)
Lanjut
Kelinci_Bulan (月兔)
lanjut....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!