NovelToon NovelToon
Kuberikan Anakku Ke Ayah Kandungnya

Kuberikan Anakku Ke Ayah Kandungnya

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Lari Saat Hamil / Single Mom / Tamat
Popularitas:261.7k
Nilai: 5
Nama Author: Adinasya mahila

Akibat kenakalan di masa remajanya, Shanum sampai hamil di luar nikah. Wanita itu menyembunyikan kehamilannya dari Aska—kekasihnya kala itu, dan yang Aska tahu Shanum sudah menggugurkan kandungan.

Hingga Enam tahun kemudian, Shanum bertemu Aska yang baru saja menikah dengan seorang wanita bernama Zara.
Shanum ingin putranya yang dia beri nama Laskar, mendapat kehidupan yang baik karena papa kandungnya menjadi orang sukses. Namun, akankah Aska akan menerima Laskar dengan tangan terbuka? Lalu bagaimana dengan Zara? Sanggupkah wanita itu menerima masa lalu sang suami?

Shanum, alasan apa yang membuatnya sampai dengan tega memberikan anaknya? Apa benar hanya karena Aska kaya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adinasya mahila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 : Berubah

Setelah mengumpulkan keberanian, akhirnya Sekar pergi untuk menemui Shanum. Dia kini sudah berada di depan rumah kontrakan tempat tinggal Shanum, hingga memasuki halaman dan mengetuk pintu. Meski sedikit ragu, tapi wanita itu berakhir menanyakan alamat Shanum ke sang menantu kemarin.

Shanum sedang berada di dalam mengerjakan pekerjaan rumah, sedangkan Laskar masih berada di sekolah. Mendengar suara ketukan pintu, Shanum pun pergi ke pintu depan dan mengecek siapa yang datang.

Saat baru saja membuka pintu, Shanum begitu terkejut melihat siapa yang berdiri di hadapannya. Ia tak percaya Sekar datang ke kontrakannya.

Sekar merasa canggung, dia melihat Shanum yang wajahnya pucat, hingga mencoba tersenyum meski dipaksakan karena dia masih merasa begitu tak enak hati menghadapi Shanum.

“Ma-masuk, Tante.” Shanum membuka lebar pintu rumahnya, mempersilakan Sekar masuk, meski tidak tahu apa yang diinginkan ibunda Aska itu.

Sekar belum bicara sama sekali, dia memilih masuk dan duduk setelah Shanum mempersilakan.

“Bagaimana kabarmu?” tanya Sekar begitu Shanum sudah duduk berhadapan dengannya.

“Baik,” jawab Shanum singkat.

Sekar mengedarkan pandangan, hingga melihat foto Laskar yang terpajang di dinding juga meja.

“Apa dia anakmu?” tanya Sekar.

Shanum menatap ke mana arah Sekar memandang, hingga kemudian mengangguk pelan.

“Dia anakmu dengan Aska?” tanya Sekar kemudian.

Shanum sangat terkejut mendengar pertanyaan Sekar, tapi kemudian menjawab, “Iya, dia memang anakku dengan Aska.”

Mendengar pengakuan Shanum, entah kenapa membuat bola mata Sekar berkaca-kaca, bahkan dia terlihat seperti ingin menangis.

Shanum terkejut melihat reaksi Sekar, tapi tidak bertanya dan memilih menunggu Sekar bicara kembali.

“Aku ke sini untuk meminta maaf. Aku benar-benar merasa bersalah karena dulu begitu kejam kepadamu. Aku harap kamu mau memaafkanku, meski semua sudah terlambat.”

Shanum semakin dibuat terperangah dengan ucapan Sekar, benarkah wanita itu tulur meminta maaf kepadanya.

“Shanum, kamu mau memaafkanku, ‘kan?” tanya Sekar karena Shanum hanya diam.

Shanum sendiri masih bingung, berpikir apakah Sekar benar tulus, ataukah ada maksud lain karena tiba-tiba meminta maaf kepadanya.

_

Shanum masih terus memikirkan kedatangan Sekar, meski wanita itu sudah pergi dari rumahnya. Ucapan Sekar membuat Shanum merasa tak enak, apalagi wanita itu berharap jika saja Aska dan dia bisa bersatu dan membesarkan Laskar bersama.

Shanum menggelengkan kepala, dia memilih untuk menolak ucapan Sekar tadi, menurutnya itu adalah hal yang paling benar, tak akan ada lagi Aska di dalam hidupnya.

Mengingat tentang hubungan, Shanum seketika sadar bahwa beberapa hari ini Bagus tidak menghubunginya. Shanum menoleh jam dinding di ruang tamu, dia memutuskan untuk pergi keluar rumah lebih awal. Shanum ingin pergi ke butik tempat Bagus bekerja, sebelum menjemput Laskar.

Wanita itu memacu mobilnya, hingga sampai di butik tempat Bagus bekerja dan masuk ke sana. Shanum bertanya ke salah satu karyawan di mana keberadaan pria itu, hingga si karyawan menunjuk ke arah Bagus berdiri. Shanum pun menjauh setelah mengucapkan terimakasih. Ia mendekat ke arah Bagus dan menyapa pria itu.

Bagus pun menoleh, ekspresinya yang kaget berubah menjadi masam. Ia membuat Shanum merasa sedih, karena tak tahu kenapa Bagus menjadi berubah dingin seperti ini.

"Gus, apa kita bisa bicara?"

Bagus menatap dingin, hingga meminta karyawan yang lain untuk melanjutkan pekerjaan, sedangkan dia izin untuk berbicara dengan Shanum.

"Aku hanya ada waktu lima menit, aku sibuk jadi cepat katakan apa yang mau kamu katakan!"

Mata Shanum merambang, dia tak ingin menerka-nerka kenapa Bagus berubah sikap padanya.

"Apa kamu marah padaku?"

1
Risty_Antiq
kali ini bener bener nangis.. bukan cuman mewek bentar...
recommended...
bahkan setelah baca ini . bakalan banyak bersyukur
Agus Siswahyudi
sangat menarik banyak pelajaran yg bsa di ambil dari cerita ini, untuk penulis 💪💪💪
Jessica
Luar biasa
qira
cerita ye sedih.penhujung ye tergantung MCM ada sambungan lgi..
Evy
pemeran utama kok meninggal sih... pasti banyak yang kecewa..
Susilawati
sedihhhhh 😭😭😭😭😭😭😭😭
Susilawati
pelajaran buat ibu2, kalo lagi ngegosip atau mengghibah jangan di depan anak2, kasian otak nya yg masih polos jadi terkontaminasi.
Susilawati
benar2 cerita yg menguras airmata 😭😭😭
Susilawati
kamu salah Aska kalo hanya minta maaf kepada istrimu, seharusnya maaf itu kamu ucapkan utk shanum, disini shanum lah yg paling menderita. harus hamil di luar nikah, ngurus anak nya sendirian tanpa keluarga. benci banget sama si Aska, dia hanya fokus sama perasaan istri nya tapi nggak peduli sama perasaan shanum waktu dulu.
Aska kamu berhutang permohonan maaf yg sangat besar ke shanum.
Susilawati
jgn jadi pengecut kamu Aska, jgn hanya mikirin diri kamu dan kebahagiaan kamu aja. dulu kamu sdh merusak masa depan nya shanum, sekarang lah waktunya kamu bertanggung jawab.
Susilawati
sedih banget 😭😭😭😭😭😭
Laskar harus kuat ya nak 💪
Sweet Girl
huuuuaaaa....sesek tau Tor ...😭😭😭😭😭
Sweet Girl
😭😭😭😭😭
Sweet Girl
😭😭😭😭😭jahat kali kamu Tor...
bikin anak kehilangan ibuknya...😭😭😭😭😭
Sweet Girl
Sedih.... huhuhuuuuuu
Sweet Girl
Perih tau Tor... hati ini...😭😭😭😭😭
Sweet Girl
Yaa Allah...😭😭😭😭
Sweet Girl
huhuhuuuuuu😭😭😭
Sweet Girl
ih sedih...😭😭😭
Sweet Girl
Laskar... kamu masih kecil... JD berfikir seperti anak kecil aja... jangan JD dewasa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!