NovelToon NovelToon
Di Atas Sajadah Cinta

Di Atas Sajadah Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa
Popularitas:199.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: hawa

Naima dan Nayara adalah kaka beradik yatim piatu dua bulan yang lalu ayahnya yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di susul ibunya pergi meninggalkan kedua putri cantiknya yang masik kecil harus berjuang sendiri dalam kehidupan getir di dunia ini.

Bi Ira yang merupakan adik kandung ayah Naima dan Nayara dengan tega menjual kedua keponakannya pada mucikari. Mereka yang tidak tahu sudah di jual oleh bibi Ira tanpa rasa curiga ikut dengan Mucikari.

Tanpa mereka sadari jika mereka sedang di giring masuk dalam penderitaan yang akan mencabik jiwa dan raga.

Naima adalah kakak dari Nayara. Naima berusia 14 tahun sedangkan Nayara berusia 7 tahun saat di jual oleh Ira.

Naima di paksa menjadi pelacur, demi melindungi Nayara ia rela mengorbankan dirinya.

Naima menyuruh Nayara untuk melarikan diri dari tempat jahanam itu.

Nayara berhasil pergi namun Ia tidak tahu harus kemana?

Hingga di pertemukan dengan seorang CEO tampan dan baik hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasa sakit Nayara

Abidzar duduk di kursi kerjanya Ia masih berkutat menyelesaikan s pekerjaannya, karena Akbar belum pulang akhirnya Abidzar harus menyelesaikan pekerjaannya sendiri.

Abi mengambil ponsel di saku jasnya, Ia melakukan Video Call dengan Akbar dan juga Zara. Lama panggilan berdering belum ada yang menyahut.

" Kemana mereka, Awas kalian!"

Abi hendak mematikan panggilan, namin zara menerima panggilannya.

" Halo sayang!"

Zara tersenyum menggoda pada kaka sepupu yang sudah di anggap kaka kandung sendiri.

Zara adalah putri dari adik sepupu shofia, karena kedua orang tua Zara sudah meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat.

Shofia dan Ibrahim mengambil Zara dari sejak Ia berusia 5 Tahun, Shofia tidak pernah membedakan Abidzar dan Zara baginya Zara adalah putrinya sendiri meski tidak lahir dari rahimnya.

" Kakak sudah katakan jangan pernah membawa Akbar, Kau bisa membawa Om Bas!" Abi kesal pada adiknya.

" Ya ampun kakak bagaimana bisa aku jalan bersama dengan Om Bas , nanti aku di sangkanya cewe penyuka om om. Ha....ha....."

Zara tertawa.

" Lalu dimana dia berani sekali dia tidak mengangkat telponku."

" Siapa! Kak Akbar ,Hp nya aku simpan kak_ ini!" Zara mununjukan ponsel milik Akbar.

" Kau ini, masih suka menahan ponsel Akbar."

Abi kesal

" Kakak , jangan marah. Kak Abi kan Tahu zara cinta mati sama kak Akbar. Jadi kak Abi jangan halangin cinta Zara."

" Oh Ya ampun Zara kau terbuat dari apa, sudah beberpa kali Akbar menolakmu kau masih mengejarnya dimana harga dirimu."

Zara Malik Berusia 24 Tahun dari sejak kecil Dia menyukai Akbar sahabat Abi yang sekarang menjadi asisten pribadi Abidzar, baginya hanya ada satu laki-laki yang akan menjadi suaminya yaitu Akbar.

" Kakak jangan mengatakan seperti itu."

Wajah Zara terlihat bersedih mendengar ucapan kasar kakaknya.

" Hei kakak hanya bercanda. Kau kan gadis yang tahan ejekan. Ayolah sayang jangan bersedih kakak minta maaf." Abi menyesal

" Iya aku maafkan_ kak, bantu zara dong agar kak Akbar mau melirik ku." Zara memohon

" Iya nanti kakak bant."

" Benarkah, kakak memang yang terbaik."

" Asalkan hari ini juga kau dan akbar harus segera kembali."

" oke_ kakak sayang."

" Lalu dimana dia?"

" Kak akbar sedang keluar. Tadi _ Aku menyuruhnya membelikan pembalut."

Zara bicara sambil menutup mulutnya karena keceplosan.

" Apaaaaa! Zara Malik _kau ini!"

tut...tut.tut

Zara menutup panggilannya, Ia tidak mau mendapatkan ocehan dari kakaknya.

" Anak ini! bagaimana Akbar mau meliriknya tingkahnya saja seperti anak TK." Abi Kesal

Abidzar menyenderkan punggungnya di kursi. Ia membuka kembali ponsel lalu menekan folder Galeri, Ia memandangi fhoto Nayara yang ia ambil saat Nayara terlelap tidur.

Ada apa denganku, mengapa setiap kali melihat wajahnya , membuatku tenang. Apa aku tertarik padanya, ah _tidak mungkin ini hanya perasaan peduli saja.

Abidzar berbicara sendiri, Ia tidak mengakui perasaanya pada Nayara, entah masih takut, terluka kembali atau memang rasa peduli saja pada Nayara.

Abidzar melihat jam tangan Rolex yang melingkar di tangannya waktu menunjukan saatnya makan siang. Ia sudah berjanji akan makan siang bersama Nayara.

Abidzar mengendari mobilnya sendiri menuju rumah sakit, sebelumnya Ia mampir ke Cafe sahabatnya.

" Om Abi!"

Seorang anak perempuan berlari ke arah Abidzar, Dia adalah Lala , putri sahabatnya Dion dan Rani Pemilik D' Cafe.

" Hey putri cantik, Apa kabarmu."

" lala baik, mengapa om Abi baru kemari lagi, Lala rindu."

" Om Abimu itu banyak pekerjaan La." Dion menyela percakapan putrinya dan Abi.

Abidzar memeluk sahabatnya , Ia sudah lama tidak berjumpa dengan Dion.

" Di, aku tidak akan lama, buatkan aku dua Ayam Bakar Madu."

" Dua , kau memesan untuk siapa? Akbar hahahha."

" Memangnya aku jeruk makan jeruk."

" Iya siapa tahu, karena sampai sekarang kalian masih sendiri."

" Ah_ cepatlah buatkan makanannya."

" Duduklah dulu Aku akan siapkan."

Abidzar duduk di meja dengan Lala yang asyik mewarnai gambar sambil menunggu Dion menyiapkan pesanannya.

Ketika Abi sedang mengobrol dengan lala ada pesan masuk dari Fahri.

*📱Kau dimana?

📱Aku di tempat Dion, ada apa.?

📱Ada hal penting yang ingin aku sampaikan mengenai Nayara.

📱Apa ?

📱Sebaiknya kita bicara langsung.

📱Baiklah*.

Setelah mengambil pesanan dan membayarnya Abidzar segera pergi ke rumah sakit.

Ia masuk ruangan Fahri terlebih dahulu sebelum menemui Nayara.

" Ada apa? Apa hasil rontgen tadi ada masalah."

" Lebih dari itu."

Abidzar menjadi cemas melihat Fahri mengeluarkan hasil pemeriksaannya.

" Bi, Nayara mengalami kekerasa Fisik, bukan hanya bagian bahu yang retak, ada beberapa luka pukulan di perutnya tepatnya di bagian tulang rusuk kanan , sepertinya Ia di tendang.

Lalu di bagian Pahanya ada bekas luka sayatan pisau, lalu di punggungnya terdapat lebam , sepertinya Ia di dorong hingga melukai tulang punggungnya."

Mendengar Penjelasn Fahri, Abidzar menjatuhkan ponselnya, Ia tidak menyangka jika Nayara mengalami luka yang begitu banyak baik didalam ataupun diluar.

Nayara yang terluka tapi Hatinya yang terasa sakit.

" Bi _ Apa Nayara tidak bercerita kepadamu, tentang mengapa Dia bisa terluka seperti itu."

Abidzar menggelengkan kepalanya ,Ia sedang berpikir siapa orang yang sudah menganiyaya Nayara.

" Ini pasti ulah Pria cina itu, karena waktu itu dia yang mencari Nayara, Atau ulah Angel dan anak buahnya _ Kurang ajar mereka."

Braghhh...

Abidzar memukul meja kerja Fahri, Ia benar- benar marah dengan apa yang di lakukan oleh Angel pada Nayara. Abidzar tidak tahu jika sebelum Angel ada monster yang lebih kejam lagi , yang membuat Nayara terluka.

" Ri, Berikan pengobatan yang terbaik untuknya."

" Tentu saja, apa kau tidak akan melaporkan pada polisi."

" Tidak , Aku harus tahu dulu apa yang sebenarnya terjadi padanya."

" Ia kau benar. Bi_ ada hal yang membuat Aku salut pada Nayara, Ia tidak pernah mengeluh dengan rasa sakitnya, dia wanita yang kuat dan sabar. "

Saat pemeriksaan tadi Nayara di temani oleh Suster Ida, sesekali Nayara merasakan ras nyeri di sekujur tubuhnya, tapi Ia tidak pernah mengeluh.

Setiap rasa sakit itu muncul Nayara akan bertasbih Pada Sang Maha Kuasa, memohon perlindungan dan kekuatan untuk bisa sembuh agar bisa menemukan Kakaknya.

Setelah berbicara panjang lebar dengan dr. Fahri, Abidzar berdiri di depan pintu kamar Nayara, Ia menyiapkan dirinya agar tidak terlihat sedang mencemaskan Naya.

" Hey ... !" Ucap Abidzar muncul di belakang pintu menyapa Nayara yang baru menyelesailan sholat dzuhur.

" Assalamualaikum. "Jawab Nayara.

Mendengar itu Abidzar berhenti melangkah Ia menggaruk kepalanya yang tak gatal.

" Maaf aku lupa.. Aku ulang yah."

" Assalamualaikum."

" Ha...ha....ha .. Waalaikumsalam." Nayara menjawab sambil tertawa karena melihat Abi seperti anak TK saja.

" Kau sudah makan ?"

" Belum, tadi aku sholat dzuhur dulu."

" kalau Begitu ayo kita makan siang bersama , aku bawakan kamu Ayam bakar madu." Abidzar mrnunjukan paperbag berisi ayam bakar madu.

Abi menyajikan makanannya , di meja lipat yang ia taruh di ranjang Nayara.

" Wangi sekali Ayamnya Pak."

" Cobalah, A."

" Kita berdoa dulu."

Sekali lagi Abi harus di ingatkan oleh Nayara. Membuatnya malu.

Nayara dan Abidzar berdoa sebelum makan. setelah berdoa Abi menyuapi Nayara.

Nayara sempat menolak tapi Ia memang tidak bisa leluasa menggerakan tangannya yang dipasang gips oleh dr. Fahri.

Abidzar dan Nayara makan siang bersama, Ini adalah kali pertama Nayara makan ayam bakar madu, sudah lama Ia tidak menikmati makanan senikmat ini.

Ia sangat bersyukur atas segala pertolongan yang Allah berikan untuknya, Nayara selalu yakin Suatu hari nanti Ia pasti akan berjumpa dengan Naimanya.

" Naya, ada hal yang ingin aku tanyakan padamu."

" Apa itu?"

" Sebelumnya aku minta maaf _ Di tubuhmu ada banyak luka kekerasan Siapa yang melakukannya? Apakah Pria cina itu, ataukah Angel."

Mendengar pertanyaan Abidzar Nayara terdiam sejenak , ada rasa cemas dan takut, jika menceritakan luka saat kejadian itu.

" Itu_"

Nayara enggan membicarakan kejadian itu, rasanya seperti Hendrik ada di hadapannya dan akan menyiksanya kembali.

Tubuh Nayara tiba- tiba bergetar, nafas jadi tidak teratur, tubuhnya mendadak dingin kembali.

Melihat Nayara ketakutan, Abidzar menekan tombol memanggil perawat, tidak lama perawat datang dan segera memeriksa kondisi Nayara.

" Panggil dr. Fahri." Ucap Suster Ida pada rekannya.

Melihat Nayara seperti itu membuat abidzar reflek memeluk Nayara dan mencoba menenangkannya.

Bersambung

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Sri K
ayooo update lg....
Dara
Nayara kah
Dara
Sedih banget ceritanya , salam kenal kaka
Nur Kamelia
alhamdulillah ahirnya up juga terimakasih kk
Noor hidayati
lanjut kak,menunggu sampai tamat
Ira Sulastri
Semangat kak, di lanjut lagi ya🔥🔥🔥😍
Hawa: siap , terima kasih
total 1 replies
Tarwiyah Nasa
Ya Allah aku ikut nyesek /Sob//Sob//Sob/
Rina ariyanti
Luar biasa
Triana Mustafa
😭😭😭😭😭😭
Eva Ariyanti
bagus
Ayesha Almira
akhirnya saling menerima,dan menyayangi..
Euis Hadiati
semoga berjodoh
Ira Sulastri
Alhamdulillah..... damai dan bahagia semuanya 💐👍👍
Ira Sulastri
Kak author sdh lama ga UP karyanya, di lanjut ya🌹👍👍
Bahrul Ulum
alhamdulillah, akhirnya mereka bersatu kembali, smg persahabatan kalian langgeng. bersyukur, berkat istri yg seperti nayara yg bisa menuntun suami untuk berubah menjadi lebih baik.
Trianita Munthe
lanjut lagi thorr
yang banyak up nya
Ira Sulastri
Betul dendam penyakit ♥️ yg akan selalu membuat kita tak nyaman, selagi berdamai bs di lakukan tak ada salahnya bs saling memaafkan
Trianita Munthe
next thorrr
Ira Sulastri
Di lanjut kak author
Sukhana Ana Lestari
Sbenar bukan menyadari tp karena sudah terbongkar jd mengakui atas kejahatannya.. klw emang Mami gk egois pasti udah lama meminta maaf.. ini kebongkar dulu baru sadar klw semua itu salah.. semoga setelah ini mami benar" bertaubat & meminta maaf dgn sungguh" ke Ayesa & Adrian..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!